Mahyeldi Berpasangan dengan Audy Joinlady di Pilkada Sumbar

2020/07/10 10:28 Wib

Padang. Harianpauh5net.art.blog Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sumbar sudah merestui dan menggusung Mahyeldi Ansharullah sebagai Calon Gubernur Sumbar dan Audy Joinaldy sebagai calon Wakil Gubernur Sumbar untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2020.

Wakil Dewan Perwakilan Wilayah (DPW) PKS Sumbar, Nurfirmanwansyah mengatakan, Mahyeldi dari PKS akan berpasangan dengan Audy Joinaldy dari Paryai Persatuan Pembangunan (PPP) pada Pilkada Sumbar 2020.

“Jadi Mahyeldi berpasangan dengan Audy Joinaldy pada tahun ini. PKS-PPP,” ujar Nurfirmanwansyah saat dihubungi Harianhaluan.com, Jumat (10/7/2020).

Nurfirmanwansyah menuturkan, pihaknya terbuka jika ada koalisi lain yang mau bergabung dengan PKS-PPP. Pasalnya, untuk mengembangkan Sumatera Barat membutuhkan kerjasama. Tidak mungkin bisa dikelola sendiri.

“Jadi kalau yang mau bergabung, yuk kita bersama-sama. Karena PKS tetap terbuka bagi siapa saja yang mau berkoalisi,” ucap Nurfirmanwansyah.

Beberapa waktu yang lalu, kata Nurfirmanwansyah, DPP PKS memang telah memutuskan arah dukungan terhadap kandidat yang akan bertarung untuk Pilkada Sumbar tahun 2020 ini. Pengurus DPP PKS memberikan secara kepada Wali Kota Padang, Mahyeldi Ansharullah dalam surat usungan tersebut.

“Alhamdulillah dari pusat itu sudah mengeluarkan SK untuk Mahyeldi maju jadi Gubernur Sumbar. Dan insyaAllah melihat respon masyarakat pak Mahyeldi menang,” kata Nurfirmanwansyah optimis. (*)

Wawako Hendri Serahkan Sertifikat Tanah Program PTSL Kepada Masyarakat Koto Lalang

Jum’at 10/07/2020

PADANG – Harianpauh5net.art.bloh

-Wakil Wali Kota Padang Hendri Septa menyerahkan secara simbolis sertifikat hak atas tanah melalui Program PTSL (Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap) tahun 2020 kepada sebanyak 500 warga Kota Padang khususnya yang berada di Kelurahan Koto Lalang, Kecamatan Lubuk Kilangan.

Penyerahan sertifikat itu dilangsungkan di Ruang Abu Bakar Ja’ar, Balai Kota Padang, Aie Pacah, Jumat (10/7/2020). Penyerahan juga disaksikan langsung secara virtual oleh Menteri ATR/Kepala Badan Pertanahan Nasional Sofyan Djalil, Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno dan pimpinan Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Sumatra Barat Syaiful. Selain Kota Padang, penyerahan sertifikat secara virtual ini juga diikuti oleh Kabupaten Sijunjung dan Kabupaten Solok Selatan.

Dalam sambutannya, Wawako Hendri menyampaikan, atas nama pemerintah kota dan masyarakat Kota Padang mengucapkan terima kasih kepada Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Padang yang telah menghadirkan kebahagiaan bagi masyarakat Kota Padang khususnya yang berada di Kelurahan Koto Lalang, Kecamatan Lubuk Kilangan.

“Alhamdulillah, BPN Kota Padang telah menerbitkan 500 sertifikat hak atas tanah melalui Program PTSL tahun 2020. Kita sangat berterima kasih dan menyambut baik hal ini. Sebagaimana sertifikat yang akan dibagikan adalah sebanyak 500 sertifikat hak atas tanah yang 5 diantaranya dibagikan langsung saat ini. Sementara sisanya sebanyak 450 sertifikat akan segera kita bagikan langsung kepada masyarakat di Koto Lalang,” ujar Wawako Hendri yang didampingi Sekretaris Daerah Kota Padang Amasrul.

Lebih jauh ia mengungkapkan, Pemko Padang sangat mendukung program PTSL ini, dengan komitmen sampai ke tingkat kelurahan, RW dan RT untuk senantiasa terus secara bersama-sama mensosialisasikan program ini kepada masyarakat.

“Program ini juga merupakan program strategis nasional yang berfungsi mengurangi sengketa tanah yang terjadi sebab sertifikat menjadi dasar bukti kepemilikan tanah yang berkekuatan hukum dan kuat,” tambah dia.

Sementara terkait program PTSL di tahun 2020 yang saat ini tengah berlangsung Hendri pun mengimbau seluruh jajaran Pemkon Padang yang terkait agar berperan aktif dalam mensukseskan program tersebut.

“Terutama kepada para camat dan lurah saya minta dapat melaksanakan tugas dan fungsinya secara maksimal mengawal penyelenggaraan program ini,” tegas Wawako.

Kepada seluruh masyarakat penerima sertifikat hak atas tanah tersebut Hendri juga memesankan agar mempergunakannya dengan baik dan benar sebagaimana mestinya.

“Mari kita jadikan momentum penyerahan sertifikat ini sebagai tonggak untuk menyatukan gerak langkah kita untuk sama-sama mendukung pembangunan Kota Padang di segala bidang. Sehingga Padang semakin maju dan sejahtera,” pungkasnya.

Kepala BPN Kota Padang Elfidian Iskariza mengatakan atas nama seluruh jajaran di Kantor Pertanahan Kota Padang, berharap melalui kegiatan ini bisa memberikan manfaat yang besar dalam upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat masyarakat Kota Padang.

“Sebagai informasi, pada tahun 2019 ada sejumlah 4.331 buah Sertifikat yang telah dijadikan agunan dengan total nilai Hak tanggungan sebesar Rp. 2,12 triliun,” ungkapnya. (*)

Gubernur Sumbar Apresiasi Kementerian ATR/BPN atas Pemberian Sertifikat Tanah Rakyat

Padang, Jumat 10 Juli 2020

Harianpauh5net.art.blog – Dalam rangka memberikan kepastian hukum hak atas tanah, meningkatkan perekonomian, kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menyerahkan Sertifikat Tanah kepada rakyat khususnya Provinsi Sumatera Barat.

Dalam acara penyerahan sertifikat tanah yang dilangsungkan secara virtual, Jumat (10/7/2020) Menteri ATR/BPN Nasional Syaiful Djalil, mengingatkan kepada kantor BPN Sumbar agar sertifikat yang telah diserahkan tersebut sampai kepada yang bersangkutan.

“Jangan sampai sertifikat yang telah diserahkan secara virtual ini tidak sampai kepada yang berhak, jangan sampai di simpan di kantor desa, dikantor BPN, serahkan kepada yang berhak, karena kalau tidak diserahkan kepada yang bersangkutan bisa hilang atau disalahgunakan oleh yang tidak berhak,” ujar Menteri.

Selain itu Menteri juga menyebut bahwa sertifikat tanah tersebut diperlukan oleh masyarakat untuk jaminan serta sebagai modal untuk usaha mereka.

Selain itu pada kesempatan yang sama Gubernur Sumbar Irwan Prayitno mengatakan bahwa penyerahan sertifikat ini sangat bermanfaat bagi masyarakat Sumbar, khususnya terkait masalah tanah ulayat.

“Tanah ulayat merupakan tanah yang dimiliki turun temurun, tapi dengan adanya sertifikat maka jelas pendataannya dan jelas pemiliknya. Sehingga memberikan suatu manfaat dan dukungan dari berbagai hal, baik secara moril maupun materil serta memberikan kebaikan kepada masyarakat,” ujar Gubernur.

Gubernur berharap semua tanah ulayat di Sumbar bisa di sertifikat, dan diberikan dukungan dari pemerintah dengan biaya bantuan murah dan legitimasi, sehingga dengan kepemilikan sertifikat bisa dimanfaatkan untuk nilai-nilai lain, seperti ekonomi, bisa sebagai jaminan kepada pihak perbankan dan yang terpenting tidak ada lagi sengketa atas kepemilikan tanah.

Penyerahan sertifikat secara virtual ini berjumlah 1700 sertifikat, 500 untuk Kota Padang, 600 untuk Kabupaten Solok Selatan dan 600 untuk Kabupaten Sijunjung. Untuk masing-masing kab/kota diwakili 5 orang. (RYH/MMC DiskominfoSB)

DINAS KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA PROVINSI SUMATERA BARAT

Gubernur Sumbar Diminta Tunda Pengumuman PPDB Online, Ini Alasannya

2020/07/10 08:53Mengikuti

Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno

PADANG, Harianpauh5net.art. blog– Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) diminta untuk menunda pengumuman seleksi penerimaaan peserta didik baru (PPDB) 2020 tingkat SMA dan SMK. Desakan ini muncul dari Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, Hidayat. Menurutnya, penundaan dilakukan hingga hasil verifikasi langsung ke lapangan dilakukan.

“Gubernur harus serius menangani ini, hal ini bukan hal yang sepele karena menyangkut keadilan dan kepastian bagi anak bangsa dalam memperoleh pendidikan yang menjadi tanggungjawab negara,” kata Hidayat, Jumat (10/7/2020).

Dia menambahkan, berbagai masalah muncul dalam PPDB online ini mulai dari erornya sistem aplikasi berbasis daring yang tak dapat diakses sehingga Dinas Pendidikan harus mengambil langkah mengubah jadwal pendaftaran daring.

“Syarat pendaftaran menggunakan surat keterangan domisili yang berpedoman pada jarak rumah dengan sekolah yang diduga tak sesuai ketentuan yang ada,” kata dia.

Hidayat sampai saat ini masih mendapatkan pengaduan dari masyarakat karena kesulitan mengakses aplikasi PPDB daring untuk mendaftar pada jalur prestasi yang jadwalnya 8-9 Juli 2020. Ada siswa yang tidak diterima di jalur zonasi dalam persoalan jarak rumahnya dan sekolah yang jauh dan mengikuti jalur prestasi yang kuotanya hanya 30 persen.

“Namun aplikasi kembali eror alias tidak bisa masuk ke sistem, persoalan aplikasi yang amatiran ini saja sudah sangat serius kenapa tidak disiapkan jauh jauh hari,” katanya.

Dia meminta agar pengumuman penerimaan peserta didik baru jalur zonasi harus ditinjau sampai proses validasi faktual atas jarak domisili benar benar sudah diverikasi langsung ke lapangan secara objektif.

“Gubernur dapat mengerahkan tambahan tenaga dari instansi lain membantu Dinas Pendidikan melakukan verifikasi faktual,” kata dia.

Gubernur, lanjut dia, bisa mengambil alih persoalan ini dan berikan pernyataan dan kebijakan yang dapat menentramkan calon siswa dan orang tuanya.

“Berikan kepastian dan keadilan atas pemenuhan hak pendidikan masyarakat yang berhak mendapatkannya. Jangan sampai pelaksanaan kebijakan ini mencedarai dan melanggar azas keadilan dan hak masyarakat atas pendidikan,” katanya.

Manfaatkan Lahan, Dispora Tanam Cengkeh

Kamis 9 Juli 2020 | 19:48wib

Padang – Harianpauh5net.art.blog Lahan tidur tak dibiarkan tertidur oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Padang. Seputaran kolam renang Teratai di kawasan GOR H. Agus Salim Padang ditanami bibit cengkeh.

Kepala Dispora Kota Padang Mursalim Nafis menyebut, tanaman cengkeh merupakan tanaman produktif yang dapat tumbuh di mana saja. Termasuk di kawasan Kolam Renang Teratai.

“Kita tanami 20 batang bibit cengkeh, penanaman perdana sudah dilakukan pak Wali Kota Padang kemarin ini,’ jelas Mursalim, Kamis (9/7/2020).

Dipilihnya tanaman cengkeh bukan tanpa alasan. Mursalim menyebut, tanaman cengkeh dulunya sudah pernah ditanam di kawasan Teratai sekitar tahun 1980-an. Ketika itu, cengkeh tumbuh subur. Akan tetapi karena GOR H. Agus Salim dan Kolam Renang Teratai akan dibangun, cengkeh tersebut kemudian ditebang.

“Kondisi lokasi di sini memang bagus untuk ditanami cengkeh. Apalagi habitatnya juga pernah ada di sini,” tukas Mursalim.

Mursalim berharap dengan ditanaminya cengkeh, akan menjadi keuntungan tersendiri bagi masyarakat sekitar Kolam Renang Teratai. Apalagi daun cengkeh dapat disuling menjadi minyak astiri.

“Selain dapat memanfaatkan lahan seputar Teratai, juga dapat bermanfaat bagi orang banyak,” sebut Kadispora.(*)

Panen Raya Sungai Pisang, Spirit Memajukan Daerah

Kamis 9 Juli 2020 | 19:40 wib

Padang – Harianpauh5net.art.blog –Kita senang Polri dan TNI ikut serta jaga ketersedian pangan. Kemaren pepaya, sayur dan padi. Ada banyak lahan kosong masyarakat yang dapat dikerjasamakan Polri / TNI dengan program cetak sawah baru. Lahan kosong bisa saja lahan yang tidak diolah masyarakat karena pergi merantau, tentunya bisa dilakukan pembagian yang saling menguntungkan. Panen Raya sebagai spirit kemajuan daerah.

Hal ini disampaikan Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno pada sambutan panen raya secara serentak se Indonesia yang dilakukan secara virtual bersama Panglima TNI dan Kapolri, di Sungai Pisang Kecamatan Teluk Kabung Kota Padang, Kamis (9/7/2020).

Hadir dalam kesempatan itu Kapolda, Fokopimsa Sumbar, Wakil Walikota Padang, Kadis Pertanian, Plt.Kabiro Humas, beberapa OPD pemko Padang, tokoh masyarakat, ninik mamak, bundo kanduang.

Lebih lanjut Gubernur Sumbar menyampaikan, Sumatera Barat merupakan salah satu daerah penyumbang ketersedia pangan Nasional terutama gabah tentunya ini menjadi perhatian kita bersama.

” Ada lahan di kabupaten Limapuluh kota tanah perbukitan yang tidak ada pengairan dijadikan sawah dengan memakai alat pompanisasi yang diakukan pihak TNI. Pemanfaatan lahan kosong ini tentu akan mampu meningkatkan produksi panen padi kita di Sumatera Barat,” ungkap Irwan Prayitno.

Irwan Prayitno juga mengatakan, dalam mengarab lahan kosong cetak sawah baru program cetak sawah baru yang dikelola TNI itu senilai Rp. 16 juta perhektar.

“Agar tidak salah persepsi kerjasama pemanfatan lahan kosong perlu disosialisasi pihak penyuluh kepada masyarakat. Kerena lahan tetap milik masyarakat bukan diambil alih oleh TNI. Dan kerjasama seperti juga akan membawa keuntungan bagi masyarakat setempat,” kata Irwan Prayitno

Pemuka masyarakat Sungai Pisang Febrian juga menyampaikan, panen raya ini bagian dari menggerakan ekonomi masyarakat sekaligus menjaga ketahanan pangan.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada Babinkhatibmas dan babimsa yang telah membantu karena dalam meningkatkan produksi pangan di dearah. Termasuk pemberian bantuan pupuk,” ucapnya.

Febrian juga menyampaikan, penduduk Sungai Pisang yang berjumlah lebih kurang 2.500 jiwa yang pada masa masa lalu hanya bergerak pada aktifias ladang pertanian dan menangkap ikan.

” Namun saat ini telah menambahkan dengan kegiatan wisata pulau yang mampu meningkatan kesejahteraan, dimana banyak masyarakat mempergunakan perahu mereka untuk melayani wisatawan lokal maupun mancanegara, ” ungkapnya.

BIRO HUMAS SETDAPROV SUMBAR

Panen Raya Sungai Pisang, Spirit Memajukan Daerah

Kamis 9 Juli 2020 | 19:40 wib

Padang – Harianpauh5net.art.blog –Kita senang Polri dan TNI ikut serta jaga ketersedian pangan. Kemaren pepaya, sayur dan padi. Ada banyak lahan kosong masyarakat yang dapat dikerjasamakan Polri / TNI dengan program cetak sawah baru. Lahan kosong bisa saja lahan yang tidak diolah masyarakat karena pergi merantau, tentunya bisa dilakukan pembagian yang saling menguntungkan. Panen Raya sebagai spirit kemajuan daerah.

Hal ini disampaikan Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno pada sambutan panen raya secara serentak se Indonesia yang dilakukan secara virtual bersama Panglima TNI dan Kapolri, di Sungai Pisang Kecamatan Teluk Kabung Kota Padang, Kamis (9/7/2020).

Hadir dalam kesempatan itu Kapolda, Fokopimsa Sumbar, Wakil Walikota Padang, Kadis Pertanian, Plt.Kabiro Humas, beberapa OPD pemko Padang, tokoh masyarakat, ninik mamak, bundo kanduang.

Lebih lanjut Gubernur Sumbar menyampaikan, Sumatera Barat merupakan salah satu daerah penyumbang ketersedia pangan Nasional terutama gabah tentunya ini menjadi perhatian kita bersama.

” Ada lahan di kabupaten Limapuluh kota tanah perbukitan yang tidak ada pengairan dijadikan sawah dengan memakai alat pompanisasi yang diakukan pihak TNI. Pemanfaatan lahan kosong ini tentu akan mampu meningkatkan produksi panen padi kita di Sumatera Barat,” ungkap Irwan Prayitno.

Irwan Prayitno juga mengatakan, dalam mengarab lahan kosong cetak sawah baru program cetak sawah baru yang dikelola TNI itu senilai Rp. 16 juta perhektar.

“Agar tidak salah persepsi kerjasama pemanfatan lahan kosong perlu disosialisasi pihak penyuluh kepada masyarakat. Kerena lahan tetap milik masyarakat bukan diambil alih oleh TNI. Dan kerjasama seperti juga akan membawa keuntungan bagi masyarakat setempat,” kata Irwan Prayitno

Pemuka masyarakat Sungai Pisang Febrian juga menyampaikan, panen raya ini bagian dari menggerakan ekonomi masyarakat sekaligus menjaga ketahanan pangan.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada Babinkhatibmas dan babimsa yang telah membantu karena dalam meningkatkan produksi pangan di dearah. Termasuk pemberian bantuan pupuk,” ucapnya.

Febrian juga menyampaikan, penduduk Sungai Pisang yang berjumlah lebih kurang 2.500 jiwa yang pada masa masa lalu hanya bergerak pada aktifias ladang pertanian dan menangkap ikan.

” Namun saat ini telah menambahkan dengan kegiatan wisata pulau yang mampu meningkatan kesejahteraan, dimana banyak masyarakat mempergunakan perahu mereka untuk melayani wisatawan lokal maupun mancanegara, ” ungkapnya.

BIRO HUMAS SETDAPROV SUMBAR

Berdiskusi Tentang Kerja Sama Media, Humas Dharmasraya Kunjungi Pemko Padang

Kamis 9 Juli 2020 | 18:42 wib

PADANG – Harianpauh5net.art.blog Tidak dapat dipungkiri sebuah organisasi membutuhkan publikasi media massa untuk membuatnya berkembang dan dikenal khalayak ramai. Demikian pula halnya dengan organisasi pemerintah, apalah artinya program, kegiatan maupun kebijakan yang bagus, tetapi tidak diketahui dan dipahami masyarakat luas. Dalam hal ini, kita sangat membutuhkan kerja sama yang baik dengan media massa, tidak hanya jangka pendek mempublikasikan kegiatan pemerintah, namun juga jangka panjang membangun kepercayaan publik terhadap pemerintah.

Hal itu dikatakan Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kota Padang, Amrizal pada kesempatan menerima kunjungan Kasubag Kemitraan Bagian Humas Kabupaten Dharmasraya, Makcari beserta rombongan di ruang kerjanya, di Balaikota Padang, Aie Pacah, Rabu (8/7/2020).

“Kami datang kemari dengan harapan dapat berbagi pengalaman terkait kerja sama media, yang perlu penataan berkesinambungan mengingat dinamika media yang cukup tinggi dari waktu ke waktu. Sebagai pengguna jasa media, tentu kita ingin mendapatkan publikasi yang maksimal dengan budget yang sudah ditentukan dalam Dokumen Penggunaan Anggaran, yang harus dikelola sebaik mungkin”, kata Makcari.

“Benar, kita memang harus menata kerja sama media agar sesuai dengan aturan dan ketersediaan anggaran yang kita miliki. Setiap pekerjaan yang berurusan dengan media seperti liputan tv, liputan media cetak, liputan media online, penayangan pariwara, dialog melalui radio dan tv dan lain sebagainya direalisasikan sesuai kebutuhan dan pesananannya melalui satu pintu, agar tidak terjadi tumpang tindih media order”, ujar Kabag Prokom Amrizal menjelaskan.

“Dalam hal ini, kami memaksimalkan fungsi PPK untuk mengontrol volume kegiatan dan PPTK untuk mengawasi pelaksanaan kegiatan”, imbuh pria yang akrab disapa Rengga itu.

“Kami juga telah membuat Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan media yang memuat hak dan kewajiban pihak-pihak yang terlibat dalam kerja sama yang sedang dijalankan.

Tidak mudah memang, tapi secara bertahap akan terus kita tata, mulai dari penawaran kerja sama dengan dokumen yang patut, penandatanganan PKS hingga evaluasi hasil pekerjaan. Apabila ada hasil pekerjaan yang tidak sesuai dengan spek yang kami minta, kami berhak mengingatkan penyedia, dalam hal ini media selaku penyedia jasa publikasi”, pungkas Rengga.(BT/Prokom)

Lewat Inovasi Ayo Ceting,Padang Optimis Menuju Top 45 Nasional Inovasi Pelayanan Publik 2020

Kamis 09 Juli 2020 | 18:37 wib

PADANG – Harianpauh5net.art.blog –Wali Kota Padang Mahyeldi mengapresiasi program Ayo Ceting (Cegah Stunting) sebagai pogram berbasis aplikasi Android yang digagas Puskesmas Andalas, Kecamatan PadangTimur.

Ayo Ceting merupakan sebuah inovasi yang memanfaatkan kemajuan teknologi, sehingga dapat memantau perkembangan ibu hamil hingga usia kelahiran 1000 hari.

Seperti diketahui, inovasi ini juga berhasil masuk dalam TOP 99 Nasional Sinovik Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2020. Inovasi tersebut bisa diterapkan di puskesmas-puskesmas lain di Kota Padang, sehingga upaya pencegahan stunting (gangguan pertumbuhan pada anak) dapat lebih dimaksimalkan.

“Atas nama Pemerintah Kota Padang, kita tentu sangat mendorong adanya inovasi-inovasi dalam rangka memberikan kemudahan bagi masyarakat. Salah satunya inovasi Ayo Ceting ini. Inovasi tersebut sangat bermanfaat untuk masyarakat dan sekaligus ikut menjawab permasalahan-permasalahan yang ada di masyarakat khususnya di Kota Padang,” ungkap Wali Kota Mahyeldi dalam sambutan dan arahannya sewaktu menghadiri sosialisasi program Ayo Ceting di Ruang Serbaguna Bagindo Aziz Chan, Balai Kota Padang, Kamis (9/7/2020).

Lebih lanjut Mahyeldi juga memuji program Ayo Ceting yang merupakan inovasi dengan mudah untuk diakses dan kemudian bisa digunakan oleh masyarakat kapan saja dan dimanapun berada.

Karena program ini memanfaatkan aplikasi melalui WhatsApp. Di sana ada grup bagi ibu hamil dan kemudian berkaitan dengan informasi masalah gizi, sekaligus juga dalam rangka memudahkan masyarakat menggunakannya.

“Maka untuk itu, kita sangat mendukung dan mendorong inivasi Ayo Ceting ini juga direplikasi oleh puskesmas-puskesmas yang ada di Kota Padang ataupun kalau bisa juga direplikasi di Sumbar dan daerah lainnya di Indonesia. Cara menemukan aplikasi ini mudah bisa diunduh melalui playstore dan siapapun bisa menggunakan dan memanfaatkannya. Mudah-mudahan inovasi yang dihadirkan oleh dr Ulfia Izzati ini bermanfaat untuk anak bangsa,” harap wako.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang Feri Mulyani menyebutkan, inovasi Ayo Ceting sangat tepat dipakai di masa pandemi Covid-19 seperti saat sekarang ini. Untuk memantau tumbuh kembang bayi, balita dan juga ibu hamil.

Kemudia katanya, melalui Ayo Ceting semuanya menjadi tidak harus tatap muka, karena sudah ada 3 program di aplikasi tersebut bisa melalui Whatsapp, rumah gizi dan digital education melalui aplikasi yang bisa diunduh lewat playstore Ayo Ceting.

“Kita juga berharap inovasi Ayo Ceting yang masuk dalam Top 99 Inovasi Pelayanan Publik bisa masuk ke Top 45 nantinya. Untuk ini ke depan akan ada nanti presentasi dari bapak wali kota insya Allah pada Selasa (14/7/2020) lewat daring. Yang dipaparkan adalah terkait tujuan inovasi, keunikan serta dampaknya bagi masyarakat serta dapat direplikasi oleh banyak orang. Semoga saja berjalan lancar nantinya,” harapnya.

Kepala Puskesmas Andalas, Mela Aryati juga mengungkapkan, inovasi ini juga sangat dirasakan manfaatnya saat pandemi Covid-19. Dimana mengurangi interaksi langsung antara pasien dan tenaga medis. Cukup unduh di Playstore, maka semua informasi yang dibutuhkan ibu/menyusui ada di dalamnya. Mulai dari panduan menu makanan sehat, pola hidup sehat dan lainnya.

“Ibu juga dapat berinteraksi langsung dengan dokter yang siap menjawab keluhan dan pertanyaaan, karena aplikasi ini terhubung langsung dengan nomor WhatsApp dokter yang kita siapkan,” tandas Mela.

Dalam sosialisasi tersebut juga hadir Asisten Administrasi Umum Didi Aryadi, Kabag Organisasi Raju Minropa, Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Amrizal Rengganis serta pimpinan OPD terkait lainnya dan dari unsur kecamatan dan kelurahan serta puskesmas se-Kota Padang. (*)

Tanam Pancang Tanda Kepemilikan,Pemko Siap Kembangkan Pembangunan di Pusat Perkantoran Balai Kota Padang

Kamis 9 Juli 2020 | 18:34wib

PADANG – Harianpauh5net.art.blog –Pemerintah Kota Padang, Kamis (9/7/2020), melakukan pemancangan pondasi di atas tanah kepemilikan pemko setempat di kawasan komplek pusat perkantoran Balai Kota Padang, Aie Pacah.

Hal itu dilakukan guna menandai akan dilakukannya beberapa pembangunan ke depan sesuai maket pembangunan yang telah di tetapkan.

Dalam pemancangan pondasi yang bertuliskan asset Pemko Padang tersebut, dipimpin langsung Wali Kota Mahyeldi dan Wakil Wali Kota Hendri Septa. Juga hadir Kepala Dinas PUPR Yenni Yuliza, Kepala DPRKPP Tri Hadyanto, Kepala BPKAD Budi Payan serta Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Amrizal Rengganis dan lainnya.

“Alhamdulillah, hari ini kita memasang tanda bahwasanya tanah ini milik kita asset Pemerintah Kota Padang. Maka untuk itu, kita sudah menyampaikan secara baik kepada masyarakat setempat agar diselesaikan sesuai aturan dan kebaikan bersama jika terdapat hal yang perlu diluruskan. Sebagaimana kita sudah membentuk panitia penyelesaian pembangunan pusat pemerintahan ini untuk mengurusnya. Semoga saja segala sesuatunya berjalan dengan baik,” harap wako diiyakan Wawako Hendri Septa.

Selanjutnya sebut wako, sesuai planning yang ditetapkan di atas tanah yang ditanami tanda kali ini rencananya akan dibangun Kantor DPRD Kota Padang. Kemudian juga dilengkapi di dekatnya pembuatan danau buatan, disertai sebuah masjid dan blok-blok perkantoran SKPD.

“Insya Allah, nanti dengan semakin bertambahnya pembangunan di pusat perkantoran balai kota aie pacah ini, semoga juga akan meningkatkan perekonomian warga setempat. Apa yang pernah kita komitmen kepada warga di sini kita nantinya akan fasilitasi semoga bisa menghadirkan usaha dan kuliner yang baik dan hal lainnya tentunya,” pungkas wako mengakhiri.(*)

Ingin Gelar Pesta Pernikahan di Masa Pandemi, Warga Padang Harus Urus Ini

2020/07/09 12:38wib

PADANG, Harianpauh5net.art.blog- Warga Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) sudah bisa menggelar pesta penikahan meski dalam masa pandemi Covid-19. Meski begitu, warga harus mengurus izin agar bisa melangsungkan pesta pernikahan.

“Masyarakat yang akan melaksanakan pesta perkawinan harus mengajukan izin kepada lurah dan camat,” kata Komandan Satpol PP Kota Padang Alfiadi, Kamis (9/7/2020).

Alfiadi menambahkan, setelah pihak lurah dan camat menerima surat pengajuan akan memastikan apakah dapat menerapkan protokol dan standar kesehatan.

“Jika mampu memenuhi protokol Covid-19 izin akan dikeluarkan,” kata dia.

Kemudian, lanjut Alfiadi, izin yang dikeluarkan lurah dan camat akan ditembuskan kepada Satpol PP untuk kemudian dilakukan pengawasan.

Personel akan diturunkan ketika izin sudah diberika. Nantinya petugas akan memastikan apakah benar-benar telah menerapkan protokol Covid-19 dalam pelaksanaan pesta.

“Jika tuan rumah melanggar protokol Covid-19 akan diberikan teguran,” katanya.

Dia mengingatkan, dalam Perwako Nomor 49 Tahun 2020 diatur pola hidup baru bagi masyarakat yang mengadakan pertemuan.

“Termasuk pesta perkawinan harus memastikan jumlah pengunjung tidak melebihi 50 persen dari kapasitas dengan menempatkan petugas di pintu masuk, wajib dilakukan cek suhu tubuh dan petugas serta semua pengunjung wajib memakai masker,” kata dia.

Bagi yang melanggar maka penyelenggara bisa dikenakan teguran administrasi tertulis, dan denda mulai dari Rp2,5 juta hingga Rp5 juta.

Bagi Semen Padang, Jalan Tol dapat Mengurangi Resiko Kecelakaan

2020/07/09 06:10 wib

Padang —Harainpauh5net.art.blog -PT Semen Padang melalui Kepala Unit Humas & Kesekretariatan Nur Anita Rahmawati, sangat mendukung program Pembangunan Jalan Tol Sumbar-Riau. Menurutnya, jalan tol merupakan salah satu syarat menjadi daerah maju.

“Jalan tol pastinya memberikan kita semua efesiensi waktu untuk arus lalu lintas orang dan barang. PT. Semen Padang tentu sangat mendukung adanya pembangunan jalan tol Sumbar-Riau” demikian disampaikan Nur Anita Rahmawati, dalam bincang-bincang di ruang kerjanya, belum lama ini didampingi stafnya, Hardi dan Oktaveri.

Dikatakan, berdasarkan data yang ada, dengan kondisi jalan seperti sekarang pendistribusian semen dari Padang untuk Riau daratan, selama tahun 2019, PT Semen Padang telah medistribusikan 39.684 trip produksinya dengan jarak tempuh 7-8 jam. Disamping jalan sempit juga banyak belokan dan sering terjadi kemacetan.

Tetapi kalau jalan tol Sumbar-Riau selesai dan siap untuk dioperasikan, pasti akan dapat menambah pendistribusian Semen Padang untuk daerah Riau daratan, karena dengan adanya tol, proses distribusi akan meningkat.

“Pasti pendistribusian Semen Padang untuk Riau daratan, akan meningkat 3 kali lipat,” tutur Nur Anita lagi. Dejelaskan, Semen Padang tidak hanya memikirkan bisnis semata. Namun ada nilai-nilai lainnya yang perlu dipertimbangkan. Sopir truk sebagai pahlawan dalam pendistribusian bisa lebih cepat sampai. Mereka bisa berkumpul dengan keluarga di rumah.

“Pembangunan itu tidak hanya menjual semen bagi kami. Bayangkan betapa sulitnya medan yang mereka tempuh selama ini, karena itu kami berharap tol Padang-Pekanbaru bisa berjalan dengan baik,” ungkapnya. Lebih jauh disampaikan, jalan tol Sumbar-Riau bagaikan angin segar bagi PT Semen Padang. Selain penggunaan semen sebagai material jalan tol, jalan bebas hambatan ini akan memperlancar distribusi semen ke wilayah timur Sumbar (Pekanbaru, Riau dan Dumai).

“Tidak hanya itu manfaat lain dari jalan tol Sumbar Riau, bisa meningkatkan kapasitas angkutan semen,” tukuk perempuan suka bergurau ini.

Menurut Nur Anita, manfaat jalan tol bisa mengurangi resiko kecelakaan dalam pendistribusian. Sebab medan yang ditempuh sopir truk selama ini cukup membahayakan.

Dijelaskannya, dari hasil produksi, 64 persen pendistribusian semen dilakukan melalui darat selebihnya jalur laut. Untuk menembus pasar yang ada di timur Sumbar melewati bukit barisan menembus jalan berkelok, jurang dan tanjakan.

“Waktu tempuh dan resiko kecelakaan sangat tinggi. Tentu dengan adanya jalan tol persoalan ini bisa terurai,” katanya. (aa)

Coffee Morning Bareng,PWI Sumbar Apresiasi Kepemimpinan Wali Kota Padang Mahyeldi

Rabu 08 Juli 2020 | 20:41 wib

PADANG – Harianpauh5net.art.blog – Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah “Coffee Morning Bareng” dengan Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Barat di Gedung Putih A.Yani, Rabu (8/7/2020).

Pada pertemuan berlangsung santai itu, Mahyeldi menyampaikan program – program yang telah dilaksanakan. Sebaliknya, Mahyeldi juga banyak menerima masukan dari para wartawan senior yang hadir kesempatan tersebut.

“Diantara yang kita kembangkan berkaitan dengan program unggulan, yaitu tiga sektor pendidikan, perdagangan dan pariwisata,” kata Mahyeldi.

Lebih lanjut, walikota yang akrab disapa Buya itu menjelaskan, untuk pendidikan sesuai kewenangan Pemerintah Kota yaitu sampai tingkat SMP dipastikan tidak ada anak yang tidak bersekolah. Hal itu sudah dimulai sejak periode pertama kepemimpinannya.

“Kita sudah mulai sejak periode pertama. SD, SMP bahkan SMA negeri digratiskan agar semua anak mendapat pendidikan,” ujarnya.

Selanjutnya, kata Mahyeldi, untuk sektor pariwisata sudah membenahi objek – objek wisata. Selain Pantai Padang ada Pantai Air Manis dan sedang digali potensi destinasi baru saat ini.

“Alhamdulillah, dari sektor pariwisata, kita mendapatkan PAD yang signifikan,” kata dia.

Mahyeldi juga membeberkan pembenahan Pasar Raya dan pasar satelit serta pengelolaan sektor perdagangan lainnya.

Pada kesempatan itu juga dibahas penanganan pandemi Covid-19 di Kota Padang. Menurut walikota yang diamini pengurus PWI, penurunan angka positif dan bertambahnya angka kesembuhan menunjukkan keseriusan penanganan wabah tersebut.

Ketua PWI Sumbar Heranof Firdaus mengatakan, langkah konkrit Walikota Padang dalam menjalankan program dan penanganan persoalan – persoalan sudah kelihatan.

“Kita mengapresiasi apa yang telah dilakukan Pak Mahyeldi di Kota Padang karena banyak mendapat respon baik masyarakat. Kami juga memonitor bagaimana respon masyarakat,” kata Heranof.

Selanjutnya, Heranof menyebut pola kepemimpinan Mahyeldi yang dekat dengan masyarakat, melaui tatap muka dan turun langsung ke setiap wilayahnya. Bila itu dipertahankan, tentu akan membuat opini publik lebih baik.

“Bila pola tatap muka dan dekat dengan masyarakat dipertahankan dalam kepemimpinan Pak Mahyeldi tentu akan membangun opini lebih baik di masyarakat, baik secara pribadi maupun institusi pemerintahan,” bebernya.

Heranof berpesan, agar Mahyeldi juga mempertahankan tradisi kehidupan spiritual yang madani.

“Selama ini kita tahu Mahyeldi sangat religius dan terus menerapkan kehidupan spritual yang agamis dalam pemerintahannya. Hal itu agar terus dipertahankan,” tukasnya.

Ketua PWI Sumbar Heranof pun berharap kegiatan coffee morning seperti ini kalau bisa dilaksanakan sekali sebulan dalam rangka menyampaikan informasi antara pers dan Walikota Padang.

“Kami sangat berharap Pak Wali bisa meniru langkah Walikota Padang sebelumnya H.Hasan Basri Durin, Walikota Padang yang sukses menjadi Gubernur,” sebut Heranof yang diaminkan oleh pengurus PWI Sumbar yang hadir dalam acara coffee morning tersebut.

Pada kesempatan ini, Heranof hadir bersama pengurus PWI Sumbar lainnya. Di antaranya juga terlihat mantan Ketua PWI periode sebelumnya, Basril Basar. Pengurus yang lain di antaranya Gusfen Chairul, Sawir Pribadi, Kudri, Aidil, Widia Nafis, Nofi Sasra, Eko Yance, Zulnaldi dan beberapa orang lainnya.

Walikota Padang dalam kesempatan ini didampingi Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Amrizal Rengganis, Kabag Umum Budi Payan, dan Kabag Hukum Yovi. (*)

Wako Mahyeldi Resmikan Pembangunan Rumah Adek Vita di Baringin Oleh ACT

Rabu 08 Juli 2020 || 20:38 wib

PADANG – Harianpauh5net.art.blog -Di tengah hujan yang cukup deras, dengan menggunakan payung dan melewati jalan setapak yang cukup licin dan menanjak, Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah terus bersemangat melangkahkan kakinya menuju sebuah rumah di kaki bukit daerah Kapalo Baringin, Kelurahan Baringin, Kecamatan Lubuk Kilangan, Rabu siang (8/7/2020).

Ternyata, hal itu dilakukan wali kota yang akrab disapa Buya tersebut, guna dalam rangka meresmikan pemakaian rumah yang didiami oleh satu keluarga yang cukup memprihatinkan.

Sang Ayah Nopandri (37) bekerja serabutan dan sang Istri Desnimar (32) hanya Ibu rumah tangga. Mereka cukup susah memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari bagi dua orang anaknya, Vita (5) yang sempat diketahui mengidap penyakit gizi buruk serta kakak laki-lakinya yang saat ini mau masuk kelas 3 SD.

Rumah itu pun baru selesai dibangun oleh tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) Sumatera Barat (Sumbar) melalui penggalangan donasi oleh kitabisa.com dan lainnya.

Setiba di lokasi yang bertempat di RT 02 RW 2 Kapalo Baringin itu, Wali Kota Mahyeldi pun sempat membuat kaget dan terharu penghuni rumah. Peresmian rumah semi permanen berukuruan 6×7 m itu pun langsung dilakukan Wali Kota Mahyeldi yang ditandai dengan pengguntingan pita.

Juga hadir dikesempatan itu Branch Manager ACT Sumbar Zeng Wellf beserta tim serta Camat Lubuk Kilangan Yalmasril bersama lurah, tokoh masyarakat, kader posyandu dan unsur organisasi kepemudaan di kelurahan setempat.

“Alhamdulillah, atas nama Pemerintah Kota Padang kita mengucapkan terima kasih kepada ACT yang senantiasa begitu luar biasa terus memberikan perhatian dan dukungan banyak hal kepada warga Kota Padang khususnya. Seperti hari ini, ACT telah membangunkan satu rumah yang cukup bagus dan layak huni bagi satu keluarga di Baringin ini. Termasuk juga ikut membantu perbaikan gizi bagi Vita yang sebelumnya menderita penyakit gizi buruk. Saya rasa ini cukup luar biasa,” ungkap wako dalam sambutannya.

Seperti diketahui, rumah yang dibangunkan tersebut lebih kurang ditaksir memakan biaya sebesar Rp45 juta. Dimana terdapat dua kamar tidur lengkap dengan peralatan kamarnya, 1 kamar mandi disertai ruangan dapur dan ruang tamu.

Dahulunya, Nopandri dan keluarga hanya tinggal menumpang dengan saudaranya di sebuah rumah yang tak layak huni berukuran 3×4 m. Lebih kurang selama 5 tahun mereka tinggal di lantai beralaskan tanah dan beratapkan seng itu.

“Kita tentu berharap, dengan sekarang sudah tinggal di rumah yang sudah layak huni, pak Nopandri dan keluarga serta Vita yang sebelumnya terkena gizi buruk menjadi terjaga kesehatannya. Begitu juga semoga dalam mencari nafkah bisa lebih bersemangat dan produktif lagi,” tuturnya disambut hangat hadirin saat itu.

Lebih lanjut orang nomor satu di Ibukota Provinsi Sumbar itu mengingatkan, bantuan yang diterima pak Nopandri dan keluarga sejatinya adalah atas izin Allah SWT. Maka itu, diharapkan hal ini semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT, bersyukur serta meningkat ibadah dan juga soliditas dalam berkeluarga.

“Mari kita jaga, rawat dan pelihara rumah ini baik-baik. Sehingga muhsinin-muhsinin pun semakin termotivasi lagi untuk memberikan bantuan selanjutnya. Tentu juga, semangat kekerabatan di tengah masyarakat menjadi hal penting yang perlu dikuatkan dalam kehidupan kita hingga masa-masa yang akan datang. Mudah-mudahan, dengan rasa syukur ini Allah akan menambah nikmat buat pak Nopandri dan keluarga serta kita semua,” pungkas Mahyeldi mendoakan.

Sementara itu Branch Manager ACT Sumbar Zeng Wellf mengungkapkan, dari awal pihaknya menggalang donasi melalui dukungan kitabisa.com untuk bantuan tersebut.

“Awalnya donasi digalang untuk perbaikan gizi Vita dan donasi yang dikumpulkan pun ternyata berlebih. Sehingga itu kita manfaatkan untuk pembangunan rumahnya. Dimana Vita dan keluarganya sebelumnya juga tinggal di rumah tak layak huni,” ungkapnya.

Zeng pun juga mengapresiasi kepada seluruh tim ACT yang senantiasa istiqamah melakukan aksi kepedulian sosial dengan membantu orang-orang yang membutuhkan.

“Kepada kita semua saya mengucapkan terima kasih. Mari kita pertahankan dan terus berjuang untuk membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan,” imbuh Zeng.(*)

Tak Segarang saat Beraksi, Begal di Padang Nangis saat Ditangkap Polisi

2020/07/08 18:58 Wib

PADANG, Harianpauh5net.art.blog- Jajaran Polsek Nanggalo menangkap seorang pelaku begal sadis. Uniknya, pelaku bernama Rudi yang dikenal garang dan sadis saat beraksi ini menangis histeris saat ditangkap polisi.

Kapolsek Nanggalo AKP Sosmedya mengatakan, pelaku ditangkap setelah polisi mendapatkan laporan dari masyarakat. Polisi kemudian melakukan penyelidikan dan mengantongi identitas pelaku.

Sosmedya menambahkan, polisi kemudian memburu pelaku. Hasilnya, pelaku ditangkap di daerah Siteba, Kecamatan Nanggalo, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) beberapa waktu yang lalu.

“Saat ditangkap, pelaku berusaha kabur dan berlari ke lapangan,” kata Sosmedya, Rabu (8/7/2020).

Sosmedya menambahkan, pelaku sempat bersembunyi dan meringung di balik semak-semak lapangan. Uniknya, pelaku menangis saat ditangkap. Dari hasil pemeriksaan, pelaku menangis karena takut ditembak polisi.

Setelah menangkap pelaku Rudi, polisi melakukan pengembangan untuk memburu pelaku lainnya.

“Hasil pengembangan di daerah Air Pacah, Koto Tengah, Padang, kami tangkap empat teman pelaku,” kata dia.

Sosmedya melanjutkan, kelima begal ini termasuk sadis saat beraksi. Mereka tak segan-segan melukai korbannya jika melawan.

Selain menangkap lima begal, polisi mengamankan satu unit sepeda motor dan lima unit ponsel hasil begal.

Atas perbuatannya pelaku dijerat dengan Pasal 365 KUHP tentang Tindak Pidana Pencurian dengan Kekerasan dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara.

DPRD Desak Pemkot Padang Beri Solusi PPDB Jalur Zonasi

2020/07/08 05:58

Padang-Harianpauh5net.art.blog

DEWAN Perwakilan Rakyat Daerah mendesak Pemerintah Kota Padang agar memberikan solusi terkait keluhan orang tua peserta didik mengenai sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMP Negeri melalui jalur zonasi yang mempertimbangkan umur.

“Kami meminta pemerintah kota melalui Dinas Pendidikan Padang agar segera merealisasikan solusi yang telah diskusikan atas persoalaan ini,” kata Ketua DPRD Kota Padang Syafrial Kani di Padang, Selasa (7/7).

Lebih lanjut ia mengatakan pihaknya telah melakukan upaya dengan maksimal yaitu mengadakan pertemuan dengan Dinas Pendidikan Kota Padang membahas solusi atas keluhan masyarakat terkait sistem PPDB SMPN melalui jalur zonasi di Padang.

“Berdasarkan hasil pertemuan tersebut kami meminta agar Disdik Padang menambah ruang belajar bagi siswa yang belum terdaftar di SMPN. Karena berdasarkan data yang kami dapatkan masih ada sekitar 3.000 murid tamatan SD yang masih belum mendapatkan kuota di SMPN Padang,” kata dia.

Ia berharap keputusan tersebut segera direalisasikan agar masyarakat mendapatkan pencerahan atas persoalan PPDB yang dihadapi saat ini.

“Kami akan tetap melakukan pengawasan terhadap Disdik sampai persoalan ini segera terselesaikan. Kami meminta keputusan itu secepatnya paling lambat besok pagi sudah ada kejelasannya,” ujar dia.

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Padang Habibul Fuadi mengatakan terkait usulan tersebut, pihaknya akan segera memyampaikan ke pemerintah Kota Padang untuk segera direalisasikan. Lebih lanjut ia akan mengupayakan bagi murid yang mendaftar melalui jalur afirmasi supaya bisa masuk ke SMPN di Padang.

“Hal itu dengan syarat siswa ini berasal dari keluarga tidak mampu dan terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang dikeluarkan oleh Pusdatin Kementerian Sosial Republik Indonesia,” kata Habibul.

Kemudian ia menyebutkan saat ini jumlah SMPN yang mengikuti PPDB secara daring sekitar 43 sekolah.

“Ada satu sekolah yang belum menerapkan PPDB secara daring di Padang yaitu SMPN 14 di Kecamatan Pauh. Di sana terdapat tiga lokal dengan daya tampung sekitar 100 orang siswa. Kemudian pada tahun ini kami juga membuka filial SMPN 26 untuk kawasan Padang Sarai. Penerimaan tersebut akan dilaksanakan setelah PPDB daring, dan saya rasa ini bisa sebagai solusi,” lanjut Habibul.

Lebih lanjut ia mengatakan untuk penambahan daya tampung tersebut dua SMPN filial tersebut diharapkan dapat menyelamatkan siswa yang terdata dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), dari Kementerian Sosial.

“Kita akan selamatkan. Namun bagi siswa yang memiliki nilai tinggi dan tidak mampu secara ekonomi, hal itu dibuktikan dengan terdaftar dalam DTKS. Kalau terdaftar maka akan kami upayakan,” kata dia.

UPada tahun ini lulusan SD di Kota Padang sekitar 14.836 orang siswa. Sedangkan daya tampung di SMPN Padang hanya 8.697 orang. Pola seperti itu tidak berubah setiap tahunnya. (OL-3)

Main Remi Hingga tak Ber-KTP, 13 Orang Ditertibkan Polsek Padang Selatan

2020/07/08 01:48 wib

PADANG – Harianpauh5n Tiga pria yang kedapatan memintai uang dari sopir di kawasan Pasar Raya, Padang diamankan Polsek Padang Selatan, Selasa (7/7).

Selain itu tiga pria dan satu wanita juga diamankan karena kedapatan tengah main kartu remi. Tak hanya itu saja, enam pria juga dibina karena kedapatan tidak memiliki KTP saat digelarnya giat Operasi Bina Kusuma Singgalang 2020.

Informasi yang dihimpun Singgalang, ada 13 orang yang diamankan dari sejumlah lokasi yang ditenggarai kerap dijadikan aksi premanisme dan kejahatan jalanan di wilayah hukum Polsek Padang Selatan khususnya Pasar Raya Padang.

Kapolsek Padang Selatan AKP Ridwan yang memimpin penertiban itu mengatakan sebanyak 13 pria yang diduga sebagai preman diamankan sejumlah lokasi.

“Tiga pria yang kedapatan meminta uang kepada sopir angkot diamankan di kawasan simpang air mancur. Di di Atom Center Lama, jalan Imam Bonjol Padang diamankan 6 orang yang ternyata tak memiliki kartu pengenal alias KTP,” katanya.

Tak sampai disitu saja, operasi bersama Unit Binmas, Unit Reskrim, Unit Intelkam dan Unit Lantas Polsek Padang Selatan itu juga mengamankan 4 pria yang tengah bermain kartu remi.

“Tiga pria yang diduga preman yang diamankan di Pasar Raya adalah DP (24), IT (31), DA (29). Ketiganya merioakn pengangguran. Sementara 6 pria yang kedapatan tak ber KTP adalah TI (26), RH (40), HW (45), MI (21), S (59) dan S (55),” jelasnya.

Terkait para pelaku yang kedapatan tengah bermain kartu remi, AKP Ridwan mengatakan mereka yaitu 3 pria dan satu wanita berinisial YG (32), RR (36), Y (36), S (51).

“Setelah mengamankan, langsung kami bina. Operasi Bina Kusuma tetap mengedepankan kegiatan preemtif atau lebih pembinaan untuk menekan aksi premanisme di tengah masyarakat khususnya wilkum Polsek Padang Selatan,” jelasnya.

“Kepada setiap yang telah kami amankan diingatkan agar tidak lagi melakukan aksi premanisme,” ungkapnya.(*/rtz)

Pengurus Dharma Wanita Persatuan Sumatera Barat Dikukuhkan Secara Online.

Selasa 07 Juli 2020 | 22:05 Wib

PADANG–Harianpauh5net.art.blog Pengukuhan Dharma Wanita Persatuan (DWP) IPP Provisi Sumatera Barat acara pengukuhan berlangsung secara online dengan Dharma Wanita Persatuan Pusat masa bakti 2019-2024, di Aula Diskominfo Provinsi Sumbar, Selasa (7/7/2020).

Pada kesempatan ini Ketua DWP Sumbar Ny.Elinda Alwis mengatakan untuk keseragaman diseluruh Provinsi maka dari itu Ketua Umum Dharma Wanita Persatuan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) dr. Erni Guntarti Tjahjo mengukuhkan acara ini secara online mengingat situasi pandemi Covid-19.

“Kegiatan yang kita laksanakan dalam masa-masa ini belum bisa dilaksanakan secara tatap muka langsung karena protokol kesehatan tidak membolehkan berkumpul pertemuan banyak orang makanya kami pada hari ini pengukuhan ini dilangsungkan secara virtual,” ujar Ny.Elinda Alwis

Lebih lanjut Ny. Elinda Alwis menyebutkan pada hari sebelumnya telah mengadakan rapat kegiatan yang dilaksanakan kami sebagai pengurus sudah kukuhkan tentu mengacu sesuai dengan petunjuk pelaksanaan dari pusat. “Mudah-mudahan pada tahun ini bisa mengadakan ulang tahun Dharma Wanita Persatuan sesuai dengan suasana protokol yang ada,” katanya.

Pengurus dari Provinsi Sumbar yang dikukuhkan lebih kurang 15 orang dan tadi dikukuh empat provinsi diantaranya, Provinsi Sumatera Barat, Provinsi Riau, Provinsi Sumatera Utara, dan Provinsi Jambi empat provinsi ini dijadawal pada tanggal 7 Juli 2020 kemudian provinsi lain jadwalnya berbeda-beda.

Selain itu Ketua DWP Sumbar Ny. Elinda juga mengatakan bahwa rangkaian acara ini menunjukan sesuai Surat Edaran Nomor : E150/DWPP/VI/2020 tertanggal 24 Juni 2020 dan mengingat bahwa masih terdapat sejumlah pengurus DWP baik pengurus DWP IPP maupun provinsi yang tertunda pelaksanaan pengukuhan oleh Ketua Umum Dharma Wanita Persatuan akibat pandemi Covid-19.

Pengukuhan secara online ini sebagai solusi dan manfaat fasilitas teknologi komunikasi yang ada saat ini, “Maka kami memutuskan untuk melakukan acara pengukuhan Pengurus DWP IPP secara online,” ujar Elinda.

Hal ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan dari anggaran dasar dan anggaran rumah tangga DWP dan memastiakn bahwa seluruh program kerja organisasi tetap dapat berjalan sesuai mekanisme yang ada dan ketentuan peraturan perundang-undang yang berlaku.

(Biro Humas Setda Prov. Sumbar)

Emak-emak Demo Kantor DPRD Padang, Protes Zonasi Sekolah

2020/07/07 16:34wib

PADANG –Harianpauh5net.art.blog Puluhan wali murid mayoritas emak-emak mendatangi kantor DPRD Padang mempertanyakan soal sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri secara daring melalui jalur zonasi yang mempertimbangkan umur di Padang, Sumatera Barat.

Orang tua murid Nengsuarni (36) di Padang, Selasa (7/7) mengatakan anaknya tidak lulus di SMPN 09 Padang dan SMPN 30 yang dipilihnya pada tahap pertama, kemudian kembali mendaftar melalui jalur zonasi. Namun, nama anaknya tidak terdaftar karena terkendala dengan umur.

“Saya bingung, saya sudah mendaftarkan anak saya pada tahap pertama melalui jalur afirmasi, tetapi tidak lulus karena terkendala umur yang kurang dari 12 tahun,” kata dia, sementara untuk mendaftarkan ke SMP swasta, ia terkendala biaya untuk menyekolahkan anaknya.

“Saya berharap persoalan ini dapat terselesaikan,” kata dia.

Ia juga mengatakan mengenai nilai rapor, rata-rata nilai anaknya tinggi di sekolah.

Orang tua murid lainnya Yanti (40) mengatakan nilai rapor anaknya tinggi yaitu rata-rata 88 saat didaftarkan ke SMPN yang dipilih pada tahap pertama.

Ia mengatakan sewaktu PPDB tahap pertama ia mendaftarkan anaknya ke SMPN 04 Padang, di Jalan Pulau Karam, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang, Sumatera Barat.

“Namun, karena tidak lulus pada tahap pertama maka saya coba jalur zonasi,” ujar dia.

Pada tahap zonasi tersebut, ia memilih dua sekolah yang terdekat dari tempat tinggal, yaitu SMPN 30 dan SMPN 09 di Kecamatan Padang Timur.

“Karena saya rasa berdekatan dengan rumah saya di pasar Tarandam, hanya itu SMPN yang dekat dari tempat tinggal. Karena lebih banyak SD di dekat tempat tinggal,” kata dia.

Setelah didaftarkan pada tahap kedua melalui jalur zonasi, tetapi anaknya juga tidak lulus di SMPN yang telah dipilih sebelumnya karena terkendala dengan umur yang tidak sesuai dengan umur yang ditentukan.

“Umur anak saya saat ini baru 12 tahun, satu bulan sembilan hari. Sedangkan umur yang ditentukan di sekolah yang dituju yaitu 12 tahun empat bulan dan ada juga yang 12 tahun sembilan bulan,” kata dia.

Ia mengaku terkejut dengan ketentuan PPDB SMP saat ini yang semula dari jalur zonasi tiba-tiba ditentukan berdasarkan umur.

Menanggapi hal itu, Ketua DPRD Kota Padang Syafrial Kani mengatakan pihaknya akan segera membicarakannya bersama Dinas Pendidikan Kota Padang terkait persoalan masyarakat tersebut.

“Kami selaku perwakilan rakyat akan segera mencarikan solusi atas persoalan tersebut,” kata dia.

Pemkot Padang tetap putuskan jalankan pendidikan di tengah pandemiJurnal Sumatra2020/07/07 11:28

Harianpauh5net.art.blog

Padang Panjang, jurnalsumatra.com – Pemerintah Kota Padang Panjang, Sumatera Barat memutuskan tetap menjalankan pendidikan secara dalam jaringan pada tahun ajaran baru di tengah pandemi COVID-19 di daerah itu.

“Karena pertimbangan masih ada kasus COVID-19 di Padang Panjang dalam satu bulan terakhir, sekolah tidak dilakukan tatap muka melainkan tetap secara daring,” kata Wakil Wali Kota Padang Panjang Asrul di Padang Panjang, Senin (6/7).

Hal itu juga berdasarkan pada surat edaran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang menyatakan bahwa sekolah dapat kembali dilaksanakan secara tatap muka jika daerah berada dalam zona hijau atau tidak memiliki penambahan kasus COVID-19 selama sebulan terakhir.

Ia menambahkan Padang Panjang bersama 14 daerah lainnya di Sumbar tetap menjalankan pendidikan secara daring dan hal itu sudah didiskusikan bersama Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno.

Pendidikan secara tatap muka hanya dilaksanakan kembali oleh Pesisir Selatan, Sawahlunto, Pariaman, dan Pasaman Barat.

Sebelumnya, penambahan kasus COVID-19 di Padang Panjang terjadi pada Selasa (23/6) dua orang, Jumat (26/6) dua orang dan Jumat (3/7) satu orang.

Penambahan kasus terjadi setelah selama sebulan lebih tidak ada tambahan kasus di daerah itu yaitu terhitung sejak 21 Mei 2020.

Total kasus COVID-19 di Padang Panjang 30 kasus dengan rincian 25 sudah dinyatakan sembuh dan lima kasus masih dalam penanganan di RSUD setempat.

Pemerintah setempat sebelumnya juga sudah menyiapkan rancangan pelaksanaan pendidikan dengan normal baru, baik secara dalam jaringan maupun tatap muka di sekolah.

Pelaksanaan pendidikan daring yang disiapkan yaitu para guru menyiapkan program pembelajaran di setiap kompetensi dasar yang kemudian dikirim kepada setiap siswa untuk dipelajari di rumah.(anjas)

Tindaklanjuti Aspirasi Mitra Ojol, Wawako Hendri Septa Bertemu Gojek Padang

Selasa 07 Juli 2020 || 18:55 wib

PADANG –Harianpauh5net.art.blog –Wakil Wali Kota Padang Hendri Septa bertemu dengan pihak Gojek Padang membahas aspirasi mitra Gojek yang disampaikan langsung ke Hendri Septa di Balaikota Padang, Air Pacah, kemarin (Senin-red). Pertemuan di ruang kerja Wakil Wali Kota Padang tersebut, Selasa (7/7/2020), dihadiri langsung Branch Manager Gojek Padang, Septian Dwijayanto bersama Operations Supervisor, Ganang Wicaksono. Dan turut diikuti Kepala Dinas Perhubungan Kota Padang, Dian Fakri, perwakilan Polresta Padang dan Kesbangpol Kota Padang.

Di kesempatan itu, Septian mengatakan, permintaan dari sebagian mitra Gojek agar dihapuskannya program berkat, program verifikasi pengemudi, serta penyesuaian tarif telah dibahas sebelumnya melalui pertemuan dengan perwakilan mitra Gojek minggu lalu. Serta di forum diskusi bagi mitra driver melalui program Kopdar yang rutin dilaksanakan.

“Di masa pandemik ini, Kopdar tetap dilaksanakan secara berkala secara virtual. Sehingga sebenarnya penyampaian aspirasi tidak perlu dilakukan melalui demo, karena melalui Kopdar, mitra dapat langsung berdiskusi dua arah bersama manajemen Gojek, ujar Septian.

Lebih lanjut dijelaskan, program berkat diterapkan mengingat pandemi COVID-19 telah berdampak pada semua lini kehidupan. Bagi Gojek, mobilitas masyarakat yang menurun drastis berdampak pada sepinya order yang dijalankan oleh jutaan mitra driver di seluruh Indonesia. Hal ini secara otomatis membuat mitra driver kesulitan mengumpulkan pendapatan harian.

“Namun Gojek tetap berusaha untuk membantu meringankan kesulitan yang dihadapi mitra driver dan ekosistem Gojek secara keseluruhan. Program Berkat ini merupakan salah satu program kesejahteraan Gojek selama pandemi Covid-19 yang merupakan alternatif terbaik dalam menjaga pendapatan harian Mitra, “ jelas Septian.

Adapun insentif, bersifat apresiasi dari Gojek kepada mitra atas kinerja mereka. Adanya insentif adalah bonus tambahan yang diberikan Gojek demi menjaga kualitas layanan. Skema insentif akan selalu menyesuaikan dengan kondisi pasar karena tujuan utama skema insentif adalah untuk mengupayakan titik temu terbaik antara permintaan pelanggan dan ketersedian mitra Gojek.

Kemudian terkait program verifikasi muka pengemudi (vermuk), ia menjelaskan, fitur ini berfungsi untuk memastikan kesesuaian data dan informasi mengenai mitra driver. Dengan diperkenalkannya fitur vermuk ini, Gojek dapat lebih meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap mitra-mitra kami serta layanan yang diberikannya. Penerapan fitur verifikasi muka merupakan satu langkah yang lebih maju dari Gojek untuk menjaga keamanan mitra driver dan pelanggan dalam menggunakan aplikasi Gojek.

“Vermuk merupakan bentuk komitmen Gojek dalam menjaga keselamatan dan keamanan baik pengguna maupun mitra driver,” ulasnya lagi.

Sedangkan tuntutan terkait tarif, Gojek selalu mematuhi aturan pemerintah dalam memberlakukan penerapan biaya jasa ojek online. Sebagai karya anak bangsa, Gojek memiliki misi yang sama dengan pemerintah dalam memastikan pendapatan mitra driver yang berkesinambungan untuk mendukung iklim industri yang sehat.

Adapun komponen biaya aplikasi ini adalah biaya penggunaan aplikasi Gojek oleh Pelanggan yang akan digunakan untuk meningkatkan layanan kepada pengguna aplikasi. Peningkatan layanan ini mencakup antara lain pengembangan layanan melalui inovasi dan teknologi.

Menanggapi penjelasan pihak Gojek Padang tersebut, Wakil Wali Kota Padang Hendri Septa meminta agar persoalan ini diselesaikan sebaik mungkin secara internal. Serta berharap pihak manajemen Gojek menjelaskan lagi ke mitranya terkait program-program yang diluncurkan.

“Semoga progam-program Gojek ini bisa meningkatkan kesejahteran dan penghasilan mitra Gojek. Dan yang terpenting lagi, Gojek bisa meningkatkan pelayanan serta keamanan mitra Gojek dan para pelanggannya”, ujar Hendri.

“Dan kita juga minta, pihak Gojek memberikan memberikan bantuan lainnya kepada mitra Gojek di masa pandemi ini, termasuk bantuan masker dan hand sanitizer”, imbuhnya lagi. (*)

Pasangan Bukan Muhrim Bersembunyi di Semak Belukar Saat Diamankan Pol PP

2020/07/07 13:14 Wib

Padang– Harianpauh5net.art.blog Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Padang, kembali menjaring pasangan yang bukan muhrim di kawasan penginapan Pasir Jambak, Senin (6/7/2020). Saat diciduk, pasangan yang sedang dimabuk asmara ini, sempat kabur dan bersembunyi di balik semak belukar.

Meski demikian, upaya mereka untuk mengelabuhi petugas tak berhasil. Mereka pun kemudian dibawa ke Mako Satpol PP Padang untuk diproses lebih lanjut.

“Mereka berduaan di kamar. Sempat kabur ketika hendak ditertibkan. Bersembunyi di semak-semak. Tapi ketahuan,” kata Kepala Satpol PP Padang Alfiadi, Senin (6/7/2020).

Alfiadi melanjutkan, setelah dimintai keterangan, mereka bukanlah suami istri. Hanya berstatus pacaran. Kedua orang tuanya pun kemudian dipanggil.

“Untuk pembinaan, orang tua dari mereka ini juga kita panggil, sehingga dengan demikian untuk ke depannya mereka tidak lagi mengulangi,” ujar Alfiadi. 

Wagub Nasrul Abit Pantau Dua Bendungan di Padang

Selasa, 07 Juli 2020 | 12:54:14 WIB

Wagub Nasrul Abit mengunjungi dua bendungan yang ada di Padang. 

Harianpauh5net.art.blog– Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit melakukan peninjauan ke Bendungan di Gunuang Nago Kuranji dan Lubuk Kilangan, Senin(7/6/20). Menurut dia diperlukan kerjasama yang lebih intens antara Pemerintah Kota Padang, Pemerintah Provinsi Sumbar dan Balai Wilayah Sungai terkait ketersediaan lahan bendungan yang hingga saat ini masih belum jelas. 

“Pengusulan pembangunan bendungan ini sebetulnya boleh saja, namun kita harus memastikan dulu ketersediaan tanah untuk pembangunan ini tersedia apa tidak. Kita tidak menginginkan nantinya tahapan pembangunan ini sudah teranggarkan namun terjadi permasalahan lahan yang masih belum selesai,” sebut Wagub Nasrul disela-sela peninjauannya.

Disamping itu, tutur Nasrul, dibutuhkan komunikasi dan koordinasi dengan tokoh-tokoh masyarakat setempat, agar tidak menjadi persoalan dikemudian hari. Salah seorang warga yang ditemui mengungkapkan harapannya agar  pembangunan bendungan bisa segera dilaksanakan. “Sejak tahun 2015 perencanaan pembangunan bendungan hingga saat ini masih belum terealisasi,” katanya.

Turut hadir mendampingi Wagub Nasrul Abit, Kepala Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Provinsi Sumatera Barat serta Kepala Balai Wilayah Sungai Sumatera V Kementerian  PUPR. (*)

Sempat Kabur dan Sembunyi dalam Semak, Dua Sejoli di Padang Ini tak Berkutik Saat Diamankan

Harianpauh5net.art.blog

2020/07/06 19:29

– Pasangan yang bukan berstatus suami istri kembali dijaring Satpol PP di penginapan kawasan Pasir Jambak, Kota Padang, Senin (06/07/2020).

Kasat Pol PP Padang, Alfiadi mengatakan, sebelum terjaring, kedua pasangan tersebut sempat kabur ke dalam semak-semak sekitar kawasan penginapan. Namun sayangnya persembunyian mereka diketahui oleh petugas.

Pasangan sejoli tersebut terjaring petugas di dalam operasi pengawasan Trantibum oleh Petugas Penegak Perda Pemko Padang. Mereka tak berkutik ketika diamankan petugas yang mencoba kabur ke semak di sekitar lokasi penginapan.

Saat ditanya surat status hubungan mereka, namun mereka tidak bisa melihatkan surat nikah kepada petugas.

“Mereka berduaan di kamar dan kabur ketika hendak ditertibkan namun persembunyian mereka di semak-semak diketahui. Akhirnya pasrah untuk dibawa ke Mako Satpol PP”, terang Alfiadi.

Untuk proses lebih lanjut kedua pasangan ini dibawa ke Mako Satpol PP Jalan Tan Malaka Padang.

Dalam proses penyelidikan oleh PPNS diketahui mereka berstatus pacaran. Untuk tindakan selanjutnya kedua orang tua mereka dipanggil datang ke Mako Satpol PP Padang.

“Untuk pembinaan, orang tua dari mereka ini juga kita panggil, sehingga dengan demikian untuk esoknya mereka tidak lagi mengulangi,” ucap Alfiadi.

“Satpol PP setiap hari melakukan pengawasan kepada seluruh bentuk pelanggaran Trantibum sehingga kondisi yang aman, tentram dan Padang anti maksiat benar-benar bisa terwujud. Sedangkan kepada pemilik tempat ini kita peringatkan jika masih tidak mengindahkan berarti mereka telah bersekongkol dalam maksiat tentu hal ini akan dilakukan penindakan melalui instansi terkait,” pungkas Alfiadi.

Refleksi Satu Tahun Warisan Dunia, Tambang Batubara Ombilin Sawahlunto

Padang — Harianpauh5net.art.blog Acara ini bukanlah perayaan dan bukan pula sebuah kegembiraan tetapi lebih dari intropeksi mengingatkan, merenung sekaligus sebagai momentum evaluasi tentang apa yang dilakukan dan apa saja dicapai tetapi adalah menindaklanjuti pengelolaan warisan dunia setiap kepentingan mulai dari kepentingan pemerintah pusat, pemerintah daerah, BUMN, Provinsi dan Kabupaten Kota.

Hal ini diungkap Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno dalam sambutan Web Seminar (Webinar) dalam rangka memperingati 1 (satu) tahun Warisan Dunia UNESCO Ombilin Coal Mining Heritage of Sawahlunto (OMCHS) atau Warisan Tambang Batubara Ombilin Sawahlunto (WTBOS) yang ditetapkan pada Sidang Komite ke-43 6 Juli 2019, di Rumah Dinas Gubernur (6/7/2020).

Gubernur juga mengatakan, hari ini 6 Juli 2020 sudah 1 (satu) tahun Warisan Dunia UNESCO Ombilin Coal Mining Heritage of Sawahlunto (OMCHS) atau Warisan Tambang Batubara Ombilin Sawahlunto (WTBOS) yang ditetapkan pada Sidang Komite ke-43 tanggal 6 Juli 2019 di Kota Baku, Azerbaijan.

“Warisan dunia ini memberikan manfaat yang banyak diantaranya mengandung ilmu pengetahuan, kearifan lokal dan banyak lagi hal yang positif bisa menjadikan manfaat, pendorong, pemacu dan mempercepat yang dicapai terutama ilmu pengetahuan dari segi tambang,” ujar Irwan Prayitno.

Irwan Prayitno juga memberikan apresiasi pada semua pihak karena hari ini masih produktif menjalani berbagai kegiatan. “Dan kita di Sumatera Barat mengadakan sarasehan virtual Refleksi 1 (satu) Tahun Warisan Dunia. Tetap kita semua menjaga protokol kesehatan agar sehat aman dan juga tetap produktif, jangan abaikan Covid-19 tetaplah patuhi protokol kesehatan, dengan kepatuhan sehingga dapat menyelenggarakan acara ini secara Virtual insya Allah aman Covid-19.

“Karena hal ini menjadikan suatu upaya promosi memperkenalkan Sumbar diantaranya Warisan Tambang Batubara Ombilin Sawahlunto (WTBOS), kita sangat bangga selain destinasi juga jadi suatu nilai budaya warisan leluhur yang bisa kita jaga dan pelihara sampai saat sekarang secara usia sudah 1 (satu) tahun.”lanjutnya

Selain memberikan apresiasi acara ini Gubernur Sumbar juga bangga dan akan menjadikan sebagai ajang evaluasi semoga tambang warisan dunia ini lebih baik kedepan.

“Untuk itu kami menghimbau kepada semua pihak terkait agar terus menjaga dan memilihara Situs Warisan Budaya Dunia UNESCO ini. Dan apa yang kita raih dan diperoleh tidak sekedar mendapatkan penghargaan tetapi berdampak kepada ekonomi, kesejahteraan masyarakat, ini momen memperkenalkan Provinsi Sumatera Barat dan Kota Sawahlunto pada dunia,” terang Irwan.

Irwan Prayitno juga menyebutkan masih banyak ruang untuk mengevaluasi dan hal yang belum sesuai harapan. Dalam mengatasi persoalan yang belum maksimal, kita terus berupaya untuk menjadikan warisan dunia agar menjadi kepentingan kita bersama. Walaupun sudah menjadi warisan dunia tetapi bengkalainya masih banyak.

“Dan bengkalai ini harus kita tuntaskan sebelum tahun 2021, masih ada waktu yang diberikan UNESCO untuk kita lakukan perbaikan jangan sampai kehilangan kepercayaan dari kewenang yang diberikan, dengan penuh harapkan, (mari) sama-sama berkomitmen untuk menjaga warisan budaya dunia ini, karena tentu akan mendatangkan kebaikan, pendapatan dan kesejahteraan bagi masyarakat,” tambah Irwan.

(Biro Humas Setda Prov. Sumbar)

Persepal pauh v usia 25an Tumbang Lagi Degan Klub Baru Degan skor 3-1 ( Sadis Banget )

Padang, Pauh V- Harianpauh5net.art.blog 06/07/2020 16:25 wib

Tim Persepal pauh v

Pauh V- Tim Persepal pauh v menelan kekalahan skor 3-1 dari klub Baru dalam laga Bersahabatan Stadion kampung dalam , Kecamatan pauh , Senin (06/07/2020). Tiga gol yang bersarang di Persepal pauh v diborong oleh klub Baru

Ini merupakan kekalahan pertama Kali yang diderita Persepal pauh v dalam kualifikasi Laga Persahabatan . Sebelumnya Persepal pauh v belom pernah ketemu degan klub Baru ini.

Dalam pertandingan di Stadion kampung dalam tampil lebih dominan dalam penguasaan bola. Sementara Persepal , Persepal menurunkan Pemain Liga 1 Indonesian penyerang murni di lini depan, mengandalkan serangan balik untuk membongkar pertahanan lawan.

Namun, meski mendapatkan tekanan, Persepal pauh v dengan klub Baru ini Persepal pauh v Di kelola oleh pelati kain cabik Hendry

#Sangat_sadis #Tak_Lawan #Tumbang

Wawako Hendri Septa Terima Aspirasi Pengemudi Ojek Online

Harianpauh5net.art.blog

PADANG – Wakil Wali Kota Padang Hendri Septa menerima aspirasi ratusan pengemudi ojek online (Ojol) yang menggelar aksi unjuk rasa secara damai di Lobi Kantor Balaikota Padang, Aie Pacah, Senin (6/7/2020).

Ratusan massa yang tergabung dalam Mitra Gojek Kota Padang itu menyampaikan aspirasi kepada Pemerintah Kota Padang terkait kebijakan yang diambil oleh PT. Gojek Indonesia yang dinilai merugikan pengemudi Ojol di Kota Padang.

“Hari ini kami ingin menemui pak Wali Kota Padang untuk menyampaikan aspirasi terkait dengan kebijakan yang diambil oleh PT.Gojek Indonesia,” ungkap Koordinator aksi Hendri Rizaldi.

Hendri mengungkapkan, ada tiga kebijakan yang telah ditetapkan PT Gojek Indonesia dan dinilai telah merugikan para driver ojek online di Kota Padang.

Pertama, mengenai tarif. Dimana, potongan harga tarif dari gojek yang semua 20 persen, sekarang sudah melebihi 20 persen lagi.

Kedua, meminta PT Gojek untuk enghapuskan program berkat atau skema bonus, dimana program berkat ini akan mengurangi pendapatan karena skema insentif bonus dihapuskan dan yang ketiga, menolak Verifikasi muka atau disingkat vermuk.

“Aplikasi vermuk ini memang sangat berguna untuk menghindari penggunaan aplikasi driver dari pihak yang tidak bertanggung jawab. Namun, di Kota Padang saat ini masih banyak para driver yang menggunakan akun temannya untuk menarik penumpang,” jelasnya.

Lebih jauh atas nama mitra Gojek Kota Padang ia berharap, ketiga aspirasi yang disampaikan bersama-sama para pengguna ojol lainnya ini dapat direspon dengan baik oleh Pemerintah Kota Padang untuk disampaikan kepada PT.Gojek Indonesia.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Padang Hendri septa menerima langsung aspirasi tersebut dengan tenang.

“Atas nama Pemko Padang kami menyambut baik aspirasi yang disampaikan oleh Mitra Gojek Kota Padang ini. Insha Allah aspirasi yang disampaikan akan kita tindak lanjuti sesegara mungkin dengan PT. Gojek Indonesia Kota Padang,” jelasnya.

Hadir mendampingi Wawako Hendri, Kepala Dinas Perhubungan Dian Fakri, Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Amrizal Rengganis, Kasatintelkam Polresta Padang Kompol Jon Hendri dan Kepala Bagian Operasional Polresta Padang Kompol Alwi Askar.(*)

115 Orang ASN Pemko Padang Ikuti Ujian Dinas dan Penyesuian Ijazah

PADANG – Harianpauh5net.art.blog –Sebanyak 115 orang Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkungan Pemerintah Kota Padang mengikuti Ujian Dinas dan Ujian Penyesuaian Ijazah bertempat di Aula Bagindo Aziz Chan, Balaikota Padang, Aie Pacah,

Senin (06/07/2020).

Seperti diketahui, ujian tersebut dilakukan untuk kenaikan pangkat dan golongan bagi ASN dilingkungan Pemko Padang. Dari 115 orang peserta tersebut, yang mengikuti Ujian Dinas tingkat I sebanyak 28 orang, tingkat II sebanyak 10 orang, penyesuaian ijazah SMA sebanyak 5 orang, penyesuian Ijazah D3 sebanyak 15 orang, penyesuaian ijazah S1 sebanyak 56 orang dan penyesuaian ijazah S2 sebanyak 1 orang.

Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah sewaktu membuka kegiatan menyampaikan, untuk ujian kenaikan pangkat, pemerintah memang telah menetapkan mekanisme berupa Ujian Dinas Tingkat I untuk memfasilitasi PNS yang berpangkat Tk.I (Golongan II/d) dan telah memenuhi syarat yang elah ditentukan untuk dapat dinaikan pangkatnya lebih tinggi pada Penata Muda (Golongan III/a).

“Sementara, ujian dinas Tk.II untuk memfasilitasi PNS yang berpangkat Penata Tk.I (Golongan III/d) dan telah memenuhi syarat untuk dinaikan pangkatnya pada pembina (Golongan IV/a),” jelasnya.

Lebih jauh disampaikan wako, untuk Ujian penyesuai ijazah, diperuntukan bagi PNS yang memiliki dan memperolah ijazah sesuai dengan ketentuan yang berlaku, agar dapat diberikan kenaikan pangkat pilihan sesuai dengan jenjang pendidikan ijazahnya, dengan ketentuan harus mengikuti dan lulus ujian kenaikan pangkat penyesuaian ijazah.

“Inti dari penyelenggaraan ujian ini adalah bahwa sebelum naik kegolongan/pangkat yang lebih tinggi, maka pesertadiwajibkan menguasai dan lulus terkait materi-materi yang diujikan. Diantaranya, Pancasilam UUD 1945, Bahasa Indonesia, Sejarah Indonesia dan peraturan undang-undang dibidang kepegawaian, pengetahuan dan Korpri,” ungkapnya.

Selanjut Wako Mahyeldi menekankan bahwa penyelenggaraan ujian ini bukanlah sebagai formalitas, melainkan merupakan bentuk perjuangan peserta sebagai PNS. Oleh karena itu diharapkan agar peserta dapat mengikuti tata tertib ujian dan dilaksanakan secara sungguh-sungguh dan menjunjung tinggi nilai kejujuran.

“Semoga, dengan adanya ujian dinas ini, akan terwujud Sumber Daya Manusia Aparatur yang lebih kompeten dan profesional dalam tugas-tugas pelayanan publik. Dan saya mengucapkan selamat menempuh ujian, semoga berjalan dengan lancar dan memperoleh hasil yang memuaskan,” tukuknya.

Sementara itu, Kepala BKPSDM Kota Padang Suardi menyebutkan, tujuan diselenggarakan ujian dinas dan ujian penyesuaian ijazah adaalah untuk pengembangan karier pegawai negeri sipil di lingkungan Pemerintah Kota Padang, khususnya yang akan naik pangkat ke golongan yang lebih tinggi, karena setiap naik golongan harus pula diikuti oleh meningkatnya kompetensi yang bersangkutan dan dibuktikan dengan bertambanya pengetahun dan keterampilan, sikap dan perilaku.

“Ujian dinas dan ujian penyesuaian ijazah diselenggarakan selama dua hari, sejak hari ini, Senin 6 Juli 2020, sampai Selasa 7 Juli 2020. Dengan dua tahap yaitu, ujian Computer Assisted test (CAT) dan Seleksi wawancara,” sebutnya. (*)

Pendapatan Turun, Ratusan Pengemudi Ojek Online di Padang Gelar Unjuk Rasa

2020/07/06 16:08wib

PADANG, Harianpauh5net.art.blog– Ratusan pengemudi ojek online melakukan unjuk rasa di depan Kantor Gojek Padang, Sumatera Barat (Sumbar), Senin (6/7/2020). Aksi itu digelar lantaran para pengemudi merasa keberatan dengan kebijakan perusahaan yang berpengaruh ke pendapatan pengemudi.

“Kami menyampaikan keberatan terhadap beberapa hal yang menurut kami berpengaruh pada pendapatan pengendara,” kata Pimpinan Aksi, Hendri Rizaldi di lokasi.

Hendri kemudian memaparkan, pertama tentang penetapan tarif yang menurutnya tidak masuk akal, yaitu sebelumnya Rp9.200 kini dinaikkan menjadi Rp10.000 per order.

“Potongannya pun melebihi 20 persen. Karena dari tarif Rp10.000, yang diterima pengemudi cuma sekitar Rp7.200, padahal dulu disebutkan pemotongan yang dilakukan hanya 20 persen,” kata dia.

Hendri menambahkan, para pengemudi juga keberatan atas program bernama Berkat. Program itu dianggap menghilangkan skema bonus sehingga berdampak ke pendapatan pengemudi.

Program Berkat memiliki skema pemenuhan 13 poin. Para pengemudi yang belum memenuhi 13 poin dan pendapatannya di bawah angka Rp90 ribu, maka akan dipenuhi oleh manajemen.

Sedangkan yang memenuhi poin 13 mendapatkan intensif sebesar Rp90 ribu tidak dipenuhi lagi oleh PT Gojek Indonesia.

“Dengan program ini maka skema bonus yang sudah ada sejauh ini tidak diberlakukan lagi,” katanya.

Hendri juga menyatakan keberatan terhadap sistem verifikasi muka yang diberlakukan Gojek, karena dinilai akan menghilangkan kesempatan pengemudi yang belum mempunyai akun (Gojek) untuk mencari nafkah.

“Kami menyayangkan kebijakan ini diambil di masa Covid-19, sebaiknya biarlah masa pandemi ini berlalu,” ujarnya.

Sementara itu, Head of Regional Corporate Affairs Sumbagut Gojek Dian L Toruan menyayangkan aksi unjuk rasa pengemudi tersebut, mengingat manajemen telah menyediakan ruang komunikasi berupa kegiatan Kopi Darat (Kopdar) untuk menampung keluhan mitra.

Dian mengayakan, program yang dikeluhkan pengemuda itu mempunyai niatan baik untuk membantu mitra pengemudi menanggulangi dampak Covid-19, mengingat turunnya mobilitas masyarakat.

“Mobilitas masyarakat yang menurun drastis berdampak pada sepinya order yang dijalankan oleh jutaan mitra driver di seluruh Indonesia, maka program ini hadir untuk membantu pengemudi memenuhi pendapatan harian,” kata Dian.

Sementara itu,, insentif bersifat apresiasi dari Gojek kepada mitra atas kinerja, berupa bonus tambahan yang diberikan Gojek demi menjaga kualitas layanan.

Namun, kata dia, skema insentif akan selalu menyesuaikan dengan kondisi pasar, karena tujuan utamanya adalah mengupayakan titik temu terbaik antara permintaan pelanggan dan ketersediaan mitra Gojek.

“Seluruh inisiatif tetap kami berikan meski Gojek sendiri juga ikut merasakan dampak yang signifikan dari pandemi Covid-19, sebagaimana yang dirasakan pelaku industri lainnya,” katanya.

Pemko Padang Jalin MoU Dengan PLN Terkait Pelayanan Ketenagalistrikan

PADANG – Harianpauh5net.art.blog

Pemerintah Kota Padang menjalin kesepahaman kerja atau Memorandum of Understanding dengan PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Padang tentang Kerjasama Pelayanan Ketenagalistrikan.

Kerjasama ini ditandai dengan penandatanganan MoU antara kedua belah pihak yang ditandatangani oleh Wali Kota Padang Mahyeldi dan Manajer PT PLN (Persero) UP3 Padang Jefri Husni di Gedung Putih Rumah Dinas Wali Kota Padang, Senin (6/7/2020).

Juga hadir dikesempatan itu beberapa pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait diantaranya Kepala Dinas PUPR Yenni Yuliza, Kepala Dinas Perdagangan Andree Algamar, Kepala Bagian Kerjasama Erwin serta Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Amrizal Rengganis.

Manajer PT PLN (Persero) UP3 Padang Jefri Husni mengatakan, maksud dan tujuan Kesepakatan Bersama ini adalah untuk meningkatkan komitmen, kerja sama dan sinergi dalam rangka Kerjasama Pelayanan Kelistrikan di Kota Padang.

Ia menjelaskan, dalam kerjasama ini fokus terhadap beberapa poin. Diantaranya tentang tata kelola pengendalian tagihan rekening listrik serta pajak penerangan jalan di Kota Padang. Selanjutnya, tentang tata kelola meterisasi KwH Meter, pengembangan ketenagalistrikan serta Kegiatan lain terkait ketenagalistrikan.

“Kita tentu berharap, setelah perjanjian kerjasama ini nantinya bisa menelurkan kerjasama-kerjasama dari beberapa poin tersebut di masing-masing instansi terkait di Pemko Padang. Seperti pada Dinas PUPR, Dinas Perdagangan, Bapenda dan lainnya,” harapnya.

Jefri melanjutkan, adapun hal yang mendasari dilakukannya MoU ini adalah merupakan komitmen PT PLN (Persero) UP3 Padang dalam pelayanan ketenagalistrikan. Kemudian menjalin kemitraan dengan stakeholder terkait dan juga pemerintah daerah khususnya.

“Sesuai dari salah satu tugas yang dititipkan oleh Pemko Padang, maka kita diminta dalam memungut pajak penerangan jalan yang dititipkan didalam iuran rekening listrik. Untuk itu, menjaga pasokan listrik menjadi kewajiban kita di PLN (Persero) UP3 Padang. Sehingga apabila itu terjaga tentu juga berdampak bagi pertumbuhan dan pergerakan ekonomi di Kota Padang,” terang Jefri.

Jefri pun membeberkan terkait kebutuhan listrik di Kota Padang sejauh ini sangat cukup, di samping cadangan listrik yang memadai.

“Sehingga, seperti yang disampaikan bapak Wali Kota Padang sekaitan menggeliatnya potensi investasi yang akan masuk ke Kota Padang, kita siap mendukung penuh dalam hal suplai kebutuhan tenaga listrik. Anologinya adalah, jika dibangunnya seratus hotel bintang 5 pun di Kota Padang kita siap melayani kebutuhan listriknya. Semoga MoU kali ini dapat menghasilkan tindaklanjut sesuai harapan dan segala sesuatunya berjalan dengan baik tentunya,” imbuhnya.

Sementara itu Wali Kota Padang menyampaikan atas nama Pemerintah Kota Padang dan masyarakat Kota Padang mengucapkan terima kasih dan menyambut baik dilaksanakannya MoU tersebut.

“Di dalam mengembangkan Kota Padang, suatu aspek yang menjadi perhatian khusus adalah sektor energi listrik yang berhubungan dengan investasi tentunya. Maka itu sekali lagi kita mengucapkan terima kasih kepada PT PLN (Persero) UP3 Padang yang telah menyepakati MoU tentang kerjasama pelayanan ketenagalistrikan. Semoga MoU ini dapat ditindaklanjuti menjadi Perjanjian Kerja Sama (PKS) sesegera mungkin,” pungkas wako mengakhiri.(*)

Sebelum Diterapkan di 2021,BPKAD Padang Gelar Bimtek SIPD

PADANG –Harianpauh5net.art.blog

6/07/2020 18:43 wib

Pemerintah Kota (Pemko) Padang melalui Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), menggelar kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Aplikasi Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD) yang diikuti seluruh pimpinan dan jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup pemko setempat.

Kegiatan yang dilangsungkan di Hotel Pangeran Beach, Senin (6/7/2020) itu, dibuka secara resmi Wali Kota Padang yang diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Amasrul.

Sekda dalam sambutan dan arahannya mengatakan, atas nama Pemerintah Kota Padang menyambut baik digelarnya pelaksanaan bimtek ini, sebagai dalam rangka memenuhi amanat Undang-undang (UU) No.23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Selanjutnya Peraturan Pemerintah (PP) No.12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah, Permendagri No.70 Tahun 2019 tentang SIPD serta Permendagri No.90 Tahun 2019 tentang Klasifikasi, Kodefikasi dan Nomenklatur Perencanaan Pembangunan dan Keuangan Daerah.

“Kita Pemko Padang diharuskan menggunakan aplikasi SIPD untuk penyusunan perencanaan dan keuangan daerah mulai tahun anggaran 2021. Untuk itu kita harus bertegas-tegas hari ini kepada seluruh peserta Bimtek SIPD untuk mengikutinya dengan baik, karena SIPD ini merupakan sistem baru yang akan kita gunakan nantinya. Sehingga SIPD yang akan kita gunakan tahun depan sesuai permintaan dan waktunya dapat dilaksanakan sesuai jadwal yang ditentukan,” terang Sekda menekankan.

Amasrul melanjutkan, sejatinya penggunaan aplikasi ini bertujuan untuk mewujudkan pengelolaan keuangan daerah yang transparan, partisipatif, akuntabel, tertib dan disiplin anggaran dalam rangka mengintegrasikan dan menyelaraskan perencanaan pembangunan dan keuangan daerah.

“Jadi salah satu faktor yang perlu kita pertimbangkan adalah adopsi teknologi informasi dan komunikasi (TIK) ke dalam sistem tata kelola keuangan daerah. Hal ini sejalan dengan tujuan pemerintah menjadikan satu data Indonesia. Semuanya dikelola by sistem secara terpusat Kemendagri melalui SIPD.kemendagri.go.id.

Ditambahkannya, mengingat sistem ini baru digunakan, maka tentu perlu diberikan bimbingan dan pelatihan kepada para pengguna cara mengoperasionalkan aplikasi SIPD tersebut. Hal ini agar semuanya memiliki pemahaman yang sama terkait tahapan dan proses yang harus dilakukan, sehingga tujuan dapat tercapai sesuai jadwal yang seharusnya.

“Alhamdulillah, keinginan kita untuk memahami sistem ini disambut baik oleh Kemendagri yang dibuktikan dengan hadirnya narasumber dari Direktorat Perencanaan Anggaran Daerah Ditjen Bina Keuangan Daerah bersama Pusdatin Kemendagri. Sehingga kita diberikan pencerahan dan pemahaman lebih dalam terkait bagaimana mengaplikasikan SIPD secara maksimal,” pungkasnya.

Sementara itu Kepala BPKAD Kota Padang Budi Payan menyebutkan, Pemko Padang adalah daerah pertama yang melaksanakan bimtek terkait penggunaan SIPD tersebut.

“Semoga kita juga menjadi pionir bagi pemerintah daerah lainnya di Indonesia. Sejalan dengan ini dalam rangka pelaksanaan tata kelola pemerintahan yang baik dan transparan, maka kita Pemko Padang berupaya memberikan informasi yang jelas. Baik tentang tujuan, sasaran, hasil dan manfaat dari setiap kegiatan yang dilaksanakan pemerintah melalui SIPD. Dan semuanya pun dapat diakses oleh semua stakeholder baik informasi pembangunan daerah maupun keuangan daerah,” paparnya.

Lebih lanjut Budi menjelaskan, terkait penggunaan SIPD ini yaitu juga sebagai alat bantu dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD), RKPD Perubahan, KUA/PPAS, KUA/PPAS Perubahan, APBD dan APBD Perubahan agar dapat terselesaikan dengan mudah, cepat, tepat dan sesuai dengan arahan Permendagri No.90 Tahun 2019.

“Di samping itu sistem ini juga mempermudah dalam mendapatkan informasi pelaksanaan dan penatausahaan, akuntasi dan pelaporan, pertanggungjawaban keuangan daerah, barang milik daerah dan informasi keuangan lainnya. Dengan adanya alat bantu SIPD, OPD terkait seperti Bappeda dan BKPAD tentu dapat memaksimalkan sistem dan sistem juga mampu menyajikan analisa yang sangat informatif bagi para pemangku kepentingan.”

Selain itu jelas Budi lagi, dengan adanya alat bantu SIPD ini juga akan menjamin adanya keterikatan dan konsistensi antara pelaksanaan dan perencanaan dan penganggaran. Baik antar ruang, antar waktu maupun antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah.

“Ditambah lagi penggunaan sistem tersebut juga akan mengoptimalkan partisipasi masyarakat dan menjamin tercapainya penggunaan sumber daya secara efisien, efektif, berkeadilan dan berkelanjutan. Dimana penggunaannya harus diotoritas oleh semua tingkatan pejabat struktural secara berjenjang,” ulas Budi Payan.(*)

Cabuli anak yatim berusia lima tahun / Pria 43 tahun tetangga korban Di pauh padang Jadi tersangka

Harianpauh5net.art.blog

Minggu (5/7/2020)

Polisi sudah menangkap pria yang mencabuli anak yatim umur 5 tahun di Padang.
.
Pria berusia 47 tahun tersebut mengaku sudah melancarkan aksi cabul sebanyak dua kali.
.
Hal tersebut dikatakan oleh Kasat Reskrim Polresta Padang, Kompol Rico Fernanda saat dihubungi teribun Padang.com, Minggu (5/7/2020).
.
“Kejadian pencabulan terhadap anak di bawah umur itu benar, korbannya umur 5 tahun,” katanya.
.
Kasat Reskrim menuturkan pelaku saat ini telah diamankan di Mapolresta Padang.
Pelaku diamankan pada Jumat 26 Juni 2020, yang lalu.
.
Penangkapan pelaku berdasarkan Laporan Polisi nomor : LP/236/B/VI/2020/RESTA SPKT UNIT I, tanggal 11 Mei 2020, dalam perkara cabul terhadap anak di bawah umur.
.
Pelaku diamankan di Perumahan Depkes, Kelurahan Limau Manis Selatan, Kecamatan, Pauh Kota Padang.
.
Setelah pelaku diamankan diketahui kalau pelaku berinisial S umur 47 tahun biasa dipanggil dengan sebutan Pak Uwo oleh korban.
.
Pelaku sendiri berprofesi sebagai tukang dan beralamat di Kelurahan Limau Manis Selatan, Kecamatan Pauh, Kota Padang, Sumbar.
.
“Setelah diamankan, pelaku mengaku sudah melakukan hal yang tidak senonoh sebanyak dua kali,” ujar mantan Kapolsek Koto Tangah ini.

Satu Unit Rumah Terbakar di Belakang PDAM Gunung Pangilun

Padang – Harianpauh5net.art.blog

2020/07/06 12:01wib

Satu unit rumah terbakar di Jalan Permata No.17 A, Kelurahan Tabing Banda Gadang, Kecamatan Nanggalo, tepatnya di belakang PDAM Gunung Pangilun, Senin (6/7/2020) sekitar pukul 09.25 WIB. Beruntung, rumah milik ASN di Dinas Pendidikan tersebut tidak habis dilahap api karena cepat ditangani oleh petugas.

Informasi yang dihimpun harianhaluan.com, kebakaran itu berawal dari informasi salah seorang warga yang melihat ada api di lantai II rumah korban yang bernama BR Sinaga (65). Melihat kondisi tersebut, dia langsung memberitahukan warga sekitar dan juga melaporkan kebakaran tersebut kepada Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang.

“Ketika melihat api di lantai II rumah korban, saksi ini langsung melapor kepada kita. Berselang 15 menit usai kejadian, kita sampai di lokasi dan langsung melakukan pemadaman,” ucap Kabid Operasional Damkar Kota Padang, Basril.

Dia mengatakan, tidak ada kendala dalam pemadaman, sebab lokasi kebakaran ini cukup lapang dan personel di lapangan bebas bergerak. Setidaknya, ada empat rumah yang terdampak dalam kebakaran tersebut, satu diantaranya rusak berat. “Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, untuk kerugian belum bisa kita hitung,” jelasnya.

Ditambahkan Basril, selain Damkar Kota Padang, personel dari Polresta Padang, Polsek Nanggalo, Babinsa serta masyarakat ikut berjibaku memadamkan kebakaran tersebut. “Kita menurunkan enam armada Damkar untuk memadamkan api,” tutup Basril. (*)

Antisipasi Covid-19 Impor, Pantau Pendatang Masuk Padang

2020/07/06 09:44

PADANG – HARIANPAUH5NET.ART.BLOG Kasus positif virus corona yang dibawa dari luar Padang (impor) terjadi dalam kurun waktu dua hari belakangan ini. Hal tersebut menjadi perhatian serius Walikota Padang Mahyeldi.

“Kita pantau lagi secara seksama para pendatang yang merupakan Pelaku Perjalanan Daerah Terjangkit (PPT) yang masuk ke Padang,” kata Mahyeldi, Minggu (5/7/2020).

Seja dua hari ini terdapat dua kasus positif yang berasal dari warga yang baru pulang bepergian dari luar Sumatera Barat. Virus yang dibawa ke Padang berasal dari Medan dan Surabaya.

Mengantsipasi hal tersebut, Mahyeldi mengajak seluruh Ketua RT dan RW untuk memantau siapa saja yang baru pulang dari daerah terjangkit.

“Mereka yang baru saja pulang dari luar daerah agar melaporkan dirinya ke RT dan RW serta memeriksakan dirinya ke Puskesmas setempat,” sebut walikota.

Mahyeldi juga menekankan supaya kongsi Covid-19 yang terdapat di tiap kelurahan agar berperan serta memantau warganya. Apalagi mulai pekan ini sejumlah perguruan tinggi melaksanakan penerimaan mahasiswa baru. Tentunya akan banyak pendatang yang masuk Padang dan berpotensi membawa virus korona.

“Kongsi Covid-19 agar segera memantau hal ini,” ujar Mahyeldi.(Charlie)

Padang Berencana Bangun Kawasan Industri

Harianpauh5net.art.blog

Padang – Kawasan industri menjadi target Pemerintah Kota Padang ke depan. Sebab, pemerintah setempat melihat, industri merupakan penggerak roda perekonomian daerah yang mumpuni untuk saat ini.

“Karena itu di Padang harus ada kawasan industri,” jelas Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah di Balaikota Padang, Minggu (5/7/2020).

Dikatakannya, industri merupakan sektor paling cepat menstimulan pertumbuhan ekonomi. Padang berusaha dan mengayomi potensi industri lokal. Tidak saja secara lokal, tetapi juga di luar Kota Padang.

“Kita dorong produksi dalam negeri, karena untuk menggerakkan ekonomi kota, kita harus menggerakkan seluruh potensi yang ada,” sebut Mahyeldi.

Agar industri berkembang pesat dan perekonomian bergerak kencang, Pemko Padang akan memperbaiki fasilitas penunjang. Seperti mengaspal jalan di seputar Teluk Bayur.

“Karena kita akan jadikan juga Teluk Bayur sebagai kawasan ekslusif,” sebut Mahyeldi.

Sisi lain, Mahyeldi juga menyampaikan sejumlah industri yang harus dikembangkan secara baik. Seperti biodiesel, gambir, budidaya ikan air tawar, dan lainnya.

“Harus ada pabrik ban juga di Padang, karena kita punya bahan bakunya di sini,” tutur wali kota.(*)

Laga Persahabatan: Persepal pauh v / Usia60an Juara Lawan Alumi 14 Padang Angkantan 94

Harianpauh5net.blog

05/07/2020 19:02

Padang – Persepal pauh v  menutup Laga Persahabatan dengan hasil Sadis . Menghadapi Alumi SMP14 Angkantan 1994, Tim Persepal pauh v menang telak 3-1

Pada laga persahabatan di Lapangan kampung dalam ,, Minggu (05/07/2020) sore WIB, Persepal pauh v menurunkan starter yang berbeda ketimbang saat menghadapi alumi Angkatan 1998.

Bermain agresif sejak awal, Persepal baru bisa bikin gol pada menit ke-20 ketika sepak pojok disambut sempurna oleh kepala acik untuk menjebol jala alumi Angkatan 1994.

Tujuh menit kemudian, Persepal pauh v menggandakan skor lewat tendang Langsung angkantan 1994 yang coba menghalau bola umpan silang tapi malah tetap Gol ke Gawang angkantan 1994

Persepal pauh v siyap Untuk melawan Kulub lain Di laga persahabatan

#persepal syap Terima lawan Kulub lain #Alumi_SMP14 PADANG #KAMPUNG DALAM

Mahyeldi : Ingatkan Siapa Tak Bermasker

Harianpauh5net.art.blog

05/07/2020 18:22

Padang – Kebiasaan mengenakan masker belum “mendarahdaging” di tengah masyarakat. Masih terdapat warga yang acuh, tidak mengenakan masker saat keluar rumah.

“Lihat orang di kiri dan kanan kita, ingatkan yang tidak pakai masker,” imbau Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah di Balaikota Padang, Minggu (5/7/2020).

Mahyeldi mengajak warganya untuk saling mengingatkan siapa saja yang tidak bermasker. Karena masker merupakan “tameng” agar tidak tertular virus korona.

“Mari kita semuanya untuk saling mengingatkan, mengajak mereka yang lain untuk mengenakan masker,” katanya.

Sisi lain, Mahyeldi juga mengimbau kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di jajaran kerjanya untuk bekerja baik dan lebih berhati-hati. Terutama pekerjaan yang berkaitan dengan administrasi dan keuangan.

“Bekerja sesuai aturan dan berhati-hati agar tidak terjadi pelanggaran,” tutur wali kota.(*)

Wali Kota Padang : Pantau Terus Pendatang

Harianpauh5net.art.blog

05/07/2020 18:19wib

Padang – Kasus positif virus corona yang dibawa dari luar Kota Padang (impor) terjadi dalam kurun waktu dua hari belakangan ini. Hal tersebut menjadi perhatian serius Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah.

“Kita pantau lagi secara seksama para pendatang yang merupakan Pelaku Perjalanan Daerah Terjangkit (PPT) yang masuk ke Padang,” kata Mahyeldi, Minggu (5/7/2020).

Seja dua hari ini terdapat dua kasus positif yang berasal dari warga yang baru pulang bepergian dari luar Sumatera Barat. Virus yang dibawa ke Padang berasal dari Medan dan Surabaya.

Mengantsipasi hal tersebut, Mahyeldi mengajak seluruh Ketua RT dan RW untuk memantau siapa saja yang baru pulang dari daerah terjangkit.

“Mereka yang baru saja pulang dari luar daerah agar melaporkan dirinya ke RT dan RW serta memeriksakan dirinya ke Puskesmas setempat,” sebut wali kota.

Mahyeldi juga menekankan supaya Kongsi Covid-19 yang terdapat di tiap kelurahan agar berperan serta memantau warganya. Apalagi mulai pekan ini sejumlah perguruan tinggi melaksanakan penerimaan mahasiswa baru. Tentunya akan banyak pendatang yang masuk Padang dan berpotensi membawa virus korona.

“Kongsi Covid-19 agar segera memantau hal ini,” ujar Mahyeldi.(*)

Nasrul Abit : Dengan Disiplin Kesehatan Wisata Sumbar Jauh Lebih Indah dan Mempesona

Harianpauh5net.art.blog

Bukittinggi– Berolahraga teratur akan mampu meningkatkan kebugaran dan daya tahan tubuh menjadi sehat dan akan meningkatkan imun tubuh terhadap serangan penyakit dan juga terhadap wabah COVID-19.

Hal ini disampaikan Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit disela-sela mengikuti senam pagi gerakan hidup sehat bersama masyarakat Kota Bukittinggi dimasa Tatanan Nomal Baru Produktif dan Aman COVID-19 (TNBPAC-19) di Jam Gadang, Minggu (5/6/2020).

Wagub katakan, jangan takut untuk keluar rumah untuk beraktifitas dan aman covid dengan membudayakan disiplin kesehatan, pakai masker, cuci tangan dan jaga jarak.

“Dan pagi ini di kota Bukittinggi dengan jam gadang yang mendunia, keceriaan masyarakat dimasa New Normal ternyata disini cukup patuh terhadap disiplin protokol kesehatan, ini tentu sebuah keberhasilan sosialisasi yang dilakukan pemko Bukittinggi, ” ungkap Nasrul Abit.

Nasrul Abit juga katakan, dalam rangka membangkitkan kembali semua aktivitas pembangunan tentunya hidup dengan semangat baru disiplin kesehatan akan memberikan kenyaman dalam produktifitas masyarakat untuk menjalani hidup lebih baik pasca penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

” Bukittinggi dipagi hari yang cerah ini terlihat semua aktifitas masyarakat terasa telah hidup kembali, pasar sudah ramai, jalanan terlihar sibuk lalu lalang transpotasi. Denyut pembangunan kota ini memberikan pesan tetap waspada wabah covid dengan disiplin kesehatan, namun kehidupan mesti terus dijalani sebagai sikap rasa syukur kepada Allah SWT,” ujarnya.

Nasrul Abit bersama ibu Wartawati bersama perserta senam pagi mengajak silahkan datang ke Sumatera Barat, nikmatilah keindahan wisata alam, wisata budaya dan wisata kuliner disetiap daerah dengan aneka ragam indahnya dengan hanya satu syarat sehat dan aman covid 19.

” Jika sehat dan aman covid, silahkan kunjungi keindahan wisata Sumatera Barat – Ranah Minang yang merupakan salah satu destinasi wisata terbaik Indonesia. Kepada para dunsanak kito baik diranah dan dirantau mari kito majukan kampung halaman dengan semangat tatanan baru disiplin kesehatan, produktif dan aman covid, wujudkan Sumatera Barat sejahtera dan unggul dimasa datang,” seru Nasrul Abit besemangat.
(CS)

(Biro Humas Setda Prov. Sumbar)

PKS Pastikan Dukung Pasangan Mahyeldi-Audi di Pilkada Sumbar 2020

Harianpauh5net.art.blog

2020/07/05 02:22wib

Wali Kota Padang Mahyeldi Anharullah

Padang – Dewan Perwakilan Wilayah Partai Keadilan Sejahtera (DPW PKS) Sumatera Barat (Sumbar) memastikan memberikan rekomendasi kepada pasangan Mahyeldi Ansharullah-Audi Joinaldy dalam pilkada provinsi tersebut pada 9 Desember mendatang.

Wakil Ketua DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sumatera Barat Nurfirman Wansyah mengatakan rekomendasi partai di Pilkada Sumbar yang akan digelar pada 9 Desember 2020 untuk Mahyeldi Ansharullah yang akan berpasangan dengan Audi Joinaldy.

“Secara fisik surat rekomendasi memang belum sampai namun saya sudah lihat surat tersebut dan kita tunggu saja,” kata dia di Padang, Sabtu (4/7/2020).

Ia mengatakan Mahyeldi Ansharullah yang saat ini menjadi Wali Kota Padang akan diusung bersama Audy Joinaldy dengan koalisi PKS dan PPP. Menurutnya, apabila surat rekomendasi sudah diterima pihaknya akan menggelar deklarasi pasangan ini.

Sebelumnya DPW PKS Sumbar mengusulkan dua nama ke DPP Partai yang akan diusung menjadi calon gubernur di Pilkada 2020. Ada nama Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah dan Wali Kota Payakumbuh Riza Pahlepi.

Seiring berjalan waktu dan adanya pandemi COVID-19 yang menyerang Indonesia dan khususnya Sumbar, Riza Pahlepi mengundurkan diri.

“Kini tinggal nama Mahyeldi dan saya sudah lihat surat rekomendasi DPP untuk dirinya,” kata dia.

PKS sendiri memiliki 10 kursi di DPRD Sumbar dan jumlah tersebut masih kurang dari syarat minimal mengusung pasangan calon di Pilkada Sumbar yakni 20 persen dari total 65 kursi DPRD Sumbar yaitu 13 kursi.

PKS harus berkoalisi dengan partai yang memiliki tiga kursi untuk memenuhi syarat mengusung pasangan calon gubernur dan wakil gubernur di Pilkada nanti.

Sebelumnya, PPP Sumbar telah mengeluarkan rekomendasi mengusung Mahyeldi dengan Audy Joinaldi di Pilkada Sumbar.

PPP sendiri memiliki tiga kursi di DPRD Sumbar dan gabungan dua partai ini sudah memenuhi syarat mengusung pasangan calon di Pilkada Sumbar.

Ketua PPP Sumbar Hariadi BE mengatakan pasangan ini sudah sejak lama kita rancang untuk bertarung di Pilgub Sumbar. Pihaknya tidak mempermasalahkan surat rekomendasi dari DPP PKS yang hingga kini belum keluar. Sebab secara lisan, PKS sudah menyatakan ketersediaannya mengusung Mahyeldi Ansharullah.

“Setiap partai tentu ada dinamika tersendiri dan secara lisan kami sudah diberi kepastian dan tentu kita berpegang pada itu. Secara lisan sudah ada rekomendasi tinggal surat saja menyusul,” katanya. (*)

Kasus Covid-19 Impor Masih Ada

Harianpauh5net.art.blog

05/07/2020

Padang – Kasus Corona Virus Disease 19 (Covid-19) yang datang dari luar atau impor, masih terdapat di Padang. Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang Feri Mulyani mengatakan, kasus Covid-19 impor ini dibawa oleh warga yang datang dari daerah terjangkit.

“Ini yang harus kita waspadai, masih ada kasus impor,” ujarnya saat rapat di Balaikota Padang, Minggu (5/7/2020).

Lebih lanjut dikatakannya, kasus impor ini diprediksi akan terus terjadi. Sebab tidak lama lagi akan dilakukan tes masuk perguruan tinggi. Dipastikan akan banyak yang datang ke Padang.

“Wabah akan terus bertambah. Akan banyak yang datang, ini akan jadi potensi baru,” sebut Kadiskes.

Feri Mulyani berharap penerimaan mahasiswa baru di Perguruan Tinggi tidak lagi dilakukan secara manual. Akan tetapi dilakukan secara online.

“Ini untuk mengantisipasi pertemuan secara berkelompok para calon mahasiswa setelah ujian,” sebut Kadiskes.(*)

Antisipasi Maksiat, ” Tapi Lawiak” Sekitar Koto Marapak Jalan Samudera Kota Padang Puluhan Personil Di Siagakan.

Harianpauh5net.art.blog

PADANG—Antisipasi perbuatan maksiat Satpol PP siagakan Personil di Kawasan objek wisata Pantai Padang, Puluhan personil terlihat standby di lokasi dari maghrib hingga pukul 21.00 WIB pada,(4/7/2020) Jum’at petang.

Penempatan personil ini dalam rangka pengawasan terhadap kegiatan yang ada mengarah pada maksiat, diketahui Pantai Padang di sekitar Koto Marapak, kecamatan Padang Barat, memang belum ada penerangan sehingga di indikasi dijadikan tempat pacaran pasangan muda mudi yang duduk bersantai di kawasan bibir pantai tersebut, bahkan di sinyalir pedagang yang ada tempat tersebut memfasilitasi tempat duduk yang diberi pembatas namun minim penerangan, mengingat hal ini dan antisipasi agar jangan dijadikan tempat berbuat Asusila, pedagang serta pengunjung yang datang ke kawasan ini diawasi Satpol PP setiap hari.

Kegiatan ini dipimpin oleh kepala Bidang Sumber Daya Aparatur di dampingi Kasubag Program Satpol PP Padang yang telah mengintruksikan jajaran piket agar setiap hari melakukan pengawasan di area tersebut. Diharapkan personil mengawasi tempat jangan sampai ada yang disekat atau kegiatan yang diindikasikan maksiat, hal ini perlu dilakukan karena Kota Padang berkomitmen perang terhadap Maksiat.

“jajaran Piket telah disiagakan di lokasi guna pengawasan, hal ini dilakukan secara persuasif namun kalau pedagang tidak mengindahkan tentu akan ada penindakan, karena kita komit perang terhadap Maksiat”,terang Alfiadi Kasat Pol PP.

Lebih lanjut Alfiadi menjelaskan memang Personil akan selalu di siagakan di lokasi tersebut, dalam rangka pengawasan kepada pedagang maupun pengunjung, sehingga dengan keberadaan personil yang ada di sana dapat mencegah perbuatan-perbuatan yang bertentangan dengan norma-norma yang berlaku di Kota Padang.

“Kita telah mulai menyiagakan personil semenjak petang Jum’at ini, dan kemungkinan akan berlanjut kedepannya,”ungkap Alfiadi.(At)

Foto: @satpolpppadang

Seleksi Kepala DP3AP2KB Rampung, Tiga Nama Mengapung

Harianpauh5net.art.blog

05/07/2020 09:27wib

Padang – Setelah melewati proses panjang, akhirnya panitia seleksi (pansel) terbuka jabatan pimpinan tinggi pratama untuk jabatan Kepala Dinas Pemberdayan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Padang merampungkan semua tahapan seleksi. Selama sebulan penuh pansel menyeleksi belasan pejabat yang mengincar posisi eselon II tersebut.

Dari 19 peserta yang ikut bertarung, akhirnya ditetapkan tiga nama. Mereka melewati proses penyaringan dan memiliki nilai tertinggi.

“Kita sudah merampungkan proses seleksi lelang jabatan kepala DP3AP2KB secara keseluruhan. Dan kita juga telah menetapkan tiga besar calon pejabat yang akan menduduki jabatan tersebut,” sebut Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Padang Suardi, kemarin.

Ketiga pejabat tersebut diurutkan berdasarkan abjad yakni, Editiawarman (Sekretaris BKPSDM Kota Padang), Rina Melati (Kabid Pemberdayaan UKM Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah) dan Swesti Fanloni (Kabag Perekonomian dan Sumber Daya Alam).

“Keputusan pansel ini bersifat final dan tidak dapat diganggu gugat,” tutur Suardi.

Lebih lanjut dikatakan Suardi, ketiga nama tersebut sudah disampaikan ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). Setelah itu, Wali Kota akan memilih satu dari tiga nama itu untuk dilantik sebagai Kepala DP3AP2KB Kota Padang.(*)

Pura-pura Boncengan, Kawanan Begal Sikat Pemotor di Padang

Harianpauh5net.art.blog

2020/07/04 20:06wib

Kawanan diduga tersangka begal ditangkap tim Opsnal Polsek Nanggalo. Pembegalan yang dilakukan tersangka berjumlah lima orang itu terjadi di kawasan Siteba, Kota Padang. Kelima tersangka yakni inisial RPE (32), MRD, (21), AYZ, (17), MMW, (18) dan AHF (17). Kelima tersangka melakukan pembegalan terhadap korban AA yang tak lain adalah teman dari salah satu kawanan yakni RPE.

Aksi begal yang dilakukan oleh kawanan ini bermula dari salah seorang tersangka, yakni RPE yang notabene adalah kawan dari korban. RPE berpura-pura minta boncengan kepada korban. Karena tak curiga, korban pun memberikan tumpangan. Sementara, empat tersangka lainnya telah menunggu di lokasi yang akan merekan jadikan tempat eksekusi.

Sesampainya di TKP, kelima tersangka ini langsung menodongkan senjata tajam ke perut korban. Dengan kondisi itu, korban pun tidak bisa mengelak dan terpaksa menyerahkan barang berharga miliknya kepada lima tersangka tersebut. “Dari tangan kelima tersangka, kami berhasil menyita barang bukti berupa motor merk Honda Beat, gagdet merek Oppo A5 dan uang tunai sebesar Rp1,2 juta milik korban,” kata Kapolsek, Sabtu (4/7/2020).

Ditambahkannya, penangkapan terhadap RPE Cs dilakukan di kawasan Jalan Olo, Kelurahan Kampung Olo, Kecamatan Nanggalo, Kota Padang oleh Anggota Opsnal dibawah pimpinan Nanggalo IV Ipda Riky Vrama Putra. “Selanjutnya kelima komplotan tersebut dibawa ke Mapolsek Nanggalo untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut,” terang Sosmedya lagi.

Saat diinterogasi, tersangka juga mengaku bahwa motor milik korban dijual dengan harga Rp2 juta. Sedangkan uang hasil penjualan motor, dipergunakan tersangka untuk pembeli narkotika jenis sabu. “Untuk kelima tersangka telah diamankan di sel tahanan Mapolsek Nanggalo,” tutupnya. (*)

Bersepeda, Trend Di Masa Pandemi

Harianpauh5net.art.blog

Sabtu 4/07/2020 21:04

Padang – Tidak saja menggunakan masker yang menjadi trend di masa pandemi Covid-19. Tetapi juga bersepeda. Masyarakat pun gandrung mengayuh “kereta angin” tersebut.

“Bersepeda itu asyik, apalagi ramai-ramai, bisa bersilaturahim sambil berolahraga,” ujar Tika, seorang warga yang tengah bersepeda di kawasan GOR H. Agus Salim Padang, Sabtu (4/7/2020).

Sejak dicabutnya PSBB, sepeda mulai wara-wiri di jalanan. Warga memilih menggunakan sepeda untuk berolahraga. Dengan masker terpasang di wajah, pesepeda dari berbagai usia, melewati jalan umum.

Beragam model dan warna sepeda yang melintas. Mulai dari sepeda ukuran standar hingga sepeda mountain bike yang digunakan warga. Harganya pun jangan ditanya, mulai dari Rp2 juta hingga belasan juta.

“Sejak bersepeda menjadi trend, harga sepeda relatif mahal. Bahkan untuk mendapatkannya cukup sulit, harus inden dulu,” terang Corri, warga lain.

Tidak saja warga, Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah juga ikut bersepeda di waktu luangnya. Biasanya, Mahyeldi bersepeda pada pagi hari atau sore hari. Sambil bersepeda, Wali Kota Padang juga melihat kondisi kota. Bersepeda pun sebenarnya sudah dilakoni Mahyeldi sejak beberapa tahun lalu, jauh sebelum pandemi.

Pemko Padang melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) bahkan telah melaksanakan krida olahraga setiap Rabu. Di hari krida itu, selain melaksanakan senam di kantor, Wali Kota Padang juga mewajibkan pejabat di lingkup kerjanya untuk bersepeda ke kantor.

“Olahraga bersepeda saat ini sudah digemari oleh semua kalangan, selain menjadi trendy, olahraga bersepeda juga sebagai ajang silahturahmi yang selama ini terputus akibat Covid-19,” kata Kepala Dispora Padang, Mursalim Nafis.

Kadispora mengaku menyambut baik aktifitas berolahraga sepeda yang dilakukan warga. Menurutnya selama diberlakukannya PSBB, aktivitas masyarakat menjadi berkurang, termasuk berolahraga.

Mursalim menjelaskan, kendatipun di masa tatanan normal baru produktif aman Coviid-19, pihaknya tetap mengimbau masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan. Menggunakan masker dan physical distancing.(*)

Pelancong Diminta Patuhi Protokol Kesehatan

Harianpauh5net.art.blog

04/07/2020 20:32

Padang – Pemko Padang telah membuka kembali objek wisata. Selain untuk menggenjot PAD, dibukanya objek wisata untuk melepas dahaga pelancong setelah berbulan lamanya berada di rumah saat pandemi Covid-19.

Salah satu objek wisata yang dipadati pengunjung yakni Pantai Air Manis. Objek wisata ini ramai dilancongi pada akhir pekan. Pemerintah setempat pun mengimbau kepada pengunjung untuk disiplin dengan menerapkan protokol kesehatan.

“Pengunjung harus mematuhi imbauan dan ajakan pemerintah untuk tetap menerapkan protokol kesehatan,” imbau Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Padang, Arfian, Sabtu (4/7/2020).

Dijelaskan Arfian, tempat wisata andalan Kota Padang yakni Pantai Air Manis cukup ramai dikunjungi di era Pola Hidup Baru ini. Tidak saja didatangi pelancong lokal, bahkan juga dari luar Sumatera Barat.

“Kita berharap pelancong patuh sehingga lokasi wisata itu tidak menjadi klaster baru penularan virus korona,” tutur Arfian.

Arfian mengajak seluruh pengunjung objek wisata di Padang untuk mencuci tangan sebelum memasuki area wisata, menjaga jarak, serta mengenakan masker.(*)

Gelombang Laut Tinggi, Nelayan Agar Waspada

Harianpauh5net.art.blog

04/07/2020 15:34

Padang – Nelayan yang melaut di perairan barat Sumatera Barat diimbau untuk waspada. Pasalnya, gelombang laut sedang tidak bersahabat. Terutama dalam kurun waktu dua hingga tiga hari ke depan.

“Berdasarkan analisa kami, gelombang laut di perairan barat Sumatera Barat mencapai ketinggian 1,5 meter untuk dua hingga tiga hari ke depan,” kata Kepala BMKG Maritim Teluk Bayur, Syafrizal, Jumat (3/7/2020).

Dijelaskannya, nelayan dianjurkan untuk tidak melaut. Tingginya gelombang laut akan berisiko terhadap keselamatan nelayan.

“Nelayan agar waspada. Kalau cuaca kurang bersahabat, urungkan niat ke laut,” imbaunya.

Ditambahkannya, ketinggian gelombang 1,5 meter akan berbahaya bagi kapal di bawah 30 GT. Sedangkan kapal di atas 30 GT tidak akan begitu terpengaruh dengan ketinggian gelombang tersebut.

“Informasi ketinggian gelombang di perairan ini sudah kami sebar ke penyuluh perikanan serta nelayan yang ada,” pungkasnya.(*)

Es Balok Kurang, Padang Dirikan Pabrik

Harianpauh5net.art.blog

03/07/2020 15:21

Padang – Kebutuhan es balok terus meningkat dari hari ke hari. Terutama bagi para nelayan. Kehadiran es balok dibutuhkan nelayan untuk mengawetkan ikan hasil tangkapan.

“Saat ini kita kekurangan sekitar 30 ton es balok per harinya,” jelas Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kota Padang, Guswardi, Jumat (3/7/2020).

Menutupi kekurangan es balok, Pemko Padang menjalin kerjasama dengan Koperasi Saudagar Minang Raya. Koperasi ini nantinya mendirikan pabrik es balok.

“Kita menjalin kerjasama dengan Koperasi Saudagar Minang Raya. Kita harapkan dapat menutupi kekurangan (es balok) selama ini,” tutur Guswardi.

Saat ini DKP mengoperasikan dua pabrik es balok yang berkapasitas masing-masing 15 ton dan 30 ton per hari. Sedangkan kebutuhan es balok untuk nelayan di Padang mencapai 75 ton setiap harinya.

“Artinya kita kekurangan 30 ton sehari. Mudah-mudahan pabrik es balok akan menutupi semuanya,” bebernya.(*) Es Balok

Menangkap bocah Di Bawah Umur yang tega membacok bibinya

Sabtu (4/7/2020)

PADANG,- Jajaran Polsek Lubuk Begalung (Lubeg) menangkap bocah di bawah umur yang tega membacok bibinya. Pelaku berinisial GL (13) nekat membacok bibinya karena sakit hati.

Kapolsek Lubeg AKP Andi P Lorena mengatakan, aksi pembacokan ini terjadi beberapa hari yang lalu di Daerah Piyai, Lubeg, Padang, Sumatera Barat (Sumbar).

Andi mengatakan, pelaku ditangkap setelah polisi mendapatkan informasi dari masyarakat jika ada kasus penganiayaan dengan senjata tajam di wilayah Piayai dengan korban berinisial SUS (30).

“Begitu mendapat laporan, polisi meluncur ke lokasi dan mendapatkan korban sudah terluka. Korban langsung dievakuasi ke rumah sakit,” kata Andi, Sabtu (4/7/2020).

Andi menambahkan, dari hasil pemeriksaan saksi, korban ternyata dibacok oleh keponakannya dengan menggunakan samurai. Tak butuh waktu lama, pelaku akhirnya berhasil ditangkap. Mirisnya, pelaku ternyata masih berusia 13 tahun.

Pelaku langsung dibawa ke Mapolsek Lubeg untuk diperiksa. Dari hasil pemeriksaan, pelaku nekat membacok bibinya karena sakit hati.

“Korban menyetujui keinginan ibu si pelaku untuk menikah lagi. Padahal, orang tua pelaku baru saja bercerai,” kata dia.

Sementara itu, korban masih menjalani perawatan di RS Bhayangkara dengan kondisi luka di bagian tangan kanan dan jarinya hampir putus.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 351 KUHP tentang Tindak Pidana Penganiayaan dan Diversi UU Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara.

SK DPP Terbit, DPW PKS Sumbar: Pasangan Mahyeldi dengan Audy Rencana Deklarasi Juli Ini

Harianpauh5net.art.blog

2020/07/04 08:08wib

– DPP PKS telah menerbitkan surat keputusan Mahyeldi Ansharullah sebagai bakal calon gubernur dalam laga Pilgub Sumatera Barat (Sumbar) 2020. Hal tersebut dibenarkan oleh Wakil Ketua DPW PKS Sumbar Nurfirmanwansyah.

“Alhamdulillah. Sudah ada SK-nya. (SK tersebut akan) sampai di Padang beberapa hari ini. SK tersebut diterbitkan sehari tiga hari yang lalu (oleh DPP PKS) di Jakarta,” ujarnya kepada Covesia lewat sambungan telepon, Jumat (3/7/2020).

Dia menuturkan, sebelumnya, DPW PKS Sumbar telah mengusulkan dua nama bakal calon gubernur untuk menghadapi Pilkada Sumbar ke DPP PKS. Dua nama tersebut yaitu Walikota Padang Mahyeldi dan Walikota Payakumbuh Riza Falepi.

“Kemudian, seiring berjalannya waktu, Pak Riza di media (mengumumkan) mengundurkan diri karena ingin berkonsentrasi dalam penanganan COVID-19 di Payakumbuh,” jelasnya.

Otomatis, imbuh Nurfirmanwansyah, tersisa satu nama bakal calon gubernur Sumbar yang diusulkan DPW PKS Sumbar kepada DPP PKS, yakni Mahyeldi.

Dalam laga Pilgub Sumbar 2020, sebutnya, PKS akan berkoalisi dengan PPP. Sebelumnya, partai berlambang Kakbah tersebut telah mendeklarasikan tokoh milenial Minang pengusaha Audy Joinaldy sebagai bakal calon wakil gubernur Sumbar mendampingi Mahyeldi.

Kedua partai ini, tekan Nurfirmanwansyah pula, akan mengusung Mahyeldi dan Audy sebagai bakal calon gubernur dan wakil gubernur Sumbar untuk Pilkada mendatang.

“Rencana, sama Audy, insyaallah,” terangnya.

Lebih lanjut, saat ditanyakan kapan deklarasi akan dilakukan, Nurfirmanwansyah menjawab pada Juli ini. “Kita sedang persiapan untuk deklarasi. Mudah-mudahan pada bulan Juli ini. Tanggalnya belum.” kata dia.

Komisi IV Sesalkan Bansos Tahap II Masih Abu-abu

Harianpauh5net.art.blog

03/07/2020 14:44wib

PADANG – Ketua Komisi IV DPRD Padang, Azwar Siry menyesalkan pernyataan Pemko Padang soal pencairan Bantuan Sosial Tunai (BST) tahap II yang masih abu-abu waktunya. Seharusnya Pemko bertegas-tegas kepada para camat yang belum menuntaskan SPJ bantuan tahap I untuk segera diselesaikan.

“Pemko harus keras, mana kecamatan yang belum selesai laporannya untuk dapat menuntaskannya,” ujar kader Demokrat ini, Kamis (2/7).

Jika perlu, sambungnya Pemko beri waktu untuk penyelesaiannya seperti dua sampai tiga hari. Bila kecamatan belum juga menyudahi SPj, sanksi tegas pimpinannya.

“Jangan Pemko memberikan keringanan juga bagi OPD yang lamban dalam menuntaskan pekerjaan. Nanti yang rugi Pemko sendiri,” paparnya.

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Padang, Mastilizal Aye menilai kemauan Pemko dalam hal ini tak ada, sehingga laporannya tidak selesai-selesai sampai sekarang.

Ia mendesak Pemko untuk serius dalam menuntaskannya, jika perlu suruh kecamatan lain belajar ke kecamatan yang telah selesai SPJ-nya. Agar BST tahap II dapat dicairkan.

Anggota Komisi IV DPRD Padang lainnya. Wismar Pandjaitan menilai kepala OPD lamban dalam bekerja dan meminta kepada pemko untuk tidak mempertahankan posisinya apalagi kepala dinas atau camat yang lalai dalam menjalankan tugas yang diberikan.

“Copot saja pimpinan OPD yang tak becus dalam bekerja. ASN lainkan masih banyak yang mampu. Kenapa pejabat lalai dipakai juga,” ujar kader PDI P ini.

Selanjutnya, untuk BST tahap II mari segera bayarkan dan jangan salah sasaran. Sehingga masyarakat bisa terbantu menghadapi pandemi covid-19 ini. (*)

PPP Dan PKS Galang Kekuatan Partai Islam Usung Mahyeldi dan Audy

Harianpauh5net.art.blog

2020/07/03 10:19wib

Padang, Aktual.com – PPP Sumatera Barat menyatakan pihaknya menggalang kekuatan partai islam yakni PPP dengan PKS untuk mengusung pasangan Mahyeldi Ansharullah dan Audy Djoinaldy dalam Pilgub Sumatera Barat 2020.

Ketua PPP Sumbar Hariadi BE di Padang, Kamis, mengatakan untuk pasangan ini pihaknya telah mengantongi surat rekomendasi dari DPP PPP.

“Pasangan ini sudah sejak lama kita rancang untuk bertarung di Pilkada nanti,” kata dia.

Terkait dengan belum keluarnya surat rekomendasi dari DPP PKS yang menetapkan Mahyeldi Ansharullah sebagai calon gubernur tidak begitu dipermasalahkan karena secara lisan sudah ada kepastian.

“Setiap partai tentu ada dinamika tersendiri dan secara lisan kami sudah diberi kepastian dan tentu kita berpegang pada itu. Secara lisan sudah ada rekomendasi tinggal surat saja menyusul,” kata dia

Ia mengatakan DPP PKS juga meminta Mahyeldi untuk turun ke lapangan memperkenalkan diri maju sebagai calon gubernur di Pilgub Sumbar

“Kita sudah lama melakukan lobi politik untuk mengusung Mahyeldi sebagai calon gubernur dan Audy Djoinaldy sebagai calon wakil gubernur. Kalau tidak ada kesepakatan tentu sejak awal sudah tidak sepakat,” kata dia.

PPP sendiri memiliki tiga kursi di DPRD Sumbar dan PKS memiliki 10 kursi di DPRD Sumbar. Jumlah gabungan kursi dua partai tersebut sudah memenuhi syarat mengusung kepala daerah yakni 20 persen dari 65 kursi di DPRD Sumbar atau minimal 13 kursi.(*)

PPP Sumbar Warning Kader yang Main Dua Kaki

Harianpauh5net.art.blog

2020/07/02 23:42

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Sumatera Barat (Sumbar), Hariadi me-warning kadernya tidak main dua kaki dalam pilkada serentak.

“Apabila ketahuan, sanksi tegas sudah menanti bagi kader berani main dua kaki. Kita tak segan-segan menjatuhkan sanksi tegas,” terang Haryadi didampingi Sekretaris Amora Lubis, dalam rapat koordinasi (Rakor) Persiapan pilkada, serta pertemuan dengan bakal calon (Balon) Wakil Gubernur Sumbar Audy Joinaldy di Kyriad Hotel Bumiminang, Padang, kemarin.

Diakuinya dalam pilkada serentak 14 kabupaten/ kota plus pilgub, PPP dipastikan mengusung pasangan balon di 13 kabupaten/ kota plus pilgub. Atau, minus pilkada Dharmasraya karena tak ada kader PPP yang duduk di DPRD setempat. Dalam rakor tersebut baru delapan pasangan balon yang dikenalkan ke publik. Sisanya, Minggu depan akan diumumkan.

”Untuk Pilgub Sumbar, kita memastikan mengusung Mahyeldi Ansharullah-Audy Joinaldy sebagai balon gubernur dan wakil gubernur Sumbar. Rekomendasi mengusung pasangan balon ini dalam pilgub Sumbar, sudah disampaikan ke DPP PPP,” jelas Hariadi.

Soal surat keputusan (SK)-nya, menurut Hariadi, nanti diserahkan sewaktu mendaftar ke KPU Sumbar. Yang pastinya, pihaknya sudah memastikan mengusung Mahyeldi-Audy dengan berkoalisi PKS. Informasi yang didapatkannya, DPP PKS sudah mengeluarkan rekomendasi mengusung wali kota Padang dengan pengusaha muda ini. (*)

Meski Baru Secara Lisan, Mahyeldi Klaim Sudah Dapat Rekomendasi PKS Maju Pilkada Sumbar

Padang – harianpauh5net.art.blog

2020/07/02 23:52

Wali Kota Padang, Mahyeldi Ansharullah yang juga Bakal Calon Gubernur Sumbar mengatakan, rekomendasi dari PKS secara lisan memang sudah diterima. Perintah untuk turun ke lapangan pun sudah dilakukan.

”Rekomendasi dari PKS, kita sudah dapat informasinya, sudah dapat perintah (turun ke lapangan). Itu sudah lebih daripada tertulis,” terang Mahyeldi, kemarin.

Secara lisan rekomendasi itu, tambah dia, disampaikan pengurus DPW dan beberapa pengurus DPP juga. ”Alhamdulillah komunikasi pengurus PPP dan PKS untuk mengusung bakal calon gubernur dan wagub terbangun sangat baik. Insya Allah ini akan berjalan sebaik-baiknya sampai daftar ke KPU, baru sah di sana calonnya, sekarang baru bakal calon,” ujar Mahyeldi.

Bila kedua parpol sama-sama mengeluarkan rekomendasi mengusung keduanya, berarti Mahyeldi-Audy sudah memenuhi persyaratan maju dalam pilgub nanti dengan 14 kursi (PKS 10 dan PPP 4).

Sementara Audy Joinaldy dalam kesempatan itu mengatakan, dirinya siap mewakafkan tenaga dan pikiran bagi kemajuan Sumbar. Salah satu program yang ditawarkannya adalah transformasi digital. Dia yakin, jika semua pihak mendukung program ini pastilah terealisasi. (*)

Pemko Padang Sosialisasikan Cara Pemotongan dan Pemilihan Daging Hewan Kurban

PADANG – Harianpuah5net.art.blog –

Pemerintah Kota (Pemko) Padang melalui Dinas Pertanian menggelar sosialisasi cara pemotongan hewan kurban saat pandemi virus corona atau Covid-19 kepada pengurus masjid di Padang, Kamis (2/7/2020). Selain itu juga diselingi Bimbingan Teknis (Bimtek) Kurban Asuh (Aman Sehat Utuh Halal).

Kegiatan yang digelar di Ruang Serbaguna Bagindo Aziz Chan Balai Kota Padang, Kamis (2/7/2020) itu pun dibuka secara resmi Wali Kota Padang Mahyeldi didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Endrizal serta Kepala Dinas Pertanian Syahrial.

Wali Kota Mahyeldi dalam sambutannya mengatakan, sosialisasi dan bimtek tersebut sangat penting dilakukan, agar saat pemotongan hewan kurban nantinya tidak terjadi penularan covid-19.

“Sebab biasanya saat pemotongan hewan kurban banyak kerumunan orang, dikhawatirkan terjadi penularan covid-19. Maka itu sebelum terjadi kita harus mencegahnya,” harap wako menegaskan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kota Padang Syahrial menyebut, sosialiasi ini guna memberikan pemahaman kepada para pengurus masjid di Kota Padang. Baik ketika memilih hewan kurban yang sehat dan melewati proses sesuai syariah.

“Kita ingin pemilihan hewan kurban nantinya aman dan sehat sesuai dengan kesehatan. Sementara pembungkusannya nanti sesuai dengan ketentuan, sehingga daging kurban yang sampai ke masyarakat itu aman dan sehat,” ungkapnya.

Syahrial Kamat melanjutkan, dalam sosialiasi ini juga menghadirkan pihak MUI Kota Padang agar pemilihan hewan kurbannya sesuai dengan ketentuan syariah.

“Kita berharap jangan sampai karena berpatokan harga, hewan kurban yang dibeli tidak cocok dengan ketentuan syariah agama Islam,” ujarnya.

Seperti diketahui, sosialiasasi ini diikuti 75 pengurus masjid di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Koto Tangah, Kecamatan Nanggalo dan Kecamatan Kuranji.

“Saat ini ada tiga kecamatan, jadi ada 75 orang yang ikut dan nanti akan dilanjutkan kepada kecamatan lainnya di kantor camat. Besok kecamatan lain sampai bungus dan kita sendiri yang akan datang,” pungkasnya.(*)

Wako Mahyeldi Apresiasi Webinar Nasional Bahas Momentum Pemuda Membangun Perekonomian Kota Padang Di Tengah Pandemi Covid-19

PADANG – Harianpauh5net.art.blog

Wali Kota Mahyeldi Ansharullah didapuk menjadi keynote speaker sekaligus dimintai membuka secara resmi webinar nasional yang bertemakan “Momentum Pemuda Membangun Perekonomian Kota Padang Di Tengah Pandemi Covid-19”.

Webinar yang diikuti lebih dari 500 peserta ini digelar oleh Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Padang bekerjasama dengan Pemerintah Kota Padang melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), Kamis (2/7/2020).

Adapun selain Wali Kota Mahyeldi, untuk pembicara lainnya juga menghadirkan dr. Tirta selaku dokter muda yang cukup fenomenal saat ini dan merupakan seorang pengusaha dan relawan di berbagai komunitas. Selain itu pembicara selanjutnya yaitu Megri Fernando yang juga selaku Ketua KNPI Kota Padang dan Founder Padang Mini Soccer.

“Atas nama Pemerintah Kota Padang, saya tentu sangat menyambut baik digelarnya webinar ini. Banyak manfaat dan berbagai hal yang dibahas tentunya sesuai tema yang diangkatkan,” ungkap orang nomor satu di Ibukota Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) itu di kediaman resminya.

Mahyeldi mengungkapkan, sekarang kita di Kota Padang sudah memasuki fase new normal atau pola hidup baru dengan telah membuka kembali akses kegiatan masyarakat. Namun tetapI semuanya wajib mengikuti aturan protokol Covid-19 serta segala yang tertuang di dalam Perwako No.49 Tahun 2020 tentang Pola Hidup Baru Dalam Masa Pandemi Covid-19.

“Maka itu tema webinar ini menurut saya sangat tepat. Sebagaimana keberadaan pemuda dan potensi-potensi yang dimiliki para pemuda itu harus dapat tereksploitasi secara baik, khususnya di tengah pandemi Covid-19 ini,” imbuhnya didampingi Kadispora Mursalim.

“Jadi apa saja yang bisa dilakukan pemuda maka lakukanlah asalkan positif. Termasuk bersinergi dengan pemerintah dan semua pihak dalam membangun ekonomi Kota Padang kembali,” imbaunya dalam webinar yang diikuti seluruh camat beserta organisasi kepemudaan se-Kota Padang tersebut.

Dikatakannya lagi, melalui webinar ini tentu banyak ilmu dan pelajaran yang bisa diambil dari para narasumber. Seperti dari dr Tirta, di samping berprofesi sebagai seorang dokter ia juga menjadi pengusaha sukses yang mampu menjawab permasalahan terbesar di negara ini yaitunya pengangguran.

“Apalagi seperti kita ketahui, beliau dalam usaha yang digelutinya salah satunya cuci sepatu online malah mempekerjakan para mantan narapidana (napi), anak-anak putus sekolah maupun preman sehingga akhirnya turut memutus mata rantai masalah sosial dan pengangguran,” jelasnya menceritakan.

Lebih lanjut wako menyebutkan, adapun dalam meningkatkan keterampilan usaha kecil menengah (UKM) di Kota Padang, Pemko Padang melalui Dinas Koperasi dan UMKM terus menjalankannya. Termasuk juga mengadakan pelatihan keterampilan dan pembinan bagi para napi, anak jalanan dan pengangguran dengan bekerjasama dengan beberapa pihak.

“Maka itu, semoga melalui webinar ini akan memberikan motivasi bagi para pemuda di Kota Padang untuk berkarya terutama dalam membangun perekonomian Kota Padang kembali yang sempat lumpuh sejak beberapa bulan terakhir akibat pandemi Covid-19. Mudah-mudahan ilmu dan pengalaman yang telah disampaikan para narasumber akan menginspirasi kita agar bisa berkarya dan menghasilkan sesuatu yang positif ke depan, yang tentunya turut membangun perekonomian Kota Padang ke depan,” tukas Mahyeldi sembari membuka webinar nasional tersebut.

Sementara itu, dr Tirta menyampaikan bahwa peran pemuda sangat vital bagi kemajuan sebuah daerah atau negara.

Dokter yang membuka usaha jasa perawatan dan cuci sepatu premium itu pun menyampaikan kisah di balik kesuksesannya selama ini.

“Saya tentu bersyukur usaha dan aktifitas yang saya geluti di samping menjalankan profesi sebagai dokter dapat berjalan dengan sukses. Motonya adalah kemauan dan pantang menyerah di samping tekad yang kuat. Bagi saya setiap memulai usaha itu memang berat, namun seiring berjalannya waktu dengan matangnya persiapan dan teknik yang kita miliki maka yakinlah usaha kita cepat atau lambat menuai kesuksesan. Meski semuanya itu berproses tidak ada yang instan,” ucapnya sembari menginspirasi.

Dr Tirta pun juga berharap pemuda di Kota Padang tidak boleh tinggal diam apalagi berpangku tangan saat ini apalagi di tengah pandemi Covid-19.

“Lakukanlah apa yang kita bisa sesuai kemampuan. Perkuat jaringan, kerjasama dan lakukanlah hal positif apalagi bernilai ekonomi bagi kita, keluarga dan orang banyak. Termasuk hal itu untuk menggeliatkan kembali perekonomian Kota Padang yang sempat dihantam pandemi Covid-19. Pemuda harus berbuat,” imbuhnya bersemangat. (*)

Cegah Klaster Covid-19 Baru, Pemprov Pantau Perantau Minang Mudik saat Idul Adha

Harianpauh5net.art.blog

2020/07/02 14:54wib

PADANG, – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) terus mengantisipasi penyebaran Covid-19. Salah satu caranya memantau perantau Minang yang akan mudik di Hari Raya Idul Adha 1441 Hijriah.

“Kemungkinan perantau kita akan banyak pulang pada Idul Adha karena tidak bisa mudik saat Idul Fitri 1441 Hijriah. Kita antisipasi agar tidak ada penyebaran baru pada momentum ini,” kata Gubernur Sumbar Irwan Prayitno, Kamis (2/7/2020).

Irwan menambahkan, momentum Idul Fitri lalu, Sumbar berada dalam penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sehingga perantau tidak bisa mudik.

“Kemungkinan, Idul Adha akan dijadikan momentum untuk pulang dan bersilaturahim dengan keluarga,” kata dia.

Irwan menduga, perantau yang kesulitan ekonomi di negeri orang karena pandemi, diyakini juga akan pulang kampung, tinggal dan berusaha di kampung.

Irwan mengatakan upaya yang dilakukan untuk mengantisipasi agar tidak ada klaster penyebaran baru adalah dengan melakukan pengawasan selektif. Pengawasan akan dilakukan di jalur darat dan laut sementara pintu udara semua yang datang dipastikan harus tes swab.

“Pengawasan selektif ini sudah kita mulai sejak 29 Juni 2020. Pada momentum Idul Adha tetap kita laksanakan,” katanya.

Pengawasan selektif itu akan memeriksa penerapan protokol kesehatan dan pemeriksaan kesehatan secara random, tidak memberhentikan semua kendaraan seperti PSBB.

“Tujuannya agar tetap ada penyaringan yang masuk Sumbar adalah orang yang diyakini sehat. Namun teknisnya tidak lagi seketat sebelumnya,” katanya.

Petugas yang disiagakan di perbatasan juga sudah dikurangi setidaknya setengah dari jumlah personel pada penerapan PSBB.

Sementara di Bandara pemeriksaan dilakukan lebih ketat. Semua penumpang yang turun harus tes swab untuk memastikan kondisi kesehatan.

“Kita minta pemerintah kabupaten dan kota juga terus mengingatkan masyarakatnya, baik yang di kampung maupun baru pulang dari rantau untuk mematuhi protokol kesehatan,” katanya.

Saat ini, penyebaran Covid-19 di Sumbar sudah melandai dalam beberapa minggu terakhir. Penambahan kasus tidak lagi signifikan sementara tingkat kesembuhan makin baik.

Audy dan Mahyeldi Kompak Potong Rambut Bareng hingga Live Instagram

Harianpauh5net.art.blog

2020/07/02 11:30wib

– Bakal Calon Wakil Gubernur Sumbar, Audy Joinaldy dan Bakal Calon Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah kompak memotong rambut secara bersamaan di salah satu tempat pangkas di Kota Padang. Dua sosok tersebut tampil dengan potongan rambut baru dan terlihat lebih fres sebelum mengisi kegiatan Rapat Koordinasi Persiapan Pilkada di Hotel Bumi Minang, Rabu (1/7/2020).

Tokoh Milenial Sumbar ini terlihat lebih fres dan bergaya plontos, sedangkan rambut Wali Kota Padang, Mahyeldi lebih pendek. Kekompakan bikin rambut baru ini tentunya membuat pasangan tersebut tampak lebih kinclong. Dan disana juga terlihat momen keakraban dua tokoh ini.

Ketua Tim Media Audy Joinaldy, Nuzul Amri mengatakan, setiba di bandara rombongan Audy langsung menuju kediamam Wali Kota Padang karena Buya Mahyeldi sudah berjanji ingin pangkas rambut bersama. Di dalam mobil Audy-Mahyeldi juga sempat melakukan live Instagram sembari menyapa warga.

“Audy jemput Buya (Mahyeldi) karena sudah janjian potong rambut bersama. Dari bandara kita jemput buya ke rumah. Habis itu Audy langsung potong rambut sama buya,” jelas Nuzul Amri, Rabu (1/7/2020).

Setelah pangkas rambut, ujar Nuzul Amri, Buya Mahyeldi kembali beraktivitas. Sementara Audy bertemu 150 milenial di Bacarito Kopi. Milenial itu tersebar dari sejumlah daerah, yakni Sawahlunto, Payakumbuh, Solok, Bukittinggi, Padang, serta Pesisir Selatan.

“Sebagian milenial itu ada yang dari IPB, Unand, terus mereka yang ikut lomba-lomba yang pernah digelar Audy,” tandasnya.

Gubernur Sumbar : Randang Masakan Wajib di Minangkabau

Harianpauh5net.art.blog

Padang, 1 Juli 2020

Padang, Infopublik – Sumatera Barat selain terkenal dengan sektor pariwisata yang luar biasa, tak terkecuali kulinernya yang mendunia. Seperti masakan daging yang dimasak dengan berbagai varian bumbu yang dinamai dengan rendang (dalam bahasa asli Minangkabau disebut randang).

Dalam wawancara dengan para chef dari Indonesia yang berpengalaman dan telah mempunyai restoran di negara tempatnya menetap seperti Denmark, Belanda, Quba secara virtual di ruang kerjanya Rabu (1 Juli 2020), Gubernur Sumbar Irwan Prayitno mengatakan bahwa rendang adalah masakan wajib di Minangkabau, karena setiap kegiatan adat, kegiatan keagamaan seperti lebaran dan momen penting lainnya, pastilah rendang jadi hidangan wajib.

“Bukan saya yang menyebutkan, tetapi banyak orang yang menyebut rendang memang lezat,” ucap Gubernur.

Keterkenalan rendang sebagai makanan terenak di dunia telah diakui secara resmi oleh berbagai lembaga internasional yang berkompeten, dan itu bukan sekali, tetapi berkali-kali.

“Rendang adalah adat, rendang adalah budaya bagi masyarakat minangkabau” tutur Gubernur.

Setiap acara adat dan agama di Minangkabau, pastilah rendang menjadi makanan wajib, seperti upacara adat dan acara seremonial lainnya.

Sumatera Barat sendiri dengan berbagai cara juga telah berupaya untuk mempromosikan rendang sebagai makanan khas Minangkabau untuk menjadikan rendang sebagai oleh-oleh baik wisatawan lokal maupun nasional.

Terakhir Gubernur berharap dukungan semua pihak agar kedepan rendang lebih dikenal dunia dengan promosi-promosi yang lebih gencar, baik packaging yang lebih menarik maupun untuk mempertahankan citarasanya yang enak.

Dini Banowati chef berkewarganegaraan Indonesia yang membuka restoran di Denmark menceritakan bahwa rendang adalah pahlawan bagi dirinya dan merupakan masakan andalan di restorannya. (RYH/MMC DiskominfoSB)

DINAS KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA PROVINSI SUMATERA BARAT

Kongsi Covid-19 di Padang Mendapat Pujian

Harianpauh5net.art.blog

Padang – Kongsi Covid-19 yang digagas Pemerintah Kota Padang untuk menangani virus corona di tengah masyarakat mendapat pujian. Kali ini pujian datang dari Kepala Laboratorium Diagnostik dan Riset Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas, Dr dr Andani Eka Putra, MSc. Menurutnya, Kongsi Covid-19 mampu memberi pemahaman kepada seluruh masyarakat.

“Kongsi Covid-19 merupakan upaya untuk mendorong masyarakat agar paham dan teredukasi dengan virus corona,” tuturnya, Rabu (1/7/2020).

Lebih jauh dikatakannya, Kongsi Covid-19 merupakan wahana untuk mengedukasi yang menyasar masyarakat hingga ke akar rumput. Upaya ini diprediksi akan menyelesaikan masalah virus secara tepat dan cepat.

Sementara itu, Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah menekankan bahwa Kongsi Covid-19 telah mulai dibentuk di tiap kecamatan hingga kelurahan. Bahkan beberapa di antaranya menjadi percontohan dan sudah dilaunching beberapa waktu lalu.

“Kita harapkan setelah dibentuknya Kongsi Covid-19 di masing-masing kelurahan dan rukun tetangga (RT) akan mengedukasi, serta warga tidak lagi mengucilkan warga lain yang terpapar virus corona,” kata Mahyeldi.(*)

Pelaku Penganiayaan yang Berujung Meninggalnya Korban Menyerahkan Diri, Ini Kata Kapolresta Padang

2020/07/01 16:17

PADANG – Harianpauh5net.art.blog Pemuda berinisial R (25) yang mengaku sebagai pelaku penganiayaan terhadap almarhum Fadly Arif (35) menyerahkan diri ke Polsek Pauh. Ia menyerahkan diri didampingi pamannya pada Selasa (30/6).

Hal itu dibenarkan Kapolresta Padang, Komber Yulmar Try Himawan di Mapolresta Padang, Rabu (1/7).

“Saat ini pelaku telah ditahan usai diserahkan dari Polsek Pauh ke Polsek Lubuk Begalung. Alasannya karena peristiwa itu terjadi diwilayah hukum Polsek Lubeg,” katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, peristiwa pemukulan yang berujung meninggalnya korban itu terjadi Selasa (30/6) pagi dikawasan Komplek Tangkai Permata Dua, Keluarahan Koto Baru Nan XX, Kecamatan Lubeg, Kota Padang

“Pengakuan awal pelaku, ia bersitegang dengan korban saat hendak pergi bekerja. Karena sakit hari, kemudian tersangka langsung memukul korban sebanyak satu kali hingga terjatuh. Tak sampai disitu saja pelaku juga menginjak korban sebanyak dua kali,” ungkapnya. (*)

Selama Covid-19, Angka Positif Hamil Tidak Melonjak

Harianpauh5net.art.blog

01/07/2020 19:26

Padang – Selama pandemi Corona Virus Disease 19 (Covid-19) warga lebih memilih berdiam diri di rumah. Berkegiatan di dalam rumah. Namun begitu, angka ibu positif hamil justru tidak melonjak.

“Selama pandemi Covid-19 ini tidak terjadi lonjakan ibu hamil di Padang,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang, Feri Mulyani Hamid, Rabu (1/7/2020).

Dijelaskannya, biasanya sebelum terjadi pandemi Covid-19, angka ibu positif hamil mencapai belasan ribu dalam sebulan. Feri Mulyani menyebut, selama pandemi ini angka ibu hamil justru jauh di bawah itu.

“Biasanya sebelum Covid-19 angkanya (ibu hamil) mencapai 18 ribu dalam sebulan, tapi dalam tiga bulan (semasa pandemi) ini tidak ada lonjakan,” tegasnya.

Tidak terjadinya lonjakan ini menurut Kadiskes karena akseptor KB lebih banyak memilih alat KB jangka panjang. Seperti implan dan IUD. Sedangkan akspetor KB melalui suntikan justru tidak banyak digunakan dan biasanya akan terpengaruh karena masa atau jangka waktu penggunaannya yang singkat.

“Kalau akseptor KB suntik tentu akan berpengaruh,” tukuknya.

Sementara itu, Kadiskes menyebut bahwa jumlah positif Covid-19 sempat mengalami penurunan dan bahkan nihil selama lima hari belakangan. Ledakan angka positif terjadi pada Rabu (1/7/2020) ini, dimana ditemukan pasien positif sebanyak 14 orang.(*)

Dr Andani Gagal Paham Mengenai Covid-19

Harianpauh5net.art.blog

01/07/2020

Padang – Kepala Laboratorium Diagnostik dan Riset Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas, Dr dr Andani Eka Putra, MSc menyebut bahwa selama ini terjadi gagal paham mengenai corona virus disease 19 (Covid-19). Menurutnya, gagal paham dan salah kaprah terhadap Covid-19 itu mengakibatkan kesalahan dalam menanangani virus tersebut.

“Masalah utamanya bagaimana cara kita memahami Covid-19. Hampir semua lini, mulai dari masyarakat, aparatur pemerintah, dan tenaga kesehatan gagal paham mengenai virus corona,” tegasnya, Rabu (1/7/2020).

Dr Andani melihat, selama ini terjadi ketakutan dan kecemasan tenaga medis saat menangani pasien Covid-19. Tenaga medis menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) yang berlapis-lapis, sehingga sulit bernafas. Begitu juga saat melakukan penguburan jenazah pasien Covid-19.

“Bahkan ada petugas medis yang meninggal karena sulit bernafas akibat berlapisnya APD yang digunakan,” jelasnya.

Kemudian Dr Andani juga melihat penggunaan cairan disinfektan yang berlebihan dan tidak pada tempatnya. Disinfektan disebar di jalanan. Bahkan ada bilik disinfektan yang cairannya ditembakkan ke tubuh manusia, sehingga nantinya akan berakibat kepada iritasi dan kanker kulit.

“Untuk kulit ada antiseptik, seharusnya disinfektan disebar di gagang pintu, meja, dan tempat yang mudah tertempelnya virus,” katanya.

Padahal, Dr Andani melihat, tahapan pengelolaan pandemi Covid-19 di Kota Padang masih berada di fase pato genesis. Dimana di fase ini kejadian infeksi masih berada di bawah 40 persen. Kasus berat dan kematian masih sedikit, survailance dan diagnostik massif, penanganan awal di rumah sakit, dan pertempuran di lapangan.

“Karena itu, untuk memutus mata rantai ini perlu sosialisasi massif di tengah masyarakat, bagaimana masyarakat patuh mengenakan masker, tes PCR massif semua komponen tanpa Rapid Test, pemberdayaan nagari, dan lainnya, dengan memahami itu semua baru kita bisa bersahabat dengan Covid-19,” pungkasnya.(*)

Wawako Hendri Hadiri HUT Bhayangkara ke-74

Harianpauh5net.art.blog

PADANG – Wakil Wali Kota Padang Hendri Septa menghadiri upacara Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-74, bertempat di aula Markas Polresta Padang, Rabu (01/07/2020).

Upacara penuh khidmat itu diselenggarakan secara virtual dan dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo didampingi langsung oleh Kapolri Jenderal Idham Azis di Istana Negara Jakarta.

Hadir dikesempatan itu, Kapolresta Padang Kombes Pol Yulmar Try Himawan, Kepala Kejaksaan Negeri Padang Ranu Subroto, Dandim 0312/Padang Letkol Arh Nova Mahanes Yudha, dan lainnya.

Wakil Wali Kota Padang Hendri Septa mengatakan, atas nama Pemerintah Kota Padang mengucapkan selamat HUT Bhayangkara ke-74 untuk Polisi Republik Indonesia (Polri).

“Semoga di HUT Bhayangkara ke 74 ini, kepolisian selalu menghadirkan yang terbaik kepada masyarakat, menjadi kebanggaan dan tempat mengadu bagi masyarakat dalam setiap permasalahan yang berkaitan dengan hukum,” jelasnya.

Wawako Hendri menambahkan, atas nama Pemerintah Kota Padang juga mengucapkan terimakasih atas bantuan kepolisian dalam memutus mata rantai penyebaran covid-19 di Kota Padang.

“Alhamdulillah dengan upaya-upaya itu, kasus penyebaran virus corona di Kota Padang dapat terkendali dengan sangat baik. Besar harapan kami, sinergi yang baik antara Pemerintah Kota Padang dan kepolisian ini akan semakin ditingkatkan lagi untuk pembangunan Kota Padang kedepan,” tukuknya.

Sementara itu, Presiden Republik Indonesia Joko Widodo dalam pidato kenegaraannya kembali mengajak seluruh Polri untuk ikut aktif terlibat dan mengajak masyarakat agar disiplin menjalankan protokol kesehatan covid-19.

“Aktif mengawal kelancaran dan ketepatan penyaluran bantuan sosial, menjaga keamanan dan ketertiban agar situasi dan kondisi tetap aman, damai selama pandemi ini,” jelasnya.

Pada peringatan HUT Bhayangkara tahun ini, Polri mengusung tema “Kamtibmas Kondusif Masyarakat Semakin Produktif”. (*)

Wako Mahyeldi; Tingkatkan Imun Tubuh Dengan Berolahraga

Harianpauh5net.art.blog

01/07/2020 19:14

Wali Kota Padang Mahyeldi bersama ASN di lingkungan Pemerintah Kota Padang tampak semangat melakukan senam pagi di halaman parkir Balaikota Padang Aie Pacah. Kegiatan tersebut merupakan agenda rutin mingguan dalam upaya meningkatkan kebugaran ASN.

“Olahraga tentunya membuat tubuh kita sehat dan bugar, apalagi dalam masa masih menghadapi pandemi Covid-19 ini kita perlu meningkatkan imun tubuh. Selain dengan berolahraga, juga dengan mengonsumsi makanan yang bergizi dan istirahat yang cukup”, tutur Wako.

Pada kesempatan itu, Wako Mahyeldi yang didamping Sekda Amasrul tidak bosan mengimbau masyarakat untuk terus menerapkan protokol kesehatan sebagai bagian dari pola hidup baru.

“Kita perlu membuat pertahanan diri agar terhidar dari Covid-19. Memakai masker sudah menjadi bagian dari keseharian kita, mencuci tangan dengan sabun serta menjaga jarak fisik (physical distancing) ketika berinteraksi. Kita berharap upaya ini dapat menurunkan angka penyebaran Covid-19 di Kota Padang. Tidak kalah pentingnya untuk memupuk semangat kebersamaan dan saling bantu”, tutup Wako. (*)

Mau Berkurban saat Idul Adha? Simak Tips Memilih Hewan Kurban!

Harianpauh5net.art.blog

2020/07/01 13:49wib

Berkurban pada saat hari raya Idul Adha disunahkan bagi Muslim. Di tengah pandemi Covid-19, Muslim di Indonesia tetap dapat berkurban, meski tidak ada pemberangkatan calon haji dari Indonesia ke Tanah Suci pada 2020.

Muslim masih memiliki waktu sekitar satu bulan untuk mempertimbangkan apa jenis hewan kurban yang dipilih untuk disalurkan bagi warga yang membutuhkan.

Hal ini termasuk memilih di mana akan menyalurkan daging hewan kurban yang telah disembelih, mengingat Idul Adha 1441 Hijriah jatuh pada 31 Juli mendatang.

Syariat kurban ialah menyembelih binatang ternak yang memenuhi syarat tertent dan dilakukan pada Hari Raya Idul Adha 10 Zulhijah setelah pelaksanaan salat Idul Adha.

Penyembelihan hewan kurban juga dapat dilakukan pada hari-hari Tasyrik, yaitu 11, 12, dan 13 Zulhijah. Berkurban memiliki nilai ibadah sekaligus nilai sosial, semata-mata untuk beribadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Nah, bagaimana memilih hewan kurban yang sesuai syariat agama dan memenuhi syarat kesehatan?

1. Hewan kurban harus dalam keadaan sehat. Hewan kurban tidak cacat seperti buta, pincang, putus ekor, atau memiliki kerusakan pada daun telinga.

2. Hewan kurban tidak memiliki penyakit.

3. Hewan kurban berjenis kelamin jantan dan tidak kurus.

4. Hewan kurban bisa berupa kambing, domba, sapi, kerbau atau unta.

5. Hewan kurban cukup umur. Kambing dan domba berusia di atas 1 tahun. Sapi dan kerbau telah berusia di atas 2 tahun, serta unta berusia di atas 5 tahun.

Sesuai peraturan Menteri Pertanian nomor 114 tahun 2014 tentang pemotongan hewan kurban, pemeriksaan kesehatan dilakukan terhadap setiap hewan yang akan disembelih untuk memastikan hewan tidak terjangkit zoonosis (penyakit pada binatang yang bisa ditularkan ke manusia).

Hewan harus dinyatakan sehat berdasarkan hasil pemeriksaan kesehatan yang dilakukan oleh dokter hewan atau paramedik veteriner di bawah pengawasan dokter hewan berwenang.

Pada prinsipnya, daging kurban disunahkan untuk segera dibagikan dalam bentuk daging mentah setelah disembelih.

Namun, sesuai Fatwa MUI (Majelis Ulama Indonesia) pada tahun 2019 lalu, pembagian daging kurban diperbolehkan (mubah) dalam bentuk olahan dan diawetkan seperti rendang atau kornet, untuk disalurkan ke daerah di luar lokasi penyembelihan.

#HewanKurban #IdulAdha #Kurban

Mahyeldi Tinjau Lapangan Sepakbola FORKAB Nanggalo.

Harianpauh5net.art.blog

2020/06/30 17:34wib

Walikota Padang H.Mahyeldi Ansharullah meninjau pembenahan lapangan sepak bola Forum Olahraga Kurao Berok (FORKAB) kelurahan Surau Gadang Kecamatan Nanggalo selasa 30/6/2020.

Maahyeldi menjelaskan, Selesainya dibenahi lapangan sepakbola FORKAB ini tentu dimanfaatkan untuk berolahraga oleh masyarakat di Kecamatan Nanggalo. Disamping itu akan berdampak kepada ekonomi masyarakat. Makanya disetiap Kecamatan di Kota Padang atau di kelurahan harus punya lapangan sepakbola yang presentatif.

Selanjutnya Walikota Padang Mahyeldi mengatakan, Pemerintah kota Padang sudah lama melakukan pembenahan sarana olahraga di Padang. Sejak saya jadi wakil wali Kota, ketua umum PSP sudah mengalokasikan anggaran untuk pembenahan lapangan tempat berolahraga bagi masyarakat.

Mengingat Kebutuhan tempat berolahraga di Padang belum mencukupi, apalagi penduduk Kota Padang cukup padat. Disamping itu, sarana berolahraga bukan untuk olahraga saja namun digunakan untuk kegiatan sosial kemaasyarakatan, ekonomi kerakyatan katanya.

Walikota Padang H.Mahyeldi memberikan apresiasi kepada tokoh,masyarakat Nanggalo yang telah memberikan dorongan untuk pembenahan lapangan FORKAB ini. Sehingga kedepannya dapat menggerakan potensi masyarakat, dan nantinya lapangan ini diharapkan bisa berstandar Nasional maupun Internasional. Mengingat tanahnya sangat luas dan memadai.

Maka dari itu, diharapakan dukungan masyarakat Nanggalo, melalui Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Padang nantinya dan berlanjut Kementrian Olahraga kiranya dapat menjadi perhatian untuk membangun sebuah stadion yang sangat presentatif”, Ujarnya.

Ketika lapangan ini berpungsi secara baik tentu orang ramai datang berolahraga. Semua potensi masyarakat bergerak, apabila dibenahi lebih baik imbuhnya.

Saat peninjauan tersebut, Mahyledi didampingi Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinnan Amrizal Rengganis, Camat Nanggalo Puji Astomi, Ketua KONI Padang H.Agus Suardi, (ydt) Cantigitours

Wakil Gubernur Sumatra Barat Tebar 12.000 Beragam Jenis Benih Ikan

Harianpauh5net.art.blog

2020/07/01 07:55wib

Padang, – Wakil Gubernur Sumatra Barat Nasrul Abit kembali menyerahkan bantuanrestocking bibit ikan puyu, nila, nilem dan tawes yang jumlahnya mencapai 12.000 ekor.

Ikan tersebut ditebar untuk pelestarian sumbar daya ikan dan memenuhi kebutuhan ikan masyarakat di perairan Kelurahan Kalumbuk, Kecamatan Kuranji, Padang, Selasa (30/6/2020).

Tak dipungkiri, saat ini keberadaan ikan puyu sangat sedikit. Dulu sekitar tahun 1970, ikan puyu sangat banyak ditemukan. Di setiap kali dan rawa, pasti ada ikan puyu. Untuk menjaga kelestariannya, maka Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumatra Barat telah melakukan pembenihan agar ikan ini tetap dapat memenuhi selera kuliner warga Padang.

“Untuk itu, marilah kita jaga kelestarian ikan puyu ini dengan menjaga kebersihan sungai, kali dan selokan dari sampah. Potensi perairan ini dapat menjadi salah satu ketahanan pangan masyarakat di masa pandemi Covid 19,” ucap Nasrul Abit.

Dikatakan, mengonsumsi ikan bagi masyarakat adalah sangat penting. Ikan mengandung protein dan gizi tinggi untuk mencegah gizi buruk dan kekerdilan pada anak (stunting).

“Saya sangat suka makan ikan, apa lagi ikan puyu. Dari kecil saya sering makan ikan puyu yang rasa dagingnya sangat manis dan lezat,” jelasnya.Dia berharap, masyarakat bisa memahami bahwa sumber protein tidak hanya pada daging, namun justru ikan merupakan sumber protein yang melimpah dan mudah didapat dengan melakukan budi daya.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sumatra Barat, Yosmeri juga melakukan restocking atau penebaran bibit ikan di irigasi Banda Kuranji. Bantuan bibit ikan ini diharapkan dapat menambah populasi ikan di Kuranji, sekaligus upaya melestarikan jenis ikan puyu.

“Hal ini merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Provinsi Provinsi Sumatra Barat dan upaya untuk memenuhi konsumsi ikan masyarakat Kuranji. Sila kan masyarakat ambil ikannya, tapi jangan menggunakan racun ataupun disentrum,” ujar Yosmeri.

Sementara Ketua LPM Kelurahan Kalumbuk Anwar, sangat apresiasi kegiatan Pemprov Sumbar tersebut. Pasalnya, setiap kali panen ikan hasilnya selalu digunakan untuk pembangunan masjid.

“Panjangnya aliran irigasi ini sekitar 700 meter di daerah kami. Setiap panen ikan, hasilnya kami sumbangkan ke masjid untuk pembangunannya,” ujarnya. 

Di Masa Covid-19, Prestasi Siswa Jangan Menurun

Harianpauh5net.art.blog

Padang – Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah mengimbau kepada seluruh siswa sekolah untuk tetap mempertahankan prestasi sekolah. Meski di tengah pandemi Corona Virus Disease 19 (Covid-19), siswa diajak untuk meningkatkan kegiatan belajar sehingga seluruh mata pelajaran dapat terikuti dan terpahami secara baik.

“Kita mengimbau Dinas Pendidikan agar jangan sampai dengan adanya Covid-19 ini, prestasi siswa menjadi menurun,” kata Mahyeldi, Selasa (30/6/2020).

Dijelaskan Mahyeldi, suasana pandemi Covid-19 ini merupakan tantangan tersendiri bagi Dinas Pendidikan, guru, dan siswa untuk meningkatkan kembali semangat belajar. Menumbuhkan semangat prestasi di antara siswa sekolah.

“Kita jangan kalah dengan Covid-19 dalam melakukan yang terbaik,” tutur wali kota.

Ditambahkannya, saat ini Pemko Padang tengah mengkaji proses belajar mengajar di pola hidup baru. Pemko menyiapkan sejumlah opsi. Diantaranya melaksanakan proses belajar mengajar di sekolah dengan aturan yang ditetapkan. Atau belajar secara daring.

“Cara belajar menggunakan metoda seperti langsung atau tatap muka, virtual, serta kunjungan lapangan bisa digunakan sekarang,” sebutnya.(*)

Ruang Gerak Warga Berpenyakit Komorbid Dibatasi

Harianpauh5net.art.blog

Padang – Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah meminta agar masyarakat yang berpenyakit komorbid berhati-hati di masa pandemi Covid-19 ini. Selain rentan terpapar virus, juga dapat mengakibatkan kematian.

“Saat ini kita mencoba membatasi ruang gerak warga yang berpenyakit komorbid,” jelasnya, Selasa (30/6/2020).

Komorbid adalah penyakit penyerta, dalam hal ini yakni penyerta penyakit Coviid-19. Penyakit-penyakit komorbid yang dimaksud yakni hipertensi, diabetes melitus, jantung, paru obstruktif kronis, gangguan napas, ginjal, asma, dan kanker.

“Puskesmas yang ada sudah mendata semua warga berpenyakit komorbid, jumlahnya mencapai 11.000 orang,” terang Mahyeldi.

Mahyeldi berharap dengan dibatasinya ruang gerak warga berpenyakit komorbid akan mengurangi jumlah pasien Covid-19. Serta dapat menyelamatkan nyawa warga.

Sementara itu, berdasarkan data dilansir Dinas Kesehatan Kota Padang, tidak terjadi penambahan jumlah pasien positif selama enam hari belakangan ini. Jumlah pasien terpapar Covid-19 berada di angka 506 orang.(*)

Satpol PP Padang Kembali Lakukan Sterilasi Lapak PKL di Trotoar

Harianpauh5net.art.blog

PADANG — Sejumlah titik trotoar yang ada di kawasan Kota Padang disterilkan dari para pedagang kaki lima (PKL) dan pengemudi yang parkir diatas Trotoar pada Selasa, (30/6/2020).

Penertiban ini dilakukan sebagai bentuk tindakan akibat banyak laporan dari masyarakat yang mengeluhkan kondisi trotoar yang sudah bagus.

Pasalnya para pejalan kaki jadi terganggu ketika berjalan di trotoar tersebut. Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Padang Alfiadi, S.Sos, M.M mengatakan, adapun lokasi-lokasi yang menjadi tempat penyisiran antara lain Jalan Khatib Sulaiman, Jalan Veteran, Jalan Jati, Jalan Sawahan, dan Jalan Proklamasi Kota Padang, Sumatera Barat.

“Hasilnya hampir rata-rata seluruh trotoar di gunakan untuk parkir kendaraan roda empat hingga roda dua serta belasan PKL yang kami imbau agar tidak menggunakan dan menyalahi fungsi trotoar. Selain itu, kami juga melakukan penertiban Iklan Pohon serta melakukan pengawasan dan penjagaan perempatan lampu merah dan U-turn (putar balik arah) untuk mengantisipasi agar tidak ada lagi Anjal, Gepeng, Pengemis dan Pak Ogah,” ujar Kasat Pol PP Padang Alfiadi.

Selama penertiban berlangsung tidak ada gesekan yang terjadi antara petugas Satpol PP dengan para pedagang dan pengendara.

“Untuk sementara kita hanya melakukan teguran secara persuasif serta humanis kepada masyarakat yang melanggar, belum ada tindakan tegas yang kami berikan, kedepan jika masih juga melanggar…

Wako Mahyeldi Beberkan Geliat Sektor Perdagangan Kota Padang Pada Masa Pola Hidup Baru Ditengah Pandemi Covid-19

Harianpauh5net.art.blog

30/06/2020 17:31wib

PADANG – Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah membeberkan berbagai hal terkait perkembangan terkini Kota Padang dan upaya Pemerintah Kota Padang dalam menggeliatkan sektor perdagangan pada masa penerapan pola hidup baru di tengah pandemi corona virus disease (Covid-19) yang masih mewabah di Ibukota Provinsi Sumatera Barat itu.

Hal itu disampaikan orang nomor satu di Kota Padang tersebut sewaktu mengisi acara talkshow di Radio Padang FM, Selasa pagi (30/6/2020).

Selama satu jam Wali Kota Mahyeldi pun mengupas berbagai hal sembari diskusi tanya jawab dengan host yang mengangkat tema “Geliat Sektor Perdagangan Kota Padang Pada Masa Pola Hidup Baru Di Tengah Pandemi Covid-19”.

Mengawali penyampaiannya Wako Mahyeldi mengatakan, terkait masalah perekonomian di Kota Padang sebetulnya baik dari sebelum Covid-19 hingga masa transisi pola hidup baru sampai sekarang ini tetap menjadi perhatian pemerintah di Kota Padang.

“Seperti pada masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) contohnya, kita tidak menghalangi baik yang masuk dan keluar Kota Padang. Yaitunya yang membawa bahan pangan atau kebutuhan pokok serta perdagangan. Alasannya, karena kita masih membutuhkan pasokan bahan pangan dan lainnya dari luar Kota Padang bahkan luar Sumbar,” ungkapnya di Radio yang berkantor di Jalan S. Parman No.188 itu.

Selanjutnya perihal kondisi perdagangan Kota Padang di tengah pandemi Covid-19 kata wako, sejak Covid-19 mulai mewabah di Kota Padang memang berpengaruh terhadap sektor perdagangan. Karena selama pandemi itu, lebih kurang tiga bulan lamanya dilakukan pembatasan-pembatasan di sektor perdagangan bahkan penutupan tempat objek wisata dan akses ekonomi lainnya.

“Kita sama-sama tahu Padang merupakan kota perdagangan dan jasa, daerah industri serta komunikasi dan informasi. Diantara ini yang bergerak hanya sektor komunikasi informasi, karena selama pandemi Covid-19 di Padang baik pemerintah dan masyarakat beralih menggunakan teknologi informasi dalam berkegiatan. Termasuk dalam proses belajar mengajar bagi pelajar dan mahasiswa,” tukasnya.

Kemudian itu paparnya lagi, sekaitan terganggunya sektor perekonomian warga kota selama pandemi Covid-19 Pemko Padang telah berupaya memberikan bantuan bagi warga yang terdampak Covid-19. Lebih kurang sebanyak Rp77 miliar dikucurkan baik bersumber dari APBD Pemerintah Provinsi dan Pusat.

“Alhamdulillah, saat ini sektor perkonomian dan perdagangan di Kota Padang mulai kembali bergerak dan menggeliat pasca berakhirnya PSBB tepat 29 Mei 2020 lalu. Seperti pasar-pasar, perhotelan, restoran, cafe, hingga objek wisata serta tempat hiburan dan lainnya telah kita buka. Namun semuanya harus mengikuti protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19. Semua aturan itu mengacu pada Peraturan Wali Kota (Perwako) No.49 Tahun 2020 tentang Pola Hidup Baru Dalam Masa Pandemi Covid-19,” ujar wako.

Lebih lanjut jelas Wako Mahyeldi lagi, alasan Perwako ini diterbitkan yaitu menimbang pentingnya kesehatan dan keselamatan masyarakat di masa pandemi Covid-19. Selain itu juga menimbang jaminan atas keberlangsungkan kegiatan masyarakat di sektor perekonomian, pendidikan, sosial, budaya, keagamaan, transportasi dan pelayanan publik.

“Maka dari itu, kepada kita semua di Kota Padang perlu dilakukan adaptasi melalui perubahan pola hidup baru mengacu protokol kesehatan sesuai Perwako No.49 Tahun 2020. Kita tentu berharap, sosialisasi yang dilakukan dapat berjalan optimal dan semua warga kota dapat mengimplementasikannya. Insya Allah, kita juga tengah menyiapkan Peraturan Daerah (Perda) untuk lebih mempergasnya lagi. Karena ada sanksi bagi yang melanggar nantinya,” jelasnya sembari menyapa hangat para pendengar setia Radio Padang FM.

Lebih lanjut ditambahkan, terkait era penerapan pola hidup baru yang dijalankan di Kota Padang saat ini, tentunya memesankan kepada seluruh warga Kota Padang untuk wajib mentaati aturan prosedur tetap (protap) kesehatan di dalam pandemi Covid-19. Baik itu seperti memakai masker kemana bepergian, cuci tangan pakai sabun/hand sanitizer, jaga jarak dan tingkatkan imun tubuh setiap saat.

“Semuanya demi kita juga, untuk menekan dan mencegah penularan Covid-19,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu Wali Kota Mahyeldi juga didampingi Kadis Perdagangan Andree Algamar dan Kadis Kominfo Rudy Rinaldi.(*)

Kendalikan Limbah Sampah Plastik, Wako Mahyeldi Bagikan 200 Keranjang Daur Ulang di Pasar Alai

Harianpauh5net.artblog

30/06/2020 13:49Wib

PADANG – Wali Kota Padang H.Mahyeldi Ansharullah membagikan sebanyak 200 keranjang belanja hasil daur ulang untuk pembeli di Pasar Alai Padang, Selasa (30/6/2020).

Hadir mendampingi Wali Kota Mahyeldi, Kepala Dinas Perdagangan Andree Algamar, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Mairizon dan Camat Padang Utara Fajar Sukma.

Mahyeldi mengatakan, pembagian keranjang belanja hasil daur ulang dilakukan sebagai upaya untuk mengurangi dan mengendalikan limbah sampah plastik di Kota Padang. Disamping itu, untuk semakin mempertegas Peraturan Wali Kota Padang Nomor 36 Tahun 2018 tentang Pengendalian Penggunaan Kantong Plastik.

“Semoga dengan adanya kegiatan-kegiatan seperti ini akan mampu mengurangi limbah sampah plastik yang ada di Kota Padang. Sehingga akan hadir lingkungan yang lebih bersih, nyaman dan lebih aman bagi warga Kota Padang,” tukuknya.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Padang Mairizon mengatakan, total keseluruhan keranjang daur ulang yang dibagikan sebanyak 1.465 keranjang. 400 keranjang untuk pembeli di Pasar Raya Padang, 200 keranjang di Pasar Alai dan 750 untuk pasar lainnya di Kota Padang.

“Alhmdulillah, 400 keranjang untuk pembeli di Pasar Raya Padang sudah selesai kita bagikan, 200 keranjang untuk pasar alai yang sudah dibagikan hari ini, kemudian 750 lagi akan kita lanjutkan pembagiannya pada pasar Raya Lubuk Buaya, Pasar Ulak Karang, Pasar Banda Buat dan Pasar Belimbing,” ungkapnya.

Mairizon menambahkan, sebanyak 1.465 keranjang yang dibagikan tersebut merupakan hasil produksi dari 10 Bank Sampah Kota Padang yang dibeli oleh CSR perusahaan.

“PT Pelindo II Cabang Teluk Bayur membeli sebanyak 1.185 keranjang senilai Rp. 59.250.000, Bank Nagari Cabang Utama sebanyak 180 keranjang dengan nilai Rp. 9 juta, dan Transmart Padang sebanyak 100 keranjang dengan nila Rp.5 juta,” sebutnya.

Setelah pembagian keranjang di Pasar Tradisional ini, nantinya juga dilaksanakan pembagian tas guna ulang didepan mall/swalayan/minimarket. “Untuk itu sudah ada sponsor dari Basko Grand Mall yang siap memberikan tas gunas ulang secara gratis senilai Rp.6.500.000. Dengan adanya upaya-upaya ini kita tentunya berharap perhatian terhadap pengelolaan sampah di Kota Padang tidak pernah berhenti sehingga akan terwujud Kota Padang yang bersih dan nyaman,” pungkasnya. (*) harianpauh5net.art.blog

Di Padang, 80 Persen Pasien Covid-19 Telah Sembuh

Harianpauh5net.art.blog

2020/06/29 11:37

Padang  – Per 29 Juni 2020, data Dinas Kesehatan Kota Padang yang dirilis di website dinkes.padang.go.id, menunjukkan sebanyak 405 kasus pasien covid-19 atau sebesar 80 persen telah dinyatakan sembuh. Dari total pasien positif yang berjumlah 506 kasus.

Sedangkan jumlah angka kematian (case fatality rate) dari semua kasus positif sebanyak 23 orang atau sebesar 4,5 persen. Angka tersebut dibawah angka nasional 5,2 persen.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang dr. Ferimulyani Hamid, M.Biomed, mengatakan, sisa kasus positif (konfirmasi) Kota Padang berjumlah 78 kasus.

33 kasus diantaranya masih dirawat, 21 kasus isolasi mandiri dan 24 kasus dikarantina.

“Begitu juga halnya dengan jumlah kelurahan yang terjangkit covid-19. Dari 80 kelurahan di semua kecamatan di Kota Padang yang terjangkit covid-19, 49 kelurahan telah bebas covid-19. Tinggal 31 kelurahan lagi yang masih terjangkit,” ujarnya lagi, Senin, 29 Juni 2020.

Ia menambahkan, walaupun demikian, Pemko Padang tetap menggalakkan pemutusan mata rantai penyebaran covid-19 di seluruh kelurahan di Kota Padang yang berjumlah 104 kelurahan.

Dengan membentuk Kongsi Covid-19 berbasis RT/RW di seluruh kelurahan sebagai media partisipasi masyarakat dalam mengkampanyekan protokol kesehatan dan peningkatan kepedulian dan gotong-royong dalam menghadapi wabah covid-19.

“Kongsi Covid-19 tersebut juga melibatkan Universitas Andalas, Forkopimda, dan unsur masyarakat lainnya,” imbuhnya lagi.

Jika Dirujuk ke RSKM Regina Eye Centre Padang, Gunakanlah Antrean Online Via Mobile JKN

Harianpauh5net.art.blog

30/06/2020 11:12

PADANG – Antrean online via Mobile JKN ini menurut Direktur Rumah Sakit Khusus Mata (RSKM) Regina Eye Centre Padang, dr. Miss Berlyanti, MARS sangat membantu dalam mencegah infeksi dan penyakit menular.

Terutama disaat wabah pandemi Covid-19 ini, dimana diharapkan penggunaan tekhnologi informasi secara masif dapat membantu mencegah terjadinya angka kejadian penularan infeksi.

“Dengan penggunaan aplikasi Mobile JKN akan mengurangi waktu tunggu pasien di pendaftaran, mengurangi waktu dan intensitas interaksi karywan dengan pasien sehingga sangat berperan dalam pencegahan infeksi di rumah sakit kami,” ujarnya.

Miss Berlyanti juga mengatakan bahwa dengan diterapkannya antrean online via Mobile JKN ini, RSKM Regina Eye Centre Padang Padang ingin membuktikan bahwa rumah sakit tersebut mampu mengikuti tuntutan perkembangan teknologi di era industri 4.0. Dimana kemudahan dan kecepatan layanan jadi yang utama.

“Meningkatnya pengguna smartphone di kalangan masyarakat memotivasi kami untuk menyediakan sistem antrean online yang terintegrasi dengan aplikasi mobile JKN ini. Khususnya bagi pasien peserta JKN (Jaminan Kesehatan Nasional). Bagi kami, ini memudahkan petugas pendaftaran RS untuk menginput data pasien,” ungkapnya.

Sementara bagi pasien, mereka tidak perlu menunggu lama untuk mendapat pelayanan kesehatan di RSKM Regina Eye Centre Padang Padang. Sehingga hal tersebut mampu menurunkan waktu tunggu dalam mengantre. Sistem antrean pun menjadi lebih transparan serta tersistem dengan baik. Pada Jamkesnews, Miss Berlyanti menjelaskan mekanisme antrean online di rumah sakitnya.

“Pasien mendapatkan rujukan online dari Puskesmas atau Klinik ke RSKM Regina Eye Center Padang, lalu pasien atau keluarga pasien mendaftar antrean online melalui aplikasi Mobile JKN. Pilihlah waktu pelayanan yang sesuai dengan jadwal layanan dan jadwal dokter pada Mobile JKN. Pendaftaran dapat dilakukan 1 hari sebelum hari kontrol atau pada hari kontrol,” jelasnya.

Langkah selanjutnya, lanjut Miss Berlyanti, berkat telah terintegrasinya SIMRS Khanza RSKM Regina Eye Centre Padang dengan aplikasi Mobile JKN, maka pasien yang mendaftar melalui Mobile JKN tersebut akan otomatis terdaftar di SIMRS. Kemudian operator SIMRS akan memverifikasi data pasien dan memberi feedback berupa persetujuan dalam bentuk data reservasi pasien termasuk nomor antrean.

Miss Berlyanti mengaku persiapan untuk integrasi antara SIMRS dan aplikasi Mobile JKN tidak memakan waktu lama, lebih kurang hanya satu minggu setelah pengajuan. SDM RSKM Regina Eye Centre Padang Padang juga sudah mendapat sosialisasi dan pelatihan agar lihai mengoperasikan dan mengintegrasikan antrean online. “Kami juga akan adakan pelatihan secara berulang dan terjadwal untuk meningkat kemahiran,” akunya.(*)

1073 Karyawan Hotel-hotel Berbintang di Padang Ikuti Tes Swab Covid-19

Harianpauh5net.art.blog

2020/06/30 09:08wib

Padang, —Untuk memberikan kenyamanan pada para wisatawan yang berkunjung ke ranah Minangkabau di era new normal, para pelaku wisata sektor perhotelan melakukan tes swab, Senin (29/6/2020).

Kegiatan yang diikuti 23 hotel berbintang di Kota Padang atau sekitar 1.073 karyawan tes swab ini, dimaksudkan untuk memastikan bahwa pelaku dan pelayan pariwisata bebas Covid-19.

“Kita ingin menyatakang wisata kita adalah wisata yang sehat, nyaman dan aman Covid 19, karena itu kita melalukan tes swab bagi semua pelaku usaha perhotelan dan komponen terkait lainnya,” kata Irwan Prayitno, Gubernur Sumatra Barat saat meninjau pelaksanaan tes swab Covid-19.

Jika semua pelaku wisata sehat dan negatid Covid-19, maka tak ada keraguan baik bagi wisatawan yang berkunjung mapun bagi pelaku usaha pariwisata. para wisatawan bisa menikmati semua keindahan alam, budaya dan kuliner di Sumatra Barat yang enak.

Irwan Prayitno juga mengungkap rasa syukur karena hunian hotel mulai menggeliat. Setidaknya ada 50 kamar per hari terisi dan pada hari Minggu tingkat keterisian kamar ini mencapai 80 kamar. Hal ini menandakan kegiatan wisata di daerah kita pelan-pelan sudah berjalan. Dan sosialisasi dan promosi akan terus dilakukan bersama dinas-dinas pariwisata,stakeholder, pegiat dan pelaku usaha terkait lainnya.

“Pariwisata Sumatra Barat itu sehat dan selalu disiplin laksanakan protokol kesehatan Covid 19,” ujarnya.

Sementara General Manajer Pangeran Beach Hotel, Soedjoko mengungkapkan rasa senangnya akan kebijakan Pemprov Sumatra Barat yang telah membuka kembali aktivitas wisata.

“Kami senang dan bangga dengan kebijakan pak gubernur yang cukup cepat memberikan kepastian aktivitas perekonomian daerah. Kami merasa terbantu dan termotivasi juga untuk bergerak cepat memberikan pelayan bagi tamu dan wisatawan yang berkunjung ke Sumatra Barat,” ungkap Soejoko.

Ia juga menyampaikan, pelaksanaan swab ini untuk tahap awal dilaksanakan bagi hotel berbintang. Tapi seiring dengan makin ramainya tingkat kunjunjgan wisata, maka ke depannya tentu semua pelaku usaha perhotelan termasuk hotel melati akan dilakukan tes swab juga.

“Dalam pelayanan di hotel kita selalu menerapkan disiplin protokol Covid 19, pakai masker, cuci tangan, jaga jarak, agar produktif dan aman covid itu berjalan baik sesuai harapan kebijakan pemerintah,” katanya. 

Kejar Target PAD Rp2,5 Miliar, Pemko Padang Buka Kolam Renang Teratai untuk Umum

Harianpauh5net.art.blog

2020/06/15 21:06

PADANG,– Pemko Padang mulai membuka lumbung-lumbung Pendapatan Asli Daerah (PAD), setelah sempat ditutup karena pandemi Covid-19. Salah satunya, Kolam Renang Teratai yang dibuka kembali untuk masyarakat umum.

“Hari ini, Senin (15/6/2020) Kolam Renang Teratai kita buka untuk umum,” kata Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kota Padang, Mursalim Nafis, Senin (15/6/2020).

Mursalim mengatakan, pihaknya menargetkan PAD dari Kolam Renang Teratai sebesar Rp2,5 miliar pada tahun ini. Meski sempat terganggu dengan pandemi Covid-19, dia tetap optimistis target itu dapat tercapai hingga akhir tahun 2020.

“Jika dikalkulasi, setiap hari kita mesti dapat mengumpulkan Rp6-7 juta,” ujarnya.

Untuk masuk Kolam Renang Teratai, pengunjung dikenakan tiket masuk sebesar Rp10.000. Sementara di hari libur seperti Minggu dan hari besar lainnya, tarif masuk naik menjadi Rp12.000. Besaran tarif ini sudah diatur melalui Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1 Tahun 2018 Tentang Ketentuan Umum, Tata Cara Pemungutan dan Penagihan Padak Daerah.

Mursalim mengatakan, pengunjung Kolam Renang Teratai diwajibkan mengikuti aturan protokol kesehatan Covid-19 yang sudah ditetapkan. Penerapan aturan protokol kesehatan di Kolam Renang Teratai dilakukan agar tidak terjadi penambahan klaster baru di Kota Padang.

Setiap pengunjung diharuskan menggunakan masker, menjaga jarak, mencuci tangan, serta mengecek suhu tubuh sebelum masuk. “Pengunjung yang suhu tubuhnya di atas 37,5 derajat Celcius tidak dibolehkan masuk,” kata Mursalim.

Dia menambahkan, di sisi lain, Dispora juga telah membenahi Kolam Renang Teratai. Di kolam ini juga terdapat alat fitness outdoor bagi pengunjung. Halaman dan lingkungan sekitar pun dibenahi agar pengunjung merasa nyaman.

Wako Padang Terima Kunjungan Ketua Pengadilan PTUN

Harianpauh5net.art.blog

2020/06/29 12:52wib

Wali Kota Padang H.Mahyeldi Anshrullah didampingi kepal bagian Hukum Yopi Krislova,

Padang – Kepala Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Padang Yuska Librafortunan menerima Kunjungan ketua Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Padang Fitri Aminah SH.MH di kediaman rumah Dinas Walikota A.Yani senin 29/6/2020.

Maksud kunjungan Ketua PTUN padang ini dalam rangka bersirahturahmi dengan wali Kota Mahyeldi. Karena baru satu minggu menjabat sebagai ketua PTUN di Padang dan sekaligus memperkenalka diri.

Untuk itu, kedepannya terjalin kerjasama dengan pemerintah Kota Padang dalam pelaksanaan tugas atau kegitan di pengadilan Tata Usaha.

Mahyeldi menjelaskan, PTUN merupakan sebagai peradilan administrasi tentu banyak hal yang harus kita sinergikan, dalam hal ini terkait dengan atministrasi. Kemudian untuk kegiatan di Pemko Padang PTUN diikut sertakan. PTUN meruapkan lembaga peradilan sangat besar andilnya untuk membangun Kota Padang.

Fitri Amianh SH.MH kepala Pengadilan Tata Usaha Negara menjelaskan, maksut serta tujuan dari kunjungan ini adalah untuk memperkenalkan diri. Baru satu minggu menjabat sebagai ketua PTUN di Padang. Dan PTUN merupakan sebuah lembaga peradilan di lingkungan Peradilan mempunyai kedudukan di kabupaten atau kota.

Makanya kita perlu menjalin kerjasama dengan pemerintah dimana kita ditugaskan sebagai ketua PTUN ujar Fitri Aminah puteri Ranah Minang kelahiran Bukittingi itu. (ydt)

Semua Hewan Kurban Jenis Sapi Bali yang Masuk Sumbar Harus Dites PCRSemua Hewan Kurban Jenis Sapi Bali yang Masuk Sumbar Harus Dites PCR

Harianpauh5net.art.blog

2020/06/27 14:10wib

Padang, – Dokter hewan dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Sumatra Barat (Sumbar) Idham Fahmi menyarankan seluruh hewan kurban jenis sapi bali yang datang dari luar Sumbar, dites “polymerase chain reaction” atau PCR. Tujuannya bukan untuk memastikan terjangkit Coronavirus Disease 2019 atau Covid-19, melainkan untuk memastikan hewan kurban tersebut aman dan terbebas dari virus jembrana.

Idham menjelaskan, penyakit jembrana yang disebabkan oleh virus jembrana merupakan penyakit hewan menular pada sapi. Sesuai namanya, virus jembranapertama kali ditemukan di Kabupaten Jembrana, Bali pada tahun 1964.

Virus ini bersifat akut dan menimbulkan gejala atau tanda-tanda klinis yang terlihat seperti adanya bercak darah pada kulit. Bahkan, jika tidak ditangani dengan baik, maka akan berujung kepada kematian.

“Mengingat termasuk penyakit strategis, maka harus ditangani dengan baik. Harus (dilakukan) PCR jembrana. Terutama pada sapi jenis bali yang berasal dari luar Sumbar. Tingkat penyebarannya cukup tinggi. Tingkat kematiannya pun sangat tinggi jika tidak diantisipasi sejak awal. Di Sumbar, kasus ini pernah kita temukan pada tahun 2019,” kata Idham kepadaPadangkita.com, Sabtu (27/6/2020).

Sampel Diambil Lewat Darah

Berbeda dengan pengambilan sampel Covid-19, kata Idham, cara pengambilan sampel spesimen untuk mendeteksi kasus penyebaran virus jembrana ini melalui darah.

Darah sapi, lanjut dia, diambil lalu diuji di laboratorium. Jika ditemukan ada sapi yang terinfeksi, maka selain dilakukan pengobatan, sapi tersebut juga harus dipisahkan dari sapi lain atau dikarantina.

“Pengambilan sampelnya melalui darah. Yang jelas, penyebarannya hanya dari sapi ke sapi. Tidak ke manusia,” ujar Idham.

Dijelaskan, di Sumbar sendiri sapi bali yang datang dari luar Sumbar cukup banyak dijadikan sapi kurban. Karena harga yang relatif terjangkau dan bobot karkas (daging) yang lebih banyak.

Diprediksi, pada masa pandemi Covid-19, harga satu ekor sapi bali berkisar Rp14 sampai Rp20 juta per ekor. Jika dibagi tujuh, untuk satu peserta kurban, maka masing-masing Rp2 juta sampai Rp3 juta per orang.

Idham menyarankan, seluruh sapi bali yang masuk ke Sumbar harus dites PCR. “Kita sudah bisa melakukan uji sampel spesimen di Balai Penyidikan dan Pengujian Veteriner Wilayah II Baso. Jika itu tidak memungkinkan, maka hewan yang datang dari luar harus dilengkapi dengan dokumen kesehatan hewan.” 

Bobol Kantor Lurah, Trio Pencuri di Padang Ditangkap Polisi

Harianpauh5net.art.blog

2020/06/29 09:25wib

Bobol Kantor Pak Lurah, Trio Pencuri di Padang Ditangkap Polisi

PADANG- Jajaran Polsek Pauh menangkap tiga pelaku pencurian. Ketiganya yakni Romario (20), Nofrizo (33) dan Yudi Anggere (25) ditangkap karena mencuri di Kantor Kelurahan Piai Tangah, Pauh, Padang, Sumatera Barat (Sumbar).

Kapolsek Pauh AKP Anton Luther mengatakan, pelaku ditangkap setelah polisi mendapat laporan. Dari laporan itu, polisi melakukan penyelidikan dan memeriksa hasil rekaman CCTV di kantor kelurahan.

“Berbekal keterangan saksi dan rekaman CCTV di kantor lurah, polisi mengantongi ciri-ciri pelaku dan melakukan penyelidikan. Usai melakukan penyelidikan, pelaku akhirnya ditangkap,” kata Anton, Senin (29/6/2020).

Anton menambahkan, pelaku ditangkap pada Sabtu (27/6/2020) di tiga lokasi yang berbeda. Dari hasil pemeriksaan sementara diketahui, pencurian itu dilakukan pada 20 April 2020.

Awalnya, kata Anton, polisi menangkap pelaku Romario yang diduga sebagai pelaku utama, namun warga Kampung Duri Binuang Dalam, Pauh tersebut menghilang.

“Dua bulan berselang tepatnya pada akhir Juni 2020 polisi menerima informasi jika pelaku telah pulang dari persembunyian, dan langsung melakukan penangkapan,” kata dia.

Berdasarkan pemeriksaan terhadap Romario, akhirnya polisi mengantongi dua nama lainnya yang terlibat dalam aksi pencurian tersebut.

Pelaku lainnya yakni Nofrizo ditangkap di rumahnya di Piai Tangah, Kelurahan Piai, Kecamatan Pauh. Kemudian Yudi Anggere (25) yang ditangkap di rumahnya di Kelurahan Binuang Kampuang Dalam, Kecamatan Pauh.

Selain menangkap pelaku, polisi menyita barang bukti berupa satu unit TV LCD, satu unit kipas angin, dan satu unit mesin cetak digital (printer).

“Tak hanya di Kantor Lurah Piai, mereka juga diduga telah mencuri di salah satu sekolah madrasah yang ada di Pauh,” kata dia.

Sementara itu, salah satu pelaku mengakui jika uang hasil curian itu digunakan oleh pelaku untuk membeli narkotika.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang Tindak Pidana Pencurian dengan Pemberatan dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara.

Editor : Nur Ichsan Yuniarto

Jadi Bintang Tamu Konten Podcast RRI Padang,Wawako Hendri Septa Ceritakan Perjalanan Karirnya

Harianpauh5net.art.blog

28/06/2020 22:28wib

PADANG – Sosok Wakil Wali Kota Padang Hendri Septa beserta perjalanan karirnya dikupas sewaktu menjadi bintang tamu pada konten Podcast RRI Padang yang membahas biografinya di Studio Podcast RRI Padang, Ahad (28/6/2020).

Wakil Wali Kota yang berpasangan dengan Wali Kota Padang petahana Mahyeldi Ansharullah itu pun ditanyai beberapa hal oleh host cantik kepunyaan RRI Padang, Nadia Auviana.

Memulai tanya jawab, Hendri Septa pun ditanyai banyak hal terutama kapan ia memulai karir politik sehingga sampai menjadi Wakil Wali Kota Padang. Ternyata, dari pengakuannya, putra Anggota DPR RI Asli Chaidir itu pun sebelumnya pernah menjadi anggota DPRD Kota Padang fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) pada periode 2009-2014.

Begitu juga dari perjalanan pendidikannya, suami dari Genny Putrinda itu menamatkan pendidikan menengah di SMP Negeri 2 Padang dan SMA Negeri 2 Padang. Setelah tamat SMA, Hendri melanjutkan pendidikan di luar negeri yakni menjajaki Universitas Swinburne, Melbourne, setara Diploma III dengan gelar Advanced Diploma Business in Accounting.

Kemudian sambungnya, pria kelahiran Padang 6 September 1976 tersebut melanjutkan pendidikan ke Universitas Monash di Melbourne selama tiga tahun, kemudian pindah ke Universitas Central Queensland. Di sini, Hendri menamatkan pendidikan setara Strata 1 dengan gelar Bachelor of Business (Accounting) atau disingkat BBus (Acc).

Setelah itu, untuk mematangkan lagi ilmunya di bidang bisnis, Hendri kuliah Strata 2 di Universitas Deakin, hingga tamat dengan gelar Masters of International Business (MIB).

“Saya tidak pernah menduga bisa menjadi anggota DPRD bahkan sampai Wakil Wali Kota Padang. Semuanya berawal dari impian, namun alhamdulillah berkat usaha dan doa ternyata Allah SWT mengabulkannya,” ungkap ayah dua anak itu.

Lebih lanjut ia mengungkapkan hobinya sebagai pemusik dengan menempati posisi drummer bergabung dengan salah satu grup band dengan warna musik underground.

“Hobby ini mulai saya geluti sejak masa SMA bahkan sampai saat ini. Saya masih aktif ngeband dengan kawan-kawan,” ungkapnya.

Sementara itu untuk posisi jabatan yang ia jalani sebagai Wakil Wali Kota Padang ia siap untuk menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya.

“Insya Allah semoga amanah ini dapat saya jalankan dengan sebaik-baiknya demi Kota Padang tercinta,” pungkasnya. (*)

Ketua Komisi V DPRD Sumbar Muchlis Yusuf Abit meminta, Diknas Sumbar Segera Cari Solusi dari SERVER Rusak

Harianpauh5net.art.blog

2020/06/28 15:41wib

BBDB Sumbar 2020 yang diterapkan oleh Dinas pendidikan provinsi Sumatera barat, untuk penerimaan calon siswa baru SMA dan SMK dengan sistem online ternyata SERVER yang di gunakan tidak bisa diakses alias ( ERROR ).

Banyaknya masyarakat mengeluh lantaran server penerimaan calon siswa baru tidak dapat di akses, persoalan BBDB sumbar 2020 dan menyangkut ribuan calon siswa baru, dinas pendidikan harusnya melakukan antisipasi dengan hal tersebut.

‘’Mestinya setiap hal yang dilakukan diiringi langkah antisipasi, Disdik harus menyiapkan setiap program yang akan diterapkan, ketika sistem online tidak dapat di lakukan, Disdik harusnya memiliki sistem cadangan, sehingga proses pendaftaran calon siswa baru bisa berjalan optimal.

Ketua komisi V DPRD sumbar Muchlis Yusuf Abit meminta, dinas pendidikan provinsi sumtera barat agar melakukan evaluasi menyangkut pendaftaran calon siswa baru SMA dan SMK dengan sistem online, karena server yang digunakan untuk pendaftaran calon siswa baru tidak berjalan dengan baik, dan juga tidak semua daerah terjangkau dengan jaringan internet, seperti di mentawai tidak terjangkau internet.’’ Ungkap Muchlis yusuf

‘’Dengan tidak berjalannya server penerimaan calon siswa baru tersebut, kita komisi V akan surati Disdik, karena menurut informasi kita terima waktu pendaftaran akan di buka lagi pada tanggal 29 juni. Nah ada jaminan apa, Disdik bisa jamin ngk bahwa pendaftaran tanggal 29 juni ini bisa berjalan dengan lancar? Itu yang kita minta kepada disdik pertanggungjawabannya, karena disdiklah yang bertanggungjawab atas semua itu.’’ Kata Muchlis yusuf Abit, kamis 25 /6

Lebih lanjut Muchlis Yusuf Abit mengatakan, nih hp saya tidak berhenti berdering dengan banyaknya laporan masyarakat khususnya orang tua siswa yang mau mendaftar, kata mereka anak kami tidak bisa didaftar sekolah karna server penerimaan siswa baru tidak bisa di akses. Kita juga tidak tau pasti kenapa server tersebut tidak berjalan dengan baik, apakah severnya bermasalah atau ada hal lainnya.’’ Ulasnya

‘’Muchlis Yusuf Abit juga memaparkan, karena masih ada daerah yang belum terjangkau internet seperti daerah mentawai , apa konsep Disdik untuk daerah tersebut ? kata mereka WIFI kita akan pasang, tapi sampai saat ini samasekali belum terealisasi. Ini semua merupakan tanggungjawab Dinas Pendidikan, tapi kok lamban sekali kerjanya, ini menjadi koreksi kita.

Dinas Pendidikan provinsi sumatera barat, harus memberikan keterangan resmi terhadap masyarakat bahwa kondisinya seperti ini, sehingga tidak berakibat buruk untuk disektor pendidikan .’’ (*)

Harianpauh5net.art.blog

Hasil Bola Laga Persahabatan Usia 40 an: New Afz fc Kalahkan Persepal pauh v 8-0

Harianpauh5net.art.blog

Jum’at , 26 / 06 / 2020 16:05WIB


Padang – Tim New Afz fc , yang berlaga tanpa Amin koto , berhasil mengalahkan Persepal pauh v dengan skor 8-0 berkat gol tunggal Pemain New Afz fc dalam laga persahabatan di Stadion kampung dalam pauh v, jum’at sorehari WIB.Penyerang New Afz fc itu menyarangkan bola ke gawang tuan rumah pada menit ke-23 dengan tembakan kaki kanan mengecoh kain cabik Hendry koto , demikian catatan laman resmi federasi sepak bola Persepal pauh v .

Kemenangan itu seolah menjadi pelipur lara bagi New Afz fc . Dalam laga persahabatan degan Persepal pauh v

Tuan rumah sempat hampir memaksa tren buruk Persepal pauh v berlanjut ketika Hendry koto berhasil melakukan umpan terobosan pada menit ke-25 yang disambut tembakan ijan , sayang bola terlalu lemah dan mudah dijinakkan kiper New Afz fc

Pada masa injury time babak pertama penyerang Persepal pauh v , hampir membawa Persepal pauh v unggul ketika menerima bola di tepian kotak penalti dan melakukan tendangan voli memutar, tapi bola masih melambung di atas mistar gawang.

Editor : kain cabik

Penulis : Afrizal khoto

New Afz fc vs Persepal pauh v

Terkait Penanganan Covid-19, Mahyeldi: Dalam Kondisi Apapun, Pemerintah Harus Siap Melayani Masyarakat

Harianpauh5net.art.blog

26/06/2020 17:55wib

PADANG – Terjadinya wabah Covid-19 yang tidak pernah diperkirakan sebelumnya, menunjukkan, bahwa aparatur pemerintah harus siap melakukan penyelenggaraan negara dalam kondisi apapun. “Pengabdian kepada masyarakat tidak saja dilakukan dalam kondisi yang menyenangkan saja, akan tetapi dalam kondisi sulit sekalipun harus tetap dilakukan”, ulas Wali Kota Padang Mahyeldi pada Camat dan Lurah pada acara Evaluasi Kongsi Covid-19 dan Persiapan Pool Test se-Kota Padang di Ruang Bagindo Aziz Chan, Balai Kota Padang, Air Pacah, Jumat (26/6/2020).

Lebih lanjut dijelaskan, upaya pemutusan mata rantai Covid-19 di Kota Padang terus dilakukan. Termasuk pembentukan Kongsi Covid-19 di kelurahan sebagai wadah edukasi masyarakat terkait Covid-19, kesehatan, kepedulian sosial, dan menumbuhkan semangat gotong royong.

“Saya sebagai Wali Kota Padang mengucapkan terimakasih atas kerja keras kita selama ini dalam penanganan Covid-19. Begitu juga, ucapan terimakasih kepada RT/RW dalam pendataan dan penyaluran bantuan. Serta pihak-pihak lain yang ikut berperan aktif dalam penanganan Covid-19 di Kota Padang”, ujar Mahyeldi.

Ia mengatakan, hingga hari ini, 46 kelurahan telah bebas dari kasus Covid-19, dari sebelumnya 80 kelurahan yang terjangkit. Sisa kasus konfirmasi (positif) sebanyak 90 kasus dari total 504 kasus. Dengan rincian; 42 kasus masih dirawat, 22 kasus isolasi mandiri dan 26 kasus dikarantina.

“Adanya penurun kasus dan meningkatnya angka kesembuhan tidak terlepas dari upaya yang dilakukan selama ini. Dan upaya tersebut harus terus dilakukan dan dikembangkan. Untuk itulah peran Kongsi Covid-19 ini kita maksimalkan dalam mengkampanyekan protokol kesehatan. Begitu juga, dengan akan dilaksanakannya poll test Covid-19”, ulasnya lagi.(*)

Narasumber Jumat Berseri,Wako Mahyeldi: Ada Apa Dibalik Pandemi Covid-19

Harianpauh5net.art.blog

PADANG – Wali Kota Padang Mahyeldi didapuk mengisi materi sekaligus memberikan arahan dalam kegiatan Jumat Berseri yang digelar oleh Fakultas Teknologi Industri (FTI) Universitas Bung Hatta (UBH) secara virtual, Jumat (26/6/2020) pagi.

Adapun tema yang diangkatkan kali ini adalah “Ada Apa Dibalik Pandemi Covid-19 ?”.

Mengawali pemaparannya Mahyeldi mengucapkan, atas nama Pemerintah Kota Padang menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada semua pihak yang telah bersinergi dalam mencegah dan menekan penularan virus corona (Covid-19) di Kota Padang sejauh ini. Begitu juga dalam membantu mengantisipasi dampak ekonomi sosial masyarakat akibat wabah tersebut.

“Termasuk dukungan itu dari civitas akademika dan mahasiswa FTI UBH. Baik diberikan kepada pemerintah atau pun langsung kepada masyarakat di Kota Padang. Alhamdulillah, dengan bantuan itu semua perkembangan kasus Covid-19 di Padang dari hari ke hari terus menurun. Begitu juga warga yang terkena dampak bisa terbantu dan keluar dari masalah yang disebabkan oleh virus tersebut,” ungkap wako di ruangan Padang Command Center (PCC) Kantor Balai Kota Padang.

Seperti diketahui, kegiatan melalui aplikasi ‘live zoom’ ini diikuti sebanyak 600 orang lebih dengan terlibat langsung Rektor UBH Prof Tafdil Husni SE, MBA, PhD, Ketua Yayasan, Dekan FTI UBH Dr. Ir. Hidayat M.T, IPM, Ketua Jurusan dan para mahasiswa FTI UBH.

Mahyeldi menyebut, dari beberapa hari terakhir memang terjadi penurunan kasus Covid-19 yang signifikan di Kota Padang. Sementara warga yang sembuh dan sebelumnya dinyatakan positif pun terus terjadi peningkatan. Sehingga, seperti dinyatakan Gubernur Sumbar beberapa waktu lalu bahwa saat ini Padang sudah menjadi zona hijau di Sumbar.

“Alhamdulillah, berkat dukungan semua pihak, sejauh ini kita juga ukup maksimal dalam melakukan ‘tracing’ dan begitu juga ‘swab test’ kepada sebanyak 16.000 orang lebih di Kota Padang. Sebagaimana yang kita swab test itu 90 persen lebih merupakan berstatus Orang Tanpa Gejala (OTG),” tukasnya.

“Kita juga bersyukur, sebanyak 35 kelurahan di Kota Padang yang sebelumnya zona merah telah berhasil kita hijaukan. Sementara dari 12 klaster penyebaran Covid-19 sebanyak 11 klaster telah berhasil diputus. Tinggal klaster pasar raya satu lagi yang sekarang mulai terjadi penurunan,” terangnya menambahkan.

Lebih lanjut wali kota tersebut juga menyampaikan bahwa pihaknya saat ini akan lebih memaksimalkan upaya dengan melakukan swab melalui ‘full test’ ke setiap kelurahan. Tujuannya untuk memastikan para OTG, dan lebih kurang sebanyak 1.700 orang akan diswab melalui Puskesmas terdekat di kelurahan setempat.

“Upaya ini akan memperjelas mana warga Kota Padang yang positif dan mana yang sehat. Bagi yang positif akan dikarantina serta dilakukan pengobatan lebih lanjut,” tuturnya.

Sementara itu, sesuai tema dalam kegiatan Jumat Berseri oleh FTI UBH kali ini, wali kota yang juga seorang da’i itu menyebut, terkait hikmah dan pelajaran yang dapat diambil dalam pandemi Covid-19 sejatinya cukup banyak. Disebutkannya, hal itu juga sesuai dari penggalan ayat di dalam Alquran surat Al Asr yang ayat pertamanya wal asri berartikan demi masa.

“Perlu kita ketahui bersama bahwa makna demi masa itu adalah bahwa dunia ini akan terus terjadi modernisasi yang mengatur dari masa ke masa dengan berbagai perubahan keadaan dan perkembangannya. Salah satunya seperti video conference (vidcon) yang kita lakukan kali ini. Dan ini menguatkan kita yang beralih menggunakan teknologi informasi di tengah kehidupan saat ini,” jelasnya.

Selanjutnya kata wako, hikmah dan pelajaran lainnya yang diambil dari pandemi Covid-19 adalah membenarkan nilai-nilai ajaran dalam Islam terkait pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan serta hal-hal yang baik lainnya. Baik seperti hidup bersih dan anjuran mencuci tangan saat ini yang identik dengan bahagian praktik berwudhu yang senantiasa dilakukan umat Islam sebelum melakukan shalat.

“Begitu juga hikmah lainnya lagi dari adanya wabah Covid-19 ini kita lihat bahwa pada Ramadhan kemarin banyak bapak-bapak yang menjadi imam dalam keluarganya melaksanakan ibadah shalat wajib, shalat tarwih dan shalat sunat lainnya. Begitu juga rasa kebersamaan dan tolong-menolong yang dilihatkan satu sama lainnya.”

“Jadi ini semua membuktikan bahwa di samping musibah yang terjadi juga banyak terdapat hikmah dan pelajaran yang bisa kita petik. Sebagai orang yang beriman mari kita perkuat keimanan kepada Allah SWT yang maha menguasai dan mengatur bumi beserta sekalian isinya,” pungkas Mahyeldi mengakhiri.(*)

Pendaftaran SMA/SMK di Sumbar Diperpanjang Hingga 28 Juni

Harianpauh5net.art.blog

2020/06/26 11:38

Adib Alfikri

 – Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SMA sederajat di Sumatera Barat diperpanjang hingga tiga hari menjadi 28 Juni 2020 agar semua calon peserta didik bisa mendaftar.

“Awalnya 22-25 Juni 2020, diperpanjang menjadi 22-28 Juni 2020,” kata Kepala Dinas Pendidikan Sumbar, Adib Alfikri di Padang, Rabu (24/6/2020).

Ia mengatakan perpanjang itu dilakukan karena kesalahan teknis yang menyebabkan laman pendaftaran secara daring tidak bisa diakses dan calon peserta didik tidak bisa mendaftar.

“Kita berupaya semaksimal mungkin agar calon peserta didik bisa mendaftar pada sekolah pilihannya,” kata dia.

Tim Dinas Pendidikan Sumbar, menurutnya, tengah berjibaku untuk memperbaiki sistem agar laman ppdbsumbar2020.id benar-benar bisa diakses secara maksimal.

“Hari ini memang tidak bisa diakses karena sedang perbaikan. Besok pagi pukul 10.00 WIB sudah bisa diakses lagi,” katanya.

Ia berharap calon peserta didik dan orang tua tidak khawatir karena Dinas Pendidikan Sumbar terus berupaya memberikan kesempatan bagi semua calon peserta didik untuk mendapatkan pendidikan di sekolah yang mereka inginkan.

Sebelumnya kerusakan sistem PPDB Sumbar itu mendapatkan perhatian serius dari DPRD Sumbar. Ketua DPRD Supardi mengatakan semua calon peserta didik berhak untuk bisa mengakses laman itu.

Jika hak itu tidak bisa diberikan karena kesalahan sistem, maka jadwal pendaftaran harus diperpanjang, minimal sepanjang jadwal yang semula ditetapkan.

“Kalau gangguannya tiga hari, maka perpanjangan jadwal pendaftaran PPDB juga harus tiga hari,” katanya.

Ia menilai perpanjangan itu tidak akan bermasalah karena semua kewenangan SMA/SMK berada di provinsi.(*)

Hasil Swab ASN Pemko Padang Banyak Negatif Covid19.

Harainpauh5net.art.blog

26/06/2020 13:30wib

Padang, Info Publik—- Hasil swab Aparatul Sipil Negeri atau ASN Pemko Padang banyak yang negatif covid-19.

Wali Kota Padang Mahyeldi mengatakan dengan banyak hasil swab ASN yang negatif menujukan bahwa ASN Pemko Padang aman dari covid-19.

“Alhamdulillah, dari yang diswab banyak yang negatif, seperti di rumah dinas saya, semua diswab, hasilnya negatif. Di Sekretariat Daerah juga diswab tenggorokan, nyata banyak yang negatif,” kata Mahyeldi, jum’at (26/6/2020)

Mahyeldi mengatakan sudah lebih 16.000 orang di Padang yang sudah jalani swab tenggorokan

Swab tenggorokan ini dilakukan untuk memberi kepastian kondisi masyarakat Padang agar bisa memutus mata rantai penyebar covid-19.

“Ini menunjukan ada keseriusan menutus mata rantai covid-19. Banyak yang positif ini, jangan dilihat postif saja. Banyak positif ini artinya karena kita bekerja,” ungkapnya.
(*)

Pelanggar Perwako No 49 Tahun 2020 Dihukum Kerja Sosial

Harianpauh5net.art.blog

26/06/2020 08:16

Padang, InfoPublik—Dinas Perhubungan Kota Padang mulai melakukan tindakan tegas bagi para pelanggar Perwako Padang No 49 Tahun 2020 di sektor transportasi.

Dalam razia yang dilaksanakan pada Kamis (25/6/2020), Dishub Padang menjaring puluhan pengendara sepeda motor, angkot dan mobil pribadi karena tidak menjalankan protokol kesehatan yang telah diatur dalam Perwako No. 49 Tahun 2020.

Terhadap puluhan pelanggar tersebut, Dishub Padang memberikan sanksi berupa kerja sosial membersihkan fasilitas umum seperti memilih sampah, membersihkan rambu-rambu dan lainnya.

Kepala Dishub Kota Padang Dian Fakri mengatakan razia tersebut bertujuan untuk melihat sejauhmana penerapan protokol kesehatan oleh masyarakat, khususnya di sektor transportasi.

Razia tersebut dilakukan secara mobile di sejumlah titik di Kota Padang. “Ada sekitar lebih kurang 26 orang yang kita kenai sanksi kerja sosial,” sebut Dian Fakri.

Dian juga menyampaikan razia tersebut akan terus dilakukan dengan menyasar titik-titik lainnya di Kota Padang. “Kita berharap, masyarakat dapat semakin peduli terhadap kesehatannya. Karena itu, mari kita lindungi diri kita dan orang lain dengan mematuhi protokol kesehatan,” harap Dian. (MC Padang)

Padang Batasi Penumpang Kendaraan Maksimal 50 Persen

Harianpauh5net.art.blog

2020/06/24 20:16 Wib

PADANG — Pemerintah Kota Padang, Sumatra Barat memberlakukan pembatasan kapasitas kendaraan maksimal 50 persen dari total daya angkut di era normal baru mencegah penularan Corona Virus Disease (Covid-19).

“Mengacu kepada Perwako no 49 tahun 2020 tentang Pola Hidup Baru Dalam Masa Pandemi Covid-19 bagi pengendara yang melanggar akan dikenakan sanksi mulai dari kerja sosial hingga denda dalam bentuk uang,” kata Kepala Dinas Perhubungan Kota Padang Dian Fakri di Padang, Rabu (24/6).

Menurut dia dalam waktu dekat pihaknya akan segera memberlakukan sanksi bagi pengendara yang melakukan pelanggaran bersama Satpol PP dan kepolisian.

Dalam Perwako no 49 tahun 2020 diatur pola hidup baru pada sektor transportasi untuk angkutan umum diatur jumlah penumpang tidak boleh melebih 50 persen dari kapasitas kendaraan.

Kemudian wajib menjaga jarak minimal satu meter dan membuat penanda batas tempat duduk kendaraan. Pemilik kendaraan juga harus membersihkan dan melakukan disinfeksi secara rutin setiap hari.

Berikutnya orang yang mengalami demam, batuk dan pilek dilarang bepergian menggunakan transportasi umum.

Sedangkan untuk kendaraan roda tiga dan dua seperti ojek pengemudi dan penumpang wajib memakai masker dan sarung tangan.

Penumpang ojek juga diharapkan membawa helm sendiri mencegah penyebaran Covid-19. Selanjutnya untuk angkutan bendi atau delman kusir wajib memakai masker.

Sementara untuk kendaraan pribadi selain memakai masker juga wajib menyediakan hand sanitizer.

Setiap orang yang melanggar ketentuan tersebut diberikan sanksi kerja sosial membersihkan fasilitas umum dengan rompi khusus, hingga denda administratif mulai Rp 100 ribu hingga paling tinggi Rp 250 ribu.

Sementara Ketua Organisasi Angkutan Daerah (Organda) Kota Padang Mastilizal menyambut baik kebijakan tersebut sebagai upaya mencegah penularan Covid-19.

Kendati dengan aturan ini membuat angkutan kota tidak bisa membawa penumpang secara penuh namun demi kemaslahatan bersama dapat diterima, kata dia.

Ia menyebutkan saat ini ada sekitar 1.000 angkutan kota di Padang namun akibat pandemi yang masih beroperasi sekitar 250 unit karena sepinya penumpang.

https://harianpauh5net

Anggota DPRD Padang tersebut mengakui sepinya penumpang berdampak pada pendapatan sopir angkot dan pemilik namun pihaknya tidak bisa berbuat banyak karena memang pandemi menghantam semua sektor ekonomi.(*)

Nagari Tageh Rumah Gadang, Mahyeldi: Ini Wujud Kebersamaan dan Gotong Royong

Harianpauh5net.art.blog

25/06/2020 17:58 Wib

PADANG – Warga RW XV Kelurahan Kubu Dalam Parak Karakah, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang berhasil menghadirkan “Nagari Tageh Rumah Gadang”. Kawasan ini resmi diluncurkan sebagai percontohan kampung tangguh di Sumatera Barat, Kamis (25/06/2020).

Hadir pada peluncuran sekaligus peninjauan Nagari Tageh Rumah Gadang ini seluruh unsur Forkopimda Provinsi Sumatera Barat dan Kota Padang. Hadir yaitu, Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit, Kapolda Sumbar Irjen. Pol. Toni Harmanto, Danrem 032/Wirabraja Sumbar, Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah beserta wakil Hendri Septa, Kapolresta Padang dan Dandim 0312 Padang serta jajaran dari unsur Forkopimda lainnya.

Walikota Padang Mahyeldi menyambut baik terobosan yang diprakarsai kepolisian, pemerintah daerah dan kepolisian tersebut. Pasalnya, keberadaan Nagari Tageh Rumah Gadang ini menghadirkan empat item tangguh yang mendorong percepatan kebangkitan dari pandemi Covid-19.

“Ada empat ‘tageh’ atau ketangguhan yang dihadirkan, yaitu tangguh kesehatan, tangguh informasi, tangguh keamanan dan tangguh sosial ekonomi,” kata Mahyeldi didampingi Camat Padang Timur Ances Kurniawan.

Menurut Mahyeldi, di Nagari Tageh Rumah Gadang tersebut ada kongsi – kongsi yang terbentuk. Ada kongsi covid-19, Kongsi UMKM dan Kongsi Pangan.

“Kongsi itu merupakan wujud kebersamaan dan kegotongroyongan dari warga,” ujarnya.

Mahyeldi mengapresiasi, semua komponen yang terlibat dalam memberikan dukungan kepada masyarakat sehingga terwujudnya nagari tageh tersebut. Apresiasi ditujukan ke pihak Polsek, Danramil, camat dan lurah setempat serta dukungan dari Kapolresta dan Kapolda.

“Tentunya kita apresiasi hal ini. Sebab, tidak leas dari dukungan dari kapolsek, danramil camat dan lurah setempat. Apresiasi juga terhadap Kapolda dan pemerintah provinsi yang hadir pada peninjauan kawasan Nagari Tageh Rumah Gadang ini,” ungkap Mahyeldi.

Dia berharap, Nagari Tageh Rumah Gadang ini menjadi contoh bagi masyarakat di kawasan lainnya, khususnya Kota Padang. Sehingga nanti terwujud kawasan serupa yang dinisiasi dari masyarakatnya.

“Kita berharap akan terwujud kawasan serupa di wilayah lainnya di Kota Padang khususnya dan Sumatera Barat umumnya,” ujarnya. (*)

Berikan Banyak ManfaaWako Mahyeldi Apresiasi Aksi Tebar 20 Ribu Bibit Ikan Garing di Pagambiran

Harianpauh5net.art.blog

25/06/2020 15:45

PADANG – Wali Kota Padang Mahyeldi menyambut baik dan memberikan apresiasi atas dilakukannya pelepasan bibit ikan garing sebanyak 20.000 ekor yang dipusatkan di Bandar Ikan Larangan aliran Sungai Batang Jirek di Komplek Pagambiran Permai, Kelurahan Pagambiran Ampalu, Kecamatan Lubuk Begalung (Lubeg).

Pelepasan bibit ikan garing bantuan dari DKP Padang tersebut, dilakukan wali kota didampingi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Guswardi, Camat Lubeg Wilman Muchtar serta Ketua RW/RT dan tokoh masyarakat setempat, Kamis (25/6/2020) pagi.

“Alhamdulillah, ini juga bahagian program kita di Pemerintah Kota Padang bagaimana sungai-sungai yang ada di Kota Padang termanfaatkan dan dikembangkan secara baik. Apalagi saat ini beberapa titik sungai juga dikembangkan menjadi cek dam seperti yang ada di Koto Pulai, Kuranji dan lainnya,” sebutnya.

Maka itu ungkap wako, atas nama Pemerintah Kota Padang sangat menyambut baik dilakukannya penebaran bibit ikan garing di Kelurahan Pagambiran Ampalu kali ini.

“Banyak manfaat didapat. Di samping pembudidayaan ikan garing, juga bisa menjadi objek wisata baru bagi masyarakat setempat. Ini tentu juga bisa membantu ketersediaan kebutuhan ikan garing di Kota Padang. Sehingga juga meningkatkan perekonomian kita,” ungkap Mahyeldi mengapresiasi.

Lebih lanjut orang nomor satu di Kota Padang tersebut mengatakan, pihaknya melalui DKP akan terus melakukan pembudidayaan ikan garing di beberapa titik sungai di Kota Padang. Sebagaimana lebih kurang terdapat 117 titik sungai di Kota Padang.

“Kita berharap, Kota Padang bisa menjadi daerah penghasil ikan garing terbesar nantinya. Karena setiap pekannya juga akan ada para pembeli ikan garing,” tukasnya.

Oleh karena itu imbuh Mahyeldi lagi, dengan adanya pemanfaatan sungai-sungai melalui masyarakat setempat yang juga didukung Komunitas Peduli Sungai (KPS), lurah dan camat setempat, maka tentu sungai menjadi terawat dan termanfaatkan secara baik.

” Saya rasa kegiatan budidaya ikan garing ini bisa menjadi objek wisata yang juga dapat mendorong perekonomian masyarakat setempat. Jadi ini sangat positif dan patut ditiru menurut hemat saya,” ujar Mahyeldi bersemangat.(*)

Semen Padang Hospital jadi Rumah Sakit Pertama Gunakan QRIS

Harianpauh5net.art.blog

2020/06/24 23:23wib

Peresmian pemakaian QRIS Rumah Sakit Semen Padang Hospital, di Bank Indonesia, Selasa (24/6/2020)(Foto: Covesia/ Laila)

Padang – Semen Padang Hospital menjadi rumah sakit pertama di Sumatera Barat yang menggunakan QRIS untuk pembayaran. Artinya rumah sakit ini bisa menjadi contoh untuk mensosialisasikan ke masyarakat bahwa bisa menggunakan QRIS.

“Ada berbagai tugas Bank Indonesia antaranya, menjaga stabilitas nilai rupiah, menjaga inflasi, mengembangkan UMKM. Namun, yang terlihat oleh msyarakat adalah sistem pembayaran. Jadi QRIS adalah metode pembayaran digital yang sudah terintegrasi di aplikasi mobile banking jadi maayarakat dengan mudah menggunakannya,” ungkap Kepala Perwakilan Bank Indonesia Perwakilan wilayah Sumbar, Wahyu Purnama, saat peresmian QRIS Semen Padang Hospital, Rabu (24/6/2020).

Lebih lanjut dikatakan Wahyu kita harus kurangi penggunaan uang tunai. Sebab negara maju ditandai dengan mengecilnya penggunaan uang tunai.

“Sistem baru adalah menggunakan QR code. Ada dua macam QRIS pertama statis, kita yang menginput nominalnya. Qris dinamic sudah ada harganya,” ujarnya.

Disebutkan Wahyu, merchant di Sumbar sudah mencapai 35 ribu yang menggunakan QRIS termasuk Masjid, Pasar Raya, Panti Asuhan dan hari ini Rumah Sakit Semen Padang.

Ini penting diimplementasikan, yang paling banyak di rumah sakit biasanya menggunakan kartu debit, kartu kredit. “Nah kalau HP, kan punya sendiri jadi lebih aman,” imbuhnya.

Kami harapkan semua rumah sakit bisa menggunakan QRIS. Ini bagian dari dunia digital. Ke depan kita tak akan terlepas dari dunia digital. “Kita terbiasa menggunkan zoom, skype, belanja online, pembayaran salah satunya dengan QRIS,” ujarnya.

Ke depan pembayaran di daerah ke retribusi dan parkir akan menggunakan QRIS. “Hp tak hanya untuk sosmed tapi juga pembayaran dan pembelian, ” tutupnya.

Dr Andani: Pada Fase Erupsi Covid, Kematian Bisa terjadi karena Viral Load Meningkat

Harianpauh5net.art.blog

25/06/2020 11:31

Kepala Laboratorium Diagnostik dan Riset Terpadu Fakultas Kedokteran Unand, Dr dr Andani Eka Putra

Dr dr Andani Eka Putra menanggapi dan meluruskan tentang  sebelumnya berjudul “Tak Ada Pasien Meninggal Semata-mata karena Corona”.

Menurut Andani, dalam konsep penyakit, hampir tidak ada yang bersifat mutlak. Hal ini yang harus dipahami benar oleh semua orang.

“Di berbagai kesempatan saya selalu mengatakan bahwa terdapat beberapa fase perkembangan pandemi, yaitu prepatogenesis, patogenesis, erupsi, konvalensi,”

Pada fase patogenesis, kematian masih sedikit dan itu terutama terkait dengan komorbid dan usia. Hampir tidak ada kematian pada fase ini karena Covid. hal ini berkaitan dengan viral load virus yang rendah.

Sebaliknya, pada fase erupsi, sudah terjadi infeksi pada 30-40% populasi dalam satu periode, sehingga kematian bisa terjadi dengan atau tanpa komorbid, karena viral load meningkat. (viral load adalah tolak ukur mengenai sudah seberapa jauh dan cepat penyakit berkembang dalam tubuh yang diketahui lewat jumlah virus di dalam sampel darah-Red).

“Jadi dalam hal ini berita yang mengutip pernyataan saya yang menyatakan bahwa tidak ada pasien meninggal semata-mata karena corona adalah kurang tepat. Sebab dalam konsep penyakit, hampir tidak ada yang mutlak,” ujar Dr Andani. 

Judul artikel berita ini sebelumnya adalah DR Andani: Tak Ada Pasien Meninggal Semata-mata karena Corona

Judul dan isi berita itu kami koreksi karena tidak akurat dalam mengutip dan menyimpulkan pernyataan Dr dr Andani Eka Putra sehingga terlepas dari konteks dan isi berita.

Dengan demikian kesalahan telah kami perbaiki. Terima kasih.

Mahyeldi Sambut Baik Disetujuinya Ranperda Pertanggungjawaban APBD Kota Padang 2019

Harianpauh5net.art.blog

2020/06/24 16:54

Wali Kota Padang H. Mahyeldi Ansharullah menyambut baik dan mengucapkan terima kasih kepada DPRD Kota Padang atas telah disetujui Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Padang Tahun Anggaran (TA) 2019 untuk dijadikan sebagai Perda Nomor 09 Tahun 2020.

Hal itu disampaikan Wali Kota Padang tersebut dalam sambutannya pada Rapat Paripurna DPRD Kota Padang yang beragendakan Penyampaian Pendapat Akhir Fraksi-Fraksi Terhadap Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kota Padang TA 2019 di Ruang Sidang Utama DPRD setempat, Rabu (24/6/2020).

Seperti diketahui, Rapat Paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Syafrial Kani itu mengacu sesuai dengan hasil Rapat Badan Musyawarah (Bamus) DPRD Kota Padang pada 11 Juni 2020 lalu tentang Penjadwalan Kegiatan Kedewanan Masa Sidang II Tahun 2020. Paripurna ini pun diikuti para Wakil Ketua, Sekretaris DPRD Hendrizal Azhar dan anggota DPRD setempat disertai unsur Forkopimda, stakeholder dan pimpinan OPD terkait.

“Atas nama Pemerintah Kota Padang, kami mengucapkan terima kasih kepada pimpinan dan anggota DPRD Kota Padang khususnya terhadap semua fraksi yang telah menyetujui Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kota Padang TA 2019 ini. Alhamdulillah hari ini telah disahkan menjadi Perda,” ungkapnya.

Mahyeldi mengatakan, meski Ranperda ini telah disetujui, pihaknya akan tetap menekankan kepada seluruh OPD untuk dapat memperhatikan dan menindaklanjuti catatan, saran dan masukan yang disampaikan masing-masing fraksi DPRD.

“Maka dari itu, kepada pimpinan OPD terkait mari kita sikapi masukan dan saran yang disampaikan 6 fraksi pada kesempatan ini. Semoga ke depan pelaksanaan APBD Kota Padang akan lebih baik dan maksimal lagi,” imbuhnya.

Lebih lanjut Mahyeldi juga menyampaikan tanggapannya terhadap perihal Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang paling disorot hampir setiap fraksi pada rapat paripurna tersebut. Disebutkannya, untuk segi pendapatan justru dari tahun ke tahun terus terjadi peningkatan. Meski untuk pencapaian target terjadi fluktuasi dari target yang ditetapkan.

“Saya rasa mungkin perlu evaluasi dan pengkajian kembali hal ini oleh Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) bersama DPRD. Khususnya terkait target dan potensi pendapatan di Kota Padang ke depan,” sebutnya.

“Apalagi di dalam pandemi Virus Corona (Covid-19) saat ini, bukan hanya pendapatan, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) juga akan dievaluasi. Sehingga pada tahun 2021 nanti semuanya akan menyesuaikan akibat dari dampak Covid-19 yang juga mewabah di Kota Padang,” ujar wako.

Lebih lanjut kata wako lagi, begitu juga sekaitan dengan upaya penanggulangan kemiskinan di Kota Padang. Pada tahun 2019 lalu sudah melihatkan hasil yang signifikan dengan mampu menekan angka capaian menjadi 8 persen lebih dibanding pada 2014 lalu yang berada di angka 12 persen lebih.

“Alhamdulillah, angka kemiskinan masyarakat Kota Padang terus menurun dan dapat kita tekan melalui berbagai berbagai program dan kegiatan yang kita lakukan. Di samping itu masih banyak lagi yang akan kita evaluasi ke depan, termasuk program-program penguatan Sumber Daya Manusia (SDM) dan lainnya. Ini semua kita lakukan melalui langkah-langkah yang objektiv tentunya, bukan subjektivitas,” ungkapnya.

Di akhir sambutan, Mahyeldi juga menanggapi positif dari beberapa hal dan masukan yang disampaikan fraksi-fraksi DPRD Kota Padang terkait Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD TA 2019.

“Insya Allah masukan yang disampaikan masing-masing fraksi menjadi bahan masukan bagi kita Pemko Padang ke depan. Untuk itu diharapkan melalui OPD terkait dapat menyikapi dan menindaklanjutinya. Sehingga semua dan segala sesuatunya khususnya dalam pelaksanaan APBD Kota Padang saat ini dan ke depan berjalan dengan lebih baik lagi tentunya. Ini semuanya demi kemajuan daerah dan masyarakat Kota Padang yang kita cintai,” pungkas wako mengakhiri.

Ketua DPRD Padang Syafrial Kani mengatakan, meski semua Fraksi di DPRD Padang menyetujui Ranperda dimaksud, namun sejumlah fraksi memberikan catatan dan saran terhadap sejumlah OPD di lingkungan Pemko, terutama OPD yang menghasilkan pendapatan di bawah target PAD yang ditetapkan. (vid)

Mahyeldi: Membangun Bangsa Ini Perlu Kekuatan Fisik dan Mental, Seleksi Paskibraka Momen Tanamkan Nilai Bela Negara

Harianpauh5net.art.blog

24/06/2020 20:10wib

PADANG – Sebanyak 220 calon anggota pasukan pengibar bendera pusaka (Paskibraka) tingkat Kota Padang mulai mengikuti seleksi hari ini, Rabu (24/06/2020). Seleksi ini dilaksanakan dengan mengikuti protokol kesehatan dalam masa pola hidup baru pandemi Covid-19.

Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah saat membuka seleksi Paskibraka ini mengatakan, pelaksanaan seleksi Paskibraka salah satu upaya pembinaan generasi bangsa. Dengan seleksi ini mereka mendapatkan pembekalan cinta tanah air dan semangat bela negara. Membangun bangsa ini perlu kekuatan fisik dan mental.

“Pelaksanaan seleksi Paskibraka dan lomba tata upacara bendera menjadi bekal bagi generasi muda untuk menumbuhkan semangat cinta tanah air dan bela negara,” kata Wako Mahyeldi didampingi Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Mursalim.

Selanjutnya, Mahyeldi mengatakan, di masa pandemi covid-19, kegiatan pembinaan generasi muda diakui sangat minim. Momen seleksi ini bisa menjadi peluang penanaman nilai – nilai bela negara dan cinta tanah air.

“Ini momennya kita menanamkan semangat cinta tanah air dan bela negara karena selama pandemi minim kegiatan seperti sekarang,” ujarnya.

Mahyeldi juga mengapresiasi Kadispora yang menginisiasi penanaman pohon cengkeh di lingkungan kantornya. Hal itu suatu langkah penghijauan dan pemanfaatan lahan kosong.

“Di sela kegiatan dilakukan penanaman pohon. Ini perlu digencarkan agar diikuti instansi lain,” tukasnya.

Sementara itu, Kepala Dispora Mursalim mengatakan, pelaksanaan seleksi dimulai hari ini sampai 27 Juni 2020 nanti.

“Peserta seleksi kali ini ada 220, berasal dari siswa tingkat SLTA se Kota Padang yang masih duduk dikelas XI. Peserta laki-laki terdiri sebanyak 116, sedangkan peserta perempuan 104 orang, partisipasi sekolah yang ikut sebanyak 30 sekolah dengan rincian SMA Negeri sebanyak 18 sekolah, Swasta 4 sekolah, SMK Negeri 4 sekolah, dan SMK swasta sebanyak 4 sekolah. Dalam empat hari ini diharapkan selesai”, kata Mursalim.

Penulis : (Zal)

Bantuan Covid-19 Sudah Rp.77 Milyar Lebih Disalurkan

Harianpauh5net.art.blog

24/06/2020 20:06wib

PADANG – Wali Kota Padang Mahyeldi menyebut, sejauh ini Pemerintah Pusat, Provinsi dan Kota Padang sudah menyalurkan Bantuan Sosial Tunai (BST) Covid-19 untuk masyarakat Kota Padang sebesar Rp.77 milyar lebih, dengan jumlah penerima sebanyak 116.135 Kepala Keluarga (KK) .

Hal itu disampaikan orang nomor satu di Kota Padang itu saat menjadi narasumber di acara dialog khusus ‘Menelisik Peluang Penyelewangan Bantuan Sosial’ di Sumatera Barat di Stasiun RRI Padang, Rabu (24/06/2020).

Wako Mahyeldi merincikan, alokasi BST tersebut bersumber dari Kementrian Sosial (Kemensos) sebesar Rp.17 milyar lebih dengan jumlah penerima sebanyak 28.594 KK, dengan jumlah bantuan masing-masing KK sebesar Rp.600 ribu

Sementara dari Provinsi Sumatera Barat sebesar Rp.16 milyar lebih dengan jumlah penerima sebanyak 13.415 KK, dengan jumlah bantuan sebesar Rp.1,2 juta dan dari Kota Padang sebesar Rp. 44 milyar lebih dengan jumlah penerima sebanyak 74.126 KK dengan bantuan sebesar Rp.600 ribu

“Data penerima BST Kemensos sebanyak 28.594 KK tersebut terdiri dari 18.096 KK dari Basis Data Terpadu (BDT) dan non BDT sebanyak 10.498 KK. Sementara untuk data penerima provinsi dan Kota Padang adalah dari non BDT” jelas Wako yang didampingi Kepala Dinas Sosial Afriadi.

Ia menambahkan, mengingat banyaknya data yang dikumpulkan dalam waktu yang mendesak, tidak tertutup kemungkinan adanya data ganda dan lain sebagainya, untuk itu pihaknya sudah mengirim surat melalui kecamatan dan kelurahan tentang pengembalian dana bagi penerima data ganda.

“Alhamdulillah, dari Rp.44 milyar lebih yang disalurkan Pemko Padang kemasyarakat, sebanyak Rp. 6,5 milyar lebih dana dari penerima data ganda sudah kembali ke APBD Kota Padang, dengan jumlah data ganda sebanyak 8.433 KK. Atas nama Pemko Padang kita ucapkan terimakasih kepada masyarakat yang telah menunjukan kepeduliannya itu,” puji Mahyeldi.

Mahyeldi menambahkan lagi, selain bantuan dari pemerintah, masyarakat Kota Padang juga menerima bantuan dari lembaga-lembaga volentir dan organisasi sosial.

“Secara keseluruhan warga Kota Padang yang terdampak sosial ekonominya akibat pandemi Covid-19 sekitar 145 ribu KK. Sementara yang tercover bantuan pemerintah baru 116.135 KK. Menutupi kekurangan-kekurangan ini, kita dibantu oleh 10 LAZ di Kota Padang, BUMN/BUMD dan para pengusaha yang ada di Kota Padang. Alhamdulillah, bantuan tersebut sudah selesai kita salurkan dan dapat meringankan beban masyarakat Kota Padang,” imbuhnya.

Selanjutnya, bagi masyarakat yang belum menerima bantuan untuk segera melaporkan ke RT/RW setempat. Nanti datanya akan difalidasi oleh kelurahan dan disampaikan kepada dinas sosial.

“Saya juga ucapkan terimakasih kepada seluruh pihak, mulai dari Pemerintahan Kecamatan, Lurah, RT/RW, Babinsa Bhabinkamtibmas dan seluruh pihak yang telah ikut berkontribusi mengawal dan menyalurkan bantuan kepada masyarakat,” pungkas Wako Mahyeldi. (*)

Wako Mahyeldi Sambut Baik Disetujuinya Ranperda Pertanggungjawaban APBD Kota Padang 2019

Harianpauh5net.art.blog

24/06/2020 17:25wib

PADANG – Wali Kota Padang H. Mahyeldi Ansharullah menyambut baik dan mengucapkan terima kasih kepada DPRD Kota Padang atas telah disetujui Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Padang Tahun Anggaran (TA) 2019 untuk dijadikan sebagai Perda Nomor 09 Tahun 2020.

Hal itu disampaikan Wali Kota Padang tersebut dalam sambutannya pada Rapat Paripurna DPRD Kota Padang yang beragendakan Penyampaian Pendapat Akhir Fraksi-Fraksi Terhadap Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kota Padang TA 2019 di Ruang Sidang Utama DPRD setempat, Rabu (24/6/2020).

Seperti diketahui, Rapat Paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Syafrial Kani itu mengacu sesuai dengan hasil Rapat Badan Musyawarah (Bamus) DPRD Kota Padang pada 11 Juni 2020 lalu tentang Penjadwalan Kegiatan Kedewanan Masa Sidang II Tahun 2020. Paripurna ini pun diikuti para Wakil Ketua, Sekretaris DPRD Hendrizal Azhar dan anggota DPRD setempat disertai unsur Forkopimda, stakeholder dan pimpinan OPD terkait.

“Atas nama Pemerintah Kota Padang, kami mengucapkan terima kasih kepada pimpinan dan anggota DPRD Kota Padang khususnya terhadap semua fraksi yang telah menyetujui Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kota Padang TA 2019 ini. Alhamdulillah hari ini telah disahkan menjadi Perda,” ungkapnya.

Mahyeldi mengatakan, meski Ranperda ini telah disetujui, pihaknya akan tetap menekankan kepada seluruh OPD untuk dapat memperhatikan dan menindaklanjuti catatan, saran dan masukan yang disampaikan masing-masing fraksi DPRD.

“Maka dari itu, kepada pimpinan OPD terkait mari kita sikapi masukan dan saran yang disampaikan 6 fraksi pada kesempatan ini. Semoga ke depan pelaksanaan APBD Kota Padang akan lebih baik dan maksimal lagi,” imbuhnya.

Lebih lanjut Mahyeldi juga menyampaikan tanggapannya terhadap perihal Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang paling disorot hampir setiap fraksi pada rapat paripurna tersebut. Disebutkannya, untuk segi pendapatan justru dari tahun ke tahun terus terjadi peningkatan. Meski untuk pencapaian target terjadi fluktuasi dari target yang ditetapkan.

“Saya rasa mungkin perlu evaluasi dan pengkajian kembali hal ini oleh Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) bersama DPRD. Khususnya terkait target dan potensi pendapatan di Kota Padang ke depan,” sebutnya.

“Apalagi di dalam pandemi Virus Corona (Covid-19) saat ini, bukan hanya pendapatan, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) juga akan dievaluasi. Sehingga pada tahun 2021 nanti semuanya akan menyesuaikan akibat dari dampak Covid-19 yang juga mewabah di Kota Padang,” ujar wako.

Lebih lanjut kata wako lagi, begitu juga sekaitan dengan upaya penanggulangan kemiskinan di Kota Padang. Pada tahun 2019 lalu sudah melihatkan hasil yang signifikan dengan mampu menekan angka capaian menjadi 8 persen lebih dibanding pada 2014 lalu yang berada di angka 12 persen lebih.

“Alhamdulillah, angka kemiskinan masyarakat Kota Padang terus menurun dan dapat kita tekan melalui berbagai berbagai program dan kegiatan yang kita lakukan. Di samping itu masih banyak lagi yang akan kita evaluasi ke depan, termasuk program-program penguatan Sumber Daya Manusia (SDM) dan lainnya. Ini semua kita lakukan melalui langkah-langkah yang objektiv tentunya, bukan subjektivitas,” ungkapnya.

Di akhir sambutan, Mahyeldi juga menanggapi positif dari beberapa hal dan masukan yang disampaikan fraksi-fraksi DPRD Kota Padang terkait Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD TA 2019.

“Insya Allah masukan yang disampaikan masing-masing fraksi menjadi bahan masukan bagi kita Pemko Padang ke depan. Untuk itu diharapkan melalui OPD terkait dapat menyikapi dan menindaklanjutinya. Sehingga semua dan segala sesuatunya khususnya dalam pelaksanaan APBD Kota Padang saat ini dan ke depan berjalan dengan lebih baik lagi tentunya. Ini semuanya demi kemajuan daerah dan masyarakat Kota Padang yang kita cintai,” pungkas wako mengakhiri.

Ketua DPRD Padang Syafrial Kani mengatakan, meski semua Fraksi di DPRD Padang menyetujui Ranperda dimaksud, namun sejumlah fraksi memberikan catatan dan saran terhadap sejumlah OPD di lingkungan Pemko, terutama OPD yang menghasilkan pendapatan di bawah target PAD yang ditetapkan. (*)

Harianpauh5net.art.blog

Geram Melihat Kondisi Jalan yang Rusak, Gubernur Irwan Prayitno Bakal Tindak Perusahaan Tambang Ilegal

Harianpauh5net.art.blog

2020/06/23 21:52

Payakumbuh- Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno didampingi Wakil Ketua DPRD Sumbar, Irsyad Syafar meninjau jalan Lintau-Payakumbuh yang kondisinya mulai rusak, Selasa (23/6).

Kedatangan orang nomor satu di Sumbar ini untuk melihat langsung kondisi terkini dari jalan tersebut sekaligus mencari solusi terhadap permasalahan yag ada.

“Keadaan jalan sangat memprihatinkan. Banyak lobang di sana sini. Sementara itu, kegiatan pertambangan terus berjalan tanpa memikirkan dampak terhadap jalur penghubung ini,” ujar Irwan.

Gubernur menginginkan perusahaan tambang yang beroperasi melewati jalur ini bisa berkontribusi juga terhadap perbaikannya.

“Tahun ini anggaran provinsi sudah tersedot untuk penanggulangan covid. Kemungkinan tahun depan kita anggarkan lagi. Untuk sekarang, yang bisa dilakukan mungkin pengerasan jalan saja dahulu. Saya berharap pihak perusahaan ikut andil dalam pengerasan jalan. Jika ingin bertemu dan berkoordinasi dengan Dinas PUPR, kita fasilitasi,” ucapnya.

Irwan Prayitno juga menambahkan, dirinya tidak anti dengan perusahan pertambangan.

“Saya tak anti tambang. Kita tau selama ini perusahaan pertambangan banyak berkontribusi terhadap ekonomi masyarakat. Terutama dari sisi lapangan kerja. Kita hanya minta agar perusahaan yang ada taat aturan dan hukum. Harus punya izin dan patuhi peraturan yang berlaku. Saya akan tindak tegas perusahaan yang melanggar. Jika ilegal, akan segera ditutup dan izinnya dicabut,” tegas Irwan.

Terkait jalan yang rusak karena mobilitas pengangkutan hasil tambang, gubernur mengatakan, “Pihak perusahaan harus mengerti dengan kondisi jalan kita. Jangan membawa muatan yang melebihi kemampuan jalan. Akibatnya ya seperti ini. Jalan jadi hancur dan susah untuk dilewati. Jika memang muatan truk hanya 24 ton, isi sebanyak itu. Ini saya dengar malah sampai 48 ton per-truk, 2 kali lipat dari yang diperbolehkan,” tambahnya sambil geleng-geleng kepala.

Kedatangan gubernur kali ini sebagai pembuka untuk perbaikan jalan lintas tersebut. Minggu depan akan datang tim tekhnis dari OPD terkait untuk evaluasi dan monitoring proyek pengerasan jalan. Turut hadir dalam kunjungan ini Kadis Perhubungan Sumbar, Kadis PUPR Sumbar, Kadis PUPR Payakumbuh serta Walinagari Lintau Buo. (*)

Tiga Korban Kapal Terbalik di Perairan Kota Padang Terus Dicari

Harianpauh5net.art.blog

2020/06/23 21:00wib

Padang,  – Tim SAR (search and rescue) gabungan Kota Padang masih terus mencari tiga korban perahu motor yang terbalik diterjang badai di perairan Kota Padang, Minggu (21/6/2020) lalu. Mereka yang masih dicari ini adalah Yudi, Ari, dan Ihsan. Sementara 10 korban lagi telah dievakuasi dengan selamat, Senin (22/6/2020).

Kepala Kantor SAR Kota Padang, Asnedi menyebutkan, enam personel gabungan yang terdiri dari tim SAR, Pol Airud dan Satrol TNI AL masih berada di laut melakukan pencarian.

“Ada enam orang, dari Basarnas tiga orang, Pol Airud dua orang dan dari Satrol TNI AL satu orang,” ujar Asnedi kepada Padangkita.com melalui sambungan telepon, Selasa (23/6/2020).

Dikatakan, tim gabungan telah mulai bergerak melakukan pencarian dari pukul 07.00 WIB menuju arah selatan dan utara dari lokasi tenggelamnya kapal.

Hingga siang ini, kata Asnedi, belum ada informasi dari timnya soal keberadaan korban. Sementara itu, cuaca cukup mendukung untuk melakukan pencarian.

“Tim masih di lapangan, informasi masih nihil, cuaca juga lagi bersahabat,” kata Asnedi.

Sebelumnya diberitakan, satu perahu motor yang ditumpangi 13 orang terbalik diterjang badai di sekitar Pulau Pisang Gadang Kota Padang pada Minggu (21/6/2020). Para korban itu terdiri dari 10 orang pemancing dan tiga orang awak perahu motor.

Dari 13 orang itu, sepuluh orang telah berhasil dievakuasi dengan selamat, Senin (22/6/2020). Sepuluh orang itu adalah Fikram Mukalik, Taufik Hidayat, Triandika Ananda, Sorono, Efendi Mursalim, Surawan, Alfajri, Suranto, Koda Riadi, dan Yunaidi Yusi. (*)

Facebok

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai