Padang Entaskan 107 Hektare Kawasan Kumuh

25 September 2020 13:52 Pm

RATUSAN kawasan kumuh tumbuh saat Mahyeldi mulai memimpin pembangunan di Kota Padang, Sumatra Barat, pada 2014. Selama lima tahun pembenahan, hasilnya 107 hektare kawasan kumuh bisa ditata dan naik kelas.

“Target selama 2014-2019 sudah bisa dituntaskan. Setelah itu, lima tahun berikutnya, pada 2019-2024, pemkot menargetkan penuntasan penataan kawasan kumuh hingga 122 hektare,” papar Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kota Padang, Tri Hadiyanto, kemarin.

Program yang digulirkan untuk menata kawasan kumuh ialah Konsep 100. Di lapangan, konsep itu diwujudkan dalam bentuk 100% air bersih, 0% kawasan kumuh, dan 100% sanitasi.

Untuk mengentaskan kawasan kumuh, aku Tri Hadiyanto, pihaknya tidak bekerja sendiri. Pemkot Padang berkolaborasi dengan pemerintah pusat, provinsi, badan usaha, dan pemangku kepentingan lainnya. (YH/N-2)

Pantai sebagai Destinasi bagi Keluarga di masa pandemi

Jumat, 25 September 2020

Oleh: Muthia Azizah Malsi
Mahasiswa Jurusan Sastra Daerah Minangkabau

PADANG – Siapa yang tidak tau apa itu pantai? Ya, salah satu destinasi wisata di Sumatera Barat yang banyak dikunjungi oleh wisatawan dalam negeri, suasana yang sejuk dan memberikan kesan yang tenang bagi pengunjungnya, menjadikannya destinasi favorit bagi keluarga yang ingin menghabiskan waktu dengan bersantai.

Banyak keluarga yang berlibur ke pantai hanya ingin menghabiskan waktu dengan keluarga tercinta, teman, sahabat maupun pasangan.

Dengan cara berkemah ataupun hanya berjalan di tepian pantai dan menikmati pemandangan serta angin yang berhembus memberikan ketenangan tersendiri.

Namun sama-sama kita tahu bahwa sekarang kita dihadapi dengan adanya pandemi covid-19. Hal itu tidak menjadi penghalang bagi keluarga-keluarga di Sumatera Barat khususnya Padang. Mereka berfikir dengan berlibur ke pantai mereka merasakan ketenangan dari aktivitas yang membosankan bagi mereka.

Mereka berpikir bahwa berlibur dengan destinasi pantai akan membuat mereka nyaman. Keindahan pantai yang membuat mereka takjub, apalagi dengan keadaan pantai yang bersih dan indah di pandang mata.

Tidak hanya pantai Padang, di Sumatera Barat juga banyak terdapat pantai-pantai yang indah, seperti Pantai Tiram, Pantai Kata, dan Pantai Gandoriah di Pariaman. Yang menjadi destinasi favorit bagi keluarga maupun anak muda yang ingin bersantai.

Bahkan di daerah Pesisir Selatan, Pasaman, Kepulauan Mentawai juga terdapat banyak Pantai yang Indah dan menawan. Hingga membuat siapa saja dapat berkunjung ke Pantai-Pantai terdekat.

Berlibur di saat pandemi pun bagi beberapa orang tidak masalah, namun mereka harus tetap melaksanakan protokol kesehatan yang telah di tetapkan pemerintah. Agar tetap menjaga kesehatan, dan dapat memutus mata rantai dari pandemi ini.

Jadi bagi keluarga yang ingin berwisata tetap harus mematuhi protokol kesehatan. Apakah kamu tertarik berwisata ke Pantai? Ayo berwisata.

Mahyeldi Apapun Kondisinya, Proses Pendidikan Tidak Boleh Terhenti

Kamis 24 September 2020 21:01Pm

Padang , Hraianpauh5net.art.blog-“Pendidikan anak anak kita dalam masa pandemi Covid19 ini tidak boleh terganggu ataupun terhenti. Mereka harus tetap mendapatkan pelajaran sebagaimana mestinya. Kalau kendalanya adalah paket data, maka Pemerintah Kota Padang melalui Diskominfo telah membuat terobosan atau inovasi, yaitu Freenet dan Gebunet”. Demikian sambutan Wali Kota Padang pada saat Launching Program Freenet dan Gebunet di Masjid Darul Huda, Komplek Wirabakti Nanggalo.(24/9/2020)

Freenet adalah penyediaan paket data gratis yang disediakan oleh Pemko mulai dari peralatan sampai paket internetnya. Sedangkan Gebunet, Pemko hanya fasilitasi peralatan awal saja, sementara paket datanya bersumber dari iuran bersama keluarga yang ada di sekitar Masjid atau Mushalla sebanyak Seribu Rupiah perhari.

Selama pandemi ini proses belajar anak-anak harus tetap dilakukan, agar mereka tetap mendapatkan materi pembelajaran yang sesuai dengan kurikulum dan waktu yang tersedia. Keluhan para orang tua tentang tambahan biaya penyediaan data internet akan terjawab dengan kehadiran Program Freenet dan Gebunet ini.

Freenet dan Gebunet, serta wifi gratis ini senantiasa akan kita kembangkan sehingga menjangkau seluruh wilayah Kota Padang. Saat ini telah tersedia wifi gratis di Kantor-kantor Pemerintahan, beberapa Masjid dengan Fasilitas Freenet, selebihnya kita akan lakukan Program Gebunet. Kita akan ketuk hati orang-orang atau perusahaan-perusahaan, sehingga mau mengalokasi kelebihan harta ataupun CSR perusahaan mereka untuk menyediakan Indihome di Masjid atau Mushalla.

Sementara itu Kadis Kominfo Dr. Rudy Rinaldy yang ikut mendampingi Wali Kota mengatakan “ Freenet dan Gebunet ini kedepannya bisa dimanfaatkan untuk akses yang lebih luas, seperti peningkatan ekonomi dengan memanfaatkannya untuk promosi usaha umkm dan usaha ekonomi keluarga lainnya. Dan untuk masa yang akan datang secara otomatis fungsi masjid akan berkembang dari sebelumnya”.

“ Pesan kami dari Pemerintah Kota, mari maksimalkan fasilitas yang ada ini, pastikan semua digunakan untuk kebaikan, dan yang paling penting, selama proses belajar di Masjid dengan wifi gratis ini, harus selalu dijaga protokol kesehatan, harus pakai masker, harus jaga jarak, harus sudah mencuci tangan, kalau perlu sudah berwudhuk sebelum memasuki Masjid”. Tukuk Buya Mahyeldi saat akan mengakhiri kata sambutannya.

Audy Joinaldy Bersyukur Nomor 4, Andre Rosiade: Nomor Urut Tak Penting!

Kamis 24 September 2020 18:22Pm

– Melalui rapat pleno, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Barat tetapkan nomor empat pasangan calon gubernur dan wakil gubernur. Penetapan nomor urut tersebut digelar di Grand Inna Muara Hotel Padang, Kamis (24/9/2020).

Dilakukan penetapan nomor urut dan daftar pasangan calon peserta pemilihan gubernur dan wakil gubernur Sumbar tahun 2020, dengan keputusan KPU Sumbar nomor 64/PL.02.3/Kpt/13/KPU/Prov/IX/2020.

Adapun hasil pencabutan nomor urut sebagai berikut:

1. Nomor urut 1: Ir. H. Mulyadi dan Drs. H. Ali Mukhni

2. Nomor urut 2: Drs. H. Nasrul Abit dan Dr. Ir. H. Indra Catri, M.T

3. Nomor urut 3: Irjend. Pol. Drs. H. Fakhrizal. M.Hum dan Dr. H. Genius Umar. S.Sos, M.S

4. Nomor urut 4: H. Mahyeldi. SP dan Ir. Audy Joinaldy, SPt, MM, IPM, ASEAN.Eng.

Beragam perasaan diungkapkan pendukung para pasangan calon gubernur dan wakil gubernur. Pendukung Mahyeldi-Audy misalnya, yang mendapatkan nomor urut 4 di dalam Rapat Pleno Terbuka Pengundian dan Pengumuman Nomor Urut Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar Tahun 2020 itu, menyatakan kegembiraannya.

Relawan Tim Kemenangan Mahyeldi-Audy bersorak bersama-sama “Urang Minang tau jo Nan Ampek” sembari memegang gambar pasangan calon Cagub dan Cawagub, Mahyeldi-Audy yang bernomor urut 04.

Sebagai informasi, ‘Kato nan Ampek’ adalah aturan yang mengikat bagi Urang Minangkabau dalam berkomunikasi dan mengungkapkan pemikirannya di kehidupannya sehari-hari.

Semakin halus penghayatan seseorang terhadap Kata Yang Empat ini, semakin bernilailah keberadatan orang yang bersangkutan. Sebaliknya, bagi mereka yang tak menerapkan Kato Nan Ampek ini dalam berkomunikasi, semakin rendahlah keadabannya (disebut dengan celaan alias tidak tahu adat).

Sementara itu, Ketua Tim Media Center Audy Joinaldy, Nuzul Amri berharap nantinya di bawah kemimpinan Mahyeldi-Audy Sumatera Barat dapat maju untuk mengejar ketinggalan dari provinsi tetangga.

“Semoga kita dapat kembali mengejar ketinggalan dari tetangga yaitu Riau dan Jambi. Dimana saat ini, dua provinsi tersebut lebih maju dari Sumatera Barat,” harap pria yang disapa akrab Da Jun ini.

Senada dengan tim pendukung Mahyeldi-Audy, tim pendukung paslon Nasrul Abit-Indra Catri, juga menyatakan senang dengan nomor yang didapat.

Hal itu diungkapkan Ketua DPD Partai Gerindra Sumbar Andre Rosiade. Dia mengaku senang dengan nomor 2 yang didapat pasangan calon yang diusungnya itu. Ia mengaku nomor tersebut mengingatkannya pada nomor Gerindra di Pileg dan Prabowo-Sandi di Pilpres.

“Sebenarnya nomor urut ini tak masalah berapapun. Kalau peserta cuma empat, tentu nomor 1 sampai 4. Sekarang NA-IC dapat nomor 2, nomor yang sama dengan Partai Gerindra di Pemilihan Legislatif 2019. Bahkan juga nomor urut Pak Prabowo dan Bang Sandi pada pemilihan Presiden (Pilpres) kemarin,” kata Andre.

Andre menerangkan mengenai nomor urut tak begitu penting. Tapi hal yang paling penting adalah bagaimana program unggulan calon yang diusung Partai Gerindra itu sampai ke masyarakat. Menurutnya, para kader Gerindra harus turun bersama-sama, tidak hanya tim sukses dan pasangan calon saja. Kalau sudah kompak dan turun bersama, kemenangan akan dapat diraih dengan mudah.

“Mungkin akan ada yang mengait-ngaitkan nomor urut 2 dengan Pileg dan Pilpres 2019. Di Sumbar, Gerindra menjadi partai nomor satu dan Prabowo menang telak sampai 86 persen lebih. Bahkan, Andre Rosiade juga nomor urut dua di urutan caleg dan dapat suara yang maksimal,” ujar anggota DPR RI ini sambil tertawa.(*)

Kabur Saat Dibekuk Polisi, Pelaku Jambret Dihadiahi Timah Panas

24 September 2020 12:42pm

– Jajaran Opsnal Polresta Padang kembali membekuk pelaku pencurian di jalan Raya Indarung Kecamatan Lubuk Kilangan, Rabu (23/9/2020) sekitar pukul 20.00 WIB.

Penangkapan pelaku bernama Ji (41) atas laporan polisi Nomor: LP/497/ B/IX/2020/SPKT UNIT III, tanggal 15 September 2020. Kemudian diinformasikan, pelaku telah masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) yang akhirnya berhasil dibekuk di kawasan tersebut.

Namun pada saat ditangkap, pelaku mencoba kabur dari kejaran polisi yang pada akhirnya pelarian pelaku terhenti oleh satu tembakan di bagian kaki kirinya. Kemudian pelaku pun dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk dirawat.

“Terakhir, pelaku melakukan penjambretan di sebuah angkot di kawasan Jalan Pemuda dengan korban berinisial A,” ujar Kasat Reskrim Polresta Padang, Rico Fernanda, Kamis (24/9/2020).

Modusnya, kata dia, rekan pelaku berinsial Dn (terlebih dahulu ditangkap) berupaya mengalihkan perhatian korban dengan cara pura-pura mengggeser bangku serap yang ada di depan korban. Sementara rekannya bertindak sebagai eksekutor.

“Dalam aksinya, pelaku berhasil membawa kabur satu unit handphone android merk OPPO A31 warna hitam milik korban,” terang Rico.

Berdasarkan informasi dari rekannya Dn, akhirnya pelaku berhasil dibekuk di kawasan Indarung. Namun terhadap pelaku terpaksa diberikan tindakan tegas dengan tembakan terukur di bagian kaki kirinya, karena mencoba kabur.

“Dari keterangannya, pelaku mengaku telah beraksi di 17 TKP dan rata-rata yang menjadi sasarannya ialah ibu-ibu,” tandanya.

Diberitakan sebelumnya, rekan pelaku berinisial Dn (39) lebih dulu ditangkap pihak kepolisian di kawasan Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang, Selasa (15/9/2020). Pelaku ini juga terpaksa ditembak polisi karena berupaya kabur.

Pelaku juga merupakan residivis atau beberapa kali keluar masuk penjara. Bahkan dalam beraksi, satu di antara korbannya meninggal dunia usai dijambret dan itu terjadi di Kecamatan Padang Timur pada 27 Agustus 2020 lalu.(*)

Ada Enam Titik Lokasi Banjir di Kota Padang, Dua Lokasi Diantaranya Terjadi Pohon Tumbang

Rabu 23 September 2020 18:53Pm

— Akibat curah hujan dengan intensitas cukup tinggi dan merata terjadi di Kota Padang, Rabu (23/9/2020) yang terjadi sejak pukul 12:30 WIB hingga pukul 16:54 WIB, beberpa lokasi kembali dilanda banjir.

Setidaknya, sekitar enam titik banjir terjadi di Kota Padang. Pertama kawasan Pasar Baru Kelurahan Cupak Tangah dekat kantor Lurah, ketinggian banjir sekitar 30 cm. Kedua, Komplek Jondul Rawang, Kelurahan Rawang, Kecamatan Padang Selatan dengan ketinggian sekitar 70 cm.

Ketiga, kawasan Koto Teluk Kabung, Kecamatan Bungus Tekuk Kabung dengan ketinggian air sekitar 50 cm. Keempat, Jalan Raya Kuranji-Belimbing dekat MTSN 5, ketinggian air lebih kurang 50 cm. Kelima, Kawasan Sungai Pisang, ketinggian air mencapai 50 cm. Keenam kawasan Villa Bukit Gading dekat RSUD dengan ketinggian air 50 cm.

Selain banjir, pohon tumbang akibat hujan deras juga terjadi didua titik di Kota Padang. Pohon Tumbang di kawasan Lubuk Paraku yang sudah ditangani oleh RBR1 dan Pohon Tumbang di kawasan Rimbo Tarok, Kecamatan Kuranji.

Terkait hal itu, Kepala Pelaksana BPBD Padang, Barlius saat dihubungi harianhaluan.com mengatakan, pihaknya telah menurunkan anggota ke sejumlah titik terjadinya banjir dan pohon tumbang dengan bekerjasama dengan instansi terkait.

“Sejumlah anggota dari BPBD Padang sudah dikerahkan ke lokasi dengan bekerjasama dengan pihak Basarnas dan relawan kebencanaan,” terang dia.

Ditambahkannya, dihimbau kepada warga agar tetap waspada. Karena dari bulan September ini hingga Desember nantinya diperkirakan cuaca akan buruk dan tidak menguntungkan.

“Warga diminta waspada. Jika keluar rumah supaya hati-hati melewati lokasi yang rawan terjadi banjir ataupun longsor,” tandasnya. (*)

Hujan Deras, Banjir Hantam 5 Kecamatan di Padang, 500 Rumah Terendam

23 September 2020 18:47Pm

PADANG, HarianPauh5net.art.blog– Akibat hujan dengan intensitas cukup tinggi sejak siang hingga sore, Rabu (23/9/2020), sejumlah titik di Kota Padang, Sumatera Barat mengalami banjir.

Banjir menggenangi rumah warga dan mengganggu jalur transportasi dengan genangan air berkisar 50-70 centimeter.

Tercatat ada lima kecamatan yang mengalami banjir yaitu Pauh, Bungus Teluk Kabung, Nanggalo, Kuranji, Koto Tangah dan Padang Selatan.

Di Pasar Baru, Pauh diperkirakan genangan air mencapai 30 centimeter, Jondul Rawang, Padang Selatan mencapai 70 cm, Teluk Kabung 50 cm, Jalan Raya Kuranji 50 cm, Sungai Pisang 50 cm dan Villa Gading 50 cm.

“Akibat hujan deras sejak siang hari hingga sore, ada sejumlah titik di Padang yang mengalami banjir,” kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Padang, Sutan Hendra yang dihubungi Kompas.com, Rabu (23/9/2020).

Sutan mengatakan genangan air menyebabkan sejumlah rumah warga terendam air dan akses transportasi menjadi terganggu.

500 rumah terendam

Diperkirakan ada sekitar 500 rumah warga yang terendam dan sekitar 20 kepala kepala keluarga terpaksa dievakuasi.

Hingga saat ini pukul 17.00 WIB, hujan masih mengguyur di Kota Padang dan warga diminta untuk waspada.

“Saat ini, kita masih siaga untuk menjaga kemungkinan yang ada dengan stand by petugas dan peralatan seperti perahu karet,” kata Sutan.

Jalan Lalu Lintas Padang – Pessel Sementara Terputus

Rabu September 2020 23 15:17pm

Akses jalur lalu lintas dari Padang menuju Pesisir Selatan pada rabu (23/9) pukul 14.00 WIB terputus. Kondisi ini akibat adanya titik longsor di kawasan Kelok Jariang sebelum perbatasan Padang – Pesisir Selatan.

Longsor menimbun sebagian badan jalan sehingga jalan tidak bisa dilalui. Informasi yang kami terima dari warganet yang berada di lokasi kejadian saat ini alat berat sudah bekerja membersihkan material longsor.

Bagi Dunsanak yang akan melakukan perjalanan dari Pesisir Selatan menuju Padang atau sebaliknya sebaiknya ditunda dulu sampai pembersihan material longsor selesai.

Berikut video terkini longsor di Kelok Jariang, perbatasan Padang – Pesisir Selatan yang dikirimkan saudara Yuda Pramata.

Curi Motor di Pasar Raya Padang, Warga Air Camar Ditembak Polisi Saat Ditangkap

Rabu 23 September 2020 12:08Pm

Berita Kota Padang dan Berita Sumbar terbaru: DEP, 34 tahun, warga Air Camar, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang ditangkap polisi setelah mecuri sepeda motor

– Seorang pria berinisial DEP, 34 tahun, warga Air Camar, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang ditangkap polisi setelah mecuri sepeda motor yang terparkir di Pasar Raya Padang.

Kasat Reskrim Polresta Padang Kompol Rico Fernanda mengatakan, motor yang dicuri pelaku tersebut terparkir lengkap dengan kunci, di samping gedung Sentral Pasar Raya (SPR) Padang, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang. Pelaku melancarkan aksinya pada Kamis (1/8/2020) lalu, sekira pukul 19.40 WIB.

“Pelaku ini pergi kencing (buang air kecil) di belakang SPR itu, dia melihat ada motor yang terparkir lengkap dengan kuncinya. Karena ada kesempatan, dibawalah oleh pelaku,” kata Kasat Reskrim Polresta Padang Kompol Rico Fernanda, Rabu (23/9/2020).

Pelaku, lanjut Rico, berhasil diamankan polisi di Simpang Air Mati, Aur Duri, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang, Selasa (22/9/2020) sekira pukul 20.00 WIB. Dia diamankan berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/543/K/VIII/2020/SPKT UNIT II, tanggal 02 Agustus 2020.

“Kita dapat informasi dari warga terkait keberadaan pelaku, kita lakukan pengecekan dan benar pelaku berada di sana. Lalu kita langsung melakukan upaya paksa,” kata Rico.

Saat dilakukan penangkapan, kata Rico, pelaku melakukan perlawanan dan berusaha melarikan diri dari kejaran petugas. Sehingga, polisi melakukan tindakan terukur dengan melakukan tembakan ke kaki kiri pelaku untuk melumpuhkan pelaku.

Dari tangan pelaku, polisi mengamankan satu unit sepeda moto beserta kuncinya sebagai barang bukti. Pelaku pun dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk mendapatkan perawatan medis, berikutnya digiring ke Mapolresta Padang.

“Setelah mencuri, pelaku ini memakai motor tersebut untuk kesehariannya,” ujar Rico. 

Raih Opini WTP 5 Tahun Berturut-turut,Pemko Padang Terima Penghargaan dari BPK

Selasa 22 September 2020 23:07pm

PADANG – Berkat kesuksesan meraih dan mempertahankan opini wajar tanpa pengecualian (WTP) sebanyak 5 kali berturut-turut, Pemerintah Kota Padang kali ini diganjar penghargaan bergengsi dari Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK).

Penghargaan itu diumumkan dan disampaikan secara virtual oleh Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati dalam Rapat Kerja Nasional Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pemerintah Tahun 2020 yang diikuti beberapa kepala daerah kabupaten/kota dan kementerian/lembaga di Indonesia yang mendapat penghargaan tersebut, Selasa (22/9/2020).

Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah usai pengumuman penghargaan menyampaikan, atas nama Pemerintah Kota Padang tentu sangat menyambut baik dan menyampaikan terima kasih atas dukungan semua pihak, terutama kepada BPK yang telah melakukan audit terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Pemko Padang tiap tahunnya. BPK juga memberikan semacam masukan dan hal-hal terkait apakah semuanya sudah sesuai dengan ketentuan tertentu.

“Kita patut bersyukur atas penerimaan penghargaan ini. Alhamdulillah dari Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) terhadap LKPD di 2019 kita kembali mendapatkan opini WTP dari BPK. Dan hari ini kita menerima penghargaan dari BPK karena telah meraih opini WTP 5 tahun berturut-turut. Sebagaimana untuk Kota Padang sendiri sebetulnya sudah mendapatkan opini WTP sudah 7 kali dan 6 kali berturut-turut,” ungkap Mahyeldi usai menyaksikan pengumuman penerimaan penghargaan lewat virtual itu dari Gedung Putih Kediaman Resminya, Selasa (22/9/2020).

Wako juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada SKPD terkait serta seluruh SKPD di lingkungan Pemko Padang yang mampu dengan baik menyelesaikan penyajian laporan keuangan.

“Khususnya BPKAD dalam menyajikan laporan keuangan secara keseluruhan. Sehingga memberikan hasil yang sangat-sangat positif bagi kita ke depan untuk terus dipertahankan,” imbuh wako dalam kesempatan itu didampingi Sekda Amasrul, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Edi Hasymi serta beberapa kepala OPD terkait di Pemko Padang.

Sementara itu Kepala BPKAD Kota Padang Budi Payan menyebutkan, indikator dari pemberian penghargaan tersebut dilandasi laporan keuangan yang baik dari Pemko Padang yang setiap tahunnya diaudit oleh BPK terkait LKPD.

“Alhamdulillah, sejak di bawah kepemimpinan bapak Wali Kota Mahyeldi setiap tahunnya itu kita terus mendapatkan opini WTP dari BPK terkait LKPD. Kita tentu berharap dengan pemberian penghargaan ini kita di Kota Padang juga bisa menerima apresiasi berupa dana insentif daerah (DID) dari Pemerintah Pusat,” imbuhnya.

Sementara itu dalam sambutan dan arahannya Menkeu Sri Mulyani mengatakan, pada kali ini terjadi kenaikan opini WTP atas LKPD pemerintah daerah (Pemda). Dimana pada 2019, LKPD yang mendapat opini WTP adalah sebanyak 486 dari 542 LKPD atau sebesar 89,7 persen.

“Pemda yang mendapat opini WTP terdiri dari 34 pemerintah provinsi, 87 pemerintah kota dan 365 pememerintah kabupaten. Dibandingkan dengan 2018, keberhasilan Pemda yang mendapat opini WTP atas LKPD meningkat 7,9 persen,” sebut Sri Mulyani.

Sri Mulyani menyebutkan, peningkatan yang terjadi tersebut menunjukkan indikator semakin meningkatnya tata kelola, tidak hanya dalam mengelola barang milik negara (BMN), tetapi juga dalam menjalankan fungsi dan tugas dan tanggung jawab pemerintahan.

“Saya berharap capaian tersebut akan terus dipertahankan dan ditingkatkan,” ujar Menteri perempuan tersebut.

Lebih jauh Sri Mulyani juga mengingatkan kepada kementerian/lembaga dan Pemda yang belum mendapatkan opini WTP, agar bisa melakukan langkah-langkah yang efektif dan bisa terukur dalam menyelesaikan temuan-temuan dan menindaklanjuti rekomendasi BPK secara bersungguh-sungguh dan komprehensif.

“Dengan demikian, pengelolaan keuangan negara di masing-masing kementerian/lembaga dan Pemda dapat memperoleh WTP pada 2020 dan hal ini akan menggambarkan tata kelola dan komitmen seluruh kementerian lembaga dan Pemda di Indonesia,” ucapnya.

Kantor Cabang BRI Padang Ditutup Setelah Karyawan Positif Corona, Layanan Unit Tetap Buka

Selasa, 22 September 2020 14:35   

Tampak depan Kantor Cabang BRI Padang

PADANG,Harianpauh5net.art.blog – Puluhan karyawan BRI Kanwil Sumatera Barat (Sumbar) dan Cabang Padang positif Covid-19.

Pemimpin Wilayah BRI Padang, Wahju Hidajat mengatakan, BRI telah melakukan langkah antisipatif dengan melakukan koordinasi bersama dengan Dinas Kesehatan dan Satgas Covid-19.

• Bank BRI Jadi Klaster Baru Covid-19 di Padang, Gugus Tugas Sumbar Minta Layanan Ditutup

Ia menambahkan, BRI terus melakukan koordinasi dan pemantauan secara intensif bagi pekerja yang melakukan isolasi mandiri sesuai dengan protokol kesehatan.

“Kantor Wilayah BRI Padang dan Kantor Cabang BRI Padang untuk sementara tidak beroperasi sebagai upaya pencegahan dan pengendalian yang dilakukan. Tiga hari sesuai arahan Gugus Tugas,” tambah Wahju Hidajat.

Dalam memudahkan akses layanan perbankan, lanjutnya, nasabah dapat mengunjungi kantor BRI Unit terdekat.

• BREAKING NEWS: Muncul Klaster Bank BRI di Padang, 74 Karyawan Positif Corona

Serta juga dapat bertransaksi melalui internet banking BRI dan BRIMO serta jaringan e-channel, e-banking dan juga agen-agen BRILink yang tersebar di wilayah Kota Padang.

“BRI berkomitmen untuk mengutamakan keselamatan pekerja dan nasabah (people first) dalam menjalankan operasional layanan perbankan,” jelas Wahju Hidajat. (*)

Kantor Cabang BRI Padang

Agar Tidak Terpapar Covid-19, Sering Bersihkan Nasofaring

Selasa 22 September 2020 14:32PM

Padang , Harianpauh5net.art.blog–

Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah ternyata sudah enam kali merasakan tes swab. Seluruh hasil swab itu dinyatakan negatif dari Corona Virus Disease 19 (Covid-19).

“Saya baru mengetahui bahwa virus ini menempel di nasofaring (bagian belakang hidung, atas tenggorokkan),” aku Mahyeldi di depan seluruh pimpinan BUMN/D, instansi, sektor swasta dan organisasi masyarakat di Sumbar saat Malam Apresiasi Partisipasi Aktif Penanganan Dampak Covid-19, di Hotel Grand Zuri, Padang, Senin (21/9/2020) malam. 

Wali Kota menyebut, sejak mengetahui virus Corona dapat menempel di bagian nasofaring, Mahyeldi rajin membersihkannya. Salah satunya dengan cara memasukkan air ke dalam hidung menjelang berwudhu.

“Menjelang melakukan tes swab, saya masukkan air ke hidung, alhamdulillah hasilnya negatif, mudah-mudahan negatif terus, insyaallah,” sebut Mahyeldi.

Wali Kota Padang mengajak warganya untuk tetap menjaga kebersihan. Terutama membersihkan nasofaring dengan terus membasahinya dengan air bersih.

Selain itu, Mahyeldi juga mengajak warga untuk menjaga kebersihan tangan. Memastikan tangan selalu tetap terjaga bersih. Karena itu, wali kota mengharapkan di fasilitas publik selalu disediakan cuci tangan dan hand sanitizer.

“Pastikan tangan dalam keadaan bersih sebelum memegang wajah dan akan makan,” kata Mahyeldi.

Menggunakan masker, menjaga jarak dan meningkatkan imun tubuh merupakan protokol kesehatan yang wajib dilaksanakan oleh warga di masa pandemi ini. Daya tahan tubuh mesti diperkuat agar tidak terinfeksi virus Corona.

“Dan paling utama adalah berdoa dan bermohon kepada Allah agar diberi perlindungan,” pesan Mahyeldi.

Pemko Padang Terima Bantuan 1 Unit Bus Tranportasi Kesehatan dari Bank Mandiri Syariah

Selasa 22 September 2020 14:06PM

PADANG – Dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada warga Kota Padang khususnya di bidang kesehatan, Pemerintah Kota Padang kali ini ikut didukung oleh PT Bank Syariah Mandiri (BSM) atau Bank Mandiri Syariah.

Satu unit mobil bus untuk transportasi pasien diserahkan pihak BSM kepada Pemko Padang yang diperuntukkan kepada Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Rasidin Padang.

Penyerahan mobil bus itu diterima Wali Kota Padang Mahyeldi dari Regional CEO BSM Sumatera II Deddy Suryadi Darmawan didampingi Area Manager BSM KC Padang, Azhar. Selanjutnya Wali Kota Mahyeldi menyerahkannya kepada Direktur Utama (Dirut) RSUD dr. Rasidin, dr. Erlin.

Wali Kota Mahyeldi dikesempatan itu menyampaikan, atas nama Pemerintah Kota Padang dan warga Kota Padang tentu bersyukur dan mengucapkan terima kasih kepada Bank Mandiri Syariah atas penyerahan bantuan mobil bus yang mampu mengangkut puluhan penumpang tersebut.

“Ini mungkin sejarah baru bagi Bank Mandiri Syariah dan juga kita di Pemko Padang khususnya RSUD dr. Rasidin. Kenapa, karena bantuan yang diberikan BSM dalam bentuk mobil bus ini sangat penting dan menjadi kebutuhan kita selama ini. Sebagaimana mobil ini akan kita gunakan nanti untuk memindahkan atau pun juga memobilisasi pasien yang ada di Puskesmas-Puskesmas ke RSUD dr Rasidin. Sehingga tanpa biaya dan nanti mereka ke rumah sakit dijemput dan ketika pulang pun akan diantar ke Puskesmas awal mereka naik dulunya,” terang Mahyeldi dengan wajah gembira.

Orang nomor satu di Kota Padang itu melanjutkan, oleh karena itu kehadiran mobil bus ini nantinya akan menghubungkan Puskesmas-Puskesmas yang ada di Kota Padang.

“Mudah-mudahan insya Allah, ke depan dalan waktu yang tidak begitu lama kita akan upayakan tambah paling kurang ada dua unit mobil bus ini. Semoga akan ada pihak lainnya lagi yang akan berkontribusi untuk kita. Sehingga, seluruh pasien di Puskesmas-Puskesmas yang perlu rujukan ke rumah sakit tipe C maka kita bisa langsung bawa ke RSUD dr. Rasidin.”

“Jadi inilah bentuk komitmen kita di Pemerintah Kota Padang dalam meningkatkan pelayanan kepada warga masyarakat Kota Padang. Baik kepada pasien-pasien yang ada di Puskesmas-Puskesmas atau pun juga yang ada di RSUD dr. Rasidin. Mudah-mudahan ini akan berjalan lancar nantinya dan pelayanan dari sisi kesehatan untuk masyarakat kita tingkatkan lagi untuk masa-masa yang aman datang,” pungkas wako mengakhiri.

Regional CEO BSM Sumatera II Deddy Suryadi Darmawan menyebutkan, terkait bantuan mobil bus tersebut merupakan bahagian program corporate social responsibility (CsR) BSM. Sebagaimana ada 3 prinsip kerja yang diterapkan di BSM. Pertama sahabat finansial, kedua sahabat sosial dan ketiga sahabat spiritual.

“Ini adalah bentu kepedulian bagi warga Kota Padang. Semoga bus ini dapat dimanfaatkan nanti untuk masyarakat dalam bertransportasi dari Puskesmas-Puskesmas menuju tempat rujukan seperti di RSUD dr. Rasidin ini. Sehingga layanan kesehatan menjadi lebih cepat, lebih mudah dan masyarakat menjadi terbantu,” imbuhnya.

Dalam kesempatan itu Wali Kota Mahyeldi langsung meninjau mobil bus tersebut sembari menjalankannya. Juga hadir Sekda Kota Padang Amasrul, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Edi Hasymi serta beberapa kepala OPD terkait di lingkup Pemko Padang.

Warga Padang yang Langgar Protokol Kesehatan Ditindak Tegas

Senin 21 September 2020

PADANG , HarianPauh5net.art.bl– Pemberlakuan sanksi terhadap pelanggar Peraturan Daerah (Perda) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) No.15 Tahun 2020 tentang Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) Dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 telah resmi diberlakukan di Sumbar dalam hal ini seperti di Kota Padang.

Senin (21/9/2020), Pemerintah Kota Padang bersama unsur Forkopimda dan sejumlah pihak terkait langsung menggelar razia atau operasi yustisi penegakan Perda terkait ke sejumlah titik di Kota Padang.

Kegiatan dimulai dari Apel Gabungan di halaman Mapolresta Padang. Setelah ada pembagian tugas, masing- masing personil yang dibagi dengan beberapa tim itu langsung tancap gas. Dimulai dari Pasar Raya Padang, lalu menuju Hotel Axana, jl. Hayam Wuruk, Pantai Padang dan berakhir di depan Kantor DPRD Sumbar.

Terlihat dikesempatan itu Wakil Wali Kota Padang Hendri Septa bersama Kapolresta Padang AKBP Imran Amir disertai Dandim 0312/Padang Kolonel Arh Nova Mahanes Yudha, Kajari Padang Ranu Subroto, perwakilan Pengadilan Negeri Padang dan lainnya.

“Alhamdulillah, hari ini kita bersama semua pihak dan unsur Forkopimda di Kota Padang melakukan razia penegakan pelaksanaan Perda AKB Provinsi Sumbar dan juga Perwako No.49 Tahun 2020 tentang Pola Hidup Baru Dalam Pandemi Covid-19. Upaya ini kita lakukan tidak main-main, karena sekarang sudah terdapat sanksi tegas bagi setiap pelanggar aturan protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19tersebut,” ujar Wawako Hendri di sela kegiatan.

Hendri juga menyebut, dalam razia yang dilakukan dibeberapa titik mulai dari pukul 09.00 WIB sampai 13.00 WIB ini sedikitnya telah mendapati ratusan pelanggar. Rata-rata kesalahannya karena tidak menggunakan masker.

“Maka dari itu, bagi pelanggar Perda telah kita berikan langsung sanksi sosial sebagai sanksi awal. Mereka kita suruh membersihkan lingkungan sebagai bentuk peringatan bagi mereka yang masih bandel dan tidak mau memakai masker sesuai aturan protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19. Sesuai aturan jika mereka kembali didapati melakukan pelanggaran yang sama nantinya maka akan dilanjutkan pemberian sanksi administratif berupa membayar denda maksimal Rp250 ribu. Bahkan jika terulang lagi untuk kesekian kalinya bisa berujung sanksi pidana kurungan selama 2 hari untuk memberikan efek jera secara tegas,” jelasnya menegaskan.

Oleh maka dari itu, atas nama Pemko Padan Wawako Hendri Septa mengimbau kepada semua warga Kota Padang untuk mari bersama-sama bahu-membahu mencegah dan mengendalikan penyebaran Covid-19 di Kota Padang.

“Kita ingin mewujudkan masyarakat yang sadar atas kondisi saat ini, bahwa pandemi Covid-19 belum berakhir. Untuk itu kita memberikan peringatan bagi mereka yang melanggar. Kenapa, karena hampir semua masyarakat patuh dengan protokol kesehatan. Cuma bagi sebahagian yang membandel dan tidak mempedulikan protokol kesehatan ini yang harus kita sikapi bersama. Alhamdulillah, hari ini kita mulai bersama-sama memberikan contoh sekaligus sosialisasi dan penindakan akan pentingnya mengikuti protokol kesehatan di tengah pandemi yang belum berakhir sampai saat ini. Semoga dengan upaya ini Kota Padang sebelumnya zona merah bisa menjadi zona hijau ke depan,” tuturnya.

Sementara itu Kapolresta Padang AKBP Imran Amir mengatakan, sesuai dengan struktur dari gugus tugas penanganan Covid-19 bahwa Polri di sini berada dibawah koordinasi gugus tugas.

“Jadi kami dari Polresta Padang dalam kegiatan operasi yustisi ini bersifat pengamanan kegiatan yang dilakukan oleh Pemko Padang yaitu Sat Pol PP sebagai penegak Perda. Maka itu kita melakukan pengamanan kegiatan supaya dalam pelaksanaan kegiatan tidak ada masalah dengan masyarakat. Kami bersama unsur Forkopimda bergabung hari ini bahu-membahu dengan pemko menertibkan masyarakat Kota Padang supaya patuh dengan protokol kesehatan terutama menggunakan masker saat ke luar rumah,” jelasnya.

Ia melanjutkan, Untuk hari ini pihaknya ikut menurunkan sebanyak 200 personil dengan dibagi pada 2 titik dan fokusnya di depan Kantor DPRD Sumbar secara stasional.

“Kita juga menjaring secara mobiling dan masyarakat ternyata masih banyak yang tidak memakai masker yang langsung ditindak sesuI Perwako No 49 Tahun 2020,” tukasnya.

Kapolres menambahkan, terkait pemberian sanksi pidana pihaknya menyatakan siap dan tengah menunggu Perda terkait sudah dinomorkan oleh Kemendagri.

“Sehingga bila sanksi ini sudah bisa difungsikan, kita dari pihak kepolisian sudah siap menyiapkan kalau memang ada sanksi kurungan nantinya untuk memakai sel atau rumah tahanan milik Polresta Padang sebagai tempat dilakukan proses hukuman bagi pelanggar protokol kesehatan,” pungkas Kapolres.

Simpan Sabu di Charger Ponsel, Ibu Rumah Tangga di Padang Diciduk Polisi

21 September 2020 13:51pm

Ibu rumah tangga di Padang ditangkap polisi karena simpan sabu di dalam charger ponsel

PADANG, HarianPauh5net.– Tim Heyna Satres Narkoba Polresta Padang menangkap seorang ibu rumah tangga (IRT) berinisial JR. Dia ditangkap karena simpan narkoba jenis sabu.

Kasat Narkoba Polresta Padang AKP Dadang Iskandar mengatakan, pelaku tercatat sebagai warga Maransi, Kecamatan Koto Tangah, Padang, Sumatera Barat (Sumbar).

“Pelaku ditangkap setelah kami menerima informasi dari masyarakat jika pelaku kerap melakukan transaksi sabu dan pesta narkoba,” kata Dadang, Senin (21/9/2020).

Dadang menambahkan, berbekal dari laporan itu, polisi akhirnya melakukan penyelidikan. Polisi kemudian menggerebek kediaman pelaku dengan pura-pura menjadi tamu.

Dari pantauan di lapangan, pelaku awalnya tak mengakui jika dirinya menyimpan sabu. Namun, saat dilakukan penggeledahan, polisi menemukan sabu.

Video Eksklusif, Pengakuan Komedian Nunung hingga Terjerat Narkoba

Komedian Tri Retno Prayudi alias Nunung ditangkap Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya terkait kasus penggunaan narkoba jenis sabu-sabu. Nunung tidak ditangkap sendirian, melainkan bersama suaminya, July Jan Sembiran di rumah mereka, Jalan Tebet Timur, Jakarta Selatan, Jumat 19 Juli 2019.

“Sabu ditemukan di dalam charger ponsel yang telah dimodifikasi,” kata Dadang.

Lebih lanjut Dadang mengatakan, polisi turut mengamankan sejumlah bong atau alat hisap sabu yang disimpan di dalam plastik.

Atas temuan itu, pelaku dan barang bukti dibawa ke Mapolresta Padang. Isak tangis mewarnai saat pelaku dibawa oleh polisi. Putrinya dan ibu pelaku menangis karena tak menyangka JR masih menggunakan sabu.

Dari hasil pemeriksaan, pelaku ternyata residivis kasus narkoba yang belum lama keluar dari Lapas Klas IIA Muaro Padang.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 Pasal 114 Juncto 112 tentang Penyalahgunaan Nakotika dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara.

Operasi Yustisi di Padang, Belasan Warga Disanksi Menyapu

Harianpauhnet.art.blog

21 September 2020 12:20PM

PADANG – Belasan warga mendapat sanksi menyapu jalan karena tidak menggunakan masker saat berkendara dan keluar rumah.

Operasi yustisi yang digelar di simpang Kantor DPRD Sumbar, dalam kurun waktu setengah jam menjaring 13 warga.

“Saya lupa membawa masker,” kata salah seorang warga pelanggar Dedi di Padang, Senin (21/5).

Warga Air Tawar Barat tersebut mengaku berangkat dari rumah di kawasan Air Tawar Barat, Padang Utara, dan hendak menjemput anak ke sekolah.

Namun ia mengaku lupa mengenakan masker karena alasan terburu-buru. “Saya terburu-buru. Biasanya selalu menggunakan masker kalau keluar rumah,” katanya.

Karena tidak menggunakan masker, Dedi serta pelanggar lainnya didata, difoto, serta dicatat identitas sesuai Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Setelah didata, para pelanggar dipasangi rompi plastik dan diberi sanksi menyapu jalan serta mencabut rumput. Kemudian diberikan masker.

Operasi yustisi digelar oleh petugas gabungan sekitar pukul 10.00 di simpang Gedung DPRD Sumbar.

Petugas gabungan terdiri dari unsur Satpol-PP, Dinas Perhubungan, Kepolisian, TNI, Kejaksaan, dan isntansi lainnya.

Hingga pukul 10.50 WIB razia masih berlangsung di simpang Kantor DPRD Sumbar, dan sejumlah tituk lain di Kota Padang.

Operasi Yustisi dilakukan dalam rangka menertibkan warga untuk mematuhi protokol kesehatan dalam memutus mata rantai penyebaran Covi-19, sekaligus menyosialisasikan Peraturan Daerah Nomor 15 tahun 2020 tentang Adaptasi Kebiasaan Baru.

Sepak Bola jadi Wadah Silaturahmi AFZ FC Legend dan Para Legenda PADANG PANJANG

Minggu, 20 September 2020 13:50

Padang panjang, HarianPauh5net.art.blog

AFZ FC Legend menghadapi PADANG PANJANG FC yang diperkuat mantan-mantan pemain Klub Ternama di Padang Panjang , Minggu (20/9/2020)

Bertempat di Lapangan Padang Panjang, AFZ FC Selain itu, pada laga silaturahmi ini juga diikuti mantan-mantan pesepak bola era 90-an hingga 2000-an.

Jika masih kedapatan tidak bermasker, siap-siap saja didenda atau sanksi kurungan.Mulai 21 September

Minggu 20 September 2020 18:06PM

Mulai 21 September

Padang , Harianpauh5net.art.blog

Mulai Senin (21/9/2020) tidak ada lagi kelonggaran bagi warga Padang yang tidak mengenakan masker. Jika masih kedapatan tidak bermasker, siap-siap saja didenda atau sanksi kurungan.

Peraturan Daerah Adaptasi Kebiasaan Baru (Perda AKB) sudah disosialisasikan kepada masyarakat sejak sepekan belakangan ini. Perda yang ditetapkan Gubernur Sumatera Barat itu efektif diberlakukan mulai 21 September 2020.

“Sejak Perda ini disahkan Gubernur, sudah lebih seminggu Pemko Padang aktif mensosialisasikannya ke masyarakat. Maka Senin ini efektif dilakukan penindakan,” ujar Wakil Wali Kota Padang, Hendri Septa, Minggu (20/9/2020).

Hendri Septa mengingatkan agar masyarakat Kota Padang mematuhi protokol pencegahan Covid-19 sesuai Perda AKB tersebut. Menurutnya, dalam Perda tersebut mengatur kewajiban warga untuk memakai masker, sering mencuci tangan serta menjaga jarak.

Jika ada yang melanggar, sanksi yang akan diberikan seperti sanksi sosial, sanksi administrasi bahkan sanksi kurungan sesuai yang tercantum dalam Perda AKB Provinsi Sumatera Barat.

Dalam Perda itu, bagi yang tidak mengenakan masker didenda Rp250 ribu. Jika masih kedapatan tidak bermasker setelah didenda, pelaku yang sama disanksi kurungan selama dua hari.

Tidak saja bagi perorangan, pelaku usaha yang tidak mengindahkan protokol kesehatan juga akan ditindak. Karena itu Wawako Hendri Septa mengimbau kepada pelaku usaha untuk menerapkan protokol kesehatan di tempat usahanya, diantaranya seperti menyediakan tempat cuci tangan, cek suhu, dan menjaga jarak.

“Bagi yang tidak melaksanakan akan disanksi,” katanya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Padang Hendri Septa memimpin langsung sosialisasi Perda Adaptasi Kebiasaan Baru, Minggu (20/9/2020) dini hari. Tim sosialisasi terdiri dari Satpol PP, Kesbangpol, serta tim SK4, mendatangi tempat keramaian. Seperti pusat kuliner malam, tempat hiburan malam, kafe dan restoran yang ada di Kota Padang.

Dalam sosialisasi itu, Hendri Septa mengimbau masyarakat Kota Padang disiplin dalam penerapan protokol kesehatan. Mengingat jumlah warga yang positif terpapar Covid-19 di Kota Padang kembali melonjak. Dan diperlukan upaya untuk memutus rantai penularan.

Hendri Septa berharap Kota Padang bisa kembali ke zona hijau dengan diberlakukannya Perda AKB ini nantinya.

“Tentu Pemerintah Kota Padang berharap masyarakat mematuhinya,” harap wawako didampingi Kasatpol PP Alfiadi.

Curi AC di Kampus, Pemuda di Padang Babak Belur Dihajar Warga

20 September 2020 1658Pm

PADANG, Harianpauh5net.art.blog- Nasib sial dialami oleh seorang pria berinisial RR. Residivis kasus narkoba itu babak belur dipukuli warga karena tertangkap tangan mencuri Air Conditioner (AC).

“Pelaku tertangkap basah sedang mencuri dua unit AC di dalam kampus Bung Hatta,” kata Kanit Reskrim Polsek Padang Utara Ipda Henderizal, Minggu (20/9/2020).

ADVERTISEMENT

Hendrizal mengatakan, pelaku RR beraksi di daerah Ulak Karang, Kecamatan Padang Utara, Padang, Sumatera Barat beberapa waktu yang lalu.

Menurut Hendrizal, pelaku beraksi bersama satu temannya. Saat keduanya sedang melepas AC, tiba-tiba ada warga yang datang dan mempergoki. Warga kemudian berteriak dan teriakan itu didengar warga lainnya.

“Warga kemudian mengejar dan menangkap pelaku. Dia diikat sementara temannya kabur,” katanya.

Aksi Pencurian Motor di Rawamangun Terekam CCTV

Aksi pencurian sepeda motor di salah satu tempat makanan siap saji kawasan Rawamangun, Jakarta Timur, terekam CCTV.

Warga yang sudah kesal, lanjut Hendrizal, langsung mengeroyok pelaku. Akibatnya, pelaku babak belur karena harus menerima bogem mentah dari warga. Beruntung, saat kejadian ada warga yang melapor dan petugas langsung menuju ke lokasi untuk mengamankan pelaku.

Dari hasil pemeriksaan, kata Hendrizal, pelaku RR merupakan resedivis kasus narkoba yang baru saja bebas dari Lembaga Pemasyarakatan klas IIA Muara Padang.

“Dia juga menjadi DPO petugas kepolsian dalam kasus pecurian,” kata dia.

Atas perbuatannya pelaku dijerat dengan Pasal 362 KUHP tentang Tindak Pidana Pencurian dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara.

Persepal Ditahan Imbang Cahaya Motor 0-0

Sabtu 19 September 2020 23:44Pm

Persepal pauh v FC Binuang kampung dalam

Padang (Harianpauh5net.art.blog) — Persepal terpaksa hanya meraih satu poin usai ditahan imbang oleh Cahaya Motor ldalam laga La Liga Askot kota Padang pada Sabtu , 19 September , sore hari. Skor akhir pertandingan klub papan atas itu 0-0

Persepal cukup baik yakni 80 persen dengan tembakan tepat ke arah gawang 5 kali dari 12 tendangan. Sementara Cahaya Motor mengarahkan Dua tembakan akurat ke Persepal dari sembilan upaya mencetak gol.

 
Persepal yang butuh angka penuh untuk menjaga jarak dengan Rajawali terus menggempur pertahanan Cahaya Motor . Namun hingga turun minum, skor 0-0 tetap bertahan.
 
Lima menit babak kedua berjalan, Persepal Gak dapat unggul. Kali ini giliran Wahyu pitok yang Gak dapat mencatatkan Gol ke Gawang cahya Motor.

Persepal terus mencoba menggedor lini pertahanan Cahaya Motor sepanjang sisa waktu yang ada. Namun hingga wasit meniup peluit panjang, tak ada tambahan skor yang tercipta.
 
Tambahan satu angka membuat persepal kini mengoleksi 11 poin dari 5 Liga askot kota Padang. Cahaya Motor tertinggal empat poin dari Persepal yang masih memiliki enam Liga askot kota . Sedangkan cahaya Motor terpaku di peringkat tiga dengan 7 angka dari 4 pertandingan.

Pelatih : Hendry Penon

Pelatih : Rido Nelyata

Menejer : Ham Dani

Pauh v

Syahrul Berpulang, Pemko Padang Kehilangan Sosok Pejabat Solutif

Sabtu 19 September 2020 20:49Pm

Padang , HarianPauh5net.art.blog– Pemerintah Kota Padang berduka. Pamong senior di pemerintahan tersebut, Syahrul, menghadap Sang Khalik, Sabtu (19/9/2020), sekira pukul 09.30 WIB.

Staf Ahli Wali Kota, Syahrul menghembuskan nafas terakhir di RSUP M. Djamil Padang dalam usia 54 tahun. Pemerintah Kota Padang melepas jenazah almarhum di Balaikota Padang pukul 14.00 WIB. Jenazah dilepas seluruh ASN di lingkup Pemko Padang.

“Kita sangat kehilangan. Almarhum adalah pamong yang sangat bertanggungjawab dengan tugas yang diembannya. Kehati-hatian beliau cukup tinggi. Semoga semangat kerja almarhum dapat menjadi contoh oleh seluruh ASN,” ucap Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah saat melepas jenazah lewat telepon jarak jauh karena sedang berada di luar kota.

Dalam prosesi melepas jenazah, hadir Wakil Wali Kota Padang Hendri Septa, Sekdako Amasrul, dan seluruh kepala OPD dan ASN Pemko Padang. Wawako Hendri Septa mengaku bahwa sejak kabar duka beredar, cukup banyak pesan masuk ke handphone miliknya. Bahkan ada yang menyebut bahwa Syahrul merupakan pejabat yang mampu memberi solusi bagi siapa saja. Ketika ada masalah, almarhum mampu memberikan solusi bernas.

“Beliau sosok solutif. Semasa hidupnya memberikan solusi dan memiliki kepekaan serta kepedulian yang tinggi,” sebut Hendri Septa.

Sebelum dilepas, jenazah disalatkan di halaman depan Kantor Balaikota Padang. Salat jenazah diimami Kepala Bagian Kesra Amriman. Jenazah kemudian dimakamkan di TPU Bungus, Padang.

Wafatnya Staf Ahli Wali Kota Padang itu membuat buncah seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemko Padang. Banyak yang tak menduga atas kabar duka tersebut. Apalagi selama ini, almarhum merupakan sosok yang diteladani dan dekat dengan siapa saja.

“Beliau orang baik, dekat dengan siapa saja, bahkan menjadi tempat bertanya dalam hal apa saja,” ujar salah seorang pegawai.

Syahrul lahir di Bukittinggi, 3 Januari 1966. Almarhum telah menjalani masa dinas selama 34 tahun. Syahrul pernah menjabat kepala BPKA, Sekretaris DPRD dan terakhir sebagai Staf Ahli Wali Kota bidang Kemasyarakatan dan SDM. Mendiang juga pernah meraih penghargaan Satya Lancana Karya Satya. Sebelumnya, Syahrul memang tengah menjalani perawatan karena sakit gagal ginjal yang diderita sejak beberapa waktu belakangan.

Pemko Padang Panjang Bongkar Kios Kayu di Jalan Lingkar Pasar Pusat

Sabtu 19 September 2020 14:22Pm

Padang, Harianpauh5net.art.blog –Berita Padang Panjang terbaru dan berita Sumbar terbaru: Pemko Padang Panjang bongkar kios kayu di Jalan Lingkar Pasar Pusat

– Tim Gabungan yang terdiri dari TNI/Polri, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas PUPR, Dinas Perkim dan Dinas Pasar Kota Padang Panjang melakukan pembongkaran terhadap kios-kios yang berada di jalan lingkar Pasar Pusat, Sabtu (19/9/2020).

Sebelumnya, kios yang akan dilakukan penertiban dan pembongkaran tersebut sudah menerima pemberitahuan baik secara lisan dan tertulis (surat) bahwa akan dilakukan pembongkaran. Selain itu juga ada pemberitahuan terkait pemutusan jaringan listrik.

“Alhamdulillah pembongkaran yang dilakukan pagi ini berjalan dengan lancar, para pemilik kios sudah di pindahkan ke pasar pusat blok C lantai 2 dan bagian-bagian lainnya. Mereka dipersilakan membongkar kios sendiri, dan jika mau dibantu kita siap membantu,” jelas Walikota Padang Panjang diwakili Asisten II Bidang Ekonomi Pembangunan Iriansyah Tanjung.

Pembongkaran dilakukan sehubungan dengan rencana Pemerintah Kota Padang Panjang yang akan melaukan pengaspalan jalan di sepanjang jalur lingkar tersebut.

“Jika secepatnya para pedagang sudah membongkar kios tersebut, secepatnya juga pengaspalan jalan akan dilaksanakan,” tambahnya.

Bersamaan dengan itu, salah satu pedagang yang turut kiosnya dibongkar, Susi menyebutkan ia tidak keberatan dan menerima dengan baik pembongkaran itu.

Susi berharap mendapat kios di dalam pasar pusat nantinya seperti dilansir dari kominfopadangpanjang. 

Wako Mahyeldi Sambut Baik Tausiah Subuh Bersama Ustaz Ihsan Tanjung

Jum’at 18 September 2020 21:19pm

PADANG, HarianPauh5net.blog– Wali Kota Padang H. Mahyeldi Ansharullah menyambut baik digelarnya kegiatan subuh mubarakah bersama Ustaz Ihsan Tanjung yang merupakan da’i nasional di Masjid Baitul Haadi jl. Aur Duri Indah, Kelurahan Parak Gadang Timur, Kecamatan Padang Timur, Jumat (18/9/2020).

“Atas nama Pemerintah Kota Padang kami tentu sangat menyambut baik kegiatan subuh mubarakah sambil mendengarkan tausiah dari Ustaz Ihsan Tanjung kali ini. Semoga saja semakin meningkatkan iman dan takwa kita kepada Allah SWT, serta menambah ilmu pengetahuan kita tentang keIslaman,” harap wali kota yang juga seorang da’i itu.

Di kesempatan itu Wali Kota Mahyeldi juga ikut memaparkan beberapa program kegiatan keagamaan yang telah dijalankan di Kota Padang. Mulai dari mencanangkan Padang sebagai kota penghafal Alquran, menyelenggarakan Pesantren Ramadan, Didikan Subuh dan termasuk Program 1821 sebagai program penguatan keluarga.

“Untuk Program 1821 merupakan program waktu bersama keluarga. Mulai pukul 18.00 WIB sampai pukul 21.00 dimana para orang tua bersama anak-anaknya mulai melakukan salat Maghrib berjamaah, kemudian makan bersama dilanjutkan salat Isya dan setelah itu orang tua membimbing anak-anaknya belajar. Selama waktu itu hal-hal yang dapat mengganggu seperti hp, tv dan lainnya harus dimatikan,” papar Mahyeldi yang disambung antusias jamaah dikesempatan itu.

Sementara itu, Ustaz Ihsan Tanjung dalam tausiahnya menyampaikan beberapa hal kajian keIslaman. Penceramah Kelahiran Sibolga, Sumatera Utara itu mrngangkat judul tausiahnya yakni ‘Membangun Takwa di Akhir Zaman’.

Ia mengatakan, ada dua bahasan dalam kajian kali ini, yaitu pertama tentang takwa dan kedua perihal akhir zaman. Beberapa ayat Alquran dan hadist pun cukup banyak menjelaskan tentang dua hal tersebut.

“Ketakwaan kita harus kita tingkatkan apalagi sekarang kita sudah berada di akhir zaman,” imbuhnya.

APD Tiba, Petugas Medis Terbantu

Jum’at 18 September 2020 20:54pm

Padang, HarianPauh5net.art.blog– Alat Pelindung Diri (APD) bantuan PT Tower Bersama Group tiba di Rumah Dinas Wali Kota Padang, Kamis (17/9/2020). Bantuan tersebut cukup bermanfaat bagi petugas medis di masa pandemi ini.

“Bantuan ini akan membantu tenaga medis kita supaya lebih terlindungi, sehingga dapat menekan jumlah para petugas kita yang terpapar Covid-19,” kata Mahyeldi saat menerima bantuan tersebut.

Bantuan yang diberikan diantaranya 125 pcs baju hazmat, 500 pcs medical gloves, masker dan alat kesehatan lainnya.

Mahyeldi menekankan, secara nasional saat ini terjadi peningkatan kasus Covid-19. Termasuk di Sumatera Barat dan Kota Padang.

“Dengan bantuan dari berbagai pihak, kita bisa menekan dan memutus mata rantai penularan Covid-19. Supaya cepat diputus, maka kita cepat pula melakukan tracking dan pemeriksaan serta isolasi,” kata Mahyeldi.

Sementara, Area Operation Division Head I Sumatera PT TBG Wijoyo Tunjung Cahyono menyebut bantuan tersebut memang untuk meringankan beban tenaga medis yang membutuhkan APD lengkap.

“Semoga bantuan ini bermanfaat besar bagi semua kita,” ujarnya.

Dalam penyerahan bantuan itu, Wali Kota Padang didampingi beberapa kepala OPD di lingkup kerjanya. Diantaranya seperti Kepala Dinas Kesehatan Feri Mulyani Hamid, Kepala Diskominfo Padang Rudy Rinaldy, BPBD, dan lainnya.(*)

Wawako Hendri Septa Imbau Warga Padang Patuhi Protokol Covid-19

Jum’at 11/09/2020 17:26

PADANG,HARIANPAUH5NET.ART.BLOG – Hampir sama halnya seperti yang biasa dilakukan Wali Kota Padang H. Mahyeldi Ansharullah, Wakil Wali Kota Hendri Septa juga ikut melakukan hal serupa, yakni kegiatan Jumat Keliling (Jumling).

Melalui kegiatan ini, di samping bertindak sebagai khatib salat Jumat, Wawako Hendri Septa juga turut menyerap aspirasi warga Kota Padang.

Seperti kali ini Jumat (11/9/2020), orang nomor dua di Kota Padang tersebut melakukan Jumling di Masjid Asy Syahidin Jl. S. Parman No.152, Kelurahan Lolong Belanti, Kecamatan Padang Utara.

Dalam kesempatan itu juga hadir mendampingi Camat Padang Utata Fajar Sukma beserta unsur Forkopimca, lurah dan elemen terkait di kecamatan setempat.

Usai shalat Jumat, Wawako pun menggelar diskusi dengan jamaah dan warga. Beberapa hal pun ia sampaikan, seperti pesan kepada warga kota agar senantiasa mematuhi protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19. Baik itu mulai dari mengenakan masker kemana bepergian, sering mencuci tangan, menjaga jarak dan meningkatkan imun tubuh dan kesehatan.

“Kita tentu tidak ingin jatuh ke fase yang lebih buruk lagi saat ini. Maka dari itu, mari kita sama-sama mengikuti aturan protokol kesehatan di tengah pandemi tersebut. Dengan demikian, berarti kita telah menjaga dan menyelamatkan diri kita dan juga orang lain dari ancaman virus yang belum ditemukan obatnya sampai saat,” imbau wawako menekankan.

Lebih lanjut sebut wawako, terkait di era penerapan new normal atau pola hidup baru yang dijalankan di Kota Padang saat ini, tentunya dipesankan kepada seluruh warga Kota Padang untuk mengikuti aturan yang tengah diberlakukan.

“Kita Pemerintah Kota Padang sudah mengeluarkan Peraturan Wali Kota (Perwako) No.49 Tahun 2020 tentang Pola Hidup Baru Dalam Masa Pandemi COVID-19. Perwako ini harus kita ikuti bersama agar Padang bisa bangkit dan keluar dari wabah Covid-19. Kalau tidak entah apa yang akan terjadi kita juga yanh akan merasakan akibatnya,” ujarnya.

Lebih lanjut tambah wawako, Perwako No.49 Tahun 2020 diterbitkan menimbang pentingnya kesehatan dan keselamatan masyarakat di masa pandemi COVID-19. Selain itu juga menimbang jaminan atas keberlangsungkan kegiatan masyarakat di sektor perekonomian, pendidikan, sosial, budaya, keagamaan, transportasi dan pelayanan publik.

“Maka itu, kepada kita semua di Kota Padang perlu dilakukan adaptasi melalui perubahan pola hidup baru mengacu protokol kesehatan sesuai Perwako No.49 Tahun 2020. Insya Allah kita juga tengah menyiapkan Peraturan Daerah (Perda) untuk lebih mempertegasnya lagi. Karena akan ada sanksi berat bagi yang melanggar aturan tersebut nantinya. Sekali lagi mati kita ikuti semua aturan yang ada dan saling menyuarakan satu sama lainnya akan bahaya Covid-19 tersebut,” tukasnya mengakhiri.

Mari Kita Teladani Buya Hamka

Kamis 10/09/2020 21:45pm

PADANG ,HarianPauh5net.art.blog– Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah mengatakan, pandemi Covid-19 yang tengah melanda dunia saat ini telah membawa hikmah yang beragam bagi dunia pendidikan di Indonesia.

Tanpa disadari, selain orang tua mengetahui betapa susah mengajar, para guru juga disadarkan bahwa pembelajaran tidak harus dilakukan melalui tatap muka, namun juga bisa dilakukan dengan jarak jauh (daring).

Demikian disampaikan Wali Kota Mahyeldi sewaktu didapuk menjadi pemateri dalam kuliah umum yang diadakan oleh Pesantren Modern Terpadu Prof Dr Hamka II, Aie Pacah Kota Padang, Kamis (10/9/2020).

“Dari krisis ini, banyak hikmah dan pelajaran yang dapat kita ambil, selain para orang tua disadarkan betapa susah mengajar, untuk pertama kalinya para guru bisa melakukan pengajaran melalui online,” ujarnya.

Mahyeldi menambahkan, hikmah lain yang bisa dipetik ialah, bahwa para orang tua, guru dan murid harus bersinergi dan menjalin komunikasi yang intens agar pembelajaran yang disampaikan dapat berjalan efektif.

“Tanpa adanya kolaborasi guru, murid dan orang tua maka pendidikan dimasa pandemi tidak akan berjalan dengan maksimal. Untuk itu, atas nama Pemko Padang saya berharap bahwa ke tiga pihak ini harus bersinergi agar pendidikan tetap jalan,” jelas Mahyedi.

Selanjutnya, inovasi. Mahyeldi menyampaikan, salah satu inovasi yang perlu dihadirkan adalah dengan memberlakukan sekolah alam. Cukup banyak tempat-tempat yang bisa dikunjungi dan dapat dijadikan peserta didik sebagai media untuk menimba ilmu.

“Misalanya di depan Hotel Grand Inna Padang ada Tugu Gempa dan Museum Aditiawarman, Kemudian kawasan pertanian di Lubuk Minturun, dan tempat-tempat yang memiliki nilai sejarah lainnya,” jelasnya.

Kepada peserta kuliah umum, Mahyeldi berharap, nilai-nilai keteladanan yang dilihatkan seorang Buya Hamka selama masa hidupnya dapat menjadi teladan bagi generasi yang sekarang dan yang akan datang.

“Semoga, melalui upaya ini diharapkan ke depan Sumatera Barat atau Ranah Minang akan terus melahirkan generasi-generasi seperti Buya Hamka selaku tokoh nasional yang taat beribadah dan juga memiliki integritas yang tinggi. Banyak hal positif yang dapat kita ambil dan kita tiru dari kepribadian beliau,” imbuh wali kota yang juga seorang da’i tersebut.

Kuliah umum diikuti sekitar 50 orang peserta yang terdiri dari guru dan kepala sekolah SMP dan SMA, pengurus yayasan dan karyawan pesantren setempat. Hadir mendampingi wali kota, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Edi Hasymi, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Guswardi, Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Amrizal Rengganis. Juga hadir Ketua Yayasan Wawasan Islam Indonesia (YWII), Pesantren Modern Terpadu Prof Dr Hamka II Jasrial, Sekretaris, Bendahara dan seluruh jajaran pengurus pesantren Buya Hamka.

Genangan Air Akibat Hujan Berketutus, DPUPR Bergerak Cepat

Padang ,Harianpauh5net.art.hblog– Hujan berketutus (deras-red) sejak Kamis (10/9/2020) dinihari membuat sejumlah kawasan di Padang digenangi air. Tim Reaksi Cepat (TRC) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) langsung sigap dan bergerak ke lokasi.

Kepala Dinas PUPR Kota Padang, Yenni Yuliza mengatakan, kawasan yang ditemukan genangan air diantaranya di Kecamatan Padang Barat. Seperti di Purus, Bandar Purus, serta Jalan A Yani.

“Tinggi genangan sekitar 30 sentimeter, ” ungkap Yenni, Kamis pagi.

Tidak saja di Padang Barat. Di Kecamatan Padang Timur juga ditemukan genangan air. Seperti di Andalas, Jati dan sekitarnya. Tinggi genangan sekitar 30 sentimeter.

Hal yang sama juga terpantau di Kecamatan Lubeg, yakni di Jalan Aru, Parak Penggambiran dan sekitarnya. Di sini tinggi genangan mencapai 25 sentimeter.

Selanjutnya di Kecamatan Padang Selatan, genangan terjadi di Rawang Jondul dan sekitarnya, tinggi genangan sekitar 30 sentimeter.

“Untuk kawasan Padang Utara, Padang Barat, Padang Selatan sisi muara atau saluran primer terkait pantai, sedang terdampak puncak tertinggi pasang laut jam 09.48 WIB pagi ini. Sehingga saluran sebagian besar terisi oleh air laut dan tidak mampu menampung debit hujan dari hulu,” ujar Yenni.

Ia menjelaskan, bahwa intensitas hujan yang sangat tinggi dengan durasi lebih dua jam, menjadi salah satu penyebab terjadinya genangan air di Kota Padang.

‘Terpantau hingga pukul 09.05 WIB, kondisi sudah berangsur stabil, dan genangan sudah surut. Tim TRC PUPR saat ini masih standby di lokasi terkait,” pungkas Yenni.

Berikut Sebaran Titik Banjir dan Longsor di Kota Padang

10/09/2020 09:19Pm

HarianPauh5net.

Hujan deras mengguyur Kota Padang sejak rabu (9/9) malam sampai kamis (10/9) pagi ini membuat beberapa daerah di Ibukota Provinsi Sumatera Barat tersebut dilanda banjir, longsor dan pohon tumbang.

Berdasarkan laporan dari BPBD Kota Padang berikut ini beberapa titik yang menjadi lokasi banjir sejak pukul 05.00 WIB tadi:

1. Komplek Jondul Rawang, Kelurahan Rawang, Kecamatan Padang Selatan, Kota Padang.

2. Perumahan Bungus Jurai Permai, Kel. Bungus Barat, Kec. Bungtekab, Kota Padang.

3. Kel. Air Manis, Kec. Padang Selatan, Kota Padang.

4. Simpang 6 Pondok genangan air setinggi betis (40 cm).

5. Parak Rumbio genangan air setinggi lutut (50 cm).

6. Jl. Batuang Taba Kel. Arai Pinang genangan setinggi 50 cm.

7. Jl. By Pass simpang 4 Lubeg genangan air setinggi 40 cm.

8. Skep dekat Kantor Koramil Mata Air ketinggian air mencapai 80 cm.

9. Banuaran belakang Mesjid Muhalimin Rt 02 genangan air memasuki rumah warga.

Selain itu terdapat juga pohon tumbang di lokasi berikut:

1. Jl. Baru arah ke Pantai Air Manis

2. Rt 01 Rw 02 Air Manis

Titik longsor juga terdapat di lokasi berikut:

2. Jl. Lama Koto Kaciak menuju ke Pantai Air Manis

Selain lokasi di atas, informasi yang kami terima dari warganet melalui instagram infosumbar persimpangan Alai, Kota Padang juga ditutup sementara karena tingginya genangan air di kawasan tersebut. Bagi pengendara yang akan melewati jalan tersebut disarankan mencari jalur alternatif.

Akibat Hujan Lebat Semalaman Kota Padang Banjir

10/09/2020 10:50Pm

Harianpauh5net.art.blog

– Herniwati (57) warga RT 03/RW 03, Kelurahan Jundul Rawang, Kecamatan Padang, Kota Padang, Sumatera Barat berwajah murung ketika air banjirmenggenani rumahnya.

Hampir semua peralatan alat rumah tangga mulai mesin cuci, kulkas, ponsel serta pakaian lainnya ikut terendam setinggi sekitar 50 sentimeter.

Banjir terjadi sejak Rabu malam (9/9/2020) sampai Kamis pagi (10/0/2020) ini. Dia tahu banjir setelah cucunya membangunnya dari tidur sekira jam 04.00 WIB dini hari tadi. “Saya terbangun itu setelah cucuku membangunkanku, saat itu kasur yang kutiduri sudah terapung terkena banjir,” tuturnya.

Puncak bajir itu tersebut terjadi sekira pukul 04.00 WIB, air sudah masuk dalam rumah sekira 50 sentimeter, kalau bagian luar rumah ini sudah dalam. “Ini banjir besar dari sebelumnya kalaupun banjir rumah saya hanya sedikit yang kena,” tuturnya.

Sementara dari pantauan beberapa rumah di kawasan Jondul Rawang tersebut sudah menggenangi rumah warga hamper menyentuh pintu jendela. Sebagian warga ada yang memilih bertahan di rumah menyelamatkan barang-barangnya.

Tim gabungan, TNI, Polri, Basarnas, BPBD Kota Padang, PMI menyiapkan perahu karet untuk mengevakuasi warga yang mau keluar rumah.

Sedangkan laporan sementara dari BPBD Kota Padang sekira pukul 05.00 WIB, informasi yang dihimpun dari masyarakat melalui radio komunikasi dan telpon serta pengamatan secara visual oleh Pusdalops PB dan Jajaran BPBD Kota Padang didapat informasi sebagai berikut

Hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi yang disertai angin kencang melanda wilayah Kota Padang sejak pukul 00.30 WIB.

Informasi Genangan Air Terdapat di beberapa titik , Komplek Jondul Rawang, Kelurahan Rawang, Kecamatan Padang Selatan. Perumahan Bungus Jurai Permai, Kelurahan Bungus Barat, Kecamatan Teluk Kabung. Kelurahan Air Manis, Kecamatan Padang Selatan. Simpang 6 Pondok, Kecamatan Padang Selatan, genangan air setinggi betis atau sekitar 40 cm.

Parak Rumbio, Kecamatan Padang Selatan, genangan air setinggi lutut (50 cm), Jalan Batuang Taba Kelurahan Arai Pinang genangan setinggi 50 cm, Jalan By Pass Simpang 4 Lubeg genangan air setinggi 40 cm.

Skep dekat Kantor Koramil Mata Air ketinggian air mencapai 80 cm. Banuaran belakang Mesjid Muhalimin RT 02 genangan air memasuki rumah warga.

Sementara pohon tumbang juga terjadi tadi malam di Jala Baru arah ke Pantai Air Manis dan RT 01 RW 02 Air Manis, Kecamatan Padang Selatan. Longsor juga terjadi longsor di Kelok Jariang Bungus Teluk Kabung putus total. Kemudian di jalan Lama Koto Kaciak menuju ke Pantai Air Manis. Sampai berita ini ditulis belum ada laporan korban jiwa.(MT)

You may likeLihat artikel asli

Longsor di Kelok Jariang dan Bungus Ganggu Lalu Lintas Padang – Painan

10/09/2020 08:01Pm

Harianpauh5net.art.blog

Jalan lalu lintas antara Padang – Painan sementara terganggu akibatnya adanya satu titik longsor di kawasan yang dikenal dengan nama Kelok Jariang di dekat perbatasan antara Kota Padang dan Pesisir Selatan.

Longsor di Kelok Jariang diperkirakan terjadi pada kamis (10/9) dini hari sekitar pukul 03.00 WIB. Sampai saat ini jalan belum bisa dilalui karena belum adanya alat berat.

Berdasarkan informasi dari warganet yang mengirimkan informasi melalui infosumbar, longsor menimbun seluruh badan jalan dan perlu alat berat untuk membersihkan material longsor.

Sampai saat ini tim BPBD dan tim terkait lainnya belum berada di lokasi. Bagi yang akan bepergian dari Padang menuju Painan atau sebaliknya disarankan agar menunda dulu perjalanan sampai jalan bisa dilalui kembali.

Selain longsor satu pohon tumbang juga terjadi di kawasan Bungus dan mengakibatkan terganggunya arus lalu lintas. Namun di lokasi ini saat ini tim BPBD yang dilengkapi alat berat sudah mulai melakukan pembersihan material.

Berdasarkan informasi dari BPBD Kota Padang, hujan yang turun sejak kamis (10/9) dini hari pukul 00.30 WIB menyebabkan banjir di sejumlah titik, antara lain:

1. Komplek Jondul Rawang, Kelurahan Rawang, Kecamatan Padang Selatan, Kota Padang.

2. Perumahan Bungus Jurai Permai, Kel. Bungus Barat, Kec. Bungtekab, Kota Padang.

3. Kel. Air Manis, Kec. Padang Selatan, Kota Padang.

4. Simpang 6 Pondok genangan air setinggi betis (40 cm).

5. Parak Rumbio genangan air setinggi lutut (50 cm).

6. Jl. Batuang Taba Kel. Arai Pinang genangan setinggi 50 cm.

7. Jl. By Pass simpang 4 Lubeg genangan air setinggi 40 cm.

8. Skep dekat Kantor Koramil Mata Air ketinggian air mencapai 80 cm.

9. Banuaran belakang Mesjid Muhalimin Rt 02 genangan air memasuki rumah wargaLihat artikel asli

Peladang Ditemukan Meninggal Usai Tersangkut Jerat Babi di Padang

09/09/2020 13:22pm

Seorang peladang yang tinggal di daerah Taruko Rodi, Kelurahan Koto Lua, Kecamatan Pauh, Padang, ditemukan meninggal dunia usai tersengat aliran listrik yang dipasang pada jerat babi, Rabu (9/8/2020) pagi. Tubuh pria malang yang diketahui bernama Firdaus (40) itu tersangkut di kabel yang sengaja diberi aliran listrik untuk menjebak hewan yang biasa menyerang tanaman milik warga.

Informasi yang dihimpun harianhaluan.com di lokasi kejadian, penemuan tubuh korban cukup mengagetkan warga sekitar dan juga keluarga korban. Pasalnya, pada malam harinya, korban masih terlihat berada di sekitar ladangnya untuk menghalau hewan. Namun nahas, pada Rabu pagi, dia (korban, red) ditemukan sudah tak bernyawa dengan tubuh tersangkut di jerat babi dan tanpa busana.

Ketua RT setempat, Buyuang mengatakan, dia tidak mengetahui persis kejadian tersebut. Tapi, pada Rabu pagi, dia mendapatkan laporan dari warga di sekitar lokasi kejadian, jika tubuh Firdaus ditemukan sudah meninggal karena tersengat listrik. Setelah dilihat ke lokasi, kata Buyuang, korban sudah dibawa keluarga ke rumahnya untuk disemayamkan.

“Saya ditelpon oleh warga dan menyebut ada penemuan mayat. Sampai di lokasi, ternyata dia sudah dibawa ke rumah. Tadi, juga sudah ada polisi yang datang kesini. Tidak ada proses yang macam-macam, keluarga korban menerima kejadian tersebut,” jelasnya.

Sementara itu, Kapolsek Pauh, AKP Anton Luther mengatakan, korban ditemukan sudah meninggal dunia oleh warga. Diduga kuat, korban meninggal karena tersengat aliran listrik yang dipasangkan pada kabel untuk menjerat hewan penganggu di ladang, seperti babi dan lainnya. Petugas dari Polsek Pauh juga sudah mendatangi lokasi kejadian.

“Saat mendapat laporan, petugas kita datang ke lokasi, namun korban ini sudah dievakuasi oleh warga dan dibawa ke rumahnya. Keluarga korban sepakat untuk membuat perjanjian tidak melakukan visum dan tidak akan menuntut apa-apa,” tutup Kapolsek. (*)

Pauh v

Satu Miliar Satu Kecamatan FaGe, Apa Mungkin?

09/09/2020 09:42Pm

HarianPauh5net.ar– Pasangan Calon (Paslon) Fakhrizal-Genius Umar saat mendaftar ke KPU Sumbar Minggu 6 September 2020 meneguhkan kesiapannya untuk Program Satu Miliar Rupiah per Satu Kecamatan.

Begitu viral program teranyar dari FaGe itu malah banyak netizen di berbagai group medsos memperdebatkan, apa mungkin tuh? Kok tidak satu miliar nagari dan banyak lagi semburan ciutan netizen.

Cawagub Genius Umar yang dikenal sebagai Walikota sangat inovasi dan brilian berkreasi hanya menjawab dengan tersenyum.

“Wajar ada yang pro-kontra itu tanda bagaimana kepedulian orang Sumbar untuk menjadikan Sumbar itu Maju dalam satu gerakan Bersatu Sumbar Maju, seayun selangkah kito,”ujar Genius Umar kepada media di Padang, pada Selasa (8/9/2020).

Genius Umar, jebolan STPDN dan bergelar doktor ini mengatakan kalau tidak bisa tidak mungkin FaGe mencanangkan Rp 1 M per Kecamatan di Sumbar.

“Insya Allah kemampuan APBD Sumbar itu mampu mengcover dana Rp 1 miliar per kecamatan setiap tahun,”ujar Genius Umar.

Pemerintahan Kecematan sebagai perpanjangan pemerintahan dari pusat hingga kota dan kabupaten adalah gerbang pertama melayani masyarakat.

“Kalau pemerintahan di kecamatan itu hanya menerima proposal dan usulan dari masyarakat lalu diteruskan ke pemerintah kota dan kabupaten semangat mendekati pelayanan ke publik dan menebas birokrasi panjang negeri, akan hanya lisp service saja,”ujar Genius yang di Pariaman mampu melahirkan program pro rakyat seperti gratis sekolah SMM Sederajat dengan mengalokasikan APBD Pariaman untuk membayar uang sekokah pelajar SMA sederajat di Pariaman.

Lalu Genius Umar juga mampu memberikan beasiswa dan membiayai mahasiswa anak Pariaman berkuliah di perguruan tinggi ternama dengan menyeleksi sesuai nilai mereka raih di kampusnya, yakni dengan program satu rumah tangga miskin satu sarjana.

“Pendidikan adalah cara pas untuk memutus mata rantai kemiskinan,”ujar Genius.

Kembali soal satu miliar satu kecamatan, Genius memastikan program teranyar FaGe itu adalah untuk mendekatkan pelayanan pemerintah dan pemberdayaan kepada masyarakat.

“Dengan dana satu miliar per kecamatan dikelola pemerintahan kecamatan dan diawasi peruntukannya secara ketat, maka masyarakat yang ingin mengakses program tersebut tidak perlu bolak-balik lagi ke kantor bupati atau kantor walikota,”ujar Genius.

Terus bagaiamana caranya, Genius Umar pun tersenyum.

“Itu program FaGe jika didetilkan saat ini tidak elok dan tidak etislah. Tapi pastinya program diusung FaGe adalah visible dan realistis. Kami sudah siap untuk action tanpa melabrak ketentuan perUUan yang berlaku,”ujar Genius Umar.

Pembunuhan Paman dan Keponakan di Padang

Video

-VIDEO – Dua orang korban yang tewas diduga akibat senjata tajam dalam perkelahian memiliki hubungan keluarga Kapolsek Lubuk Kilangan sebut korban paman dan ponakan.

Kedua korban meninggal dunia di tempat kejadian di depan gerbang perumahan The Green Mutiara di Rimbo Datar, Rimbo Data, Kelurahan Bandar Buat, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, Sumatera Barat.

Kejadian tersebut terjadi pada Selasa, 8 September 2020 sekitar pukul 02.00 WIB.

Diketahui korban berinisial AJ (38) dan A (55) warga Rimbo Data Rt 03/RW 01, Kelurahan Bandar Buat, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, Sumbar.

Korban ditemukan meninggal dunia, dan dibawa ke rumah sakit Bhayangkara untuk dilakukan autopsi.

Sedangkan pelaku diketahui berinisial As (44) seorang security yang beralamat di Kelurahan Kampung Dalam, Kecamatan Pauh, Kota Padang, Sumbar.

Kapolsek Lubuk Kilangan, AKP Edriyan Wiguna membenarkan kalau korban berinisial AJ (38) dan A (44).

“Untuk korban pertama inisial AJ (38) adalah keponakan dari korban kedua inisial A (44),” kata Edriyan Wiguna, Selasa (8/9/2020).

Sedangkan untuk pelaku sudah diamankan di Polsek Lubuk Kilangan untuk dimintai keterangan.

Ia menceritakan kalau kejadian berawal ketika seorang saksi bernama Dewi Rosita mendapatkan informasi bahwa anaknya AJ (38) terlibat perkelahian di depan pos satpam perumahan The Green Mutiara.

Selanjutnya, saksi datang ke lokasi dan menemukan anaknya beserta adiknya dalam keadaan tergeletak bersimbah darah.

“Melihat kejadian tersebut saksi bernama Dewi Rosita memberitahukan ke saksi lainnya bernama Hendrik serta kepada anggota keluarga lainnya,” kata Mantan Kasat Reskrim Polresta Padang.

Selanjutnya, salah seorang keluarga korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Lubuk Kilangan.

“Setelah di lokasi, kami amankan loaksi kejadian. Selanjutnya, kami berkoordinasi dengan SPKT Polresta Padang,” ujarnya.

Saat berada di lokasi kejadian, pihaknya menemukan pos satpam dalam keadaan kosong. Dan, kedua korban dibawa ke rumah sakit Bhayangkara.

“Setelah diminta keterangan terhadap saksi, diketahui pelaku penganiayaan merupakan salah seorang security perumahan The Green Mutiara yang berinisial As (44),” sebutnya.

Sekitar pukul 03.20 WIB, Unit Identifikasi Sat Reskrim Polresta Padang sampai di lokasi untuk melakukan olah TKP.

Sedangkan personel gabungan Timah 3, jajaran 4.2 Polsek Padang Timur, dan personel Polsek Lubuk Kilangan melakukan upaya penangkapan terhadap pelaku.

“Kami datangi rumah orangtua pelaku dan rumah mertuanya. Namun pelaku tidak ada di rumah,” sebutnya.

Sekira pukul 03.45 WIB Dokter jaga RS Bhayangkara Polda Sumbar menyatakan kedua korban sudah dalam keadaan meninggal dunia.

Selanjutnya, pihak keluarga korban membuat laporan ke Polsek Lubuk Kilangan. (*)

Terlibat Perkelahian, Mamak dan Kemenakan Tewas Ditusuk Oknum Satpam

08/09/2020 16:11pm

Padang, HarianPauh5net.art.blog

– Diduga terlibat perkelahian, mamak dan kemenakan tewas di tangan salah seorang satpam bernama Asmardi (40) di kawasan Perumahan The Green Mutiara Rimbo Data Kelurahan Bandar Buat, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, Selasa (8/9/2020) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB.

Informasi yang dihimpun harianhaluan.com, tewasnya kedua korban berinisial AJP (38), dan IN (55), atas laporan dari ibu AJP yakni inisial DR yang mendapatkan informasi bahwa anaknya terlibat perkelahian di depan Pos Satpam Perumahan Green Mutiara.

“Di lokasi, DR menemukan anak beserta adiknya itu sudah meninggal dan bersimbah darah tepat di depan pos satpam tempat pelaku bekerja,” ujar Kapolsek Lubuk Kilangan, AKP Edryan Wiguna.

Selanjutnya, kata dia, DR memberitahukan kepada anggota keluarga lainnya yang selanjutnya salah seorang keluarga korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Lubuk Kilangan.

“Kemudian, petugas kepolisian dari Polsek Lubuk Kilangan beserta petugas dari SPKT Polresta Padang datang ke lokasi untuk mengamankan TKP dan membawa korban ke rumah sakit Bhayangkara,” tambah Edryan.

Ditambahkannya, di Tempat Kejadian Perkara (TKP), tidak lagi ditemukan pelaku yang diduga telah melakukan pembunuhan terhadap dua korban. Kemudian personil dari Polsek Lubuk Kilangan berupaya mencari pelaku namun tidak ditemukan.

“Saat dilakukan pencarian, akhirnya didapatlah infromasi dari seorang saksi berinisial DD yang juga seorang security perumahan sedang berada di dalam komplek. Informasi dari DD, diketahui pelaku merupakan salah seorang security komplek Green Mutiara,” terangnya lagi.

Berdasarkan informasi tersebut, personil gabungan Timah 3, jajaran 4.2 Polsek Padang Timur dan personil Polsek Lubuk Kilangan pun langsung mendatangi rumah orang tua dan rumah mertua pelaku untuk dilakukan upaya penangkapan.

“Sesampai di sana, pelaku sudah tidak ada di rumah. Kemudian polisi terus berupaya membujuk pihak keluarganya untuk memberi tahu keberadaan anaknya tersebut,” tukas Edryan.

Tidak beberapa lama kemudian, sambung Edryan, tiba-tiba pelaku menelepon ke salah seorang anggota keluarganya dan menyebutkan sedang berada di kawasan Kasang, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, serta mengaku akan mengaku akan menyerahkan diri ke polisi.

“Pelaku pun kemudian kita jemput ke kawasan tempat keberadaan bersama dengan anggota keluarganya. Kemudian langsung membawa pelaku ke Mapolsek Lubuk Kilangan untuk menjalani proses lebih lanjut,” tandasnya.

Diketahui, tersangka yang merupakan warga Jalan Binuang, RT 001 RW 002, Kelurahan Binuang Kampung Dalam, Kecamatan Pauh Kota Padang tersebut diamankan di daerah Kasang, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, sekitar pukul 08.00 WIB.

Sedangkan dua korban yang berstatus paman dan keponakan adalah warga Rimbo Data, RT 003 RW 001, Kelurahan, Bandar Buat, Kecamatan Lubuk Kilangan dinyatakan tewas ditempat setelah mendapatkan beberapa luka tusukan di bagian dada dan punggung korban dan langsung dibawa ke rumah sakit Bhayangkara untuk diautopsi.(*)

Sering Diejek Jadi Motif Sekuriti Perumahan Bunuh Dua Orang di Padang

-Selasa, 08 September 2020 16:15 WIB

PADANG, — Kapolsek Lubuk Kilangan AKP Edryan Wiguna menuturkan, motif sekuriti Perumahan Green Mutiara di Rimbo Datar, Lubuk Kilangan Kota Padang, diduga karena sakit hari karena sering diejek.

“Diduga karena korban sering mengejek dan mengajak pelaku untuk cek-cok. Pelaku dan korban hanya teman biasa tapi ada kemungkinan ada unsur sakit hati karena ditegur agar tidak berenang di dalam perumahan tersebut,” katanya di Mapolsek Lubuk Kilangan, Selasa (8/9/2020).

Edryan menambahkan, kedua korban merupakan warga disekitar perumahan tersebut. “Alat yang digunakan untuk menghabisi korban pisau. Korban sendiri berinisial AJ (35) dan A (44), korban AJ merupakan keponakan oleh korban A,” ujarnya.

Usai menghabisi nyawa dua korbannya, pelaku yang sempat kabur ke Bukittinggi. Kemudian personil berusaha meyakinkan keluarga pelaku, dan tiba-tiba pelaku menghubungi salah seorang keluarganya dengan menyatakan akan menyerahkan diri. “Saat itu pelaku sedang berada di Bukittinggi, pelaku meminta kepada keluarga untuk menjemputnya di Kasang, Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman,” ujarnya.

Pelaku yang turun dari angkutan umum, langsung masuk ke mobil keluarga untuk selanjutnya di bawa ke Polsek Lubuk Kilangan.

Seperti diberitakan sebelumnya, seorang sekuriti Perumahan Green Mutiara di Rimbo Data, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, menghabisi nyawa dua orang di Gerbang perumahan tersebut.

Kapolsek Lubuk Kilangan AKP Edryan Wiguna mengatakan, peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (8/9/2020) sekira pukul 02.00 WIB dinihari. Edryan menuturkan, pelaku berinisial A alias F, warga Jalan Binuang Nomor 5, RT 001, RW 002, Kelurahan Binuang Kampung Dalam, Kecamatan Pauh, Kota Padang.

Pihaknya mendapat informasi ada dua orang warga yang tergeletak didepan gerbang perumahan Green Mutiara. “Kemudian anggota kami bergerak dan didapati bahwasanya dua orang tersebut adalah korban penganiayaan yang dilakukan oleh tersangka inisial A,” katanya di Mapolsek Lubuk Kilangan, Selasa (8/9/2020).

Edryan menambahkan, saat ini pelaku diamankan di Polsek Lubuk Kilangan guna penyidikan lebih lanjut sesuai dengan laporan polisi nomor : LP/126/B/IX/2020/Sektor Luki. “Korban merupakan warga disekitar perumahan tersebut. Alat yang digunakan untuk menghabisi korban pisau,” ujarnya. Korban sendiri berinisial AJ (35) dan A (44), korban AJ merupakan keponakan oleh korban A.

KlikPositif.com

Wawako Hendri Septa Lepas Personil Satpol-PP Ikuti Latihan Berganda

Selasa 08/09/2020 17:09pm

PADANG ,HarianPauh5net.art.blog- Wakil Walikota Padang H.Hendri Septa melepas personil Satpol-PP Kota Padang untuk mengikuti latihan berganda. Latihan ini dilakukan untuk menunjang kapasitas serta meningkatkan kapabilitas, kemampuan (skill), kompetensi para personil Satpol-PP sebagai pengayom dan pelindung masyarakat.

“Latihan berganda ini sangat penting dilaksanakan oleh personil Satpol-PP. Tujuan dari latihan ini untuk menyiapkan fisik dan mental personil. Untuk itu diharapkan kepada seluruh personil agar mengikuti latihan berganda ini dengan sebaiknya dan sepenuh hati. Di samping itu personil Satpol-PP harus meningkatkan kapasitas serta mematuhi protokol Covid-19,” ujar Wawako Hendri Septa di Markas Komando (MAKO) Pol PP Kota Padang, Selasa (8/09/2020).

Menurut Hendri Septa, Satpol-PP Kota Padang adalah pasukan elitenya Pemerintah Kota Padang, paling terdepan dan paling terpapar di saat melaksanakan tugas pandemi Covid-19. Pemerintah Kota Padang sangat mendorong personil Satpol-PP melaksanakan latihan berganda ini.

Disamping itu, latihan berganda dilaksanakan personil Pol PP untuk menyiapkan dirinya, karena tantangan demi tantangan selalu ada setiap hari. Serta meningkatkan kapasitas daya tahan tubuh personil Pol PP sebagai pasukan pelindung dan mengayomi warga Kota Padang”, jelasnya.

Kepala Satpol-PP Kota Padang, Alfiadi mengatakan, disamping pengamanan Peraturan Daerah (Perda) Satpol PP garda terdepan dalam segi pengamanan serta menjaga kewibawaan Pemerintah Kota Padang.

“Kota Padang termasuk salah satu wilayah yang luas dan kompleks, baik dari segi jumlah penduduk dan sosial, kultur. Disamping itu tugas pokok Satpol-PP bukan hanya trantibum saja namun memberikan pelindungan kepada masyarakat, tak hanya masalah ketertiban saja disaat pandemi Covid-19 Satpol-PP terlibat langsung penanganan Covid-19,” ujar Alfiadi.

Iya menyebutkan, tugas yang diemban Satpol PP sangat menyita dan menguras energi, serta sumber daya tujuannya agar masyarakat tidak terpapar Covid-19. Dan ini jadi perhatian serius bagi personil PoL PP kota Padang serta linmas Kota Padang.

“Kegiatan pelatihan berganda ini dilaksanakan di Tiger Kem Air Dingin Kecamatan Koto Tangah. Adapun kegiatan latihan Berganda bagi Satpol-PP bertujuan untuk peningkatan kompetensi, pembinaan fisik, mental, etika dan disiplin menghadapi tantangan dan rintangan dalam mengemban tugas dilapangan. Agar personil Satpol-PP dapat bekerja profesional dalam tugasnya. Selain itu untuk meningkatkan aparatur Sumber Daya Manusia (SDM) yang baik sehingga sikap, perilaku menjadi contoh bagi masyarakat Kota Padang,” Imbuhnya. (Zal)

Pemko Padang Akan Berikan Denda bagi yang Tak Urus Izin untuk Pesta Pernikahan

Senin, 07 September 2020 21:00 WIB

PADANG, HarianPauh5net.art.blog– Pemerintah Kota Padang akan memberikan denda bagi warga kota yang tidak melakukan proses perizinan saat melakukan pesta pernikahan. Hal ini dilakukan terkait dengan semakin meningkatnya kasus positif COVID-19 di Kota Padang.

“Peraturan walikota (Perwako) nomor 49 tahun 2020 sudah kita jelaskan agar masyarakat yang akan melakukan pesta pernikahan harus memenuhi peraturan yang telah ditetapkan. Jika ingin melaksanakan pesta pernikahan ada ketentuan yang harus dilakukan, misal jumlah pihak yang hadir harus berjumlah lebih sedikit dan mengikuti protokol COVID-19,” kata Wali Kota Padang, Mahyeldi Ansharullah saat melakukan wawancara dengan Radio Classy FM dalam program Bicara Melawan Corona, Senin, 7 September 2020.

Ia mengatakan, bagi masyarakat yang akan melaksanakan pesta pernikahan, maka harus melaporkan dulu ke lurah, dan lurah mengeluarkan rekomenadasi untuk pelaksanaannya.

“Semuanya diawasi secara terkendali sampai kondisi normal. Seandainya tidak melakukan proses perizinan, maka kan dikenakan denda,” jelasnya tanpa menyebutkan jumlah dan bentuk denda yang dimaksud.

Ia mengatakan peningkatan kasus di Sumbar berasal dari orang yang datang dari luar Sumbar dan orang Kota Padang yang ke luar dari daerah, serta orang yang ke luar masuk Kota Padang.

“Sebelum lebaran kita bisa menekan kasus ini dengan berada di zona kuning. Kemudian ketika lebaran orang banyak keluar masuk Kota Padang, kembali terjadi peningkatan kasus yang ditandai dengan kluster yang berkembang, yakni kluster kantor. Kita melihat fenomena ini tentu harus menyikapi orang yang masuk ke Padang dan keluar dari Padang,” terangnya.

Mahyeldi juga mengatakan akan memperketat orang yang masuk Kota Padang. “Bagi yang masuk melalui jalur darat, maka harus melapor ke Puskesmas setempat bahwa mereka masuk ke Kota Padang. Selain itu, kita juga menekankan kepada RT/RW untuk mengantisipasi COVID-19,” tuturnya.

Mahyeldi mengimbau warga kota untuk memaksimalkan penggunaan masker, menjaga jarak, dan memohon masyarakat mengikuti kembali protokol COVID-19.

“Kendalanya masih pada penerapan di lapangan, yang ditemukan masih banyak yang abai dan terkesan longgar dalam melaksanakan protokol kesehatan COVID-19 setelah PSBB,” jelasnya.

Ia berharap masyarakat juga mengingatkan dan menegur jika masih melihat warga yang tidak menggunakan masker jika beraktivitas di luar rumah. “Sehingga kita bisa sama-sama menekan penyebaran kasus ini dengan meminta masyarakat disiplin menerapkan protokol kesehatan,” tuturnya. (*)Lihat artikel asli

Kasus Meningkat, RSUD Rasidin Dimaksimalkan

Senin 07 September 2020 16:41pm

Padang,Harianpauh5net.art.blog – Kasus Covid-19 di Kota Padang terus meningkat dari hari ke hari. Dipastikan mereka yang terpapar butuh penanganan. Pemerintah Kota Padang akan meningkatkan fasilitas kesehatan yang ada.

“Kita akan maksimalkan rumah sakit khusus Covid-19 yakni RSUD Rasidin,” kata Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah, saat video conference dengan Gubernur Sumatera Barat, Senin (7/9/2020).

RSUD Rasidin dapat menampung puluhan pasien Covid-19. Tercatat di Rumah Sakit ini terdapat tujuh ruang isolasi, 112 tempat tidur, dengan total jumlah kamar sebanyak 42 ruangan.

Namun begitu, Wali Kota Padang menyebut bahwa di RSUD ini masih terdapat kekurangan. Diantaranya kekurangan tenaga medis yang akan menangani pasien Covid-19. Wali Kota berharap hal ini menjadi perhatian Gubernur agar RSUD ini maksimal menangani pasien.

“Saat ini RSUD Rasidin kekurangan tenaga medis, kami berharap dukungan SDM di rumah sakit ini,” kata Mahyeldi.

Mendengar hal itu, Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno menyebut akan mendukung penuh agar RSUD Rasidin maksimal dalam penanganan. Gubernur meminta supaya jajaran kerjanya memfollow up hal tersebut.

“Rumah sakit Rasidin kita dukung penuh karena untuk kepentingan Padang dan Sumatera Barat,” sebut Irwan.

Nantinya Asisten III Setdaprov Sumbar melalui Dinas Kesehatan Pemprov akan menyurati seluruh rumah sakit di Sumbar untuk mengirimkan tenaga kesehatan yang berlebih di daerah-daerah.

L”Kita minta seluruh daerah untuk mengarahkan dukungan ke RSUD Rasidin,” sebut gubernur.(*)

Ummi Harneli Mahyeldi Bagikan Bantuan Dampak Covid-19 Bagi Kader PKK

Senin 07 September 2020 16:12wib

PADANG , Harianpauh5net.art.blog– Pandemi virus corona atau Covid-19, sejauh ini memang telah menimbulkan dampak negatif khususnya secara sosial ekonomi bagi warga Kota Padang.

Oleh karena itu, Ketua TP-PKK Kota Padang Ny. Harneli Mahyeldi turut memberikan perhatian dan bantuan demi mengurangi dampak tersebut dalam hal ini kepada para kader PKK se-Kota Padang.

Kali ini Senin pagi (7/9/2020), istri Wali Kota Padang Mahyeldi itu menyerahkan bantuan kepada para kader PKK se-kecamatan di Ibukota Provinsi Sumatera Barat tersebut. Hadir dikesempatan itu para Ketua TP-PKK se-Kecamatan serta Kepala DP3AP2KB Kota Padang yang diwakili Kabid Pengendalian Penduduk (Danluk) Wirdanis.

“Alhamdulillah hari ini kita bisa memberikan bantuan dampak Covid-19 kepada para kader PKK. Kita sama-sama tahu beberapa waktu lalu kita ikut kebagian menerima program pembagian 3 Juta masker yang bersumber dari Baznas Provinsi Sumbar. Dan Kota Padang mendapat bantuan sebanyak 4 kecamatan dengan mendapatkan bantuan masker sebanyak 250 ribu pcs,” terang perempuan yang akrab disapa Ummi itu.

Harneli menjelaskan, awalnya bantuan itu hanya untuk 2 kecamatan saja, yakni bagi Kecamatan Padang Barat dan Padang Timur. Namun selaku Ketua TP-PKK Kota Padang ia mengupayakan bantuan tersebut agar bisa dilakukan penambahan bagi dua kecamatan lagi yakni Kecamatan Padang Selatan dan Koto Tangah.

“Oleh karena itu, kali ini kita juga mengupayakan bagaimana bantuan ini didapatkan merata di seluruh kecamatan di Kota Padang. Alhamdulillah, hari ini terwujud dan kita bisa menyerahkan bantuan sembako bagi kader PKK dengan masing-masing per kecamatan menerima 15 paket yang bersumber dari bantuan Baznas Kota Padang,” sebutnya.

“Untuk saat ini baru itu yang bisa kita upayakan, semoga ke depan kita bisa melanjutkannya lagi. Kita tentu berharap, bantuan tersebut dapat dimanfaatkan secara baik bagi penerimanya. Karena bisa dikatakan hampir merata orang terdampak Covid-19 termasuk para kader PKK,” imbuh Ny. Harneli.

Lebih lanjut Ketua TP-PKK Kota Padang itu juga mengingatkan para kader PKK se-Kota Padang untuk bisa menjadi perpanjangan tangan pemerintah dalam upaya pengendalian Covid-19 di Kota Padang.

“Maka itu, kepada kita semua kader-kader PKK, mari kita ikut menyuarakan di tengah masyarakat akan bahaya Covid-19 ini. Tentunya dengan senantiasa mentaati (protokol Covid-19-red) yang dimulai dari kita sendiri, keluarga dan orang terdekat kita. Apabila kita semua menjaga diri dan saling mengingatkan, semoga Covid-19 ini segera menurun dan berakhir sesegera mungkin hendaknya,” pungkas Ny. Harneli mengakhiri.(*)

Berbelanjalah Di Tempat Disiplin Protokol Kesehatan

Minggu 06/09/2020 22:26pm

Padang , Harianpauh5net.art.blog– Jumlah warga terpapar Covid-19 terus meningkat. Pemerintah Kota Padang mengimbau warganya untuk waspada dan menerapkan protokol kesehatan dengan benar.

Selain itu, Pemko Padang juga mengajak warganya untuk selektif dalam memilih tempat berbelanja kebutuhan dan makanan. Berbelanja di tempat yang benar-benar menerapkan protokol kesehatan dengan baik.

“Berbelanjalah di tempat yang menerapkan protokol kesehatan dengan benar,” imbau Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang Feri Mulyani Hamid, Minggu (6/9/2020).

Dikatakan Kadiskes, masih banyak pedagang maupun penjaga toko yang belum menerapkan protokol kesehatan. Seperti mengenakan masker dan lainnya.

“Jika ada pedagang atau penjaga toko yang tidak mengenakan masker, jangan berbelanja di sana. Ini untuk menyadarkan para pedagang,” sebut Kadiskes.

Kadiskes menyebut, cukup sulit menyadarkan warga akan pentingnya mengenakan masker. Warga akan patuh dan tersadar ketika sudah terpapar Covid-19.

“Banyak yang tidak yakin dengan keberadaan virus ini, ketika terpapar baru sadar dan patuh dengan protokol kesehatan,” ujarnya.

Feri Mulyani mengimbau warga untuk tetap mengenakan masker di mana dan kapan saja. Tidak melepasnya.

“Masker adalah salah satu pola hidup baru yang harus kita terapkan saat ini,” sebutnya.(*)

Persepal FC Vs Polda FC Berakhir Imbang 2-2 Di cetak Gool oleh Adit Dan Prima

Minggu 06/09/2020 

Persepal FC  berhadapan dengan Polda FC  dalam Liga askot kota Padang . Tak ada pemenang setelah hasil liga berkesudahan dengan skor 2-2

Padang, Harianpauh5net.blog

Persepal FC  vs Polda FC  berlangsung di Stadion Kuaro pagang , Kota Padang , Minggu  (06/9/2020) sore WIB. Kedua tim tampil agresif di babak kedua setelah bermain ketat di 45 pertama. Kedua kesebelasan berambisi ingin menang. 

Tak hanya itu, pemain Persepal FC lainnya Gak Ada dapat  kartu kuning.

Selain itu, Bayu pitok yang memberikan umpan kepada di menit 25 berhasil cetak Gool  penjaga gawang Polda FC .

“Kita ada evaluasi. Mudah-mudahan Minggu depan kita bisa lebih berkembang dan saya berharap bisa bermain lebih baik,” ujarnya.

1Pelatih : kain cabik Hendry Penon

2Pelatih : Rido Nelyata  

Menejer: Ham Dani  

Begal Parang yang Beraksi Jalan Padang-Painan Berakhir Tragis, Begini Nasibnya oleh Polisi

05/09/2020 21:57pm

PADANG , Harianpauh5net.art.blog– Kepolisian Resor Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), membekuk pria berinisial RO (29) yang diduga pelaku begal yang beraksi menggunakan senjata tajam jenis parang di Jalan Padang-Painan Sungai Baremas, Kelurahan Gates, Lubuk Begalung.

“Pelaku ini beraksi menggunakan senjata tajam jenis parang, lalu mengancam korban agar menyerahkan sepeda motor,” kata Kepala Kepolisian Resor Kota Padang AKBP Imran Amir didampingi Kasatreskrim Kompol Rico Fernanda di Padang, Sabtu (5/9).

Pelaku ditangkap tanpa perlawanan pada Sabtu sekitar pukul 01.00 WIB di depan SPBU Coco Mata Air, Padang Selatan.

“Saat ini status pelaku yang merupakan warga Jalan Ujung Pandan, RW 001, Kelurahan Olo tersebut telah ditetapakan sebagai tersangka dan melanggar pasal 365 KUHPidana,” katanya.

Selain melanjutkan proses pidana terhadap RO, polisi juga terus mengembangkan kasus tersebut untuk memburu pelaku lain karena diduga kuat ia tidak beraksi sendiri.

“Kawanan lainnya masih dalam pengejaran kami,” katanya.

Kasus yang menjerat RO berawal ketika ia dan rekannya berada di Jalan Padang-Painan yang merupakan jalan penghubung antara Kota Padang dan Kabupaten Pesisir Selatan.

Kemudian ia melihat korban L melintas bersama temannya menggunakan sepeda motor pada malam hari.

“Korban lalu dihentikan, kemudian diacungi senjata tajam yang sudah disiapkan sebelumnya,” katanya

Korban yang ketakutan serta khawatir akan keselamatan diri, langsung kabur dengan meninggalkan sepeda motor Honda Beat berwarna putih merah.

Setelah itu pelaku langsung melarikan motor korban menuju kawasan Pantai Air Manis.

Sementara Rico menjelaskan sejak menerima laporan dari korban, pihaknya langsung melakukan penyelidikan hingga akhirnya menangkap RO.

Dengan dasar laporan polisi nomor: LP/472/K/IX/2020/Resta SPKT Unit III, tertanggal 05 September 2020.

Dari tangan pelaku, polisi mengamankan barang bukti berupa senjata tajam jenis parang dan satu unit sepeda motor Honda Beat warna putih merah tanpa pelat nomor polisi.

Wali Kota Mahyeldi Ikuti Diskusi Bedah Buku “Investor Politik Pada Pemilihan Kepala Daerah di Indonesia”

Minggu 06/09/2020 15:25pm

PADANG , Harianpauh5net.art.blog- Wali Kota Padang Mahyeldi menjadi narasumber dalam acara Diskusi Bedah Buku secara daring yang diadakan oleh Center Form Indonesia Reform (CIR) kerjasama dengan Lembaga Kajian Pembangunan Daerah (LKPD) dan det

Diskusi tersebut membahas isi buku yang ditulis Mohammad Hidayaturrahman dengan judul “Investor Politik Pada Pemilihan Kepala Daerah di Indonesia”.

Selain Wali Kota Mahyeldi pemateri lainnya ialah, Penyidik KPK RI, Novel Baswedan, Prof. Dr. Firman Noor (Kapuslit Politik LIPI) dan Mohammad Hidayaturrahman selaku penulis buku.

“Atas nama Pemerintah Kota Padang, saya sangat menyambut baik atas terselenggarannya kegiatan beda buku ini, dan semoga kita semua mendapat ilmu yang bermanfaat dari diskusi hari ini,” ujar Mahyeldi saat mengikuti diskusi daring tersebut dari Gedung Putih Rumah Dinas, Sabtu (5/9/2020).

Selanjutnya, Wali kota Mahyeldi menceritakan pengalamannya selama mengikuti kontestan politik ditanah air, mulai dari masa sebelum reformasi hingga masa orde baru. Diantaranya pengalaman ketika maju sebagai calon anggota Legislatif Provinsi Sumatera Barat, menjadi Calon Wali Kota Padang untuk periode pertama dan ke dua. (*)

Masjid Al Hakim Salah Satu Venue MTQ Nasional XXVIII

Sabtu 05/09/2020 22:49PM

Padang,H”arianpauh5net.art.blog – Masjid Al Hakim yang berada di Pantai Padang baru saja dibuka untuk umum. Masjid yang dibangun dengan dana cukup besar itu menjadi ikon wisata halal Sumatera Barat. Hebatnya, masjid ini juga ditunjuk sebagai salah satu venue lomba pada Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-XXVIII Tingkat Nasional tahun ini.

“Iya, di sini akan menjadi salah satu venue lomba pada MTQ nanti,” jelas Ketua Pengurus Masjid Al Hakim, Novizar Nazir, di Padang, Jumat (4/9/2020).

Dikatakannya, pada MTQ ke-XXVIII yang dituanrumahi Sumatera Barat itu, Masjid Al Hakim menjadi tempat pelaksanaan lomba untuk golongan remaja dan anak-anak. Masjid ini juga direncanakan akan diresmikan Presiden RI.

“Masjid akan diresmikan Presiden di sela-sela kunjungannya ke Padang untuk membuka MTQ nanti,” kata Novizar Nazir.

Masjid Al Hakim akan dikelola secara profesional. Yayasan Islamic Center nantinya akan menjadikan masjid ini sebagai pusat pembinaan ilmu agama dan akhlak. Terutama bagi anak-anak dan remaja.

“Kita harapkan anak muda kembali ke masjid dan berakhlak Islami,” tuturnya.(*)

Warga Keluhkan Jalan Binuang kampung dalam Rusak Parah PenuhLubang


Sabtu 05/09/2020 21:43Pm

Padang, Harianpauhnet.art.blog

Warga mengeluhkan kondisi jalan Binuang kampung dalam  Kecamatan pauh v , SumateraBarat  (kampung dalam ), yang rusak parah. Jalan itu disebut penuh lubang dan kerap menimbulkan kecelakaan.

Salah satu warga kampung dalam , mengatakan ada banyak  titik di jalan Binuang Kampung Dalam  yang kondisinya rusak parah. Banyak  titik itu, katanya, ada di sekitar binuang kampung dalam. 

“Di jalan lintas binuang kampung dalam sebenarnya ada tiga titik kerusakan jalan yang sangat parah, tepatnya di Kampung Dalam , di Simpang pernah indah  tepatnya Di kampung dalam  dan di Simpang Tigo santan Sabtu  (05/09/2020).

“Ada satu lagi tepatnya yang di Binuang itu juga parah kali, ampun lah, makan debu setiap ngelintasi jalan menuju Perdagangan,” ujarnya.Dia mengatakan jalan ini merupakan jalan utama bagi warga yang hendak beraktivitas dari simpang malitang ke By pass Pisang atau sebaliknya. Warga Binuang kampung dalam  berharap jalan tersebut segera diperbaiki agar tak menimbulkan korban.”Sudah bertahun-tahun kami merasakan jalan rusak tersebut, jalan yang penuh lubang jika hujan tidak turun. Lebih parahnya sampai ada beberapa mobil yang melintas ke jalan Binuang kampung dalam akibat besarnya lubang seperti kolam ikan,” ujarnya.Dia mengatakan jalan tersebut sudah bertahun-tahun rusak. Warga kampung dalam menyebut kondisi jalan bakal penuh lubang  jika tak ada hujan dan bakal menjadi seperti kolam ikan jika hujan turun.

pauh v 

binuang kampung dalam 

Ali Mukhni: Sumbar Harus Pintar Lobi Pusat

05/09/2020 10:55wib

Padang Pariaman Harianpauhnet.art.blog–Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni mengatakan, Sumatera Barat membutuhkan dana dari pemerintah pusat untuk mengejar ketertinggalan pembangunan infrastruktur yang bersentuhan langsung kepada masyarakat.

Artinya, hubungan pusat dan daerah harus solid karena membangun daerah butuh dana yang besar sementara pendapatan daerah tidak mencukupi untuk membiayai.

“Menggaet dana pusat merupakan kunci penting dalam melanjutkan pembangunan program strategis Sumbar ke depan. Kalau melirik APBD saja, tentu akan sulit dan butuh waktu lama,” kata Ali Mukhni, Jumat (4/9/2020).

Tahun depan, kata Ali Mukhni, beberapa isu penting yang harus dihadapi dan dicarikan solusinya antara lain Pemulihan sosial ekonomi akibat Pandemi Covid-19, penguatan sektor kesehatan, pembangunan infrastruktur, penanggulangan bencana, penurunan angka kemiskinan dan pengangguran, ketahanan pangan, promosi pariwisata, pengembangan UMKM, kemudahan berusaha investasi dan integrasi pelayanan publik.

“Siapapun yang akan menjadi memimpin Sumbar ke depan, dihadapkan kepada tantangan yang besar. Apalagi untuk pemulihan ekonomi masa pandemic Covid-19 dan pembangunan Infrastruktur tidak bisa hanya mengandalkan APBD. Jumlahnya (APBD) sangat terbatas dan banyak tersedot untuk belanja pegawai,” kata Bupati Ali Mukhni.

Di Padang Pariaman, tambahnya, menjalin komunikasi lintas sektoral di Kementerian dan Lembaga. Banyaknya mega proyek nasional adalah wujud nyata perhatian lebih pemerintah pusat kepala kepala daerah yang gigih berjuang untuk pembangunan di daerahnya.

“Coba lihat sekarang, disaat kegiatan fisik APBD ditangguhkan karena penanganan Covid-19 namun kegiatan bersumber dari Pusat terus dilanjutkan. Seperti Jembatan Sikabu senilar R25 miliar, Asrama Haji, Politeknik Pelayaran, Irigasi Anai II,” ujar Bupati yang juga calon Wakil Gubernur Sumbar itu.

Sejak otonomi daerah digulirkan, kata Ali Mukhni, Kepala daerah memegang posisi sentral dalam memajukan daerah. Oleh sebab itu, dalam menjalankan otonomi daerah dibutuhkan kepala daerah yang mempunyai strong leadership, berintegritas termasuk bersih dari KKN, inovatif dan kreatif, berpikir out of the box dan bekerja dengan tulus untuk rakyat dan kemajuan daerah.

“Bekerja saja tidak cukup, pemimpin harus berani berinovasi. Jika tidak berinovasi, tidak akan ada perubahan,” kata Bupati yang membuka kawasan pendidikan terpadu Tarok City itu.

Masjid Al-Hakim Pantai Padang Dibuka untuk Umum

Jum’at 04 September 2020 22:40pm

Padang – Masjid megah yang terletak di jalan Samudera Pantai Padang akhirnya dibuka untuk umum. Dibuka pertama kalinya masjid ini ditandai dengan pelaksanaan Salat Jumat perdana, Jumat (4/9/2020).

Masjid berkelir putih menyerupai miniatur Masjid Al Aqsa di Timur Tengah itu ramai dijubeli jamaah. Meski hujan deras, jamaah nampak antusias datang untuk melaksanakan Salat Jumat perdana di masjid tersebut. Masjid pun nampak penuh namun tetap dengan melaksanakan protokol kesehatan Covid-19.

“Tidak saja bagus di luar, di dalam juga megah, bagus sekali,”ungkap Yogi, seorang jamaah usai melaksanakan salat di sana.

Masjid Al Hakim mampu menampung 600 jamaah. Memiliki lahan parkir sekitar dua ribu meter persegi, masjid ini akan diresmikan Presiden RI pada saat pelaksanaan MTQ Nasional, November nanti.

“Rasa penasaran saya terjawab. Dari dulu ingin merasakan salat di masjid ini akhirnya bisa kesampaian,” tutur jamaah lain, Ikhsan.

Ketua Pengurus Masjid Al Hakim, Novizar Nazir mengaku terkejut dengan antusiasme jamaah yang datang untuk Salat Jumat. Masjid penuh, meski Padang tengah dilanda hujan deras.

“Mudah-mudahan ini awal yang baik bagi perkembangan jamaah Al Hakim ke depan,”sebutnya.

Pengerjaan Masjid Al Hakim belum sempurna seratus persen. Novizar Nazir mengaku pembangunan masjid baru sampai tahap sembilan puluh persen. Rencananya, dalam minggu depan seluruh lahan parkir di bagian kiri dan kanan selesai diaspal. Termasuk penyempurnaan di bagian kantor.

“Lampu dalam masjid belum ada karena baru akan dikirim ke sini. Karpet yang terpasang ini baru sementara, karpet yang sudah dipesan akan tiba sekitar dua bulan lagi,” ungkapnya.

Dirinya menyebut, meski pembangunan belum sempurna, pihaknya menyegerakan pemakaian masjid. Menurutnya, pemakaian masjid ini disegerakan berkat nasehat banyak orang.

“Bapak Wali Kota Padang dan Kapolda menyarankan agar menyegerakan pemakaian masjid, karena jika segera dibuka nantinya akan datang keberkahan, semakin cepat semakin baik, sebab di mana-mana masjid tak harus menunggu sempurna dulu baru dibuka,” sebutnya.(*)

Tiga Paslon Akan Daftarkan Diri ke KPU Sumbar, Mahyeldi-Audy Akan Mendaftar Hari di Pertama

Jumat, 04 September 2020 14:47 WIB

PADANG, HarianPauh5net.art.blog– Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Barat (Sumbar) Izwaryani mengatakan, hingga saat ini sudah tiga orang pasangan calon yang mengkonfirmasi akan mendaftarkan diri ke KPU Sumbar.

Hari pertama pendaftaran akan diawali oleh pasangan Mahyeldi Ansharullah-Audy Joinaldi (PKS-PPP). Sementara itu, dua pasangan calon lainnya akan mendaftarkan pada hari ketiga.

“Semua calon, kecuali pasangan Fakhrizal-Genius Umar sudah mengkonfirmasi akan mendaftar ke KPU. Awalnya, pasangan Mulyadi-Ali Mukhni akan mendaftarkan diri pada hari kedua namun karena ada beberapa hal pasangan ini mengkonfirmasi ulang bahwa mereka akan mendaftar pada hari ketiga,” jelasnya, Jumat, 3 September 2020 di Padang.

Artinya, dua pasangan calon Mulyadi-Ali Mukhni dan Nasrul Abit-Indra Catri akan mendaftarkan diri hari ketiga pendaftaran yakni tanggal 6 September 2020.

Terkait persiapan Izwaryani mengatakan, segala sesuatu sudah dipersiapkan sejak awal. Baik itu ruangan, maupun sosialisasi dan koordinasi pada parpol dan bakal calon dengan membentuk grup WhatsApp dan dalam bentuk pertemuan. Dilanjutkan dengan MoU dengan Rumah Sakit M Djamil untuk pemeriksaan pasangan calon, Dinas Kesehatan, dan Polda Sumbar.

Pada saat pendaftaran, KPU juga membatasi jumlah yang dibolehkan masuk ke ruangan hanya pasangan calon dan ketua, sekretaris partai pengusung. Untuk peserta lain hanya dibolehkan menunggu di luar ruangan dengan jumlahnya yang terbatas.

Saat mengantarkan pasangan calon, tidak diperbolehkan ada arak-arakan, konvoi, gerombolan massa atau membuat keramaian. Hal itu dilakukan untuk mencegah penyebaran Covid-19. Selain itu, peserta yang datang juga diwajibkan untuk mematuhi protokol kesehatan seperti menggunakan masker, jaga jarak, dan cuci tangan.

KPU Sumbar juga berkoordinasi dengan kepolisian dalam menegakkan aturan tersebut. Selain itu, sebelum masuk ke gedung KPU Sumbar, semuanya harus diperiksa suhu tubuh, dan maksimal yang boleh masuk adalah 37,3 derajat celcius.

Operasi Tanggap Darurat Bencana Berfungsi Pengurangan Resiko Bencana

Jum’at 04/09/2020 14:21

HarianPauhnet.art.blog

Padang–Taruna Siaga Bencana ( Tagana) maksud dilaksanakan acara ini tersedianya petugas perlindungan sosial yang memiliki kepedulian aktif terhadap penanggulangan bencana, terciptanya kesiapsiagaan dan mitigasi dalam menghadapi kemungkinan terjadi bencana. Dan pelatihan operasi tanggap darurat bencana bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan tentang pengurangan resiko bencana seperti, Gempa Bumi, tsunami, kebanjiran serta bentuk becana lainnya di Sumatera Barat

Hal ini disampaikan Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit Datuak Malintang Panai membuka kegiatan Taruna Siaga Bencana (Tagana), dalam rangka penguatan informasi penanggulangan bencana bidang perlindungan dan jaminan sosial yang dilakasanakan oleh Dinas Sosial Provinsi Sumatera Barat di Kawana Hotel, Kamis (3/9/2020).

Hadir dalam kegiatan tersebut Kadis Sosial Sumbar Jumaidi, S.Pd,. M.Pd, Kabid Linjamsos (Perlindungan Jaminan Sosial) Dinsos Sumbar, Irwan Basir, SH, MM, Dt. Rajo Alam, Kepala bidang Linjamsos, Sepala Seksi di Lingkungan Bidang Banjamsos, dan Panitia Penyelenggara beserta peserta yang hadir.

Selanjutnya peserta yang hadir pada kesempatan tersebut sebanyak 65 (enam puluh lima) orang, bersal dari Kasi/Petugas Dinsos Kabupaten/Kota se-Sumatera Barat yang akan diberikan pelatihan dasar bagi petugas/personil dalam menghadapi bencana.

Nasrul Abit lebih lanjut berharap dengan adanya pelatihan tersebut agar dapat memberikan pengetahuan dasar tentang operasi tanggap darurat bencana baik dibidang shelter, layanan dukungan psikososial maupun manajemen logistik.

“Semoga bimbingan teknis pada kali ini dapat membawa hasil yang diharapkan dalam upaya mendukung program pemerintah pada percepatan penanggulangan bencana, apalagi masa pandemi Covid-19 saat ini,” harapannya.

Sementara Kabid Linjamsos Irwan Basir, Dt. Rajo Alam, juga mengatakan terkait masalah sosial yang sangat mendasar, yaitu masalah Covid-19. Kehadiran Wakil Gubernur kali ini dapat memberikan motivasi kita semua dalam menangani Covid-19 di Sumatera Barat.

“Prinsip dasarnya adalah 19 kabupaten/kota se Sumatera barat, yang bergelut dibidang kebencanaan baik bencana alam maupun bencana sosial. Interaksi yang dilakasanakan selama ini bahwasanya masalah kebencanaan harus dihadapi secara bersama apalagi kondisi sekarang ini,” kata Irwan Basir.

Selain itu Irwan Basir memberikan apresiasi kepada Wagub Sumbar bahwasanya pemuktahiran data yang sesuai dengan kondisi saat ini telah berjuang terhadap permasalahan sosial di kabupaten/kota maupun di Kementerian Sosial”, ucap Irwan Basir

Dan juga telah berperan di masyarakat tanpa mengurangi rasa memori kita, bahwasa satu-satunya pejabat Sumatera Barat yang langsung kancah publik, dalam rangka menyikapi kepentingan dan martabat orang banyak di Wamena Provinsi Papua.

Itu bentuk kepedulian yang mendasar oleh Nasrul Abit untuk rakyat Sumatera Barat, dan langsung juga menyerahkan, himpunan bantuan kepada saudara-saudara kita yang tertimpa permasalah sosial yang menyangkut masalah kearifan lokal yang telah jadi amanah,” sebut Irwan Basir.

Oleh sebab itu kepada kita semua apa lagi dengan masalah covid-19 artinya kesiap siagaan yang harus digaitkan oleh kita dan masayarakat. Salah satu semboyanya adalah bahwa makna masalah Corona ini tidak hanya tanggung jawab pemerintah saja, tetapi juga para angku, pemangku adat Ninik Mamak, yang ada di kabupaten/kota di Sumatera Barat.

Untuk ikut melibatkan diri dan wajib terlibat dalam menyikapi situasi kondisi apa yang menjadi peran protokol dari kesehatan.

Termasuk juga kawan kawan dibidang kebencanaan agar dapat menetralisir kondisi-kondisi yang ada. Mari sama-sama kita menjadikan momentum karena daerah kita adalah daerah-daerah yang mempunyai icon bencana tersendiri.

Mentawai juga ada, sering dikunjungi daerah yang betul-betul tersentuh dalam aspek2 pembangunan juga tersentuh terhadap aspek kemasyarakatan. Mari kita menjadi momentum pertemuan hari ini, dapat menjadi nilai-nilai kesetiakawanan kita bersama-sama.

Awas Jangan Salah! Orang Padang Dan Orang Minang Itu Beda Lho

04/09/2020 11:57pm

HarianPauhnet.art.blog

Sumatera Barat sedang banyak diperbincangkan di dunia politik pasca ketua Bidang Politik dan Keamanan DPP PDIP, Ibu Puan Maharani mengeluarkan sebuah pernyataan yang sedikit membingungkan.

Nah sebelum membahas lebih jauh, kita bercerita sedikit tentang kontroversi ibu Puan Maharani yang pada Rabu (2/9/2020) melontarkan sebuah pernyataan yang membuat banyak pihak bertanya-tanya saat menghadiri pengumuman cagub cawagub Sumatera Barat.

Dan di sela-sela pengumuman itu, terselip harapan Puan yang sedikit berbau kontroversi, yakni Sumatera Barat diharapkan bisa menjadi provinsi yang mendukung negara Pancasila.

“Rekomendasi diberikan ke Insinyur Mulyadi dan Drs H Ali Mukhni, Merdeka.” ucap ibu Puan.

“Semoga Sumatera Barat menjadi provinsi yang memang mendukung Negara Pancasila,” begitu isi pernyataan ibu Puan.

Ok, kita tidak akan memperpanjang soal perkataan seorang Puan Maharani disini. Terlepas dari isu politik, di artikel kali ini, kita coba membahas soal orang Padang dan Orang Minang itu berbeda.

Awalnya, perantau dari Sumatera Barat kerap disebut orang Padang. Padahal bisa saja mereka bukan orang Padang lho, guys!

Memang, kebanyakan orang perantau dari Sumatera Barat telah terbiasa dipanggil atau disebut orang Padang ataupun orang Minang dari teman-teman di daerah rantau.

Tapi kalau kamu semua tahu, Orang Padang dan Orang Minang itu sebenarnya memiliki makna yang berbeda. Contoh, bagi orang Minang yang sedang berada dalam rantauan, kerap kali mereka ditanya seperti ini:

“Kamu orang padang ya? Padangnya dimana, Bukittinggi?”

Perlu para traveler ketahui, Orang Padang dan Orang Minang sejatinya sangat-lah berbeda. Belum tentu orang Padang adalah orang Minang, dan begitu juga sebaliknya. Belum tentu juga orang Minang bisa disebut sebagai orang Padang. Namun, tak menutup kemungkinan dia merupakan orang Padang dan orang Minang juga.

Sampai disini bingung? Oke kita lanjut.

Padang merujuk kepada ibukota dari provinsi Sumatera Barat dan orang Padang berarti orang yang memang menetap atau tercatat secara administratif di wilayah Kota Padang. Tapi apakah dia bisa dibilang orang Minang? Bisa jadi iya, tapi bisa juga tidak, semuanya itu tergantung garis keturunan atau yang dikenal dengan istilah Matrilineal.

Nah untuk Minang sendiri biasanya merujuk pada sebuah suku atau identitas dalam masyarakat. Bahasa lebih sederhananya adalah orang-orang yang mempunyai darah keturunan suku Minangkabau.

Apakah orang Minang boleh disebut orang Padang? Bisa, kalau dia menetap, tinggal atau tercatat secara administrasi sebagai warga Kota Padang.

Terus, bagaimana dengan orang-orang Minang yang tinggal di sekitaran Bukittinggi, Solok, Batusangkar, Padang Pariaman, Pesisir Selatan dan lainnya? Kenapa di tanah rantau mereka kebiasaan menjawab ‘iya’ saat ditanya “kamu orang Padang, ya?”

Bisa saja alasannya karena biar tidak ribet menjelaskan kepada kamu-kamu semua yang bukan dari Sumatera Barat. Wilayah Sumatera Barat sudah pasti memiliki banyak daerah, dan kalau mau dijelaskan satu-satu secara mendetail dimana kampung halamannya, kan repot juga guys.

Dan besar kemungkinan yang berasal dari daerah-daerah kecil atau terpencil bakalan sangat tidak familiar untuk kamu semua yang berasal dari luar Sumatera Barat.

Jadi ketika ditanya “apakah kamu orang Padang?” kebanyakan dari para perantau tersebut bakal menjawab ‘Ya’ karena mereka jadi tidak perlu lagi menjelaskan panjang lebar soal daerahnya yang mungkin kamu juga tidak tahu dimana.

Mereka menjawab sedemikian rupa karena rata-rata orang tahunya, Padang adalah ibukota Sumatera Barat, makanya paling enak ya tinggal jawab saja ya saya orang Padang.

Contoh nyatanya, misalkan kamu menjawab “bukan, saya orang Batusangkar,” pasti jawaban kamu ini bakal memunculkan pertanyaan lanjutan, misalnya:

“Batusangkar itu dimana? Beda ya Batusangkar dengan Padang? Jauh tidak Batusangkar itu dari Padang?” dan masih banyak lagi pertanyaan lainnya yang bakalan buat kamu repot untuk menjawabnya.

Oke para traveler, itulah perbedaan orang Padang dengan orang Minang. Ingat, bisa jadi orang Padang adalah orang Minang, tapi belum pasti juga orang Minang adalah orang Padang. Awas, jangan sampai salah lagi ya.

Mengintip Persiapan di Posko Pemenangan Mahyeldi-Audy Joinaldy

04/09/2020 11:40Pm

Padang, HarianPauhnet.art.blog

Sejumlah tim pemenang Mahyeldi-Audy, melakukan persiapan jelang pendaftaran Bakal Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah dan Audy Joinaldy ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumbar, Jumat (4/9/2020) siang.

Dari pantauan Harianhaluan.com, Jumat (4/9/2020), terlihat disekelilingi posko pemenangan Audy Joinaldy yang terletak di Jalan A. Yani Nomor 1 B, Kota Padang ini telah dilengkapi baliho besar Audy Joinaldy.

Tampak puluhan relawan memakai seragam putih bercorak batik dengan kombinasi hijau. Selain seragam putih, mereka juga mematuhi protokol kesehatan dengan menggunakan masker dan face shield.

Tak berselang lama, Mahyeldi Ansharullah bersama istri, Hasneli Bahar tiba di posko pemenangan. Mahyeldi juga memakai seragam berwarna putih dengan corak batik, dilengkapi peci.

Sekretaris DPW PPP Sumbar, Amora Lubis mengatakan, sesuai dengan koordinasi bersama KPU, pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar Mahyeldi-Audy mendaftar hari ini yang dijadwalkan tim setelah solat Jumat pukul 14.00 WIB.

“Oleh karena itu kita partai PKS dan PPP mempersiapkannya mulai dari kumpul di posko, nanti ada acara pembekalan. Persiapan bagaimana di KPU, supaya pendaftarannya lancar,” sebut Amora saat ditemui Harianhaluan.com.

Amora menambahkan, setelah dilakukan silaturahmi di posko pemenangan nanti pasangan bersama partai yang akan mengantarkan ke KPU. Adapun yang mengantarkannya ke KPU maksimal sebanyak 20 orang. (*)

Disokong 3 Partai, Fakhrizal-Genius Genapkan 4 Paslon di Pilkada Sumatera Barat

04/09/2020 02:19pm

Padang ,HarianPauhnet.art.blog– Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) resmi menetapkan dukungan terhadap Fakhrizal-Genius Umar sebagai calon gubernur dan wakil gubernur Sumatra Barat (Sumbar) atau Pilkada Sumatera Barat 2020. Fakhrizal-Genius menggenapkan jumlah pasangan calon di pilkada Sumbar menjadi empat.

“Alhamdulillah akhirnya lengkap syarat dukungan partai bagi saya dan Genius Umar untuk maju dalam Pilkada Sumatera Barat 2020-2024,” kata Fakhrizal dalam keterangan tertulis, Kamis 3 September 2020.

Adapun surat rekomendasi dukungan tersebut telah ditandatangi Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar, serta melengkapi dukungan dari Partai Golkar dan Partai Nasdem.

Menurut mantan Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Barat ini, kepercayaan tiga partai pengusung tersebut akan diembannya dengan baik dan semangat tinggi. Dengan amanah ini, kata dia, akan menjadi pemicu untuk berjuang sekuat tenaga memenangkan Pilkada Sumatera Barat.

“Pak Airlangga Hartarto, Pak Surya Paloh dan Pak Muhaimin Iskandar memberi amanat agar kami berjuang sepenuh tenaga. Ini amanah sekaligus tugas, yang akan kami laksanakan dengan baik,” katanya.

Sebelumnya, Fakhrizal yang berpasangan dengan Wali Kota Pariaman Genius Umar mendapat dukungan dari Partai Nasdem. Surat dukungan NasDem itu tertuang dalam surat bernomor 272-Kpts/DPP-NasDem/VIII/2020 tentang Persetujuan Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Sumatera Barat dari Partai NasDem. Surat pertanggal 31 Agustus 2020 itu diteken oleh Ketua Umum NasDem, Surya Paloh dan Sekretaris Jenderal NasDem, Johnny G. Plate.

Adapun rekomendasi dari Golkar juga sudah diterima lebih dulu. Surat rekomendasi Keputusan Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar tentang Pengesahan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur periode 2020-2024 yang diteken Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto dan Sekretaris Jenderal Partai Golkar Lodewidjk F. Paulus pada 19 Agustus 2020.

“Alhamdulillah, doa para ulama, tokoh masyarakat, ninik mamak, dan kaum cerdik padai di kampung terpenuhi. Saya akan berjuang habis-habisan memenuhi harapan mereka,” kata Fakhrizal.

Sebelum adanya rencana pendaftaran Fakhrizal-Genius, Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Sumatera Barat menyebutkan sebanyak tiga pasangan calon (Paslon) mengonfirmasi akan hadir dalam masa pendaftaran calon kepala daerah pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur atau Pilkada 2020 Sumatera Barat.

Komisioner KPUD Sumbar Gebril Daulay di Padang mengatakan sampai saat ini ada tiga pasangan calon yang bakal mendaftar. Pada hari pertama akan hadir pasangan yang didukung PKS dan PPP, yaitu Mahyeldi-Audy Joinaldy pada Jumat, 4 September 2020.

Di hari kedua atau Sabtu, 5 September 2020 akan hadir pasangan yang didukung Partai Demokrat, PAN, dan PDIP, yakni Mulyadi-Ali Mukhni. Sementara pasangan ketiga yang diusung Partai Gerindra, yaitu Nasrul Abit-Indra Catri mengkonfirmasi hadir pada Minggu, 6 September 2020.

“Semua bakal pasangan calon sudah mengkonfirmasi untuk hadir. Kita akan lihat pada tanggal 4, 5, dan 6 September 2020 itu siapa yang hadir. Itu kan baru hasil komunikasi dan koordinasi partai politik dengan KPU,” kata Gebril.

Menurut Gebril pendaftaran Pilkada 2020 dilakukan dengan mematuhi protokol kesehatan, yaitu pakai masker, jaga jarak, dan cuci tangan. Semua pasangan calon yang hadir juga harus bebas dari Covid-19 dengan menunjukkan surat keterangan dari pihak berwenang.

UKPUD Sumatera Barat akan melakukan tahapan pembukaan pendaftaran selama tiga hari, yaitu sejak 4-6 September 2020. Pendaftaran dibuka sejak pukul 08.00 WIB dan tutup pukul 16.00 WIB. Sementara pada hari terakhir akan dibuka sampai pukul 24.00 WIB.

Gubernur Sumbar Akan Buat Pergub Cuti ASN Dampingi Istri Melahirkan

Kamis 03/09/2020 23:45pm

Padang , Harianpauhnet.art.blog– Pemerintah Provinsi Sumatera Barat akan membuat pergub tentang pemberian cuti kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) yang menemani istrinya melahirkan. Dukungan ini perlu dilakukan karena selama ini dalam kenyataan ASN selalu minta izin secara lisan kepada atas mereka, tentu dengan adanya pergub nantinya bisa legal.

Hal ini disampaikan Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno disela-sela acara penanda tanganan Nota Kesepakatan Antara Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan Kantor Wilayah Direktorat Perbendahaan Provinsi Sumatera Barat tentang Sinergi Peningkatan Kualitas dan Cakupan Implementasi Pengarusutamaan Gender pada provinsi Sumatera Barat, di ruang kerja kantor gubernur Sumbar, Kamis (3/9/2020).

Hadir dalam kesempatan itu Kakanwil Dirjen Perbendaharaan Prov Sumbar, Heru Pusyo Nugroho, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Prov. Sumbar Best Rahmat, Kepala KPPN Padang, Tisari Yona Geumila serta beberapa staf lainnya.

Gubernur Irwan Prayitno juga mengatakan adapun dasar dari pembuatan pergub ini merupakan turunan dari, Peraturan Badan Kepegawaian Negara Republik Indonesia Nomor 24 tahun 2017, tentang Tata Cara Pemberian Cuti Pegawai Negeri Sipil

” Cuti bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) laki-laki yang mendampingi istrinya melahirkan bukanlah cuti tersendiri, tetapi merupakan salah satu jenis cuti, yakni cuti karena alasan penting. Berdasarkan Pasal 310 Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil (PNS), ada tujuh jenis cuti untuk PNS, yaitu cuti tahunan, cuti besar, cuti sakit, cuti melahirkan, cuti karena alasan penting, cuti bersama, dan cuti di luar tanggungan negara,” ungkapnya.

Irwan Prayitno Cuti tersebut bukanlah cuti tersendiri semata-mata karena istri melahirkan, tetapi cuti karena alasan penting, yang antara lain dapat diambil untuk mendampingi istri apabila proses kelahirannya betul-betul membutuhkan pendampingan, seperti operasi caesar atau membutuhkan perawatan khusus.

“Pemerintah untuk cuci alasan penting bagi ASN laki-laki mendamping istri ini cukup untuk 10 hari saja, sehingga tidak menjadi alasan nantinya perkerjaan kantor terhambat karena izin selama ini mendamping istri melahirkan,” kata Irwan Prayitno.

Irwan Prayitno juga mengatakan usulan rancangan pergub ini akan dilakukan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan sesuai aturan yang ada dan sesuai Pengarusutamaan Gender (PUG). Dan nantinya juga akan dibahas dan dipelajari oleh Biro Hukum Setdaprov dalam kajian tata naskah pergub.

Hadiri HUT ke-2 P-APO, Tetap Patuhi Protokol Kesehatan

Kamis 03/09/2020 22:28pm

PADANG,Harianpauhnet.art.blog – Wali Kota Padang H.Mahyeldi menghadiri Anniversary ke 2 Tahun Perkumpulan Angkutan Padang Online (P-APO) di Basecamp Nolimit, Jalan Samudera, Pantai Purui Padang, Rabu (2/9/2020).

Adapun tema yang diangkatkan dalam kegiatan ini adalah “Basamo Mangko Manjadi, Karano Kami Badusanak”.

Dalam sambutannya, Mahyeldi mengatakan, atas nama Pemerintah Kota Padang mengucapkan selamat ulang tahun yang ke 2 kepada P-APO. “Semoga P-APO kedepan akan semakin jaya dan semakin kompak,” ucap Wako.

Sebagaimana diketahui, P-APO merupakan gabungan dari 28 Komunitas Angkutan Online yang ada di Sumatera Barat ( Kota Padang, Payakumbuh dan Bukittinggi).

Mahyeldi mengatakan, dengan berorganisasinya komunitas-komunitas angkutan online di Sumatera Barat menandakan bahwasanya inilah salah satu tanda dari masyarakat modern.

“Salah satu ciri dari masyarakat modern itu adalah masyarakat yang suka berorganisasi, dan Alhamdulillah P-APO telah menunjukkan itu,” ujar Wako.

Mahyeldi berpesan kepada seluruh pengemudi yang tergabung dalam P-APO untuk selalu mematuhi protokol kesehatan Covid-19, tetap jaga jarak, memakai masker, menggunakan hand sanitizer. “Semoga dengan upaya-upaya itu akan menjauhkan para driver angkutan online di Kota Padang dari virus Corona,” tukuknya.

Dalam kesempatan tersebut Wali Kota Padang Mahyeldi menyerahkan Masker sebanyak 200 Buah kepada P-APO yang ditandai dengan pemasangan masker secara simbolis oleh Wali kota Mahyeldi kepada salah seorang anggota P-APO. (*).

Sambut Baik Webinar PT. Pegadaian Persero Area Padang

Kamis 03/09/2020 22:22PM

PADANG , Harianpauhnet.art.blog– Wali Kota Padang Mahyeldi yang juga Ketua Masyarakat Ekonomi Syariah Sumatera Barat membuka secara resmi Web Seminar (Webinar) Arrum Haji yang diadakan PT Pegadaian (Persero) Area Padang, secara virtual di Ruang VIP Rumah Dinas, Kamis (3/9/2020).

Sebagaimana tema yang diangkat dalam Webinar ini ialah “Kesempatan Emas Menuju Baitullah”.

“Atas nama Pemerintah Kota Padang kita sangat menyambut baik terlaksana Webinar ini. Semoga melalui Webinar dapat memberikan ilmu yang bermanfaat dan menghadirkan keberkahan bagi kita semua,” ujar Wako Mahyeldi.

Wali Kota Mahyeldi juga menyambut baik dengan hadirnya produk Arrum Haji. Produk Arrum Haji adalah layanan pembiayaan secara syariah yang memberikan kemudahan untuk mendapatkan porsi haji bagi nasabah.

“Melalui produk Arrum Haji nasabah akan langsung mendapatkan porsi Haji senilai Rp.2.500.000 dengan jaminan emas batangan, emas perhiasan atau saldo tabungan Emas (+- 3.5 gram) dan biaya pemeliharaan marhun (mun’ah) terjangkau serta proses muda satu hari selesai,” jelasnya.

Mahyeldi menambahkan, produk Arrum Haji Pegadaian ini telah sesuai sesuai dengan Fatwa Dewan Syariah Nasional MUI, aman dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), jangka waktu fleksibel mulai dari 1,2,3,4 dan 5 tahun.

“Semoga dengan produk Arrum Haji ini akan memberikan kemudahan bagi masyarakat Kota Padang untuk menunaikan Ibadah Haji” tukasnya. (*)

Sesosok Bayi Masih Hidup Ditemukan Terbuang di Kawasan GOR Agus Salim Padang

Kamis, 03 September 2020 11:45 WIB

PADANG, HarianPauhnet.art.blog— Sesosok bayi dalam kondisi masih hidup ditemukan di Kawasan Gelanggang Olah Raga Haji Agus Salim (GOR HAS) Padang. Bayi berjenis kelamin laki-laki tersebut diperkirakan baru lahir beberapa jam sebelum dibuang.

Kapolsek Padang Barat AKP Martin mengatakan, bayi tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang pihak keamanan (Sekuriti) pada Kamis (3/9/2020) sekira pukul 06.00 WIB yang berbungkus selimut. Lokasi penemuan persisnya di Jalan Batang Anai, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang.

“Bayi tersebut diduga baru dilahirkan orang tuanya langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Padang. Beberapa, saat setelah ditemukan, seorang personel Polantas yang sedang patroli mendapatkan informasi langsung menyelamatkan bayi malang tersebut,” katanya di Padang, Kamis (3/9/2020).

Martin menambahkan, saat ini, bayi tersebut dalam penanganan tim medis yang dimasukkan dalam alat inkubator. “Saat dibawa ke rumah sakit, kondisi tubuh bayi sudah sempat membiru dan kedinginan,” ujarnya.

Martin menyebutkan, pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait pelaku pembuang bayi tersebut tak lain adalah orang tua si bayi.

“Kita akan meminta keterangan saksi-saksi untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut,” kata dia.

Perkara Cabut Pohon Jagung, Pak RT di Padang Ditusuk Warga Pakai Pisau Lipat

02/09/2020 23:05PM

PADANG, HarianPauhnet.art.blog– Nasib nahas dialami seorang Ketua Rukun Tetangga (RT) di daerah Kampung Olo, Kecamatan Naggalo, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar). Pria bernama Dadang itu ditusuk oleh tetangganya karena masalah sepele.

Kapolsek Nanggalo AKP Sosmedya mengatakan, korban mengalami luka serius di bagian lengan usai ditusuk warganya.

“Pelaku bernama Kamba sudah ditangkap dan diamankan di Mapolsek Naggalo,” kata Sosmedya, Rabu (2/9/2020).

Sosmedya menambahkan, sebelum diserang, korban yang merupakan Ketua RT 02, RW 02 di kampung tersebut terlibat perseteruan oleh keponakan pelaku.

“Korban tidak terima jika pohon jagungnya dicabut oleh keponakan pelaku,” kata dia.

Pelaku yang tak terima keponakannya dimarahi langsung mendatangi korban. Tanpa basa-basi, pelaku langsung menyerang menggunakan pisau lipat dengan membabi buta.

Korban kemudian ditolong warga dengan dilarikan ke RS Bhayangkara. Sementara pelaku kabur dan membuat pisau lipatnya.

“Pelaku membuang pisau lipatnya ke Sungai bandakali Siteba,” kata dia.

Pelaku akhirnya ditangkap setelah polisi mendapat laporan dari keluarga korban. Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 354 Jo Pasal 351 KUHP tentang Tindak Pidana Penganiayaan dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara.

Nasrul Abit Ajak Semua Kandidat Kepala Daerah Ciptakan Kondisi Pilkada Aman dan Sejuk

Rabu 02/09/2020 17:57PM

Padang ,HarianPauhnet.art.blog– Wakil Gubernur Sumatra Barat, mengajak semua kandidat, partai pendukung dan pengusung serta seluruh kader dan simpatisan, untuk menciptakan kondisi Pilkada serentak pada Desember mendatang aman dan sejuk.

Tagline “Pilkada Badunsanak” yang digaungkan jauh hari sebelum Pelaksanaan Pilkada Serentak Pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota di wilayah Provinsi Sumatra Barat, sudah bergema dimana-mana. Untuk itu, Nasrul berharap kepada seluruh elemen yang terlibat langsung dalam pilkada ini, jangan jadikan kalimat “Pilkada Badunsanak” itu, hanya sebatas rangakain kata semata. Namun tentunya, harus bisa bersama-sama mengaplikasikan itu.

“Mari kita ciptakan pilkada tahun ini, aman dan sejuk. Jangan sampai antar Paslon, antar pendukung bentrok. Kalau kita sudah ucapkan Pilkada Badunsanak, maka harus kita wujudkan. Pesta demokrasi, Pilkada adalah ajang pertarungan ide dan gagasan. Meski berseberangan secara politik, namun kita tetaplah badunsanak,”kata Nasrul Abit, Rabu 2 September 2020.

Nasrul Abit menjelaskan, khusus di Sumatra Barat, tahun ini ada Satu pemilihan untuk Gubernur dan Wakil Gubernur, Dua untuk Walikota dan Wakil Walikota serta 11 untuk Bupati dan Wakil Bupati. Untuk itu, Nasrul Abit berpesan pilihlah kandidat yang punya rekam jejak baik. Baik secara politik, secara pergaulan dengan masyarakat, keluarga bahkan sudah teruji di Pemerintahan.

“Sekarang zaman sudah canggih, modern. Akses internet memudahkan kita mencari referensi. Masyarakat kita juga sudah sangat cerdas. Cari profile nya, biografinya. Baca dan pahami rekam jejak perjalanan kandidat itu di dunia politik dan pemerintahan. Jangan salah pilih. Jika salah, tentu akan berdampak lima tahun berikutnya,”ujar Nasrul Abit.

Selain itu, mengingat penyelenggaraan Pilkada serentak tahun ini dibawah ancaman pagebluk Coronavirus Disease 2019 atau COVID-19, Nasrul Abit juga mengimbau kepada seluruh komponen untuk tetap bahkan harus meningkatkan kedisplinan penerapan protokol kesehatan.

Meski otoritas terkait seperti KPU, Bawaslu, bidang kesehatan sudah mengimbau dengan tegas, namun soal protokol kesehatan ini harus terus disampaikan. COVID-19, tidak bisa dianggap remeh. Penularannya samgat cepat.

“Protokol kesehatan ini harus benar-benar dijalankan. Sekarang pilkada kita bersamaan dengan adanya pandemi COVID-19 ini. Tentu ini tidak bisa dianggap abai. Aturan KPU sudah ada, pada saat mendaftar nanti, jumlah orang dibatasi. Ini yang harus diperhatikan. Kalau paslon, saat mendaftar wajib melampirkan surat keterangan bebas COVID-19, harus di swab tes terlebih dahulu. Nah yang lain bagaimana, itu yang harus benar-benar kita perhatikan.

Sampai saat ini kata Nasrul Abit, Pemerintah Provinsi Sumatra Barat terus berupaya keras untuk memutuskan mata rantai penyebaran COVID-19. Kuncinya ada pada protokol kesehatan. Apabila disiplin menerapkannya, maka mata rantai penyebaran akan bisa diputus bersama-sama.

“Tetaplah disiplin protokol kesehatan. Cuci tangan, pakai masker, jaga jarak dan mandi dengan air hangat. Jika kita terapkan ini dengan benar, Insya Allah mata rantai penyebaran dapat segera kita putus bersama-sama,”tutup Nasrul Abit.

PDIP Resmi Usung Anggota DPR Fraksi Demokrat Mulyadi di Pilgub Sumbar

02/09/2020 16:45PM

Padang, HarianPauhnet.art.blog

PDIP resmi mengusung kader Partai Demokrat, Mulyadi, sebagai calon Gubernur Sumatera Barat di Pilkada 2020. Dia berpasangan dengan Ali Mukhni. Rekomendasi dukungan ini dibacakan langsung Ketua DPP PDIP Puan Maharani secara virtual.

“Selanjutnya Sumatera Barat. Calon Gubernur dan DPD Sumbar. Untuk Provinsi Sumbar rekomendasi diberikan kepada Ir Mulyadi dan Drs H Ali Mukhni. Merdeka,” ujar Puan dalam Pengumuman Tahap V Rekomendasi PDIP di Pilkada 2020, secara virtual, Rabu (2/9).

Mulyadi diketahui merupakan kader Partai Demokrat yang saat ini duduk sebagai Anggota Komisi III DPR dari Fraksi Demokrat. Sementara Ali Mukhni adalah eks DPW PAN Sumatera Barat, yang kini menjabat Bupati Padang Pariaman.

Puan berharap Mulyadi-Mukhni bisa memenangkan Pilgub Sumatera Barat pada 9 Desember mendatang.

Mulyadi hadir langsung di DPP PDIP untuk menerima rekomendasi ini. Dia ditemani Ketua DPD PDIP Sumatera Barat, Alex Indra Lukman.

“Semoga Sumatera Barat bisa menjadi provinsi yang memang mendukung negara Pancasila,bismillahirrohmanirrohmin. Merdeka,” tutur Puan.

Selain dari PDIP, paslon Mulyani-Mukhni juga telah mengantongi rekomendasi dukungan dari PAN dan Demokrat.

4 Truk Alami Kecelakaan Beruntun di Sitinjau Lauik, Sumbar

01/09/2020 23:45PM

Padang, HarianPauhnet.art.blog

Sebanyak empat truk mengalami kecelakaan beruntun di Panorama 2, Sitinjau Lauik, Kecematan Lubuk Kilangan, Kota Padang, Sumatera Barat, Selasa (1/9).

Kecelakaan beruntun itu terjadi sekitar pukul 15.00 WIB. “Iya, ada kecelakaan yang melibatkan tiga tronton dan satu truk engkel,” ujar Kapolsek Lubuk Kilangan, AKP Edriyan Wiguna, Selasa (1/9).

Menurutnya, kecelakaan beruntun itu berawal dari salah satu truk yang berasal dari Solok. “Satu dari empat truk yang kecelakaan itu menuju Padang, ia hendak menyalip, namun sopirnya kehilangan kendali,” ungkapnya.

Kemudian, truk tersebut sempat menghantam tebing. “Setelah menabrak tebing, truk itu menghantam tiga truk lain,” ucapnya.

Untuk dugaan sementara, jelas Edriyan, kecelakaan itu diakibatkan jalan licin karena hujan. “Kecelakaan itu saat hujan deras, ada kemungkinan karena jalan licin, itu masih kita selidiki,” paparnya.

Sementara itu, tidak ada korban jiwa dilaporkan dalam kecelakaan beruntun yang melibatkan empat truk tersebut.

Pencuri Barang Berharga dalam Masjid di Kota Padang tak Berkutik, Menangis Ditanyai Polisi

Selasa 01/09/2020 20:18Pm

Padang, HarianPauhnet.art.blog– EN (38), terduga menangis saat ditanya kepolisian alasan kenapa melakukan aksi pencurian.

Sebelumnya, jajaran Polsek Padang Selatan mengamankan EN (38) selaku terduga pelaku pencurian yang menyasar korban ketika menunaikan salat.

Kapolsek Padang Selatan, AKP Ridwan mengatakan pelaku beraksi pada saat korbannya sedang melaksanakan ibadah salat di masjid.

“Saat korbannya lengah dan fokus melaksanakan ibadah salat, pelaku melancarkan aksinya mengambil tas korbannya,” ujar kapolsek.

Pelaku EN (38) saat ditemui di Polsek Padang Selatan menangis saat Kapolsek Padang Selatan menanyakan alasannya mencuri.

EN yang sempat mengeluarkan air mata, mengaku tengah kesulitan ekonomi.

Sedangkan tuntutan untuk biaya kehidupan sehari-hari semakin susah.

“Anak saya ada tiga, kebutuhan banyak. Uang hasil kejahatan itu buat kebutuhan sehari-hari,” kata EN (38), Senin (31/8/2020).

Ia sebelumnya bekerja sebagai sales alat-alat kesehatan, tapi hingga kini sudah tidak bekerja lagi.

Mengingat sebagai kepala keluarga, dan kebutuhan setiap hari terus meningkat. Pelaku terpaksa menempuh jalan yang salah untuk mendapatkan uang.

“Saya intai korban sedang salat, dan saat sedang salat saya ambil. Uangnya buat kehidupan sehari-hari,” katanya.

Ia menjelaskan kalau istrinya tidak mengetahui perbuatannya, dan uang yang diberikan untuk kehidupan sehari-hari.

“Barang yang diambil saya jual secara online,” kata dia.

AKP Ridwan menambahkan kalau pelaku juga merupakan resedivis dalam kasus yang sama.

Sebelumnya, AKP Ridwan menambahkan bahwa pelaku diamankan pada Sabtu (29/8/2020) sekitar pukul 19.30 WIB.

“Pelaku pura-pura hendak salat, dan saat korban sedang salat, lantas pelaku langsung mengambil benda-benda berharga korban,” katanya.

Namun, aksi pelaku pada (23/5/2020) pukul 15.41 WIB terekam Closed Circuit Television atau CCTV di Masjid Raya Gadang di Jalan Pasar Gadang, Kelurahan Pasa Gadang, Kecamatan Padang Selatan, Kota Padang, Sumbar.

“Hasil pemeriksaan kami menfantongi ada delapan 7 tempat kejadian perkara(TKP), yaitu di Kecamatan Padang Timur (3 TKP), 1 (TKP) di Kuranji, 1 (TKP) di Pauh, 1 (TKP) di Padang Barat, dan 1 (TKP) di Padang Timur,” kata dia.

Selanjutnya, pihaknya akan melakukan pengembangan dan berkoordinasi dengan Polsek lainnya.

“Untuk barang bukti yang kami amankan ada satu unit HP hasil kejahatan, uang tunai hasil penjualan barang curian, dan kaca mata yang digunakan saat melakukan pencurian,” kata dia.

Ia mengimbau kepada seluruh masyarakat agar berhati-hati, dan pada saat menunaikan ibadah salat untuk meletakkan barang berharga tepat di depan lokasi salat.(*)

7 Pembina Gerakan Pramuka Kota Padang Terima Tanda Penghargaan Kepramukaan dari Kwartir Nasional

Selasa 01/09/2020 20:01 PM

PADANG, HARIANPAUHNET.ART.BLOG– Bertepatan dengan peringatan Hari Pramuka ke-59 tahun 2020, sebanyak 7 orang anggota dewasa dari para Pembina Pramuka di Kota Padang dianugerahi tanda Penghargaan Kepramukaan dari Kwartir Nasional Gerakan Pramuka.

Penyerahan penghargaan untuk kategori dharma bakti dan melati itu, ditandai dengan pemasangan tanda penghargaan oleh Wali Kota Padang yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat di Gedung Serbaguna Bagindo Aziz Chan, Kantor Balai Kota Padang, Selasa (1/9/2020).

Ada sebanyak 7 nama Pembina Gerakan Pramuka Kota Padang yang menerima penghargaan tersebut. Diantaranya 6 orang yang menerima tanda penghargaan dharma bakti yakni Sekda Kota Padang Amasrul, Kepala BPBD Barlius, Kadispora Mursalim, Anggota DPRD Padang Zulhardi Z. Latif, Sekretaris DPRD Hendrizal Azhar dan Camat Padang Selatan Teddy Antonius.

Sementara untuk peraih tanda penghargaan Melati diterima Rustim yang kini menjabat Kabid Banjamsos Dinas Sosial Kota Padang.

Mewakil Wali Kota Padang yang juga selaku Kamabicab Gerakan Pramuka Kota Padang Edi Hasymi menyampaikan, atas nama Pemerintah Kota Padang tentu sangat menyambut baik dan mengapresiasi atas penerimaan penghargaan nasional tersebut.

“Selamat kepada Kakak-kakak pembina Gerakan Pramuka Kota Padang yang menerima penghargaan ini. Semoga keteladanan, pengabdian dan kerjasama Kakak-kakak dalam meningkatkan aktivitas dan kualitas Gerakan Pramuka di Kota Padang dapat menjadi contoh dalam membina anak bangsa guna memajukan Gerakan Pramuka dalam mencapai tujuan yang dicita-citakan bangsa ini,” harap Edi bersemangat.

Selanjutnya Asisten pun juga menyambut baik pada peringatan Hari Pramuka ke-59 tahun 2020 telah mengangkat tema “Peran Gerakan Pramuka Ikut Membantu Dalam Penanggulangan Bencana Covid-19 dan Bela Negara”.

“Tema tersebut juga menjadi tema utama seluruh aktivitas dan kegiatan gerakan pramuka di 2020 ini. Sebagaimana tema ini adalah perwujudan dari semangat para pramuka untuk ikut membantu menanggulangi bencana Covid-19 yang masih mewabah dan menjadi masalah besar hingga saat ini di Kota Padang, Indonesia bahkan di seluruh dunia juga mengalaminya,” tukuknya.

Lebih lanjut ia pun juga turut memuji langkah sigap para anggota pramuka yang selalu tanggap dan ikut berperan dengan secara masif mengkampanyekan bahaya Covid-19 semenjak awal mulai merebaknya wabah Covid-19 di Kota Padang. Begitu juga pramuka ikut berupaya membantu dalam penanggulangan serta dampak dari Covid-19 bagi warga Kota Padang.

“Semuanya pun kita lihat dimulai dari hal sederhana, seperti mendidik dan saling mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan tubuh termasuk rajin mencuci tangan, memakai masker kemana bepergian, menjaga jarak dan mematuhi semua protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19. Ini semua patut kita tiru dan kita warisi” ujar Edi mengakhiri sambutan dan arahan.

Dalam kegiatan yang tetap mengacu standar protokol kesehatan tersebut, juga dihadiri Ketua DPRD Padang Syafrial Kani, Ketua Majelis Pembimbing Ranting, Ketua-ketua Kwartir Ranting Kota Padang dan Pengurus Kwartir Cabang 09 Gerakan Pramuka Kota Padang.(*)

Padang Masuk Zona Merah: Tak Ada Sekolah Tatap Muka, Pesta Perkawinan Dilarang, Pegawai Bekerja dari Rumah

01/09/2 17:33PM

Padang, HarianPauhnet.art.blog – Gubernur Sumatra Barat (Sumbar), Irwan Prayitno menegaskan soal Kota Padang yang berstatus zona merah penyebaran Covid-19. Ini artinya Kota Padang termasuk salah satu daerah di Indonesia yang berisiko tinggi terjadinya penularan virus SARS-CoV-2.

“Kota Padang termasuk zona merah penyebaran Covid-19, dan itu berisiko tinggi,” ujarnya saat konferensi pers dengan wartawan di Kantor Gubernur Sumbar, Selasa (1/9/2020. Pada konferensi pers itu, Irwan didampingi oleh Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sumbar, Jasman Rizal.

Irwan menuturkan Kota Padang merupakan satu-satunya daerah di Sumbar yang termasuk zona merah. Di Sumbar sendiri, hanya Kabupaten Kepulauan Mentawai yang tergolong zona hijau. Sementara itu, 17 kabupaten/kota lainnya termasuk ke dalam zona oranye dan zona kuning.

“Provinsi Sumbar secara keseluruhan kategori sedang,” jelasnya.

Sementara itu, Jasman mengatakan, dengan ditetapkannya Kota Padang sebagai zona merah, Pemerintah Kota (Pemko) Padang harus menyesuaikan kebijakan yang dikeluarkan Kesehatan Masyarakat Kementerian Kesehatan RI.

“Artinya, banyak hal-hal yang harus diperhatikan oleh Pemko Padang. Misalnya, masalah orang masuk, sekolah tatap muka, orang mengadakan baralek itu tidak boleh lagi. Semua perkantoran harus menerapkan ‘work from home’. Penetapan zona merah itu banyak dampaknya,” ujar Jasman.

Padang masuk zona merah sebelumnya telah diumumkan oleh Satuan Tugas Penanganan Covid-19 nasional, Jumat (28/8/2020) lalu. Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito memaparkan total daerah yang masuk zona merah di Indonesia sebanyak 32 kabupaten/kota.

Agar posisi risiko kembali menurun, kata Wiku, daerah tersebut harus segera meningkatkan penanangan dan pengujian dengan baik.

“Kami mohon agar kabupaten/kota segera dapat meningkatkan penanganan kasus serta testingnya dengan baik agar posisi risikonya menurun kembali menjadi sedang atau rendah,” kata Wiku. 

Curi Barang Jemaah Masjid, Pria di Padang Ditangkap Polisi

01/09/2020 16:03PM

PADANG, HarianPauhnet.art.blog- Penyidik Polsek Padang Selatan menangkap seorang pria berinisial EN (38). Dia ditangkap karena diduga mencuri barang jemaah yang sedang salat di sejumlah masjid di Kota Padang, Sumatera Barat.

Kapolsek Padang Selatan AKP Ridwan mengatakan, pelaku ditangkap berkat adanya laporan dari warga dan barang bukti berupa rekaman CCTV. Pelaku ditangkap berdasarkan Laporan Polisi nomor:LP/138/B/VIII /2020/Sektor Padang Selatan tertanggal 23 Agustus 2020 atas pencurian kamera Gopro senilai Rp6 juta.

Pencurian dilakukan di Masjid Raya Pasa Gadang, Jalan Pasar Gadang, kawasan Padang Selatan. Saat itu pelaku mengambil tas korban yang sedang beribadah, di dalamnya ada kamera.

“Aksi pelaku mengambil tas korban terekam CCTV. Berbekal rekaman itu kami langsung melakukan penyelidikan,” kata Ridwan, Selasa (1/9/2020).

Setelah melakukan penyelidikan, katanya, akhirnya polisi membekuk EN di Jalan Air Camar, nomor 13, RT 01, RW 08, Kelurahan Ganting Parak Gadang, Kecamatan Padang Selatan.

Video CCTV Aksi 2 Pencuri Modus Geser Tas di Restoran, Pelaku Ditangkap

Aksi pencurian dengan modus geser tas di restoran Pondok Indah Golf, Jakarta Selatan, terekam kamera CCTV dan viral di media sosial. Kedua pelaku ditangkap di daerah Kali Malang, Jakarta Timur, setelah sempat melarikan diri ke Lampung dan Palembang.

Dari pemeriksaan, juga terungkap bahwa pelaku tidak hanya beraksi pada satu masjid, tapi juga beraksi di masjid lainnya seprti Masjid Lampu Merah Anduring Kecamatan Kuranji dia mengambil tas berisikan charger laptop, Masjid Politeknik Unand Kecamatan Pauh, Masjid di kawasan Padang Baru, Kecamatan Padang Barat.

“Modus yang digunakannya adalah datang ke masjid, kemudian melihat korban yang sedang melaksanakan salat, lalu mengambil barangnya,” kata dia

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 362 KUHPidana tentang Tindak Pidana Pencurian dengan ancaman di atas lima tahun penjara.

Perjalanan Karir AKBP Imran Amir yang Baru Menjabat Kapolresta Padang

Selasa, 01 September 2020 09:45 PM

PADANG, HarianPauhnet.art.blog— Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Imran Amir resmi menjabat Kepala Kepolisian Resor Kota ( Kapolresta) Padang. Pelantikannya dilakukan oleh Kapolda Sumbar Irjen Pol Toni Harmanto di Mapolda Sumbar, Senin (31/8/2020).

Pria 44 tahun tersebut, masuk Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Akabri) Kepolisian tahun 1995 dan lulus pada tahun 1998. Setelah lulus, ia mengawali karir dengan penempatan di Kalimantan Selatan di Pamapta Poltabes Banjarmasin.

“Lalu, saya ditempatkan di Kanit Resintel, kalau sekarang Reskrim diPolsek Banjarmasin Selatan, dan Kanit Resintel juga Polsek Banjarmasin Barat,” katanya kepada .

Karir Imran terus menanjak, saat ia dipercaya sebagai Kapolsek Kota Banjarmasin Selatan dan Kapolsek KP3 Pelabuhan Banjarmasin.

“Kemudian, pada tahun 2004 saya lulus untuk menguji pendidikan di PTIK di Jakarta dan setelah lulus pada 2006, saya ditempatkan di Polda Riau,” ujarnya.

Selanjutnya, menjadi Kapolsek 50 Poltabes Pekanbaru, Kasatreskrim Polres Dumai, Kabagops Polres Dumai dan Wakapolres Tembilahan.

Di tahun 2012, Imran lulus untuk mengikuti Sekolah dan Staf Pimpinan Menengah (Sespimen) di Lembang Bandung. Usai disana ia ditempatkan di Polda Sumsel sebagai Kasubdit Tipikor.

Tahun, 2016 menjadi momen penting dalam karirnya, sebab ia ditempatkan di tanah kelahirannya sendiri di Sumbar sebagai Kasubdit Tipikor Polda Sumbar.

“Sewaktu menjadi Kasubdit itu saya ungkap kasus Gula Tanto dan Memei, itu penangkapan pertama dari saya kasus gula putih itu,” ujarnya.

“Kemudian, saya dipercaya Kapolres Sijunjung dan Kapolres Dharmasraya, lalu Kabagdalops Biro Operasi Polda Sumbar. Alhamdulillah pada tanggal 3 Agustus keluar telegram dari Kapolri tanggal 3 Agustus 2020 dipercaya jadi Kapolresta Padang,” sambungnya.

Ia menceritakan, ia lahir dan besar dan sekolah di Padang tepatnya di Indarung dan Seberang Padang, dari TK Baiturrahmah, SD Semen Padang dan SD Alang Laweh, SMP 4 Padang dan SMA 2 Padang.

“Memilih tugas ke Sumbar, ini merupakan doa orang tua karena ingin anaknya bertugas di kampung sendiri. Doa orang tua yang menjadikan saya seperti ini, tidak henti-hentinya orang tua mendoakan saya, keduanya masih ada,” katanya.

Imran menambahkan, cita-citanya masuk Akabri, sesuai permintaan orang tua supaya sekolah itu ikatan dinas agar selesai tidak cari pekerjaan lagi.

Menurutnya, yang berkesan selama berkarir di kepolisian sewaktu dinas di Sijunjung dan Dharmasraya. “Saya bisa bertemu dengan masyarakat bawah dengan program tali asih untuk membantu mereka. Ini akan berlangsung di Polresta Padang , insyaallah,” katanya.

Sebagai orang yang besar di Padang, serta sesuai perintah Kapolda Sumbar, ia akan fokus pada empat hal dalam menjabat Kapolresta Padang yakni, mengurangi potensi konflik antara masyarakat, pencegahan COVID-19, pencegahan dan pemberantasan kejahatan masyarakat, menyangkut pilkada dengan netral tidak berpihak.

“Kota Padang sebagai ibukota provinsi, otomatis semua nanti masalah pilkada di kabupaten muaranya semua di KPU Sumbar. Kami di Polresta Padang untuk mengamankan kegiatan pilkada ini di alek gadang Sumatera Barat ini,” tuturnya.

Pemko Padang dan DPRD Sepakati Ranperda APBD-P TA 2020

Senin 31 Agustus 2020 00:05PM

PADANG , HarianPauhnet.art.blog- Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Perubahan APBD (APBD-P) Kota Padang Tahun Anggaran (TA) 2020 telah disetujui dan disepakati oleh DPRD Kota Padang bersama Wali Kota Padang untuk dijadikan sebagai Peraturan Daerah (Perda).

Hal itu ditandai setelah dilakukannya penandatangan secara resmi Rancangan APBD-P Kota Padang TA 2020 tersebut oleh Ketua DPRD Syafrial Kani bersama Wali Kota Padang yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Edi Hasymi serta para Wakil Ketua DPRD dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Padang di Ruang Sidang Utama Kantor DPRD setempat, Senin (31/8/2020).

Dalam Rapat Paripurna beragendakan Penyampaian Pendapat Akhir Fraksi-Fraksi Terhadap Ranperda APBD-P Kota Padang TA 2020 itu, selain diikuti para anggota DPRD setempat juga dihadiri unsur Forkopimda, stakeholder terkait dan para pimpinan OPD terkait di Pemko Padang.

Dalam sambutannya mewakili wali kota Edi Hasymi mengatakan, sesuai dengan Permendagri No.33 Tahun 2019 tentang Pedoman Penyusunan APBD TA 2020, bahwa persetujuan bersama antara DPRD dan Pemerintah Daerah terhadap Ranperda APBD-P TA 2020 ditetapkan paling lambat akhir September 2020.

Jika dalam hal persetujuan bersama ditetapkan setelah akhir September, maka pemerintah daerah tidak melakukan Perubahan APBD TA 2020. Hal ini dapat mengakibatkan banyak program dan kegiatan Pemerintah Daerah yang tidak dapat terlaksana, sehingga pembangunan tidak berjalan sebagaimana mestinya,” paparnya.

Ia melanjutkan, memperhatikan ketentuan tersebut di atas, maka Pemko Padang telah mengupayakan menyusun dan menetapkan APBD-P Kota Padang TA 2020 secara tepat waktu.

“Pada hari ini alhamdulillah, APBD-P TA 2020 telah kita sepakati lebih awal dari ketentuan yang seharusnya. Tentunya ucapan terima kasih pantas kita sampaikan kepada dewan yang terhormat yang telah bekerja keras bersama eksekutif untuk menetapkan APBD-P TA 2020 sesuai dengan waktu yang ditentukan. Hal ini ke depan perlu kita pelihara harmonisasi antara eksekutif dan DPRD dalam bekerjasama, sehingga sasaran pembangunan dapat kita capai,” tukasnya.

Lebih lanjut Asisten menambahkan, atas nama Pemerintah Kota Padang berterima kasih atas masukan dan saran yang disampaikan baik ketika pembahasan pada Komisi, Badan Anggaran (Banggar) maupun pendapat akhir yang telah disampaikan oleh masing-masing fraksi.

“Pandangan, saran dan kritikan tersebut akan menjadi perhatian kami dan sekaligus menunjukkan kesungguhan dan keseriusan. Begitu juga dukungan pimpinan dan seluruh anggota dewan dalam penetapan Ranperda tentang APBD-P TA 2020 ini. Kami juga memohon maaf apabila selama pembahasan APBD-P TA 2020 ada hal-hal yang belum maksimal yang dilakukan oleh Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) maupun SKPD,” tutur Edi.

Maka dari itu sambungnya lagi, kepada seluruh kepala SKPD diharapkan dapat memperhatikan dan menindaklanjuti saran-saran dan masukan yang telah diberikan oleh seluruh anggota fraksi sebagaimana yang disampaikan pada pendapat akhir fraksi-fraksi.

“Kami sampaikan penghargaan dan terima kasih kepada pimpinan dan para anggota dewan yang terhormat yang telah memberikan persetujuan terhadap Ranperda tentang APBD-P 2020 ini,” pungkas Edi Hasymi mengakhiri.

Seperti diketahui, sebanyak 7 fraksi DPRD Kota Padang dalam penyampaiannya semua sepakat menyetujui RAPBD Perubahan Kota Padang TA 2020 untuk dijadikan Perda ke depan.

Kota Padang Masuk Zona Merah? Ini Kata Mahyeldi

31 Agustus 2020 23:46PM

Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah

Padang , HarianPauhnet.art.blog – Sebanyak 32 daerah di Indonesia dirilis Satuan Tugas Covid-19 memiliki status zona merah. Salah satunya adalah Kota Padang, Sumatra Barat (Sumbar). Hal tersebut dijelaskan dalam laman situs Satgas Covid-19 hingga Sabtu (29/8/2020).

Meski demikian berdasarkan rilis Satgas Covid-19 Sumbar Kota Padang masih digolongkan zona orange. Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah mengatakan, penilaian yang dilakukan oleh pemerintah pusat perlu dilakukan analisa lebih lanjut.

“Berdasarkan penjelasan ahli, banyak yang gagal paham soal penambahan Covid-19. Saat banyak penambahan, bukan berarti bertambah parah. Di sini artinya daerah telah bekerja keras,” ungkap Mahyeldi kepada wartawan, Sabtu (29/8/2020).

Namun, Kota Padang masuk ke rilis zona merah karena banyak yang dinyatakan positif. Artinya ada gagal faham di pusat, ketika banyak yang positif dikatakan zona merah.

Mahyeldi berpendapat itu perlu dianalisa kembali. Pusat kurang menghargai apa yang dilakukan daerah untuk maksimal mentracing.

“Bukan kerjanya dinilai tapi angka positifnya, padahal kita serius, jangan katakan yang daerahnya sedikit angka positifnya itu baik, lihat kerjanya, lihat sample yang dikirimnya, kita sudah puluhan ribu yang kita kirim,” ujarnya.

Dikatakan Mahyeldi, pusat harus hargai ini. Kita perlu luruskan, saat ini tim kita diskusi dengan pusat untuk hal tersebut. Jikalau nanti tetap dinyatakan seperti itu kita tak berhenti.

Semua yang kontak erat dengan pasien positif langsung di tracking, tracing dan testing sehingga ketahuan dan bisa diisolasi dan karantina.

“Di lapangan kita kerja keras, kita juga melakukan edukasi masyarakat sehingga ke depan bisa kita putus,” katanya.

Hal tersebut terbukti, saat ini cluster Bank Nagari sudah menunggu sehat saja. Cluster rumah sakit kita sudah terprotek semuanya. Bahkan yang positif itu ada yang 3 hari sehat. Ini kecepatan memutus mata rantai Covid-19, lanjut Mahyeldi.

Untuk antisipasi penyebarannya katanya, Pemko sudah siapkan Perwako dan Satpol PP melakukan pengawasan di lapangan. Boleh dikatakan Satpol PP membuat tim dan menggerakkan personel dan SK4 juga diturunkan, sosialisasi juga dilakukan.

“Perwako menuju Perda, semoga ke depan lebih kuat lagi karena ada sanksi juga,” pungkasnya.

Bukan Beribadah, Pria Ini Malah Berbuat Dosa di 8 Masjid Kota Padang

Senin, 31 Agustus 2020 – 17:37 WIB

PADANG , HarianPauhnet.art.blog– Aparat Polsek Padang Selatan, Padang, Sumatera Barat menangkap EN (38), pelaku perbuatan terlarang di sejumlah masjid di Kota Padang.

“Aksi pelaku mengambil tas korban terekam CCTV, sehingga berbekal rekaman itu kami langsung melakukan penyelidikan,” kata Kapolsek Padang Selatan AKP Ridwan di Padang, Senin.

Pelaku menyasar barang jemaah yang sedang salat.

Setelah melakukan penyelidikan lebih lanjut, polisi akhirnya membekuk pelaku pada Sabtu (29/8) malam.

Penangkapan dilakukan di kediamannya di Jalan Air Camar, nomor 13, RT 01, RW 08, Kelurahan Ganting Parak Gadang, Kecamatan Padang Selatan.

Pelaku ditangkap berdasarkan laporan polisi nomor:LP/138/B/VIII /2020/Sektor Padang Selatan tertanggal 23 Agustus 2020 atas pencurian kamera Gopro senilai Rp 6 juta.

Pencurian dilakukan di Masjid Raya Pasa Gadang, Jalan Pasar Gadang, kawasan Padang Selatan.

“Saat itu pelaku mengambil tas korban yang sedang beribadah, di dalamnya ada kamera,” katanya.

adek

Modus yang digunakannya adalah datang ke masjid, kemudian melihat korban yang sedang melaksanakan salat, lalu mengambil barangnya.

Usai ditangkap, EN langsung diperiksa di kantor Polsek Padang Selatan dan ditetapkan sebagai tersangka dengan pasal 362 KUHPidana.

Dari pemeriksaan polisi juga terungkap bahwa tersangka tidak hanya beraksi pada satu masjid, tetapi juga melakukan perbuatan dosa itu di masjid lainnya.

Yakni di sebuah masjid kawasan Lampu Merah Anduring Kecamatan Kuranji (tas berisikan cas laptop), Masjid Politeknik Unand Kecamatan Pauh (tas, buku, dan dompet), masjid di kawasan Padang Baru, Kecamatan Padang Barat (tas berisi gawai dan laptop).

Kemudian Masjid tepi banjir kanal Kecamatan Padang Timur (tas berisi gawai), masjid di belakang MAN 2 Gunung Panggilun (tas berisi buku), Masjid Kampus UNP (tas berisi laptop), dan Masjid di kawasan Tunggul Hitam (tas berisi buku dan baju).

“Kasus ini akan terus kami dalami dan kembangkan,” pungkas Ridwan.

Pemko Padang Gelar Malam Kenal Pamit Kapolresta Padang

Senin 31 Agustus 2020 15:16PM

PADANG , HarianPauhnet.art.blog– Pemerintah Kota Padang mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Kombes Pol Yulmar Try Himawan, SI.K, M.Si atas kerjasama dan sinergitas yang terjalin baik selama ia menjabat Kapolresta Padang.

Seperti diketahui, Kombes Pol Yulmar Try Himawan sendiri, dipindahtugaskan ke Analisis Utama Baintelkam Polri. Hal ini berdasarkan setelah keluarnya surat telegram Kapolri Idham Aziz tertanggal 3 Agustus 2020 bernomor ST/2248/VIII/KEP/2020.

Sementara posisi jabatannya digantikan dengan AKBP Imran Amir, S.Ik, M.H sebagai Kapolresta Padang yang baru. Imran kelahiran Padang, 2 Oktober 1976 itu dulunya menempati jabatan Kabagdalops Roops Polda Sumbar.

Sosok Imran tak asing lagi di Sumbar, ia pernah menjabat sebagai Kapolres Sijunjung dan Kapolres Dharmasraya. Untuk pelantikan dan serah terima jabatan dilakukan, Senin (31/8/2020) di Mapolda Sumbar.

“Untuk itu, atas nama Pemerintah Kota Padang, kita mengucapkan terima kasih banyak kepada pak Yulmar selama memimpin Polresta Padang. Semoga beliau dan keluarga senantiasa sehat dan makin sukses lagi di tempat dinas yang baru. Di samping itu kita tentu juga berharap, bapak Imran Amir selaku Kapolresta Padang yang baru yang juga putra asli Kota Padang dapat melanjutkan hal-hal positif yang selama ini terbangun,” ungkap Wako Mahyeldi dalam sambutannya pada acara Malam Kenal Pamit Kapolresta Padang di Kediaman Resmi Wali Kota Padang, Minggu malam (30/8/2020).

Sementara itu Kombes Pol Yulmar Try Himawan menyampaikan, atas nama pribadi bersama keluarga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak khususnya bagi Pemko Padang dan unsur Forkopimda Kota Padang serta berbagai elemen dan seluruh warga Kota Padang.

Lebih kurang 2,5 tahun berkolaborasi dengan pemko dan unsur Forkopimda ia pun merasakan sinergi dan koordinasi yang begitu baik sejauh ini.

“Mungkin hal yang paling berkesan selama saya bertugas salah satunya ya di Kota Padang ini. Banyak hal positif yang telah kita lakukan di samping dalam sisi kedinasan atau kebaikan-kebaikan lainnya untuk kota dan warga Kota Padang tercinta,” ungkapnya didampingi Istri tercinta.

“Alhamdulillah, kerja sama antara Polresta Padang khususnya dengan pemko dan unsur Forkopimda sangat baik. Semoga kebaikan ini bisa saya bawa di tempat bertugas yang baru. Sekali lagi kami mohon pamit dan mohon maaf jika ada kesalahan dan kealfaan selama ini,” akhir Yulmar.

Selanjutnya Kapolresta Padang yang baru AKBP Imran Amir dalam sambutan dan salam perkenalannya mengatakan, ia sangat mengharapkan dukungan dan kerja sama dari semua pihak yang selama ini terbangun terus dipertahankan dan ditingkatkan lagi di masa mendatang.

Malam Kenal Pamit tersebut, juga dihadiri unsur Forkopimda Kota Padang, pimpinan SKPD di Pemko Padang dan stake holder terkait lainnya. Acara tersebut berlangsung sesuai protokol kesehatan dan penuh kekeluargaan.(*)

Dua Juru Parkir Perkosa Perempuan yang Tengah Mabuk di Padang Selatan, Modus Tawarkan Jasa Antar Pulang

Minggu, 30 AGUSTUS 2020 | 00:24 PM

Padang, Harianpauhnet.art.blog – Dalam keadaan tidak sadar, seorang perempuan berinisial M, 28 tahun, di Kota Padang diperkosa dua pria yang diketahui sebagai juru parkir di Padang Selatan, Kota Padang. Saat ini, kedua pelaku telah diamankan di Markas Kepolisian Sektor (Mapolsek) Padang Selatan.null

Kedua pelaku berinisial PS, 40 tahun dan FAH, 23 tahun diamankan setelah korban melaporkan perbuatan pelaku ke Polsek Padang Selatan dengan laporan polisi Nomor: LP/140/B/VIII/2020/Polsek Padang Selatan tanggal 28 Agustus 2020.

Kepala Polsek Padang Selatan, AKP Ridwan mengatakan, kejadian itu terjadi pada Kamis (27/8/2020) di rumah salah satu pelaku di kawasan Kecamatan Padang Selatan, Kota Padang.null

Kejadian tidak senonoh itu bermula saat salah seorang pelaku, FAH, yang berniat mengantarkan korban pulang ke kos-kosannya yang berada di kawasan Jati, Kota Padang. Korban yang dalam keadaan tidak sadarkan diri atau mabuk menerima tawaran FAH.

“Waktu itu, sekitar pukul 01.00 WIB korban memesan taksi online dari salah satu cafe di wilayah Padang Selatan menuju Juliet Pub. Sesampai di sana, FAH mendekati korban menanyakan korban pulang sama siapa. Korban menjawab dengan taksi online. Lalu FAH menawarkan untuk mengantar korban,” kata Ridwan melalui keterangan tertulisnya.null

Korban, lanjut Kapolsek, diantarkan FAH menggunakan sepeda motor. Karena korban dalam keadaan tidak sadar, muncul niat jahat dari FAH. Korban tidak diantar ke kos-kosannya, tapi malah dibawa ke salah satu hotel di kawasan Kampung Nias. Sementara, korban yang dalam keadaan tidak sadar, tidak mengetahui dia dibawa ke mana.null

“Korban tidak tahu dia dibawa ke mana karena dalam keadaan mabuk. Di salah satu hotel di Kampung Nias, pelaku oleh resepsionisnya,” tutur Ridwan.

Tak habis akal, usai ditolak di hotel, FAH membawa korban ke rumah PS, rekannya sesama tukang parkir, yang berada di Jalan Pulau Aia, Kota Padang. Sesampai di sana, korban langsung dibawa ke kamar dan kedua pelaku pun melakukan aksi bejat secara bergantian.null

“Pukul 08.00 WIB, korban ini sadar, dan korban melihat sudah berada di dalam kamar. Melihat kedua pelaku berada di sampingnya, korban langsung melarikan diri dari rumah pelaku,” kata Ridwan.

Korban yang mengetahui dirinya menjadi korban pemerkosaan, memberitahukan hal yang dialaminya tersebut ke temannya yang bekerja di Juliet Pub yang juga tempat pelaku FAH menjadi juru parkir.

Selain itu, korban juga melaporkannya ke Manajer Juliet Pub. Berdasarkan informasi dari korban, sekuriti Juliet pun mengamankan FAH, lalu dibawa ke Mapolsek Padang Selatan untuk pemeriksaan.

“Saat diamankan, korban dipertemukan dengan FAH dan korban mengatakan bahwa benar FAH adalah orang yang dia lihat setelah bangun di rumah PS,” kata Ridwan.

Selanjutnya, dari keterangan FAH, kemudian polisi pun berhasil mengamankan PS di kediamannya. Saat menjalani pemeriksaan, kedua pelaku akhirnya mengakui perbuatannya.

Selain mengamankan pelaku, polisi juga turut mengamankan barang bukti berupa pakaian yang dikenakan korban saat kejadian berlangsung dan satu unit sepeda motor yang digunakan FAH untuk mengantar korban. [mfz/pkt]

Baca Juga

Keterbatasan SDM dan Modal Sebabkan BUMNag di Tanah Datar Belum Banyak Berkembang

Ini 9 Pasangan Calon yang Terima Tiket Dukungan dari Partai Nasdem untuk Pilkada Sumbar 2020

PMI Pasbar Semprotkan Disinfektan ke Rumah dan Indekos Pasien Positif Covid-19

Warga Sumbar Terinfeksi Covid-19 Bertambah 90 Orang, Solok Selatan dan Pasaman Naik ke Zona Kuning

SELANJUTNYA

Berita Populer

Dua Juru Parkir Perkosa Perempuan yang Tengah Mabuk di Padang Selatan, Modus Tawarkan Jasa Antar Pulang

Pandit-pandit Pilkada Sumbar

Kota Padang Masuk Zona Merah Covid-19, Jubir Satgas Minta Penanganan Ditingkatkan

Ruang Isolasi Rumah Sakit Achmad Mochtar Bukittinggi Penuh, Sementara Setop Terima Pasien Covid-19

Kantor Pos Padang Siap Antarkan Bantuan Kemensos ke Rumah

31 Agustus 2020 00:39PM

PADANG – HarianPauhnet.art.blog– Kantor Pos Padang menyatakan siap mengantarkan langsung bantuan dari Kementerian Sosial ke rumah warga yang tidak sanggup datang langsung ke Kantor Pos karena sakit, lumpuh, jompo, maupun disabilitas. “Kami mengimbau mereka untuk menghubungi pihak kami segera melalui nomor telepon 0751 810548,” kata Kepala Kantor Pos Padang Sartono di Padang, Ahad (30/8).

Sartono mengatakan bahwa pihaknya pada hari Sabtu (29/8) telah mengantarkan bantuan Kemensos tersebut ke rumah warga yang tidak sanggup menjemput. Dalam hal ini, pihaknya bekerja sama dengan Kepala Balai Diklat Kemensos di Pauh untuk mengantarkan bantuan kepada penerima disabilitas.

Kemensos, kata dia, memberikan tenggat waktu bagi warga yang tidak bisa datang ke Kantor Pos sampai 31 Agustus 2020 untuk penerimaan bantuan tersebut. Ia berharap pihak Kemensos memperpanjang waktu sehingga masyarakat lebih leluasa mengambil karena beberapa dari mereka ada sedang berada di luar kota sehingga berhalangan untuk datang.

Untuk menerima bantuan Kemensos, warga harus datang ke Kantor Pos dengan membawa kartu identitas, seperti KK, KTP dari istri, suami, atau anak yang masih dari keluarga inti. “Yang bukan dari keluarga inti, Kemensos tidak memperbolehkan menggunakan surat kuasa. Oleh karena itu, bagi yang benar-benar tidak sanggup ke Kantor Pos, kami akan mengantarkan langsung ke rumah,” katanya menegaskan.

Ia menyebutkan ada beberapa jenis bantuan sosial, yaitu bantuan langsung tunai (BLT) Kota Padang, BLT provinsi, bantuan sosial tunai (BST) Kemensos, dan Program Keluarga Harapan (PKH). “Untuk BLT tingkat Kota Padang, langsung di antar oleh RT ke rumah warga, sedangkan untuk tingkat provinsi, pengantaran dilakukan oleh pihak pos ke rumah-rumah warga penerima,” katanya menerangkan.(*)

104 Masjid Bakal Miliki Alat Cuci Tangan

Sabtu 30 Agustus 2020 10:48PM

HarianPauhnet.art.blog

Padang – Mencuci tangan dengan sabun merupakan protokol kesehatan yang harus dilakukan di masa pandemi Covid-19 ini. Dengan bersihnya tangan akan mencegah penyebaran virus tersebut.

Rumah ibadah menjadi perhatian Penerintah Kota Padang pada saat pandemi ini. Agar tidak menjadi tempat penyebaran Covid-19, Pemerintah Kota Padang bersama Baznas Kota Padang membagikan alat cuci tangan bagi ratusan masjid di daerahnya.

“Alat ini kita bagikan kepada satu masjid perkelurahan. Semua kita serahkan mulai Senin (31/8/2020),” jelas Kepala Pelaksana Baznas Kota Padang Sintaro Abe, Minggu (29/8/2020).

Pemberian alat cuci tangan ini merupakan program Padang Peduli dalam menghadapi pandemi Covid-19. Sebanyak 104 alat cuci tangan disebarkan di satu masjid perkelurahan yang ada di Kota Padang.

Untuk pengerjaannya, Baznas Padang menggandeng Institut Teknologi Padang (ITP). Sedangkan untuk penyaluran alat tersebut menggandeng DMI Kota Padang.

“DMI nantinya akan berkoordinasi dengan pihak kecamatan untuk menyalurkan alat tersbut,” katanya.

Menurut dia harga alat cuci tangan ini senilai Rp900 ribu per unit dan ada 104 unit yang akan dibagikan secara gratis.

“Pembuatannya tidak dalam bentuk proyek, tapi kita bekerja sama dengan ITP sehingga biaya produksi bisa menjadi lebih hemat,” jelas Sintaro Abe.

Ia berharap alat tersebut dapat dimanfaatkan masyarakat dalam menjalani kehidupan di normal baru.

“Kita dituntut menerapkan protokol kesehatan mulai mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak. Kita berharap meski pandemi, aktivitas ibadah tetap berjalan dengan baik sesuai protokol kesehatan,” pungkasnya.(*)

Liga Askot kota Padang : Persepal fc Menang atas Cengkeh fc Fajar jawasbar Dan Fuji Cetak Gol 3-1

 29 Agustus 2020, 16:30 WIB

HarianPauhnet.art.blog

Padang – Bintang Persepal fc ,Fajar jawasbar  (dua dari kanan), berselebrasi setelah menjebol gawang Cangkeh fc pada pertandingan Liga Askot kota Padang di Kuaro  , Sabtu (29/08/2020) sore hari WIB.

Padang – Persepal fc menang telak atas Cangkeh 3-1 dalam lanjutan Liga Askot kota Padang , Sabtu (29/08/2020) disorehari WIB. Pada laga tersebut, Fajar jawasbar  menyumbang dua gol.  dan Fuji satu Gol kemudian memastikan kemenangan persepal fc .

Dua gol yang dilesakkan striker perserpal  itu ke gawang Cangkeh fc , terasa sangat istimewa. Fajar jawasbar menjadi pemain pertama yang mencetak  gol untuk kedua klub Persepal fc .

Ekspresi Fajar jawasbar setelah menjebol gawang Cangkeh fc pada lanjutan Liga Askot di Stadion Kuaro pagang , Sabtu (29/08/2020)

Pelatih Persepal fc  Hendry Penon juga memuji penampilan Fajar jawasbar Dan Fuji . Pioli menyebut kehadiran Fajar jawasbar Dan Fuji memberi dampak besar pada tim.

Fajar Dan Fuji berperan penting dalam pertumbuhan kami dan kondisinya membaik. Ini terbukti sangat penting. Ada kondisi untuk bergerak maju pada tingkat teknis.

Oleh : Afrizal khoto

(1) Pelatih Persepal fc : Hendry Penon

(2) Pelatih Persepal fc : Rido Nelyata

Manajer  : Ham Dani

Persepal fc

Sopir Truk di Padang Kaget, Digerebek Polisi saat Pesta Sabu di Kamar

29 Agustus 2020 11:43PM

HarianPauhnet.art.blog

PADANG, – Jajaran Polsek Lubuk Kilangan menggerebek sebuah rumah kontrakan di Indarung, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar). Hasilnya, polisi menemukan enam orang yang sedang melakukan pesta narkoba jenis sabu.

“Satu dari enam pelaku merupakan pengedar narkoba berinisial EC. Dia merupakan target operasi kasus narkoba,” kata Kapolsek Lubuk Kilangan AKP Edriyan Wiguna, Sabtu (29/8/2020).

Edriyan menambahkan, pelaku sehari-hari bekerja sebegai sopir truk. Dia ditangkap setelah polisi mendapat laporan dari masyarakat jika ada pesta sabu di rumah kontrakan itu.

Berbekal dari laporan itu, polisi kemudian bergerak melakukan penyelidikan dan pengintaian. Kemudian, polisi melakukan penggerebekan. Benar saja, di dalam ada pesta sabu.

“Saat penggerebekan kami amankan sejumlah barang bukti berupa 15 gram narkoba jenis sabu, timbangan digital. Sabu itu disembunyikan di dalam tas pinggang,” katanya.

Selain itu, kata Edriyan, polisi juga mengamankan barang bukti senilai Rp2 juta. Diduga uang itu hasil dari penjualan sabu.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 114 Ayat 2 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Tindak Pidana Penyalahgunaan Narkoba dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara.

Berselang Dua Hari, Wali Kota Mahyeldi Raih Penghargaan Nasional

Sabtu 29 Agustus 2020 23:50PM

HarianPauhnet.art.blog

JAKARTA – Berkat kepiawaiannya memimpin Kota Padang hingga dua periode sampai sejauh ini, Wali Kota Padang Mahyeldi terus dihadiahi penghargaan bergengsi di tingkat nasional.

Kali ini, orang nomor satu di Ibu Kota Provinsi Sumatera Barat itu dinobatkan penghargaan kategori “Kinerja Walikota Terbaik Pemimpin Pembawa Perubahan” dari Indonesia Award Magazine (IAM).

Penghargaan tersebut diserahkan Kepala Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta Gumilar Ekalaya kepada Wali Kota Padang yang diwakili Wakil Wali Kota Hendri Septa di Hotel Aston Priority Simatupang, Jakarta, Jumat (28/8/2020).

“Alhamdulillah, berselang dua hari Pak Wali Kota kita Buya Mahyeldi kembali menerima penghargaan nasional. Kali ini dalam Award Ceremony 2020,” ujar Hendri Septa usai menerima penghargaan.

Wawako melanjutkan, penghargaan ini merupakan apresiasi bagi kepala daerah yang telah memberikan kinerja dengan kepemimpinan terbaik dalam membangun kota di berbagai bidang.

Penghargaan ini jelasnya, juga merupakan bukti untuk kepala daerah yang berprestasi dalam melahirkan inovasi dan dinilai berani melakukan terobosan-terobosan baru dalam membangun kota. Mulai dari penataan infrastruktur, pengembangan sumber daya hingga pelayanan kepada masyarakat.

“Mewakili Pak Wali dan atas nama Pemko Padang, kita mengucapkan terimakasih kepada seluruh pihak terutama warga Kota Padang yang telah memberikan dukungan sehingga penghargaan ini dapat kita raih. Penghargaan ini tentunya akan menjadi motivasi untuk membangun Kota Padang menjadi lebih baik lagi ke depan,” tukuknya mengakhiri.

Hadir mendampingi Wakil Wali Kota Padang dalam kesempatan itu, Sekretaris Daerah Kota Padang Amasrul, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Endrizal, Asisten Administrasi Umum Didi Aryadi, Direktur Perumda Air Minum Kota Padang Hendra Pebrizal, Kepala Bappeda Medi Iswandi, Kepala Dinas Koperasi Syuhandra dan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Guswardi. Selanjutnya Kabag Umum Budi Kurniawan, Kabag Perekonomian dan SDA Swesti Fanloni serta Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Amrizal Rengganis.(*).

Kadis Dukcapil Kota Padang Muji Susilawati Kesediaan Blanko KTP Cukup.

29 Agustus 2020 04:52PM

Kadis Dukcapil Kota Padang

Muji Susilawati

Empat bulan jelang pilkada pada 9 Desember 2020 mendatang, ketersediaan blangko e-KTP di Disdukcapil Kota Padang cukup bagi pemilih pemula yang akan mengurus administrasi kependudukan tersebut.

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Padang, Muji Susilawati mengatakan, bahwa pada awal tahun pihaknya sudah meminta 3.500 blangko ke pusat dan saat ini sudah sampai di Padang dikutip impiannews.com dari metro padang.

“Warga tak perlu cemas dan ragu. Bagi yang akan urus baru, Disdukcapil siap mencetakkan e-KTP,” ujarnya, Kamis (27/8).

Muji tak ingat betul jumlah pastinya jumlah blangko yang tersedia di Disdukcapil. Namun yang jelas, jumlahnya cukup untuk melayani masyarakat yang ingin membuat e-KTP hingga Desember 2020.

Untuk proses pengurusan baru lanjut Muji, bisa melalui website online.disdukcapilpadang.go.id. Pada situs itu terdapat beberapa item pilihan seperti pembuatan baru, penukaran suket (surat keterangan) bagi yang masih pegang dan pilihan lainnya.

“Proses pengisiannya tak perlu datang ke Disdukcapil Padang. Cukup di rumah saja dikerjakan lewat komputer. Jika akan cetak, barulah pengambilannya dilakukan di Disdukcapil Kota Padang,” ucap Muji.

Mengenai suket yang lama dipegang warga katanya, sekarang sudah tak ada lagi dan telah dicetak menjadi e-KTP semuanya.

”Bagi warga yang belum dapat e-KTP, silahkan datangi kantor kecamatan masing-masing, agar bisa menerima e-KTP-Nya,” paparnya.

Anggota Komisi I DPRD Padang, Jumadi menyambut baik dengan telah di cetaknya blangko e-KTP bagi warga yang sudah lama memegang suket.

”Kita berharap warga yang belum mengambilnya untuk segera ambil. Supaya bisa digunakan dengan sebaik-baiknya sesuai keperluan,” ujar kader Golkar ini.

Terkait ketersediaan blangko hingga Desember 2020 pada Disdukcapil lanjutnya, itu memang kewajiban instansi dan tak ada alasan habis.

Jika mendekati kosong, minta ke pusat lagi, agar pelayanan tak terganggu dan hak warga didapat dengan penuh. (*)

Modal Foto Editan Polwan Gadungan Tipu Suami dan Warga Ratusan Juta Rupiah

Jum’at 28/08/2020 15:53PM

PAYAKUMBUH – Aksi penipuan Wynda Susanti seorang wanita yang mengaku perwira polisi berpangkat AKBP dan menjamin bisa meluluskan calon siswa bintara Polisi berakhir sudah. Seorang gadungan yang menipu warga hingga ratusan juta rupiah ini akhirnya diringkus Tim Cheetah Polres Sumatera Barat di tempat persembunyiannya di daerah Depok, Jawa Barat.

Ironisnya suaminya pun juga menjadi korban dan selama ini dia tahu kalau istrinya adalah Polwan namun ternyata gadungan. (Baca: Tes PCR di Jawa Timur Tertinggi Setelah DKI Jakarta)

Untuk meyakinkan korban tersangka kerap memamerkan foto menggunakan pakaian Polwan yang diedit tersangka menggunakan aplikasi.

Kapolres Payakumbuh AKBP Dony Setiawan mengatakan, Tim Cheetah Satreskrim Polres Payakumbuh bergerak cepat setelah mendapat laporan aksi penipuan yang dilakukan oleh seorang wanita yang mengaku sebagai polwan berpangkat AKBP. Lalu Polisi menelusuri dan melakukan penyelidikan kemudian didapatlah nama tersangka dan alamatnya.

“Sasaran pertama Tim Cheetah bergerak ke rumah suami tersangka bernama Sabar di daerah Muara Enim, Sumatera Selatan dari pemeriksaa ternyata istrinya Wynda Susanti ternyata berada di Depok . Tim langsung bergerak ke Depok dan berhasil menangkap tersangka yang saat itu sedang berada di rumahnya,” kata Kapolres, Jumat (28/8/2020).

Tersangka dan suaminya langsung di bawa ke Mapolres Payakumbuh Sumatera Barat melalui jalur darat. Di hadapan penyidik tersangka Wynda Susanti mengaku selama menjalani aksinya ini dia mengaku anggota polwan berpangkat AKBP yang bertugas di Polda Metro Jaya yang bisa meluluskan calon siswa bintara Polri.

Modus operandinya, kata Kapolres, tersangka meminta uang kepada korban dengan alasan untuk uang pelicin sebesar Rp100 juta. (Bisa diklik: Gerindra-PDIP Mesra di Pilkada Indramayu, Usung Nina Dai Bachtiar-Lucky Hakim)

“Para orang tua korban pun menyanggupi permintaan tersangka dengan harapan anak-anak mereka bisa lulus sebagai anggota Polri. Tetapi setelah waktu yang dijanjikan tidak ada kabar berita lanjutan terhadap kelulusan anak mereka. Dan akhirnya masing-masing korban melaporkan hal tersebut ke Mapolres Payakumbuh. Tersangka menerima pembayaran awal dari keluarga korban secara tunai. Selanjutnya korban diminta mentransfer secara bertahap ke rekening yang digunakan tersangka,” ungkap Kapolres.

Ironisnya korban penipuan ini diantaranya masih berhubungan saudara dengan suami tersangka Sabar yang juga ikut diamankan. Bahkan Sabar sendiri sebagai suami mengetahui istrinya adalah seorang Polwan yang berdinas di Polda Metro Jaya dan ternyata setelah polisi menangkap terkuak kalau istrinya hanya Polwan Gadungan.

Kepada petugas Sabar suami dari tersangka mengakui ikut tertipu oleh tersangka Wynda. Sabar tidak mengetahui bahwa sebenarnya Wynda bukanlah polwan berpangkat AKBP yang dinas di Polda Metro. Selain itu sabar tidak menerima hasil kejahatan dari Wynda dan semua

korban adalah keluarganya.

“Ada empat orang jadi korban yang tergiur dari ulah polisi gadungan itu yaitu dua warga Kabupaten Limapuluh Kota, satu warga Payakumbuh Sumatera Barat dan satu warga Muara Enim, Sumatera Selatan dengan kerugian mencapai ratusan juta rupiah, “ kata dia.

Sementara dari pengakuan tersangka Wynda uang hasil penipuan ini digunakan untuk mencukupi kebutuhan sehari dan gaya hidup. Selain mengamankan tersangka Polisi juga menyita barang bukti barang pembelian dari uang hasil penipuan, ATM dan dokumen lainnya.

Untuk proses hukum lebih lanjut tersangka masih menjalani pemeriksaan di Mapolres Payakumbuh Sumatera Barat.

“Saya mengimbau agar masyarakat jangan tergiur rayuan dari orang-orang yang menawarkan kelulusan sebagai anggota Polri dengan membayar sejumlah uang karena penerimaan anggota Polri bersih transparan dan akuntabel,” tandas Kapolres.

Ratusan Tokoh Sumbar Deklarasikan KAMI di Padang

28 Agustus 2020 12:02PM

Harianpauhnet.art.blog

– Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) resmi dideklarasikan oleh ratusan tokoh Sumatera Barat, Kamis (27/8/2020). Deklarasi ini ditujukan untuk menyelamatkan Indonesia yang sekarang dinilai bangsa Indonesia tengah dilanda krisis moral.

Deklarasi yang digelar di Hotel Rangkayo Basa, Kota Padang, Sumatera Barat ini dihadiri tokoh dari kalangan agama, pengusaha, mahasiswa, akademisi dan politik.

Koordinator Deklarasi KAMI Sumatera Barat, Solsafat menuturkan deklarasi KAMI ini ditujukan untuk menegakkan kembali moral kejujuran dan keadilan.

“Gerakan KAMI yang dideklarasikan di Kota Padang saat ini merupakan gerakan intelektual. Kita semua sadar bahwa di Sumatera Barat ini banyak diisi oleh orang-orang intelektual. Jadi KAMI hadir di Sumbar ini untuk mengembalikan moral bangsa yang telah rusak seperti saat ini,” Sebut Solsafat kepada Wartawan

Gerakan intelektual yang dimaksud Solsafat ini berupa gerakan yang mengedepankan semangat dialog, diskusi dan seminar. Nantinya, masyarakat akan dihadirkan bagaimana cara mencerdaskan EQ dan IQ.

“Untuk itu, perlu dorongan batin dan kejujuran agar keharmonisan dan berkehidupan maupun berbangsa bisa harmonis. Jadi perilaku untuk tidak jujur, memperdaya orang lain maupun memperkaya diri sendiri bisa diminimalisir,” ucapnya.

Kajian-kajian yang nanti dibahas oleh KAMi adalah kajian sosial, hukum, agama, budaya dan ekonomi. Dengan begitu masyarakat tahu bagaimana tatanan kehidupan sesuai aturan dan berbangsa.

“Secara otomatis, akan tercipta nanti nasionalisme dan kehidupan yang serasi antar sesama,” katanya.

Solsafat juga menekankan gerakan maupun arah KAMI ini tidak tertuju kepada politik. Jikalau ada tokoh politik ikut dalam gerakan KAMI, hal tersebut tidak diharamkan. Pasalnya, banyak juga tokoh politik yang cerdas dan tulus untuk bangsa dan negara.

“KAMI tidak akan berubah arah kepada politik maupun tujuan politik. Walaupun ada tokoh politik, itu sah-sah saja karena banyak tokoh politik yang cerdas dan tulus dalam berbangsa dan bernegara,” tutupnya.

Kedepannya, gerakan KAMI ini akan dirancang bisa aktif hingga tingkat desa dan nagari di seluruh Sumbar.

Wako H.Mahyeldi Menerima Penghargaan Pembina Top BUMD 2020

Kamis 27 Agustus 2020 22:27PM

HarianPauhnet.art.blog

JAKARTA – Menjadikan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) menjadi pionir dalam memajukan perekonomian dan pembangunan daerah, merupakan tantangan berat bagi setiap CEO atau Pimpinan BUMD. Apalagi di era otonomi daerah, tuntutan terhadap setiap BUMD tidak hanya menjadi perpanjangan pemerintah daerah dalam memberikan jasa pelayanan kepada masyarakat, tapi juga harus mampu memberikan kontribusi bagi pendapatan daerah.

Di sisi lain, BUMD tidak lagi serta merta bisa seenaknya mendapatkan bantuan langsung pemerintah daerah dalam hal operasional. Maka dalam kondisi demikian, Kepala Daerah sangat berperan dalam memajukan BUMD.

Hal tersebut disampaikan pakar otonomi daerah Prof DR Djohermansyah Djohan, MA, selaku Ketua Dewan Juri Top BUMD Award 2020, pada acara penyerahan BUMD Award 2020, yang digelar Majalah Top bussiness bekerja sama denganpenghargaan TOP Pembina BUMD 2020, TOP BUMD Awards 2020, yang diselenggarakan oleh majalah Top Business (yang diterbitkan PT Madani Solusi Internasional) bekerjasama dengan Institut Otonomi Daerah (i-OTDA) dan beberapa Lembaga, Asosiasi dan Konsultan Bisnis, seperti SGL Management, PPM Manajemen, Sinergi Daya Prima, Dwika Consulting, Melani K Harriman & Associate dan Solusi Kinerja Bisnis, Kamis (27/8/2020), di Ballroom Hotel Sulthan Jakarta.

Acara yg dibuka dengan Keynote Speaker secara virtual Bapak Wakil Presiden Ma’ruf Amin, dan Ketua MPR, Bambang Susatyo, disampaikan bahwa, ribuan BUMD di Indonesia, masih banyak yg menjadi beban pemerintah, namun demikian semakin hari, sebagian BUMD menunjukkan peningkatan kinerja cukup signifikan, khususnya dalam hal percepatan cakupan layanan usaha ke masyarakat, kinerja keuangan yg semakin baik dan tidak merugi, serta sudah mampu untuk mengembangan diri dalam bisnis terencana, berkelanjutan dalam jangka panjang.

Hal itu yang menjadi capaian Perumda Air Minum Kota Padang, setidaknya beberapa tahun terakhir. Dengan beralih status menjadi Perusahaan Umum sejak awal 2020, kinerja keuangan terus membaik, 5 tahun terakhir tidak lagi merugi, mampu memberikan kontribusi ke Pemko Padang, cakupan layanan terus meningkat dengan rata2 pertumbuhan pelanggan baru per tahun di atas 5000 sambungan dan total pelanggan sudah mencapai 125.000 sambungan rumah, dengan pelanggan aktif saat ini 109.000 sambungan rumah. Dan audit oleh BPKP, dengan kinerja Baik dan Sehat.

Penghargaan Top BUMD 2020 diraih oleh Perumda Air Minum Kota Padang untuk kategori Pembina BUMD yakni Walikota Padang, Mahyeldi Ansharullah dan CEO BUMD, untuk Dirut Perumda Air Minum Kota Padang, Hendra Pebrizal.

Penyerahan penghargaan diserahkan langsung oleh Ketua Dewan Juri, Prof DR Djohermansyah Djohan kepada Walikota Padang diwakili Wakil Walikota Padang, Hendri Septa, dan Dirut Perumda Air Minum, Hendra Pebrizal.

Keberhasilan Perumda Air Minum Kota Padang mendapat penghargaan di TOP BUMD 2020 Predikat bintang Empat/Sangat Baik, tidak lepas dari peran, kontribusi dan dukungan Kepala Pemerintahan dalam hal ini Walikota Padang dalam mendukung peningkatan kinerja Perumda Air Minum Kota Padang.

Prof Djohermansyah menyatakan, dari ribuan BUMD yang ikut dipantau, mulai dari BUMD air minum, BUMD Perbankan, BUMD aneka usaha, terjaring 200 BUMD, yang dilanjutkan dengan asesment para CEO dan dokumen kinerja hasil audit, terutama terkait dengn keuangan, manajemen sdm, pemasaran, dan visi terkait dengan bisnis berkelanjutan dalam jangka panjang untuk kemajuan daerah dan perekonomian nasional.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Wakil Walikota Padang, Hendri Septa didampingi Kabag Prokopim Amrizal Rengganis, dari Perumda Air Minum, Dirut Hendra Pebrizal, Direktur Umum Afrizal Kuning, Manajer Area Pelayanan Pusat, Alfitra, Asmen Humas Noviardi Zein. (Ady/Rengga)

Sopir Truk di Padang ”Nyambi” jadi Pengedar, Ditangkap Polisi Setelah Pesta Sabu

27 Agustus 2020 11:31PM

HarianPauhnet.art.blog

– Seorang sopir truk ditangkap pihak kepolisian karena kedapatan menjadi pengedar narkoba di Kota Padang, Sumatra Barat (Sumbar). Tersangka berinisial EC (49) diamankan usai pesta sabu.

Penangkapan para tersangka berlangsung di sebuah pondok area PPI Kompleks PT Semen Padang, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, Selasa (25/8/2020) sekitar pukul 23.00 WIB. Sejumlah barang bukti disita pihak kepolisian.

Kapolsek Lubuk Kilangan AKP Edriyan Wiguna mengatakan, penangkapan tersangka berawal dari laporan masyarakat. Diketahui, sekitar lokasi penangkapan dijadikan lokasi pesta narkoba.

“Saat melakukan penangkapan di sana ditemukan enam orang di dalam rumah. Mereka telah melakukan pesta sabu. Dari beberapa orang yang diamankan, satu diantaranya bandar sabu berinisial EC merupakan sopir truk,” kata Edriyan kepada wartawan di Mapolsek, Rabu (26/8/2020).

Ia mengungkapkan, dari tangan EC, disita sabu-sabu seberat kurang lebih 15 gram. Selain itu sejumlah barang bukti lainnya yaitu uang tunai Rp2 juta hasil penjualan, plastik bungkus hingga alat timbangan digital.

“Kami baru menetapkan satu tersangka yaitu EC. Dia saat ditangkap sedang menimbang sabu. Untuk lima orang yang kami amankan lainnya masih dalam tahap pemeriksaan,” ujarnya.

Atas perbuatannya, EC yang ditetapkan sebagai tersangka sebagai pengedar sabu dijerat pasal 112 juncto 114 undang-undang narkotika nomor 35 tahun 2009. Tersangka terancam hukuman penjara selama 20 tahun.

Pasangan Lesbian di Padang Digerebek saat Pesta Sabu di Kos, Alat Isap Berserakan

27 Agustus 2020 14:39PM

HarianPauhnet.art.blog

PADANG, – Pasangan lesbian digerebek Tim Heyna Satres Narkoba Polresta Padang saat asyik pesta sabu di kamar indekos di kawasan Simpangharu Kecamatan Padang Timur, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar). Petugas berhasil mengamankan empat paket kecil sabu.

Disaksikan oleh ketua RT setempat, kedua perempuan penyuka sesama jenis ini digeledah oleh petugas kepolisian dari Satres Narkoba Polresta Padang, Rabu (26/8/2020). Kedua orang tersangka berinisial AN dan RS ini tak bisa berkutik setelah petugas menemukan barang bukti narkoba.

Kasat Narkoba Polresta Padang AKP Dadang Iskandar mengatakan, dari penggeledahan tersebut, petugas berhasil menemukan sejumlah barang bukti berupa empat paket kecil narkotika jenis sabu. Polisi juga menemukan alat isap atau bong yang berserakan di lantai kamar.

“Kami sudah mengamankan barang bukti empat paket kecil narkotika jenis sabu dan alat isap atau bong dari kamar tersangka. Kedua tersangka perempuan,” kata Dadang Iskandar di Padang, Kamis (27/8/2020).

Dadang mengatakan, petugas melakukan penggeledahan usai mendapat laporan dari warga setempat tentang pesta narkoba yang digelar di indekos daerah Simpangharu, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang ini. Berdasarkan laporan dari warga setempat, mereka juga selama ini sudah resah dengan aktivitas penghuni kos perempuan yang kerap melakukan transaksi dan pesta narkoba di indekos.

Bandar Narkoba Diciduk Polisi saat Transaksi di Padang

Kepolisian Satres Narkoba Polresta Padang menangkap bandar narkoba yang akan bertransaksi narkoba di tepi Jalan Parak Gadang, Padang, Sumatera Barat.

“Bersama barang bukti, kedua tersangka digelandang ke Mapolresta Padang guna menjalani proses hukum lebih lanjut,” kata Dadang.

Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat 1 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ancaman hukumannya minimal lima tahun penjara atau seumur hidup.

Sempat Jadi TO, Residivis Pencurian Ini Dibekuk Polisi di Kawasan Lubeg

27 Agustus 2020 16:07PM

HarianPauhnet.art.blog

– Budi Putra alias Budi Kandua (30) menjadi target operasi jajaran Polsek Pauh Kota Padang dalam perkara pencurian.

Budi sempat lolos dari kejaran polisi, namun akhirnya berhasil ditangkap di kawasan Lubuk Begalung oleh jajaran Polsek setempat, Selasa (25/8/2020) sekitar pukul 23.00 WIB, diduga juga melakukan percobaan pencurian.

Tersangka juga merupakan residivis dalam kasus pencurian kendaraan bermotor. Kemudian beberapa kali dilakukan penagkapan, namun tersangka selalu berhasil melarikan diri dan kabur dari kejaran polisi yang pada akhirnya tersangka asal Kampung duri Kelurahan Kapalo Koto Kecamatan Pauh Kota Padang itu berhasil ditangkap.

penangkapan tersangka berawal ketika jajaran Opsnal Polsek Pauh mendapat informasi bahwa ada perkara percobaan pencurian yang ditangkap jajaran Polsek Lubuk begalung Padang.

Mendapat informasi tersebut, jajaran 42 dipimpin Panit II Reskrim Aipda Firmansyah langsung berangkat dan melakukan kordinasi dengan Kanit Reskrim polsek lubuk begalung Iptu Eri mayendi dan menerangkan bahwasanya pelaku tersebut merupakan TO dari jajaran 42 Pauh.

“Terangka sudah beberapa kali dilakukan penangkapan akan tetapi berhasil melarikan diri dan juga Pelaku merupakan Resedivis yang pernah di tahan di Polsek Pauh dalam Perkara pencurian kendaraan bermotor,” ujar Kapolsek Pauh AKP Anton Luther, Kamis (27/8/2020).

Setelah dilakukan interogasi, kata dia, tersangka mengakui perbuatannya bahwa telah beberapa kali melakukan perkara pencurian di wilayah hukum Polsek Pauh Padang. Selanjutnya jajaran opsnal melakukan Pengembangan dan rekontruksi TKP yang pernah dilakukan perkara pencurian oleh tersangka.

“Dari tangannya, berhasil disita berupa satu unit televisi LED 40 inci merk Sharp warna hitam dan satu unit printer merk Hp warna putih serta perlengkapan dalam melakukan pencurian berupa kunci dan pisau. Atas perbuatannya, tersangka dijerat pasal 363 KUH Pidana,” tandasnya. (*)

Satpol PP Padang Mengimbau dan Mengajak Warga Kota untuk Paksi Masker

26 Agustus 2020 19:04PM

Padang, HarianPauhnet.art.blog

Upaya untuk memutus rantai penularan Corona virus terus dilakukan oleh petugas Satpol PP Padang Sumatera Barat.

Sosialisas protokol kesehatan pencegahan penularan Virus Corona sesuai Perwako Nomor 49 tahun 2020 pada masyarakat di ibukota Provinsi Sumatera Barat semakin di gencarkan, dibawah kendali kabid Tibum Satpol PP Padang sejumlah tempat nongkrong bagi anak muda di Kota Padang di datangi pada Selasa malam (25/8/2020).

Seperti di kawasan Pondok, Jalan Batang Arau, tempat kuliner Malam Jalan Samudera Padang, berlanjut di jalan Juanda, serta kawasan Gor H Agus Salim Padang.

Di tempat-tempat tersebut Petugas Satpol PP menghimbau serta mengajak masyarakat agar tetap memakai masker, jaga jarak serta tetap melakukan sosial Distancing mengingat penularan Virus ini kembali mengkhawatirkan, bahkan angka positif di Kota Padang kembali meningkat.

Kabid Tibum Satpol PP Edrian Edwar didampingi Junaidi Kasubag Program menyampaikan kepada pemilik Kafe serta pengunjung dalam rangka memutus rantai penularan agar semua tetap lakukan protokol pencegahan yaitu pakai masker, jaga jarak dan selalu cuci tangan.

“Selaku petugas kita selalu aktif mengajak masyarakat agar tetap memakai masker, jaga jarak dan sering cuci tangan,” terang Edrian Kabid Tibum Satpol PP Padang.

Komitmen Pemerintahan Kota Padang dalam memutus penularan virus Corona terus dioptimalkan, di samping kita telah boleh melakukan kegiatan yang produktif aman covid di masa pandemi, namun jangan abai dengan apa yang telah ditetapkan pemerintah.

Sementara itu Kasat Pol PP mengatakan Selaku petugas penegak perda tentu sudah menjadi tanggung jawab moral namun bukan hanya dari petugas saja. kesadaran masyarakat juga diharapkan.

“Kita memang setiap hari terus melakukan sosialisasi dan pengawasan namun kita sangat berharap kerjasama masyarakat ikut serta dalam memutus rantai penularan ini,” Terang Alfiadi Kasat Pol PP Padang.

Ia juga menambahkan bahwa Pandemi ini akan cepat berlalu jika semua kita disiplin dalam pencegahan dan tetap melaksanakan protokol kesehatan yang telah di tetapkan pemerintah.

Ketua RT Mengamuk di Kantor Lurah Persoalkan Penyaluran BLT Covid-19 Tahap II

26/08/2020 13:08PM

HarianPauhnet.art.blog

Ketua RT 01 Simpangharu, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang, Afriyandi, menjelaskan alasan dirinya marah-marah di kantor lurah, Selasa (26/8/2020).

PADANG, – Seorang Ketua RT mengamuk di Kantor Lurah Simpangharu, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar). Laki-laki bernama Afriyandi itu memprotes pihak kelurahan yang dinilai tidak transparan mendata penerima bantuan pemerintah untuk warga yang terdampak pandemi Covid-19.

Dalam rekaman video amatir, tampak Ketua RT 01 Simpangharu itu terlibat adu mulut dengan seorang staf Kelurahan Simpangharu, Selasa (25/8/2020). Tak sampai di situ, dia pun masuk ke kantor dan merekam video melalui handphone-nya sambil menyebutkan, ada penyelewengan dana bantuan Covid-19 yang dilakukan pihak kantor lurah.

Afriyandi mengatakan, kericuhan tersebut berasal saat dirinya datang ke kantor lurah karena ingin menanyakan tentang penyaluran bantuan langsung tunai (BLT )Tahap II. Namun, pertanyaannya tidak digubris oleh staf Kantor Lurah Simpangharu.

Dia pun kecewa dan emosi hingga melampiaskan kemarahannya. Afriyandi sempat terlibat adu mulut dengan staf dan lurah di kantor tersebut. “Saya mau nanya, bantuan Covid-19 tidak jelas. Tapi, staf lurah diam saja. Saya kesal jadinya, saya marah. Padahal kan banyak warga yang nanya kepada ketua RT,” kata Afriyandi di Palembang, Selasa (25/8/2020).

Sementara itu, Lurah Simpangharu Zuryeni membantah tuduhan kecurangan yang disampaikan ketua RT 01 Simpangharu. Dia juga menegaskan, proses pendataan dan penyaluran bantuan Covid-19 di kelurahan tersebut berlangsung transparan.

Menurut Zuryeni, tindakan ketua RT 01 itu karena kesalahpahamannya terkait penyaluran bantuan dari Kementerian Sosial, bukan terkait BLT bagi warga terdampak pandemi Covid-19 tahap dua yang saat ini belum dicairkan.

Tak Lunasi Pajak, Sejumlah Papan Reklame Dibongkar

Rabu 26 Agustus 2020 17:51PM

HarianPauhnet.art.blog

Padang–Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Padang menertibkan sejumlah papan reklame yang menunggak pajak di sejumlah titik di Kota Padang. Diantaranya di kawasan Jalan Jhoni Anwar, Tarandam dan Proklamasi.

Kepala Bapenda Padang Al Amin mengatakan pembongkaran papan reklame tersebut dikarenakan para wajib pajak tidak menunaikan kewajibannya membayar pajak. Padahal papan reklame tersebut telah habis masa pajaknya pada Maret 2020 lalu. Namun sampai saat ini, pajak reklame tersebut masih tetap tidak dibayar.

“Kita telah memberi kelonggaran masa pembayaran pajak selama tiga bulan kemarin. Setelah itu selesai, kita kembali memungut pajak,” ujar Al Amin, katanya.

Sebelum dilakukan penertiban, pihaknya telah melayangkan surat peringatan (SP) 1, SP2 dan SP3. Namun SP tersebut tidak diindahkan oleh wajib pajak. Hingga akhirnya Bapenda Padang mengambil sikap tegas membongkar papan reklame yang menunggak pajak tersebut.

“Namun sebelum itu dilakukan, kita sudah melayangkan surat pemberitahuan untuk mengingatkan wajib pajak bahwasanya masa pajak reklamenya akan segera berakhir. Namun surat tersebut tidak direspon, sehingga diberikan surat peringatan,” jelas Al Amin.

Dia berharap, para wajib pajak di Kota Padang dapat patuh dan tepat waktu dalam menunaikan kewajibannya membayar pajak. Sebab, pajak ini akan digunakan untuk membiayai pembangunan di Kota Padang. (MC Padang)

Nyambi Sebagai Pengedar, Supir Truk Ditangkap Usai Pesta Sabu

26 Agustus 2020 15:40PM

HarianPauhnet.art.blog

— Enam orang ditangkap tim Opsnal Polsek Lubuk Kilangan usai melakukan pesta sabu disebuah Pondok Area PPI Kompleks PT Semen Padang, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, Selasa (25/8/2020) sekitar pukul 23.00 WIB.

Dari keenam orang tersebut, satu diantaranya inisial EC (49) telah ditetapkan sebagai tersangka dan pada saat penangkapan, yang bersangkutan sedang menimbang narkotika jenis sabu dilokasi tersebut.

“Untuk sementara, baru EC yang kita tetapkan sebagai tersangka. Sedangkan pelaku lainnya masih dilakukan pemeriksaan,” ujar Kapolsek Lubuk Kilangan, AKP Edryan Wiguna, Rabu (26/8/2020).

Dari tangan tersangka EC, kata dia, disita seberat 15 gram jenis sabu. Sedangkan lima rekan lainnya hanya sebagai pemakai pada saat penangkapan tersebut dan masih dalam pemeriksaan oleh penyidik.

“Sementara EC ini merupakan seorang supir truk sambilan sebagai pengedar. Selain sabu, kita juga menyita berupa uang sebesar Rp2 juta, plastik bungkus hingga alat timbangan digital,” terangnya lagi.

Ditambahkannya, keenam orang ini dibekuk berdasarkan informasi dan laporan masyarakat, dimana lokasi tersebut sering dijadikan tempat untuk aktifitas pesta sabu. Berdasarkan informasi itu, tim pun melakukan penangkapan dan membawa keenam orang itu ke Mapolsek Lubuk Kilangan.

“Untuk tersangka EC dijerat dengan pasal pasal 112 juncto 114 undang-undang narkotika nomor 35 tahun 2009. Sedangkan lima rekannya yang lain masih dalam pemeriksaan,” tandasnya. (*)

Wawako Minta Kongsi Covid-19 Dimaksimalkan

Rabu 26 Agustus 2020 17:35Pm

HarianPauhnet.art.blog

Padang—Wakil Wali Kota Padang Hendri Septa meminta para lurah agar dapat memaksimalkan Kongsi Covid-19 untuk mencegah penyebaran Covid-19. Penegasan itu disampaikan Wawako Hendri Septa di Kantor Camat Nanggalo, kemarin.

Dikatakan Wawako, saat ini di tiap-tiap kelurahan sudah ada dua Kongsi Covid-19. Saat ini perlu memaksimalkan keberadaannya.

“Untuk itu, saya minta keseriusan para lurah dalam memaksimalkan Kongsi Covid-19 ini guna menekan penyebaran Covid-19,” kata Wawako.

Maksimalisasi Kongsi Covid-19 penting dilakukan agar Kota Padang tidak kembali menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Karena dampak penerapan PSBB itu sangat besar, terutama terhadap roda perekomonian masyarakat. Dengan adanya Kongsi Covid-19 ini diharapkan dapat menghambat penyebaran Covid-19.

“Mari sama-sama kita satukan visi untuk serius dalam mencegah penyebaran Covid-19. Kita ajak masyarakat agar mereka disiplin dalam mematuhi protokol kesehatan,” sebut Wawako.

Dengan upaya yang dilakukan, diharapkan penyebaran wabah Covid-19 bisa segera diputus. (MC Padang)

Dukung Penggunaan Uang Eloktronik, Wali Kota Mahyeldi Tandatangani Nota Kesepahaman dengan Layanan Syariah LinkAja dan KNEKS

Selasa 25 Agustus 2020 22:06

Harianpauh5net.art.blog

PADANG – Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah melakukan penandatanganan nota kesepahaman dan perjanjian kerjasama antara Layanan syariah LinkAja dengan Komite Nasional Ekonomi Syariah (KNEKS) tentang Dukungan Implementasi Penggunaan Uang Elektronik Layanan Syariah LinkAja di Kota Padang Guna Mendukung Pemerintah Gerakan Nasional Non Tunai.

Perjanjian kerjasama tersebut dilangsungkan disela-sela kegiatan Web Seminar (Webinar) Perayaan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1442 Hijriah, di Gedung Putih Rumah Dinas, Selasa (25/8/2020)

Webinar ini diadakan oleh Layanan Syariah LinkAja dengan Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah(KNEKS).

Turut hadir Wakil Presiden Republik Indonesia Ma’ruf Amin, Meteri Agama RI beserta Wakil Menteri Agama, Menteri Perdagangan Gubernur Sumatera Selatan, para Bupati/Walikota, Direktur KNEKS dan Direktur Layanan Syariah LinkAja.

Wali Kota Padang Mahyeldi mengatakan, atas nama Pemerintah Kota Padang sangat menyambut baik dan mengapresiasi upaya LinkAja bersama KNEKS untuk bersama-sama memperkuat ekosistem digital Syariah di Indonesia.

Menurutnya, dengan adanya usaha bersama antar lintas sektoral ini tentunya akan dapat membangun sarana dan prasarana untuk memperkuat perekonomian syariah di Indonesia.

“Semoga sinergi yang telah terbangun hari ini dapat ditingkatkan dengan berbagai pemangku kepentingan lainnya, sehingga dapat meningkatkan literasi keuangan dan meningkatkan ingklusi ekonomi syariah,” ungkapnya.

Mahyeldi mengungkapkan, Pemerintah Kota Padang terus mengupayakan agar Kota Padang menjadi salah satu kota ekonomi syariah di Indonesia. Diantara upaya yang dilakukan adalah dengan mendirikan Koperasi Jasa Keuangan Syariah (KJKS) di 104 kelurahan di Kota Padang.

“Kemudian membeli Bank Perkreditan Rakyat untuk diubah dari sistem konvensional ke sistem syariah, mendukung penuh usaha Pemerintah Provinsi Sumatera untuk mengkonversi Bank Nagari menjadi Bank Umum Syariah. Semoga dengan berbagai upaya yang dilakukan ini dapat mendorong bangkitnya ekonomi syariah di Indonesia,” pungkasnya mengakhiri.

Perjanjian kerjasama Layanan syariah LinkAja dengan Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) juga diikuti beberapa Gubernur dan Bupati/Walikota dan lintas sektor terkait se Indonesia.

Hadir mendampingi Wali Kota Padang Mahyeldi, Kabag Kerjasama Erwin, Kabag Perekonomian dan SDA Swesti Fanloni dan Bagian Kesra Kota Padang. (Muliadi)

Masker Wajib, Seperti Mengenakan Helm di Jalan Raya

Selasa 25 Agustus 2020 21:59

Harianpauh5net.art.blog

Padang – Kesadaran warga mengenakan masker semakin menurun. Ini ditandai dengan meningkatnya jumlah warga yang terpapar Covid-19. Pemerintah Kota Padang mengajak warganya untuk tetap mengenakan masker.

“Masker wajib dipakai, sama seperti mengenakan helm di jalan raya,” sebut Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang, Feri Mulyani Hamid, Selasa (25/8/2020).

Dikatakannya, banyak warga yang abai dengan masker. Ada yang mengenakan masker namun hanya menempel di dagu. Bahkan ada yang pakai face shield, tapi lupa memakai masker di dalamnya.

“Padahal Covid-19 ini menular lewat droplet. Karena itu perlu memakai masker dan jaga jarak,” tutur Kadiskes.

Dikatakannya, perlunya mengenakan masker karena saat ini sulit mendeteksi siapa saja yang mengidap virus corona. Karena menurutnya Orang Tanpa Gejala (OTG) tidak bisa dideteksi.

“Karena OTG tanpa gejala, kita harus pakai masker agar tidak menulari orang lain atau terpapar,” sebutnya.(*)

Harianpauh5net.art.blog

Diskominfo Berencana Pasang Wifi Gratis di TBM Lentera Kota Tua

Selasa 25 Agustus 2020 17:48PM

Padang , Harianpauh5net.art.blog

Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Padang berencana bakal memasang wifi gratis di kawasan TBM Lentera Kota Tua yang berada di kawasan Kota Tua Batang Arau, Padang.

Kepala Diskominfo Padang Rudy Rinaldy mengatakan penyediaan wifi gratis ini untuk mendukung keberadaan TBM Lentara Kota Tua agar semakin ramai dikunjungi masyarakat.

Terlebih bagi pelajar, wifi gratis ini bisa dimanfaatkan anak-anak untuk belajar daring, sehingga akan memudahkan mereka.
Tak hanya itu, pihaknya juga akan menambah koleksi buku-buku di TBM tersebut.

Oleh karena itu, Rudy juga mengimbau kepada masyarakat yang mempunyai kelebihan buku agar ikut berpartisipasi mendonasikan bukunya untuk TBM ini.

Rudy menyebut, keberadaan TBM Lentera Kota Tua dapat menjadi bagian edukasi literasi masyarakat.

Literasi seperti ini juga bisa membantu mengurangi ketergantungan seseorang terhadap gadget. Dengan membaca buku dapat menambah ilmu pengetahuan dan wawasan.

“Di TBM ini, sambil membaca buku para pengunjung dapat menikmati udara sore yang sejuk sekaligus menikmati secangkir kopi,” tutur Rudy, kemarin. (MC Padang)

Pemko Padang Rencanakan Pembangunan Jalur Sepeda

Selasa 25/08/2020 12:48pm

Harianpauh5net.art.blog

Padang — Pemko Padang merencanakan pembangunan jalur sepeda di jalan raya Kota Padang.

Wakil Wali Kota Padang Hendri Septa mengatakan sebenarnya rencana ini sudah ada sebelum adanya Covid-19, namun pembangunan ini tertunda.

“Sudah ada rencana, bahkan sebelum ada Covid-19 ini, seperti kota besar lainnya, jalur sepeda itu sangat diperlukan,” ujar Hendri Septa, kemarin.

Menurutnya, Pemko Padang juga mendorong agar kegiatan sepeda ini lebih ditingkatkan dan makin diminati masyarakat.

Hal ini dilakukan seperti mengadakan kegiatan Gowes Siti Nurbaya, yang baru-baru ini digelar dan diikuti ribuan pesepeda.

Kemudian Pemko Padang juga mewajibkan ASN dan sudah diminta menggunakan sepeda saat ke kantor atau pergi bekerja.

“Masih kita pelajari, kewajiban ASN harus bersepeda ke kantor ini, insyaAllah jalur sepeda ini sudah ada rencananya,” pungkas Hendri Septa.(MC Padang)

Padang Belum Berencana Terapkan PSBB

Selasa 25 Agustus 2020 12:36pm

Harianpauh5net.art.blog

Padang—Jumlah kasus positif Covid-19 di Kota Padang terus meningkat. Meski meningkat, namun Pemko Padang belum berencana menerapkan kembali Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Padang.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang, Barlius mengatakan belum ada rencana untuk menerapkan PSBB. Saat ini, Pemko Padang masih terus menggencarkan sosialisasi dan imbauan kepada masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan.

“Memang saat ini kasus positif Covid-19 terus meningkat di Padang. Tapi sampai saat ini, kita belum ada rencana akan menerapkan kembali PSBB,” ujar Barlius, kemarin.

Maka dari itu, supaya kasus ini bisa diputus, Barlius mengimbau masyarakat agar disiplin dan patuh terhadap protokol kesehatan, seperti memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan pakai sabun, menjaga imun tubuh dan berolahraga.

“Jika protokol kesehatan itu bisa kita patuhi dan jalankan, insyaallah mata rantai penyebaran Covid-19 bisa kita putus,” tuturnya.(*)

APBD Perubahan 2020, Target PAD Kota Padang Berkurang 217,1 Miliar

Senin 24/08/2020 23:09pm

Radarsumbarnet.art.blog

PADANG – Pada rancangan APBD Perubahan 2020, target Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Padang mengalami penurunan dari Rp 881,99 miliar menjadi Rp 664,89 miliar. Target itu berkurang sebanyak Rp 217,1 miliar atau sebesar 8,07 persen.

Wakil Wali Kota Padang Hendri Septa, menjelaskan, PAD tersebut terdiri dari pendapatan hasil pajak daerah yang ditargetkan sebesar Rp 492,01 miliar, penerima retribusi daerah Rp 68,07 miliar, pendapatan pengelolaan hasil kekayaan daerah yang dipisahkan Rp 13,46 miliar. Selanjutnya, pendapatan daerah lain-lain yang sah sebesar Rp 91,33 miliar.

“Penurunan target PAD dikarenakan dampak pandemi Covid-19. Yang berpengaruh pada sumber PAD yang berasal dari pajak daerah, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan dan lain-lain pendapatan daerah yang sah”, terang Hendri Septa saat menyampaikan Pengantar Nota Keuangan Perubahan APBD Kota Padang Tahan Anggaran 2020 dalam Rapat Paripurna di Gedung Bundar Sawahan Padang, Senin (24/8/2020).

Lebih dijelaskan, penurunan target PAD juga disebabkan penyesuaian terhadap dana perimbangan yang berasal dari bagi hasil pajak / bukan pajak, DAU, dan DAK. Serta, penyesuaian pendapatan dari dana bagi hasil pajak dari provinsi dan penyesuaian pendapatan dari pemerintah pusat, serta penyesuaian dana insentif.

“Pertimbangan utama perubahan PAD didasarkan atas adanya penyesuaian asumsi kerangka ekonomi makro dan daerah, kerangka pendanaan dengan perkembangan kondisi terkini, terutama disebabkan Covid-19. Adanya Silpa yang digunakan untuk tahun berjalan dan penambahan kegiatan baru serta perubahan pagu kegiatan,” Wawako.

Sementara itu, untuk alokasi anggaran belanja langsung diarahkan pada peningkatan kembali pertumbuhan ekonomi yang terkoresi sangat rendah akibat Covid-19. Peningkatan pelayanan sector kesehatan, peningkatan PAD sebagai sumber pembiayaan pembangunan, ciptaan lapangan kerja baru, pengurangan angka kemiskinan, pemberdayaan kembali UKM serta membangun kesiapan masyarakat untuk budaya hidup baru.

Seperti diketahui, untuk proses APBD Perubahan selanjutnya akan disempurnakan melalui konsultasi Badan Anggaran DPRD dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) serta OPD sebelum ditetapkan menjadi Perda. Sebagaimana nota yang disampaikan Wakil Wali Kota Padang tersebut pun ditanggapi oleh Wakil Ketua DPRD Kota Padang, Amril Amin akan melaksanakan Paripurna Internal dengan membentuk panitia khusus guna membahasnya. (*)

Cerita Audy Kenal Hingga Dipilih Dampingi Mahyeldi pada Pilgub Sumbar Nanti

24/08/2020 22:00pm

– Walikota Padang, Mahyeldi Ansharullah yang juga bakal calon Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) dalam Pemilihan Gubernur (pilgub) Sumbar 2020 nanti, dimata bakal calon wakilnya Audy Joinaldi.

“Buya Mahyeldi adalah orang yang sederhana, meski seorang walikota tapi buya tidak pernah memakai barang-barang mahal dalam kesehariannya, seperti sepatu, tas dan buya saya lihat tidak pakai jam tangan,” sebut Audy Joinaldi yang merupakan pasangan Mahyeldi pada pilgub Sumbar 2020 nanti, dalam vidio Haluan Talk yang dikutip Covesia.com pada Minggu (23/8/2020).

Lanjut Audy, selain itu buya Mahyeldi juga sosok pendengar yang baik, enak diajak bicara dan juga suka bercanda.

Kemudian dalam vidio tersebut, Audy juga menceritakan awal kenal dengan Mahyeldi. Bahwa katanya ia mengenal Mahyeldi beberapa waktu lalu, karena rumah dinas Walikota Padang tetanggaan dengan rumahnya yang di Padang.

“Kebetulan rumah saya di Padang sebelahan dengan rumah dinas buya. Kemudian perjumpaan pertama saya dengan buya itu sekitar 2018 lalu, atau belum ada bicara politik. Saya bertemu di Kantor Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) yang waktu itu buya berkunjung ke sana tanpa saya ketahui,” ungkap Audy.

Kemudian Gubernur NTB bercerita tentang apa yang dilakukan Audy sebagai pengusaha di daerahnya kepada Mahyeldi, yakni bercerita bahwa Audy telah membantu NTB dengan program-program industrialisasi pertanian dalam arti luas.

Selanjutnya kata Audy, sekitar tahun lalu tepatnya akhir tahun, buya Mahyeldi ingin berkunjung ketempat usahanya di Sulawesi Selatan, Makassar.

“Buya mengubungi saya ingin datang ke Makassar, welcome saya pribadi langsung jemput ke bandara. Sepanjang jalan itu saya bercerita apa yang saya lakukan untuk Indonesia Timur, khususnya bidang pertanian. Buya juga mendengarkan semua penjelasan saya, dan akhirnya buya bertanya kepada saya kenapa bisa seperti ini di kampung orang, namun kampung sendiri tidak bisa. Lalu saya jawab bisa buya, tapi waktu untuk memulai belum ada,” jelasnya.

Dikatkan Audy, karena buya Mahyeldi penjabat negara yang berkunjung ke tempat usahanya, lalu sebagai sambutannya dibuatkan spanduk “Selamat Datang”.

“Saya berfoto berdua dengan buya, tiba-tiba terucap dari mulut buya cocok ni, Sumbar 1 dan Sumbar 2 namun saya hanya senyum-senyum saja. Tapi saat makan malam beliau berucap lagi hal yang sama, sehingga berlanjut terus sampai hari ini,” ucap Audy.

Audy juga menceritakan, alasan buya Mahyeldi memilihnya sebagai pasangannya pada pilgub Sumbar nanti, alasannya karena ia menguasai pertanian, kemudian latar belakang bisnis dan karena milenial.

Terungkap, Selain Cabuli Anak Kandung Sopir di Padang Juga Cabuli Tiga Kakak Tiri

28/08/2020 10:21pm

Padang, Harianpauh5net.art.blog

Satu persatu kejahatan Sopir bernisi B (51) mulai terkuak, pasca diamankan jajaran Polresta Padang pada 20 Juli, ia diduga mencabuli anak kandungnya sendiri bernisial RA (16).

Sebelumnya, B (51) diamankan jajaran Satreksrim Polresta Padang pada Jumat (21/8/2020) sekira pukul 23.30 di Sungai Beremas, Padang.

“Setelah ditangkap, pelaku kemudian ditetapkan sebagai tersangka setelah melalui pemeriksaan,” ujar Kasat Reskrim Polresta Padang Kompol Rico Fernanda.

Terungkap berdasarkan hasil pemeriksan, aksi bejat B terhadap anak kandungnya itu telah terjadi selama Enam tahun mirisnya aksi ini juga diketahui ibu korban. Kendati demikian, sang istri hanya bisa diam dan tak berani melapor.

“Dari pengakuan RA, dia awalnya bercerita kepada kakak tirinya dan ternyata kakak tirinya sudah terlebih dulu dicabuli,” tegas Rico dikutip dari tribunnews.com

Rico menilai, tiga kakak tiri RA tersebut saat ini sudah menikah dan tidak melaporkan kejadian tersebut ke polisi.

“Kakak tiri korban itu sudah dewasa dan sudah menikah saat ini. Mereka tidak melapor. Kejadiannya sudah lama sebelum mereka menikah,” jelas Rico.

Rico menuturkan, dugaan pencabulan terhadap RA berawal pada 18 Juli lalu, ketika korban meminta uang ke tersangka.

Tersangka memberikan uang dan kemudian mencabuli korban yang hampir setiap diberikan uang selalu dicabuli.

“Tindakan pencabulan sudah lama dilakukan, sejak korban berumur 10 tahun. Setiap diberi uang, korban selalu dicabuli tersangka,” tegas Rico.

Setelah mengetahui B (51) suaminya ditangkap polisi, ibu korban pencabulan malah kabur melarikan diri. Meski kabur, polisi tidak memburu ibu korban dugaan pencabulan RA (16) yang dilakukan ayah kandungnya B (51) dengan alasan tidak terlibat. (*)

Edarkan dan Isap Sabu, Montir Motor di Padang Ditangkap Polisi

2020/08/10 13:19wib

PADANG, Mediaindonesia.news.blog– Seorang pria berinisial HR ditangkap jajaran Tim Heyna Satres Narkoba Polresta Padang. Pria yang bekerja sebagai montir sepeda motor ini ditangkap karena mengedarkan narkoba jenis sabu.

Kasat Reserse Narkoba Polresta Padang, AKP Dadang Iskandar mengatakan, pelaku ditangkap pada Minggu (9/8/2020) di rumahnya di daerah Koto Tangah, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar).

“Dia ditangkap di rumahnya tanpa perlawanan,” kata Dadang, Senin (10/8/2020).

Dadang menambahkan, pelaku ditangkap setelah polisi menerima informasi dari masyarakat terkait aktivitas pelaku yang mengedarkan dan menggunakan narkoba di rumahnya. Berbekal informasi itu, kami melakukan penyelidikan dan pengintaian.

“Hasilnya, kami gerebek pelaku di rumahnya. Kami amankan pelaku beserta barang bukti,” kata dia.

Usai melakukan penggeledahan, kami temukan barang bukti satu paket kecil narkoba jenis sabu beserta alat isapnyayang disimpan di bungkus rokok.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 114 Ayat 1 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Tindak Pidana Penyalahgunaan Narkotika dengan ancaman hukuman minimal lima tahun penjara atau seumur hidup.

Wawako Hendri Launching Aplikasi Digital “Bank Sampah Pancadaya” Kecamatan Kuranji

Harianpauh5net.art.blog

PADANG – Wakil Wali Kota Padang Hendri Septa me-launching secara resmi aplikasi digital “Bank Sampah Pancadaya” Kecamatan Kuranji, di halaman Kantor Camat Kuranji, Minggu (9/8/2020).

Turut menyaksikan, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Arfian, Camat Kuranji Eka Putra Bukhari, Ketua TP PKK Kecamatan Kuranji Fadilla Triksi, Rektor Universitas Taman Siswa Sepris Yonaldi dan unsur Forkopimca Kecamatan Kuranji.

Wawako Hendri dalam sambutannya mengatakan, aplikasi bank sampah merupakan solusi dalam menjaga kebersihan lingkungan. Melalui aplikasi ini nasabah dapat menabung sampah dari rumah tanpa kesulitan lagi datang ke bank sampah, melalui layanan jemputan.

“Yang paling menarik dari aplikasi bank sampah ini, saldo dari tabungan bank sampah dapat ditukarkan menjadi emas. Jadi, setiap sampah yang ditabungkan akan dinilai dengan uang perkilonya, yang pada akhirnya nanti dapat ditukarkan menjadi emas,” ujarnya.

Lebih jauh dikatakan, aplikasi ini juga memungkin masyarakat untuk menemukan lokasi bank sampah lainnya di Kota Padang karena sudah terintegrasi dengan management aplikasi. Dalam aplikasi ini juga dilakukan penjualan produk hasil olahan sampah Bank Sampah Pancadaya.

“Aplikasi Bank Sampah Pancadaya dapat di download melalui Google Play Store. Pada aplikasi tersebut telah tersedia beberapa fitur layanan yang akan memudahkan nasabah untuk menjadi member dari Bank Sampah Pancadaya ini,” ulas Wako.

Dilanjutkannya, adapun jenis sampah yang dapat ditabungkan diantaranya, sampah organik, sampah plastik, sampah kertas, sampah B3 dan sampah residu. “Semoga dengan hadirnya aplikasi ini akan menjadi role model di Kota Padang sekaligus dapat menggerakkan ekonomi kerakyatan warga Kota Padang,” pungkas Wawako.

Sementara itu, Camat Kuranji Eka Putra Bukhari mengatakan, kegiatan yang dilaksanakan hari ini merupakan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) yang dibawah oleh Universitas Taman Siswa (Unitas). Melalui program ini telah digelar pelatihan untuk nasabah Bank Sampah Pancadaya Kecamatan Kuranji yang saat ini berjumlah sekitar 400 orang.

“Pelatihan ini akan dilanjutkan sampai Desember 2020. Hasil produk olahan sampah akan kita pasarkan melalui aplikasi Bank Sampah Pacadaya,” sebutnya.

Dikesempatan yang sama, Ketua TP PKK Kecamatan Kuranji Fadilla Triksi mengatakan, PKK kecamatan Kuranji telah menjadi mitra Bank Sampah Panca Daya sejak 12 Desember 2017. Melalui kemitraan ini telah lahir berbagai produk-produk olahan sampah berbasis social technopreneur.

“Untuk itu atas nama Ketua TPP PKK Kecamatan Kuranji mengucapkan terimakasih kepada Bank Sampah Pancadaya yang telah memberikan ruang bagi anggota TP PKK untuk bersinergi. Semoga ini dapat berkembang lagi dan berefek ke pangsa pasar yang lebih luas lagi,” jelasnya.

Sementara itu, Pengurus Bank Sampah Pancadaya Dika mengatakan, aplikasi Bank Sampah Pancadaya belum diakses untuk saat sekarang karena dalam proses pengiriman ke Google Play Store. “Insha Allah dalam tiga hari kedepan sudah selesai dan bisa diakses di Google Play Store,” ujarnya. (Mul)

Kepala BNPB Doni Monardo Akan Kunjungi Sumbar Lihat Pembangunan Mentawai

Sabtu 11/07/2020 18:10

Padang – Harianpauh5net.art.blog Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Dirjen Infrastruktur Menko Maritim, Dirjen Manajemen Pekerjaan Umum (PU) dan Dirjen Laut Kementerian Kelautan Republik Indonesia dalam waktu dekat akan meninjau kondisi pembangunan di Kepulauan Mentawai, Pasaman Barat dan Kota Padang.

“Kedatangan Kepala BNPB selain melihat pelaksanaan pembangunan Kepulauan Mentawai, kemungkinan juga akan meninjau perkembangan penanganan covid 19 di Sumatera Barat. Sementara Dirjen Infrastruktur Kemenko Maritim, Dirjen Manjemen Kementerian PU dan Dirjen Laut Kementerian Kelautan akan fokus pada pembangunan ketiga pelabuhan tersebut. Perkiraan kedatangan Kepala BNPB dan rombongan tersebut tersebut pada minggu ketiga bulan Juli ini, nanti kita dari provinsi akan mendampingi,” hal ini diungkap Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit menyampaikan hasil pertemuan di Kemenko Maritim Jakarta beberapa waktu lalu, disela-sela kesibukan hari ini, Sabtu (11/7/2020).

Wagub Nasrul Abit lebih lanjut menyampaikan, merupakan tindak lanjut dari perencanaan pembangunan yang telah digagasan sebelumnya, namun karena kondisi pandemi covid 19 ada pengurangan dana dari kegiatan ke PU RI 40 persen.

“Kita bersyukur keinginan untuk melanjutkan pembangunan Teluk Labuahan Bajau Mentawai, Teluk Tapang Pasaman Barat dan pelabuhan Marina Padang tetap jadi perhatian pemerintah pusat. Dan ini rencana akan dilihat langsung oleh Kepala Doni Monardo dan beberapa Dirjen bagaimana kondisi terakhir, apa-apa yang mesti ditindak lanjuti lebih dahulu secara bertahap,” ungkap Nasrul Abit.

Namun Nasrul Abit katakan memang ada kemungkinan pengurangan anggaran pada 2020 sekitar 40 persen. Tetapi anggaran tersisa 60 persen masih sangat memadai untuk melanjutkan proses pembangunan.

“Nanti untuk kepastian soal anggapan yang bisa diserap pada 2020, tim dari Kemenko Maritim dan Investasi akan mengunjungi Sumbar. Melihat langsung kondisi di lapangan,” katanya.

Sementara untuk kelanjutan pembangunan jalan di Mentawai pada 2021-2022, Nasrul Abit mengatakan memang masih ada kendala yaitu pada beberapa titik dokumen amdal masih dalam proses. Ada pula dokumen pinjam pakai yang sedang dibuat dengan BKSDA guna dapat izin Kementerian Kehutanan.

“Semua surat-suratnya sedang berproses. Namun untuk pembangunan 2020, semua sudah aman,” katanya.

Nasrul Abit juga sampaikan target tahun 2023 Pelabuhan Teluk Labuhan Bajau, Pelabuhan Teluk Tapang dan Pelabuhan Marina semoga dapat beroperasional guna memajukan pertumbuhan ekonomi Sumatera Barat nantinya.

“Tentunya hasil-hasil pertanian, perkebunan, perikanan dan potensi ekonomi lainnya di Kepulauan Mentawai dapat angkut melalui Pelabuhan Labuhan Bajau untuk dikirim ke daerah lain. Begitu juga potensi pekerkebunan sawit daerah Padang Pariaman, Agam, Pasaman Barat, Pasaman hingga Sumatera Utara juga dapat memanfaatkan pelabuhan Teluk Tapang untuk ekspor ke negara tetangga lewat transporasi laut,” harapnya.

Lansir BBM Bersubsidi, Belasan Motor Modifikasi di Padang Ditangkap Petugas

2020/07/10 15:27

PADANG, Harianpauh5net.art.blog

– Belasan kendaraan modifikasi pelansir Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi diamankan oleh petugas gabungan dari Polresta Padang dan Dinas Perdagangan Kota Padang, dari sejumlah SPBU di daerah Pisang dan Kayu Kalek Kecamatan Koto Tangah Kota Padang. Razia ini digelar karena aktivitas pelansir BBM yang selama ini sangat meresahkan masyarakat.

Saat petugas melakukan razia para pelansir BBM ini sempat kocar-kacir meninggalkan kendaraannya di SPBU, setelah mengetahui kedatangan petugas kepolisian berpakaian sipil bersama petugas Dinas Perdagangan Kota Padang yang melakukan razia.

Satu per satu motor yang telah dimodifikasi untuk melansir BBM berjenis premium ini, diamankan dan digelandang ke mobil patroli untuk dibawa ke kantor Dinas Perdagangan.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Padang Andree Algamar mengatakan, razia ini digelar setelah banyaknya laporan dari masyarakat yang telah resah dengan aktivitas para pelansir BBM bersubsidi di sejumlah SPBU. Aktivitas para pelansir ini mengakibatkan antrean panjang dan kelangkaan BBM jenis premium di wilayah Kota Padang.

“Dalam razia ini sebanyak 11 unit sepeda motor modifikasi pelansir BBM berhasil diamankan,” kata Andree Algamar di Padang, Jumat (10/7/2020).

Aktivitas para pelansir BBM bersubsidi ini sangat berdampak terhadap perekonomian masyarakat sekitar SPBU. Usaha mereka terhalang oleh antrean kendaraan pelansir dan kerap mengakibatkan kemacetan.

“Belasan kendaraan pelansir ini akan diproses di kantor Dinas Perdagangan dan terancam tindak pidana ringan serta Undang-Undang Perdagangan,” kata Andree.

Pencuri Ban Mobil di Padang Ditangkap

2020/07/11 01:11

PADANG – Unit Opsnal Sat Reskrim Polresta Padang dipimpin Kasat Reskrim Polresta Padang berhasil menangkap dua pria yang diduga sebagai pelaku tindak pidana pencurian velg dan ban mobil di Kota Padang.

Dua pria itu berinisial K (40) seorang buruh dan AS (26) seorang Pengangguran. Pada KTP keduanya tercatat sebagai warga Purus V.

Kasat Reskrim Polresta Padang Kompol Rico Fernanda penangkapan, Jumat (10/7) malam mengatakan K ditangkap terlebih dahulu di kawasan Purus II, Padamg Barat.

“Berdasarkan keterangan pelaku K, ia mengatakan bahwa beraksi dibantu rekannya AS yang merupakan seorang pengangguran,” katanya.

Berdasarkan Laporan Polisi Nomor : LP /121/B/VII/2020/Sektor Padang Barat pada tanggal 6 Juli 2020, dijelaskan bahwa tindak pidana pencurian dengan pemberatan tersebut terjadi diketahui pada Senin 6 Juli 2020.

“Kejadian tersebut dilaporkan terjadi di jalan Veteran no 62 (ALBANI CAR AUDIO) Padang Pasir, Padang Barat Kota Padang,” ungkapnya.

Dijelaskan Rico, dari dua pelaku itu berhasil diamankan barang bukti 8 buah ban mobil dan 4 kantung pasir.

“Kita terlebih dahulu menangkap K. Dari hasil interogasi didapati bahwa teman pelaku yang ikut melakukan pencurian bersama temannya AS. Usai diamankan para diduga pelaku itu digiring ke Maporesta Padang.(*)

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai